eikorn

DNA Eikorn yang ditemukan diduga pernah menjadi sejarah antara Mesolithic Inggris dan petani Neolitik diseluruh Eropa. Masyarakat Inggris berperan sebagai pemburu sederhana, sehingga pada akhirnya menempatkan mereka diawal pengenalan pertanian dan mengalami perubahan ekonomi yang mengarah pada dunia modern. Pendekatan DNA kuno yang digunakan memberi lonjakan sensitivitas, memungkinkan kita untuk menemukan komponen lanskap kuno.

Temuan ini merupakan awal dari babak baru dalam sejarah Inggris dan Eropa, dimana pengenalan pertanian jauh lebih kompleks dari yang pernah dibayangkan sebelumnya. Sangat mungkin masyarakat pemburu dan pengumpul diInggris tidak terisolasi dan merupakan bagian dari jaringan sosial yang luas. Mereka memperdagangkan atau menukar dengan bahan makanan disebagian besar Eropa.

Studi ini juga menunjukkan bahwa ilmuwan dan arkeolog sekarang dapat menganalisis materi genetik yang terawetkan jauh didalam sedimen prasejarah yang hilang antara inggris dan eropa. Hal ini tidak hanya menginformasikan lebih banyak tentang pengenalan pertanian Inggris, tetapi juga tentang masyarakat yang menghilang didataran pesisir selama ratusan ribu tahun.

Penggunaan DNA kuno dari sedimen telah membuka ruang baru untuk penelitian selanjutnya pada lanskap yang lebih kuno di kepulauan Iggris dan pesisir diseluruh dunia. Para ilmuwan dan sejarawan menggunakan pendekatan metagenomik untuk mempelajari DNA Eikorn. Mereka mengekstrak dan merangkai seluruh sampel DNA, kemudian menganalisis urutan DNA.