diin

PARA SA MGA CLINGY FRIENDS

Being clingy is not a negative thing. It only shows na sobra ka lang mag-alaga, magmahal at magpahalaga ng isang tao. Pero minsan, sa sobrang pagkaclingy natin, lumalampas tayo sa boundary ng friendship kaya minsan, nakakasakal na.

Ito ang ilan sa mga self-help rules na dapat tandaan: 

  1. “Hindi ka niya jowa. Friend ka lang”. Bigyang diin ang “Friend ka lang” and repeat until fade. Iwasang magpapaka-clingy lalo na kung may jowa na siya. 
  2. Less clingy ka kung marami kang set of friends. Tandaan: The more friends you have, the more chances of flirting. :>
  3. Ilugar ang pagiging demanding ng naaayon sa relationship status. Magkaiba ang jowa sa nagfifeeling-jowa.
  4. There’s a fine line between being clingy and being malandi ( sa paningin ng mga judgmental na tao sa paligid mo). Goodluck.
  5. Wag mong karirin ang pamatay na linyang, “Andito lang ako lagi pag kailangan mo ako.” Try mo rin minsan yung ikaw naman ang hinahanap-hanap.
  6. Wag gawing hobby ang pagtatampo. Sa palagay mo ba nakakacute yan? Nagmumukha ka lang bipolar.
  7. Igoogle-search ang word na “nakakasakal”. Baka biglang lumabas sa search-result ang full name mo at lumabas sa image ang 2x2 ID picture mo.
  8. Konting space lang ang kailangan niya at hindi yung buong mundo mo.
  9. Baka kailangan mo na talaga ng lovelife. Minsan, may mga bagay talagang hindi kayang punan ng isang kaibigan na tanging sa pakikipaglovelife mo lang mararamdaman.
  10. Tandaan na sa LRT mo lang pwedeng isiksik ang sarili mo. Ilugar ang katangahan lalo na kung wala ka namang ibang aasahan kundi “friends” lang.
"Let It Go" in the Dragon Language

When it comes to translations of songs in the dragon language of Skyrim, "Let It Go" from Disney's Frozen seems to be the most sought after. I finally decided to give it a try. I wrote up a post about my process which you can read about here.

Below are my final lyrics. Sing along and if you’re up for it, translate them back into English to see how they compare with the original!

Od viin kinzon nau strunmah vulon
Voqalos het uv gut
Aan junaar pah naal nimaar
Kolos zu’u aal kos jud

Keep reading

#DOA Kultwit ust Salim A Fillah

Untuk yang tertarik dengan teori LoA, silahkan cermati sejenak kutipan  kultwit ust Salim A. Fillah tentang #Doa beberapa tahun yang lalu. Smoga bermanfaat.

1) Karena desakan hajat yang memenuhi jiwa; sebab keinginan-keinginan yang menghantui angan; kita lalu menjadi hamba pen-#doa.

2) Tentu saja meminta apapun, selama ianya kebaikan, tak terlarang di sisi Allah Yang Maha Pemurah & Maha Penyayang. #doa

3) Sungguh kita dianjurkan banyak meminta; sebab yang tak pernah memohon apapun pada Allah, justru jatuh pada kesombongan. #doa

4) Hari-hari ini; kita disuguhi ajaran-ajaran antah-berantah tentang #doa; yang katanya harus spesifik, tervisualisasi, LoA.

5) Tentang betapa jauh LoA dari ‘aqidah Diin ini -meski sebagian memperkosa Dalil tuk membenarkannya; Guru kami @syarifbaraja @orangawam1..

6) ..& @kupinang telah sudi membahasnya di waktu lalu. Hari ini; mari sejenak belajar pada hamba-hamba terpilih tentang #doa.

7) Hamba agung pertama adalah Musa; betapa payah dia berlari dari Mesir hingga Madyan; dikejar pasukan setelah membunuh. #doa

8) Kisah yang diabadikan Surah Al Qashash itu amat indah; bahwa dalam lelah & gelisah; Musa tetap tergerak menolong sesama. #doa


9) Ada 2 putri Syu’aib yang tersebab kehormatan diri tak ingin berdesak-desak; menunggu giliran memberi minum ternak. #doa


10) Maka Musa; yang walau perkasa tapi tenaganya tinggal sisa-sisa; menolong kedua gadis mulia itu dengan begitu ksatria. #doa

11) Seusainya; Musa bernaung di tempat yang agak teduh. Para Mufassir menyebutkan; dia begitu lapar & memerlukan makanan. #doa

12) Tapi apakah kemudian Musa ber-#doa secara detail, spesifik, & divisualisasikan atas apa yang dia hajatkan? Mari kita simak.

13) Musa ber-#doa: “Rabbi, inni lima anzalta ilayya min KHAIRIN faqiir.. Duhai Rabbku, sungguh aku terhadap yang Kau turunkan..

14) ..padaku dari antara KEBAIKAN; aku amat faqir, amatlah memerlukan.” {QS 28: 24}. Kalimat #doa-nya dipilih dengan indah.

15) Musa tidak menyebut hajatnya yang amat jelas; lapar. Musa tak menyebut kebutuhannya yang sangat mendesak; makanan. #doa

16) Dengan amat santun & mesra; dia mohon pada Rabb-nya kebaikan; & dia tahu; Allah lebih mengetahui yang terbaik baginya. #doa

17) Maka apa sajakah yang diterima Musa dari Allah atas #doa yang tidak detail, tidak spesifik, & tidak tervisualisasi ini?

18) Musa bukan hanya mendapat makan atas laparnya; tapi juga perlindungan, bimbingan, pekerjaan; bahkan kelak istri & kerasulan. #doa

19) Betapa Allah Maha Pemurah; #doa hambaNya yang santun & sederhana; dijawab dengan limpahan karunia melampaui hajat utama.

20) Hamba agung kedua yang kita kan belajar #doa darinya ialah Yunus, ‘Alaihis Salam; setelah dia marah & pergi dari kaumnya.

21) Mari kita fahami betapa berat tugas da’wah Yunus di Ninawa; betapa telah habis sabarnya atas pembangkangan kaumnya. #doa

22) Lalu diapun pergi sembari mengancamkan ‘adzab Allah yang sebagaimana terjadi dahulu; pasti turun pada kaum pendurhaka. #doa

23) Tapi dia pergi karena ketaksabarannya sebelum ada perintah Allah; maka Allah akan mendidiknya untuk sabar dengan cara lain. #doa

24) Kita tahu; ringkasnya, Yunus dibuang ke laut dari atas kapal setelah 3 kali undian muncul namanya; lalu ditelan ikan. #doa

25) Menurut sebagian Mufassir; ikan yang menelannya ditelan ikan lebih besar; jadilah ia gelap, dalam gelap, dalam gelap. #doa

26) Bahkan ikan itu membawanya ke dasar samudera. Maka terinsyaf Yunus akan khilafnya; lalu menghibalah dia. Bagaimana #doa-nya?

27) Apakah #doa-nya detail, spesifik, & tervisualisasi; jika yang paling dihajatkan Yunus saat itu ialah keluar dari perut ikan?

28) Tapi #doa-nya justru; La ilaha illa Anta, subhanaKa, inni kuntu minazh zhalimin; Tiada Ilah sesembahan haq selain Engkau..

29) ..Maha Suci Engkau; sungguh aku termasuk orang yang berbuat aniaya.” {QS 21: 87} Indah & mesra; penuh kerendahan hati. #doa

30) Apa yang diperoleh Yunus dari #doa yang amat tidak spesifik, tidak detail, & tidak tervisualisasi ini? Sungguh berlimpah!

31) Yunus bukan hanya dikeluarkan dari perut ikan; dia bahkan tak perlu payah berenang; karena ‘diantar’ sampai daratan. #doa

32) Dan bukan sembarang daratan! Ibn Katsir mengetengahkan riwayat; Yunus didamparkan di tanah yang ditumbuhi suatu tanaman. #doa

33) Ketika Yunus memakannya; tanaman itu memulihkan tenaga & kesehatannya setelah sakit & payah berpuluh hari di perut ikan & lautan. #doa

34) Yunuspun bugar, bersemangat, & berjanji pada Allah untuk nanti tak menyerah mendakwahi kaumnya; apapun yang terjadi. #doa

35) Tapi alangkah takjub penuh syukurnya dia; ketika kembali ke Ninawa, seluruh kaumnya justru telah beriman pada Allah. #doa

36) Doa sederhana itu diijabah; bebas dari perut ikan, selamat dari laut ke darat, tanaman pembugar, & berimanlah kaumnya! #doa

37) Berkata Ibn Taimiyah; “Di antara seagung #doa; ialah doa Yunus AS. Padanya terkandung 2 hal; pengagungan keesaan Allah..


38) ..dan pengakuan akan dosa.” Sungguh untuk bermesra dengan Allah & dikaruniai nikmat agung; 2 hal dalam #doa Yunus ini cukup.


39) Memang demikianlah; ber- #doa bukan cara memberi tahu Allah apa yang kita perlukan; sebab Allah Maha Tahu, Maha Bijaksana.

40) Ber-#doa itu berbincang mesra; agar Allah mengaruniakan yang terbaik untuk kita dengan ilmu & kuasaNya yang sungguh Maha.

41) Di atas soal ‘boleh-tidak boleh’; ada perbincangan tentang Adab kepada Allah SWT; hingga para ‘ulama memuji #doa Adam AS.

42) Doa dengan kalimat imperatif (mengandung Fi’lul Amr/kata kerja perintah) sesungguhnya tak terlarang; tapi Adam ajarkan Adab.

42. “Rabbana zhalamna anfusana, wa IN LAM taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin.. Duhai Rabb kami, kami.. #doa

43) ..telah menganiaya diri sendiri; ANDAI Kau TAK ampuni & sayangi kami; sungguh kami pastilah termasuk orang merugi.” #doa

44) #Doa indah itu menghiba; merendah, mengakui lemah, fakir, salah, & bernodanya diri; disertai mengagungkan keesaan Allah.

45) Sekali lagi; saya tak hendak mengatakan bahwa #doa detail, spesifik, & tervisualisasi itu dilarang. Hanya, kita bicara Adab.

46) Mungkin boleh, -mungkin-; kekata, “Saya sudah doa sembari shadaqah sekian; kita tantang Allah yang sudah janji ganti 10 kali!” #doa

47) Tapi dari sisi Adab; kita khawatir tak medapati tuntunannya dari insan-insan mulia yang #doa-nya diabadikan oleh Al Quran.

48) Sebagai penutup; mari simak lagi #doa seorang ahli ibadah yang detail, spesifik, & tervisualisasi. Ibn ‘Athaillah pengisahnya.

49) Seorang ‘Abid ber-#doa mohon pada Allah agar dikaruniai 2 potong roti tiap hari tanpa harus bekerja; sehingga dengannya..

50) ..dia bisa tekun beribadah. Dalam bayangannya, jika tak berpayah kerja mengejar dunia, ibadahnya kan lebih terjaga. #doa

51) Maka Allah mengabulkan #doa-nya dengan cara yang tak terduga; ia ditimpa fitnah dahsyat yang membuatnya harus dipenjara.

52) Allah takdirkan di penjara dia diransum 2 potong roti; pagi & petang. Tanpa bekerja. Diapun luang & lapang beribadah. #doa

53) Tapi apa yang dilakukan si ‘Abid? Dia sibuk meratapi nasibnya yang terasa nestapa di penjara; “Mengapa ini terjadi?” #doa

54) Dia tak sadar bahwa masuk penjara adalah jalan ijabah atas #doa-nya yang detail, spesifik, & tervisualisasi; 2 roti/hari.

55) Demikian ya Shalih(in+at) bincang kita tentang #doa. Maafkan segala yang tak terkenan. Selamat berbincang mesra denganNya:)

Source : #DOA Kultwit ust Salim A Fillah

# Berbuat Baik Kepada Anak-Anak Sebelum Mereka Dilahirkan

-Dengan cara mencari pasangan hidup yang shalih dan baik akhlaknya

Kok bisa? Bagaimana caranya? Perhatikan percakapan ulama berikut

وقال أبو الأسود الدؤلي لبنيه : قد أحسنت إليكم صغارا وكبارا وقبل أن تولدوا .

قالوا : وكيف أحسنت إلينا قبل أن نولد ؟

قال : اخترت لكم من الأمهات من لا تسبون بها .

Abul Aswad Ad-Duaili berkata kepada anak-anaknya, “Sungguh aku telah berbuat baik kepada kalian sejak kalian masih kecil hingga kalian dewasa bahkan semenjak kalian belum dilahirkan.”

Anak-anaknya bertanya, “Bagaimana cara ayah berbuat baik kepada kami sebelum kami terlahir?”

Beliau menjawab, “Aku telah pilihkan untuk kalian ibu yang mana kalian tidak akan pernah kecewa kepadanya.”
(Adabud dunya wad diin hal. 158, Darul maktabah, Syamilah)


Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ،

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Muslim: 1467)

Wanita shalihah tidak akan silau dengan perhiasan dunia karena merekalah sebaik-baik perhiasan


dan inilah sifat utama dari wanita shalihah. Sebagaimana RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu,

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ

“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu [1]istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417. Al-Jami’ush Shahih 3/57)

Beliau juga bersabda,

أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ.

“Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban , Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

Bukan rumah mewah atau mobil bagus patokan yang dimiliki, tetapi istri yang shalihah

Suatu ketika Umar ibnul Khaththabradhiallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallammenjawab:

لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَاناً ذَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِيْنُ أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الآخِرَةِ

“Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.” (HR. Ibnu Majah no. 1856, Shahih Ibnu Majah no. 1505)

Dan dari semuanya memang hanya keshalihan wanita yang menjadi tolak ukur pertama. RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ ِلأََرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا. فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)

Jangan terperdaya dengan kecantikan wanita, tetap lihatlah keshalihannya…

Banyak juga laki-laki yang sudah paham agama tetapi masih memilih cantik sebagai patokan utama


Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

https://muslimafiyah.com/berbuat-baik-kepada-anak-anak-sebelum-mereka-dilahirkan.html

No need to assume, I say it clearly

You don’t have to be clever to realize that I stand for Diinullaah, Islam, The System of Allah Azza wa Jal, and not for other diin, other system, man made system, devils made system, whatever you named it.

I stand for everything in Al Quran and Al Hadist, that Allah has revealed it to Rasul Allah PBUH, Muhammad Ibn Abdullaah.

Since the hour is near, I am asking you to learn Tawheed and Aqeedah, and then stand yourself to Diinullaah and everything inside it, before it’s too late, and you will regret it, for the rest of your life in qubr & naar.

I am sure, very sure, Allah Subhanahu wata'ala will show haq, the truth, to those whose have sincere heart. And those whose love so much to this dunya, will only get what he/she loves. But remember, this dunya is only limited in time, and akhirah is everlasting

and Allah knows best