diata

Untukmu, di sudut senja penghujung kota

aku ingin bercerita tentang senjaku untukmu akhir-akhir ini

aku ingin bercerita tentang senjaku untukmu yang mendadak mengabu

aku ingin bercerita tentang senjaku untukmu yang berubah warna menjadi sendu

aku ingin bercerita tentang senjaku untukmu yang berselebung rindu


Untukmu, di sudut senja penghujung malam

Mimpiku selalu sunyi, ada debar hangat ketika suatu senja kau datang menawarkan asa. Ada rona jingga di kerlingan mataku lugasmu. kau tak pernah sendiri sayang.

Mimpiku selalu sendu, saat hujan hari pertama kita berbagi peluk dan kecup menjalarkan semangat untuk selalu berdiri saling menopang diatas seribu janji yang tak pernah terbukti.

Mimpiku beraroma pilu, saat kau berhasil menuju puncak diatas dadaku, melenguh panjang.

Mimpiku terlalu syahdu, untuk berbagi kesendirian yang katamu hanya membuat hatimu terpetakan berkotak kotak


Kau selalu absurd sayang…


Dan kau tau tuan? kalimatmu menikam hatiku pelan-pelan di jelaga senja.

Sudah sejauh ini melangkah, mana mungkin Allah tinggalkan. Sudah sejauh ini berjuang, mana mungkin tidak menang.

Selama tujuan kita adalah untuk Allah, supaya Allah suka, supaya yang kita lakukan ini berguna buat orang banyak, mari jangan berhenti berjuang.

Mari tahan telinga dari cacian orang.
Mari kita tutup mata dari hujatan orang.

Karena kata orang bijak, jalan menuju surga dipenuhi oleh hal hal yang kita tidak suka, maka wajar sekali perjuangan ini terasa berat. Justru khawatirlah ketika kita memperjuangkan sesuatu tapi terasa gampang sekali. Entah memang karena Allah mudahkan atau karena kita salah jalan.

Jadi, jangan takut berbeda. Jangan takut. “Islam datang dalam keadaan asing lalu suatu saat, ia akan kembali asing. Beruntunglah orang orang yang diasingkan itu.” (HR. Muslim nomor 145.)

Bukankah begitu, kita selalu diajarkan? Untuk tidak menyerah dalam berhijrah, untuk terus menguatkan hati ketika mesti menahan nafsu dunia, untuk lebih memenangkan Allah diatas segala pilihan pilihan?

Bukankah sesuatu yang berat untuk diperjuangkan itu menjadi tanda bahwa perjuangan kita berada di jalan yang benar?

Jadi meski cara orang menasehati seringkali membuat sedih, meski lebih banyak yang menyindir ketimbang nasehati empat mata, meski mereka sering mempermalukan kita, tidak apa apa. Jangan lihat siapa orangnya, jangan lihat caranya, tapi lihat isi nasehatnya, lihat kebenaran yang disampaikannya. Lagi dan untuk kesekian kali, jangan takut berubah dan berjuang. Ketika berhijrah diatas lingkungan yang mereka tidak akan mengerti, biarkan Allah jadi saksi.

Break the rule.

Patahkan setiap tuduhan miring dan keinginan keinginan yang tidak menuju Allah.

Bentar lagi kok. Bentar lagi banget kiamatnya dateng. Jangan sampai belum sempat ngapa ngapain ternyata mataharinya udah keburu keluar dari sebelah barat.

Satu perintah, tiup, and then voila! Sangkakala ditiup. Jangan sampai kita ikut merasakan huru hara hari kiamat.

Hasbunallahu wani'maal wakiil. Cukuplah Allah menjadi penolong dan Allah adalah sebaik baik pelindung bagi kami.

Yang juga sedang dan akan selalu berjuang hijrah,
lola😃

Made with Instagram
Menghitung Diri

“Dan hendaklah kamu merendahkan diri kamu. Sifat merendah diri adalah sifat orang-orang soleh. Agama ini adalah agama yang beradab kepada Allah سبحانه وتعالى maka janganlah kamu merasa takabbur. Janganlah kamu merasa lebih baik, lebih besar daripada makhluk yang lain hatta seekor anjing kurap sekalipon.”

“Hendaklah kita mengusahakan untuk mencapai mati sebelum mati, apakah mati sebelum mati? Mematikan segala kudrat kita, pencapaian kita, bukan kita yang dapat solat, dapat hadir ke majlis ilmu, dan semuanya itu, adalah taufik dan hidayah serta kehendak Allah سبحانه وتعالى. Bukan kita, Allah سبحانه وتعالى yang mengizinkan. Allah سبحانه وتعالى yang memperjalankan, matikanlah segala pengakuan dan penyaksian di dalam diri kita dan serahkan segalanya kepada Allah.”

“Dan jika semua manfaat dan mudarat daripada Allah سبحانه وتعالى, adakah kita akan merasa kagum, ujub, riak dengan kelebihan dan kemampuan diri kita? Tidak. Kerana dia telah memahami yang dia hanya berjalan diatas skripnya Allah, semuanya telah tertulis didalam luh mahfuz. Allah سبحانه وتعالى lah yang memberi kudrat kepada kita diatas segala apa yang kita lakukan.”

“Lalu, Mengapa manusia ego bila berdiri dan berasa hina bila bersujud?
Manusia bila mereka berdiri, akal mereka berada di atas, yakni tempat yang paling atas, daripada semua anggota badan. Maka itulah letaknya ego manusia. Manusia berasa akal mereka adalah satu perkara yg paling Mulia kerana tempatnya berada di atas.”

“Maka bilamana mereka sujud, barulah mereka sedar bahwa akal mereka itu terletak di tempat yg paling rendah. Maka seorang mukmin yg beriman, mereka akan merasakan bahwa akal mereka itu bukan sesuatu utk dibanggakan malah ianya hina jika kosong dengan ilmu Allah سبحانه وتعال.”

“Bacalah doa; "Ya Allah, sesungguhnya aku ini masih banyak yang tidak faham dan kekurangan, maka lindungilah kelemahan dan kekurangan ini dgn sesuatu amal yg bermanfaat.”

“Dan di dunia ini, tidak ada apa apa utk dibanggakan kerana ketinggian, kemegahan itu sifatnya bukan kekal melainkan Allah سبحانه وتعالى lah Yang Maha Kekal. Tidak ada awal dan akhir bagi Allah سبحانه وتعالى.”

“Dan, Kamu tidak akan mencapai hakikat tasawuf itu sendiri, jika kamu masih melihat diri kamu lebih baik daripada orang lain. Hakikat diri kamu sendiri adalah fana, binasa, perish. Dalam diri kamu itu tiada apa apa. Allah سبحانه وتعالى yang menciptakan kamu. Yang ada, hanyalah Allah سبحانه وتعالى.”

“Ada satu kisah, satu hari di zaman Rasulullah ﷺ. Pada waktu itu Rasulullah bersama para Sahabat yang lain berada di dalam masjid, para Sahabat terlihat seorang lelaki dimana lelaki ini melihat bahawa dirinya lebih baik daripada orang sekelilingnya.”

“Lalu ditanyakan oleh Rasulullah kepada Para Sahabat; "Apakah pandangan kalian kepada lelaki itu?” Dijawab oleh para Sahabat; “Lelaki ini layak dikatakan padanya, apabila dia merisik pasti diterima. Dia pasti akan dikahwinkannya. Apabila dia meminta, pasti tidak ada orang yang akan menolaknya.”

“Rasulullah ﷺ hanya diam sahaja.”
“Lelaki itu masuk sambil duduk dengan kemegahan.” Kemudian. Setelah itu, masuk pula seorang lelaki yang miskin secara zahirnya tetapi mempunya sifat yang jujur kepada Allah سبحانه وتعالى dan ketaqwaan yang tinggi. Akan tetapi dia miskin papa kedana.“

"Lalu ditanyakan soalan yang sama oleh rasulullah ﷺ kepada Sahabat. Dan Sahabat menjawab; "Wahai Rasulullah, Lelaki ini layak dikatakan padanya. "Apabila dia merisik, tentu tidak ada siapa yg mahukannya kerana dia tidak ada apa apa padanya. Dan apabila dia meminta, tentu tiada siapa yg akan memberinya.”

“Rasulullah ﷺ kemudian menjawab; "Orang yang ini adalah lebih baik daripada orang yang memiliki dunia ini serta isinya seperti orang yang tadi itu. "Lalu Rasulullah menuju kepada lelaki yang masuk ke masjid itu dengan keadaan yang bermegah itu.”

“Ditanya oleh Rasulullah; "Seketika kamu masuk ke dalam masjid tadi; "Adakah kamu berkata di dalam hati kamu bahwa kamu adalah orang yg lebih baik daripada manusia yang lain?” Dijawab oleh lelaki itu; “Ya! Sungguh aku tidak mampu untuk menipu mu, Ya Rasulullah.”

“Lalu Rasulullah ﷺ menjawab; "Sesungguhnya, aku telah nampak bintik bintik hitam di wajah kamu.” Janganlah kita suka merasa diri kita, lebih baik daripada orang lain, berasa megah dengan kealiman yang ada pada diri, berasa diri lebih hebat daripada orang yang lain.“

"Mereka yang bangga diri, didalam angan-angan. Aku yang soleh, aku yang baik, aku yang alim, aku yang buat semua ini. Semua aku, aku. Semuanya adalah berpunca dari segala sifat keakuan diri sendiri iaitu dipanggil sebagai hawa nafsu didalam diri manusia. Tidak akan masuk syurga orang yang ada sifat takabur didalam dirinya walau sebesar zarah sekalipon. Jadi, mari kita lihat diri kita sendiri.”

“Allah سبحانه وتعالى kurniakan kita dua mata. Satu mata untuk melihat kebaikan orang lain, dan satu mata lagi untuk melihat keburukan diri kita sendiri. Dan semua orang mengetahui bahawa masing-masing ada keaiban diri, masing-masing ada zaman kegelapan yang orang lain tidak tahu.”

“Akan Tetapi Allah سبحانه وتعالى masih tutup lagi keaiban itu, kegelapan itu daripada mata orang lain, daripada pengetahuan orang lain. Jika kamu memahami perkara tersebut, bagaimana kamu boleh bersangka buruk kepada orang lain?”

“Kamu boleh menganggap kamu lebih baik dari orang lain. Sedangkan kamu juga mempunyai aib. Maha suci Allah yang menutup aib manusia. Mana mungkin kamu melihat sedemikian, kamu juga mempunyai aib seperti mereka. Orang lain juga bukan Nabi. Mereka juga bukan Rasul, bukan Malaikat.”

Guru mulia kami. Tasawwuf. Darul Mujtaba. Ustaz Iqbal Zain Al-Jauhari.

Requiem For a Rose

Sudah berulang-ulang kali kukatakan: aku tidak mencintaimu. Namun tak kusangka betapa kerasnya kepalamu dan semakin hari semakin membatu. Tak ada satu seorang pun yang menginginkannya dan dijadikan prasasti. Kubakar cintamu diatas tungku api berbahan bakar dendam dan menjadikannya abu. Kemudian kulemparkan jauh-jauh ke tengah laut dan membiarkan ombak menghempaskannya tenggelam di palung paling dalam. Tetapi kau hujani aku dengan cinta yang lebih membara membuat kepalaku terasa meleleh. Kau membuat basah kuyup segala pakaianku, hatiku dan juga masa laluku. Kau buat segalanya menjadi berantakan.

Di pagi hari kau datang mengetuk pintu kamarku dan membawakanku semangkuk rindu. Namun hampir setengah hati aku ingin menumpahkannya, aku melahapnya dengan malu-malu. Baru sampai ke tenggorokan, rasanya hambar, perutku mual, membuat dadaku sesak dan jantungku berhenti berbunyi. Karena memang betul aku tidak mencintaimu. Kau tak pernah percaya.

Di malam hari kau datang kembali dan mengetuk pintu kamar yang sama. Kau bawakan sepasang baju penghangat yang terbuat dari pelukan-pelukan. Kau gerayangi seluruh isi kamarku, dompetku dan masa depanku. Kau acak-acak dan memuntahkan segala apa yang ada di dalamnya. Kau setubuhi aku dengan hormon kemudian beradu sengit dari luapan buih letupan bir murahan.

Keesokan harinya tak ada yang mengetuk pintu kamarku. Tak ada yang menghujaniku dengan cinta. Tak ada yang membawakanku semangkuk rindu. Tak ada baju penghangat. Tak ada pelukan. Tak ada kau. Aku tersenyum dan terlambat kusadari aku hanya sedang bermimpi. Kau yang sudah sangat jauh kulewatkan. Aku belajar satu hal: kau selalu datang berkunjung ke dalam mimpiku ketika kau begitu teramat merindukanku.

Bekasi, 2016

10

Listen sometimes you let too many refs slip and it just doesn’t feel worth it to redo all of them proper so you just sketch like crazy instead.

So the proportions and sizes and lines are a mess across the board but if you just need designs at face value then this is your thing. Proper lusii sizing and body types should be pulled from any real refs they have or you should just ask me because I’m bad at keeping that consistent or drawing them in the way they actually are. {I can’t draw tits okay, its a struggle.}

Anyway, I hope you guys like this!

Perasaan hanya sebatas di hati,sedangkan doa akan tersimpan di langit dan di kabulkan Allah pada waktu yang tepat.

hati itu sifatnya berubah-ubah, tak akan teguh jika di bangun di atas komitmen yang berlandaskan maksiat.
.

sebab tak ada komitmen yang teguh jika di bangun di atas kemaksiatan kepada Allah.
Allah hanya meneguhkan komitmen yang di bangun di atas syariatnya dan mengharap ridhoNya.
.

Berkomitmen diatas pacaran yang jelas haram, itu bagaikan berharap pada hal yang tak pasti.
Yaa.. Tak pasti berkahnya tapi pasti maksiatnya.
.

Tak ada pacaran yang barokah.
Tak ada kebahagiaan dalam maksiat.
.

Seseorang yang benar mencintaimu,tak akan rela mengajakmu bermaksiat kepada Allah.
Allah saja berani dia lawan? Apalagi kita sesama makhluk yang memadu kasih di atas kemaksiatan kepadaNya??
.

Bukan cinta namanya jika dia mengajakmu pacaran,Sebab cinta tak akan rela membawa orang yang dia cintai kepada murka Allah.
Jika kau mencintai seseorang,tahanlah dengan puasa dan perbanyak berdoa kepada Allah.
Salurkan rindumu kepada orang yang kau cintai terhadap Allah.
.

Jika dia bukan jodohmu, ada seseorang yang lebih baik yang sudah Allah sediakan bagimu.
InsyaaAllah
.
.
Kontribusi oleh @rinimasyita

Made with Instagram
Selamat Ulang Tahun, Ipan!

Meretaslah angka kesekian, beri pertanda kedewasaan. Kemudian diksi kusemai di pelataran bahagia, lewat doa-doa serta ribuan semoga. Berteman sunyi di bulan Juni, kuucap : Dirgahayu, Irpanku!

@aporsiapsika

biarkanlah elang terbang tinggi. setinggi harapan yang disemogakan. menyebarlah rapalan doa yang di-aamiin-kan;
mendewasalah
bersahajalah
berbahagialah

@nurulfadhilahkdr

Kau tau apa yang ditunggu saat berulang tahun selain kue dan kado?
Sesosok manusia yang mencintaimu
Kau tau apa yang lebih berharga selain masih diijinkannya kau di dunia?
Seberapa bergunanya kamu terhadap sesama

@stmuzayadah

perayaan mengulang kelahiran
semoga tak hanya terlahir kembali
tapi lebih pada mempersiapkan diri
sebab dewasa ini, dunia tak  melulu perihal indah
lantas usah takut
asal kau percaya, Tuhan selalu ada.

@menuliskan

kurapal bait-bait doa untukmu wahai kanda. semoga impianmu terwujud nyata. bawa bahagia untuk dirimu dan keluarga.

@ranauliya

tarian lilin diatas kue coklat
menjadi hiasan indah pada harimu
ada doa di setiap selip senyum merengkuh erat
kuucap selamat atas gugurnya satu daun kegagalan masa lampau

@tersesatrasa

jadilah dirimu sendiri, tanpa perlu mendengar apa kata mereka yang tak mengerti.
dan ketika kamu sadar pada usia yang telah bertambah, semoga dewasa bersandar pada pundakmu yang kian kuat. bahagiakan duniamu, selalu tanpa kenal waktu!

@menatapmu

Detik mencapai puncaknya
Berganti hari, berganti pula tahunnya
Nikmati terpotongnya usia
Rayakan dengan suka cita!

@epicsymphony

Jangan menduga umur dalam gelas kimia, karena ia hanya akan muncul sebagai segenggam natrium yang terlempar ke danau hidupmu.

Kalau mau, ukurlah umur seperti Ibu hamil. Berkala ke dokter kandungan, menyambut yang tak terlihat dengan suka cita, meniadakan kemungkinan-kemungkinan buruk dalam keberadaan makian dan tangan yang menengadah.

@anagramrasa

cc: @tentangkamudanrindu

Allah berfirmam dalam QS Ali Imran ayat 42:
وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ.
Artinya: Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya Allah telah memilih kamu, Mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).
.
Siti Maryam adalah salah satu wanita yang di muliakan Allah. Bahkan ia diberi gelar wanita yang suci melebihi kaum wanita seluruh Alam
seperti ayat diatas
.
Dear #Lovalila
Mengapa wanita yang suci? Yuk simak pembahasan Alila di bawah ini
.
Siti Maryam adalah Wanita Shalihah yang menjauhi gangguan laki-laki
kesucian beliau terpelihara kerana beliau tidak pernah keluar dari biliknya untuk dilihat dan disentuh oleh mata lelaki. Allah memuji Maryam dengan wanita yang benar
.
Maryam sangat menjaga kesucian dirinya. Ia tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia tidak menggoda laki-laki dan juga menjauhi godaan mereka. Apakah wanita tergoda dengan laki-laki? Ya, karena secara naluri, wanita pun memiliki ketertarikan kepada laki-laki. Dan wanita yang baik adalah yang menjaga diri untuk membuat laki-laki tergoda dan menjaga diri dari godaan laki-laki
.
Pernah suatu ketika Jibril datang kepada Maryam. Datang dalam fisik laki-laki yang sempurna. Namun Maryam tetap menjaga dirinya. Allah Ta’ala berfirman,

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا. قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا
“Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka lalu Kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam: 17-18)
.
Melihat laki-laki yang sangat sempurna ketampanannya, Maryam tidak terkecoh dengan merendahkan dirinya mencoba menarik perhatian laki-laki tersebut. Ia malah berlindung kepada Allah dan meminta laki-laki tersebut menjauh
.
#islammemuliakanku @hijabalila

Made with Instagram
Banyak orang-orang bijak dalam tulisan-tulisannya. Tetapi sedikit manusia bijak dalam tindakan-tindakannya.
Banyak motivasi dalam setiap kata-katanya. Tetapi kering semangat dalam dunianya
— 

Ungkapan diatas bisa saja dikeluarkan oleh orang-orang yang mengoreksi dirinya sendiri, mengingatkan sesama dan bisa jadi keluar dari orang yang doyan menyindir orang lain. Tinggal tanya diri sendiri ada dimana.

Bila ungkapan itu berniat dan terlaku dengan baik, maka akan membawa kebaikan. Tapi jika niat awalnya hanya untuk ‘goreng menggoreng’, ga ada untungnya.

Inilah kerjaan orang yang tidak melakukan apa-apa selain menilai orang lain. Ada yang begini dikomentarin, begitu juga dikomentari. Seakan kebaikan tidak perlu dituliskan dan kebenaran meski dibungkam.
Orang berkata tentang kebijakan, nasihat, motivasi, mengajak pada kebaikan dll, dilihat dengan logika terbalik.

Ia menduplikat orang lain kedalam pikiran dan perasaannya. Dia menjadi lebih hebat seketika, mampu menerawang kedalam ruang ikhlas diri orang lain.

Seharusnya yang perlu dilakukan adalah berlomba dalam kebaikan. Bilapun ingin berkomentar, pastikan tujuannya adalah menasehati dan caranya pun dengan cara yang baik. Apapun itu bentuknya. Bila sibuk berlomba pada jatuh menjatuhkan, nilai menilai tanpa ujung berarti sedang menabung dosa. Pun bila hanya melihat sepintas (tanpa menulis/mengucapkan) tapi hati yang beranggap buruk, hati-hati, tabungan prasangka semakin banyak.

PECAH RASANYAA !!!

Sudah lama saya tidak menulis kembali dalam laman beranda tumblr ini, rasa rasanya banyak yang ingin ditulis tapi ditinggal kerja sebentar ilang semua. Banyak kegelisahan kegelisahan yang belum tersampaikan dalam laman ini. Bukan tentang mengeluhkan keadaan, tapi bagi saya menulis bisa membangkitkan ingatan ingatan yang sudah tersusun dalam otak, menuangkan segala apa yang saya pikirkan dalam barisan barisan kata yang tertata menjadi kalimat. Membagi apa yang saya pikirkan, apa yang terjadi dan yang nantinya entah akan menjad bahan bacaan yang membuat pembaca mengangguk setuju, atau menjadi diskusi ringan tentang ketidak persamaan pendapat.

Tadi sewaktu selesainya kelas KP, akhirnya saya punya waktu luang untuk menonton berita, Di kompas TV dalam acara AIMan, saya juga baru menonton acara ini, saya kira Aiman Wijtcaksono ini masih menjadi penyiar program Berita Seputar Indonesia yang biasa kita nikmati pagi dan siang hari. Nah yang saya ingin angkat topik adalah sebagai berikut : JALAN TERLARANG PARA PENDATANG

Topik diatas menceritakan tentang keras memang kehidupan ibu kota ini, Darmanto 35 tahun merupakan salah satu orang yang sudah lama hidup dibawah pipa saluran air diatas jembatan kali Banjir Kanal Barat. Darmanto mengaku sudah tinggal di dalam pipa tersebut selama 10 tahun lamanya. Mereka para pendatang termasuk (Darmanto) menjual nasib atas kerasnya hidup di Ibukota. Jelas sekali, apa yang di lakukan oleh Darmanto merupakan kesalahan hukum, ilegal, tempat tinggal liar. Tapi apa daya, para pendatang mencoba bertahan hidup. Inilah peristiwa yang terus terjadi di Jakarta, saya liat di berita, Pemerinta Provinsi Jakarta sudah berusaha untuk menertibkan bangunan bangunan liar dan juga para pengemis dan gelandangan. Tapi ternyata usaha tersebut seperti menulis diatas air, sia sia sudah.

Sebagian mungkin mengutuk gelandangan gelandangan yang ada di Jakarta, Naif sekali, berharap mendapatkan pekerjaan yang layak dan uang yang berlimpah di Jakarta, berakhir dengan tidur di pinggir sungai atau bantaran kali, tergeletak di hamparan jalan atau mencari lapak kosong untuk diajadikan rumah sementara. Siapa yang salah disini ? mereka yang datang ke Jakarta dengan modal nekat tanpa keahlihan apa apa, atau pemerintah ? yang tidak becus mengurus rakyatnya.

Ini adalah persoalan yang tak pernah terselesaikan, sejak 1930 sebelum Batavia menjadi kota bernama Jakarta, sudah terjadi mirgrasi besar-besaran, yang membuat kondisi pedesaan menjadi lumpuh, Jumlah penduduk di Batavia bertambah 5 kali lipat, disusul dengan krisis ekonomi yang terjadi di Malaysia dan Asia Tenggara. Hiruk pikuk keadaan Batavia pada saat itu membuat banyak gelandangan gelandangan yang tak terurus oleh pemerintah kolonial dan sekarang setelah 86 tahun lamanya masalah ini masih belum terpecahkan.

Sulit sekali untuk membasmi gelandangan gelandangan yang ada di kota Jakarta, mereka yang tertatih untuk hidup juga harus menentang arus hukum yang akan menerpanya. Ini yang akan membuat gamang, Sedangkan Negara menjamin harkat hidup warganya. Apa yang salah dalam hal ini ? kenapa tidak ada perubahan ? Apakah sentralisasi pembangunan masih sangat terpusat ? Atau desa yang belum terbangun oleh pemerintah pusat ?

Semoga nantinya pembangunan akan merata, sehingga tidak ada lagi penduduk penduduk yang berbondong bondong pergi ke jakarta untuk mengadu nasibnya.

Sudah terlalu lama kita merutuki sepi, mencari celah diantara setiap sisi untuk memaki ketidakberpihakkan yang sering tertimpa pada diri. Kita lupa bahwa pada akhirnya, rutukkan yang keluar hanya akan menjadi candu yang membunuh secara perlahan.
—  Terkadang, kita harus belajar untuk menari diatas derai hujan.

“Jangan kamu bersikap lemah dan sedih karena kamu adalah orang yang paling tinggi derajatnya.” (Qs Al-Imran:139)
.

Saudariku, engkau dengan kecantikanmu lebih anggun dari sang surya.
Dengan akhlakmu lebih harum dari minyak wangi.
Dengan ketawadhuanmu lebih tinggi dari rembulan.
Dengan kelembutan hatimu lebih terhormat dari tetesan hujan.
Maka perihalalah kecantikan itu dengan iman dalam hati.
Dengan ridho dalam syukur dan dengan kemuliaan dalam hijab.

Ketahuilah bahwa perhiasanmu bukanlah pada emas dan mutiara tetapi pada dua rakaat di malam hari, pada puasa disiang hari, dan bersedekahlah secara rahasia yang hanya diketahui oleh Allah.

Pada air mata yang menghapus kesalahan, lamanya sujud diatas bentangan sajadah, dan malu pada Allah ketika terpeleset hasutan syetan.
Maka pakailah baju ketakwaan, niscaya engkau akan menjadi wanita tercantik di dunia.

Saudariku, berhati-hatilah dari kehidupan yang penuh kemaksiatan, sihir, tipuan yang bisa menjadi bahan bakar neraka jahanam. Allah Ta'ala berfirman:
“Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka.” (QS al-Lail:15)
.

Jauhilah segala hal yang bisa menghilangkan waktumu karena setiap detikmu akan dihitung. Dan investasikan waktumu hanya untuk mencapai keridhoan Allah.

Salam,
@alyssanl
__________
Sumber: Buku “Laa Tahzan Untuk Wanita”

#duniajilbab

Made with Instagram
hingga wasit meniup peluitnya skor pun masih 0-0. entah begitu kuat pertahanan dari Barito atau terjadi sesuatu pada pemain Arema. yang salah umpan lah, bola jauh melambung diatas gawang lah. sayang sekali.
—  selamat malam~

♡Mencintai Rahasia-Nya.♡ ..
.
Mungkin tak banyak yang ingin ku perlihatkan dimata dunia.
Tapi.. dalam diam aku kini sedang berusaha bagaimana membangun harapan demi ridho-Nya. Menyusuri cahaya seperti apa cinta yang mendekatkan ke Surga-Nya.
Merontahlah! Sebisa mungkin tegaskan diri agar ia pandai mendidik hati, menjaga cinta hakiki milik Illahi Rabbi..
Biarlah rahasia terbaik kan tetap terjaga rapi diatas rencana-Nya.

Sebuah rindu yang selalu mengguncang hebat. Tak heran alam-Nya pun terkadang ikut simpatik atas segala yang dirasa.
Biarlah.. Ku nikmati kesendirian kasih-Nya ini.
Biarlah.. Ku lewati pahit getirnya ujian cinta-Nya ini.

Caraku kini.. Hanyalah ingin belajar membangun tempat diatas keridhoan-Nya.
Caraku kini.. Hanyalah ingin mempersiapkan diri menanti cinta dari Maha Pemberi yang sejati.
Caraku kini.. Hanyalah ingin kesungguhan seperti mujahidah Lillah. Bersederhana dengan segala urusan dunia fana dan mengistimewakan perihal akhirat kekal. Nikmat hidup semata-mata hanya niat ibadah karena Allah.

Mencintaimu Rahasia-Nya..
Aku tak perlu menatapmu, agar dapat memandang kasih di wajahmu.
Aku juga tak perlu berbagai media ini itu, agar aku selalu mendengarkan apa saja tentangmu.
Dan harus hadir di hadap mata, agar aku dapat menjumpaimu saat senja tak mau berbicara cinta semu merajalela.

Namun, sekarang yang ku percayai.
Hatiku selama ini, di setiap detik detakan peluh. Aku sedang memeluk erat cinta pada-Nya. Sekuat tenaga merengkuh keyakinan akan rancangan unik rahasia-Nya.

Semuanya menjadi indah, saat terbayang setiap ku coba mengisyaratkanmu bersama-Nya.
Dengan cara sesederhana inilah ku gantungkan segala pada-Nya.
Yang terasa di relung jiwa ini, hanyalah hangat sentuh kasih-Nya.
Dialah hasrat yang ku tebar ikhlas dalam butiran munajat berlinangan rasa.
Ku ingin kian pasrah dan Dia akan segera menjawab kita.

Mencintaimu Rahasia-Nya. .
Sampai bertemu disuatu masa. Yang ku yakin kan tiba saatnya bagi kita bersatu bersama.
Dan ingatlah satu hal ini. Di alam mana pun nantinya kita kan berjumpa, semoga hanya cinta karena-Nya. Aamiin.. Salam rindu, dari aku yang juga masih Rahasia-Nya. untukmu.

Follow 👉@hijrahcinta_

Penasurgamumtahanah @hrdyntrmn http://ift.tt/29Ntmkd

Aku Yang Terlupa…

Adakah cinta untukku?
Sedikit saja kau berikan kepadaku?
Rasanya aku sungguh tak berarti,
Sejenak saja aku kau dekati..

Aku selalu menjadi yang terlupa..
Tak pernah sebentar saja aku disapa..
Kau selalu sibuk dengannya..
Menyentuhku saja kau tak biasa..

Oleh Karenanya aku menjadi tersingkir..
Bermesra denganku saja tak pernah terpikir..
Oleh Karenanya aku hanya menjadi pajangan..
Membusuk bersama kutu dan kotoran..

Ah, andai saja kau tahu,
Ada limpahan manfaat dariku,
Yang kan menjadi bekalmu,
Tuk mengarungi kehidupan dunia semu..
Tak maukah kau sedikit luangkan waktu?
Tinggalkan sejenak ia terlebih dulu.
Prioritaskan aku sebagai pendampingmu,
Jadikan aku pedoman hidupmu..

Tapi,
Sepertinya kau tetap tak peduli,
Aku tetap tergeletak pasrah diatas lemari,
Berkawankan debu,
Bertemankan kutu..

Ya,
Bagimu, aku tidaklah menarik,
Maka, kau lebih memilih gadgetmu tuk dilirik.
Bagimu, aku hanya bacaan biasa tanpa makna,
Maka, tak heran gadget lebih membuatmu terpesona..

# curahan hati Al-Qur’an yang tak pernah kau sentuh (baca).#

Go-Car, Grab Car, Uber Car, Manakah yang Lebih Baik?

Bismillah.

Saat libur Lebaran 2016, saya, Dini, dan Fatih beberapa kali menyempatkan untuk jalan rekreasi bersama. Agar lebih praktis kami sering berpergian menggunakan transportasi mobil online on demand (Go-Car, Grab Car, dan Uber Car adalah yang paling populer). Dari pengalaman saya sejauh ini, saya bisa menyimpulkan bahwa sistem Uber Car adalah yang paling baik dalam segi user experince (pengalaman pengguna).

Kesimpulan saya diawali dengan seringnya kami kesulitan dalam memesan mobil dari tiga aplikasi tersebut. Kami terbiasa menggunakan Grab Car karena lebih familiar, namun ternyata pemesanan mobil sering gagal walaupun di maps banyak armada Grab Car yang standby. Hal ini terjadi khususnya di jam sibuk, lokasi pick up atau tujuan yang jauh, jalanan yang macet, dan cuaca yang kurang bersahabat.

Lalu kami pernah mencoba menggunakan Go-car karena beberapa kali ongkosnya lebih murah. Setelah mencoba dengan keadaan yang sama seperti diatas, pemesanan juga sama sulitnya, ditambah lagi armada Go-Car yang belum sebanyak Grab Car.

Bagaimana dengan Uber Car? Pengalaman saya menunjukkan ternyata menggunakan Uber Car lebih baik dalam segi pemesanan mobil. Dalam kondisi yang sama sulitnya seperti diatas, pemesanan mobil dengan Uber Car jauh lebih mudah.

  1. Beberapa kali ngobrol dengan driver transportasi online sekaligus mengamati sistemnya, ternyata ada keunggulan yang dimiliki sistem di Uber.Driver Uber tidak bisa mengetahui lokasi pickup maupun lokasi tujuan dari customer. Hal ini bagus karena driver tidak bisa pilih-pilih customer (walaupun hal ini di-trade off dengan sistem surge pricing yang membuat ongkos lebih mahal). 
  2. Surge Pricing. Walaupun surge pricing memberatkan customer, namun dari sisi driver hal ini adalah hal yang baik karena driver bisa mendapatkan ongkos lebih adil yang disesuaikan dengan kondisi perjalanan (macet/ permintaan tinggi).
  3. Poin terakhir menurut saya menarik. Selain customer yang bisa memberikan rating kepada driver, ternyata driver juga bisa memberikan rating kepada customer. Implikasi dari sistem ini adalah adanya balancing antara driver dan customer untuk bersikap baik dan wajar dalam menggunakan transportasi online. Driver dengan rating jelek pasti berpengaruh pada tingkat pembatalan pesanan dari customer, atau ekstremnya, Uber bisa memutus kerjasama dengan driver. Lalu customer dengan rating jelek pun akan membuat pesanannya lebih sulit di-accept oleh driver. Sama dengan customer, tentu driver menginginkan customer dengan rating yang tinggi untuk menjadi penumpangnya.

Jika dianalisa lebih jauh, tentu akan ada plus minus dari sistem Uber, misalnya pandangan bahwa tidak adil jika driver tidak tau tujuan penumpang karena hal bisa merugikan driver, apalagi Grab Car dan Go-Car tidak menggunakan sistem surge pricing. Tujuan customer yang melalui lokasi macet, pelosok, dsb akan merugikan driver. Lalu misalnya pendapat bahwa customer adalah orang yang membayar jasa transportasi sehingga customer tidak perlu diberikan rating oleh driver.

Walaupun ada plus dan minus, menurut saya hal-hal tersebut hanyalah perbedaan dalam kebijakan perusahaan untuk memberikan user experience yang terbaik bagi customer. Di pasar transportasi online yang sangat kompetitif, sedikit perbedaan tentu akan sangat berpengaruh.

Jadi, berdasarkan pendapat saya sejauh ini Uber Car adalah yang terbaik dari segi user experience di Indonesia. Kalo menurut anda bagaimana? :)

Disclaimer: Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak terafiliasi sedikitpun dengan Go-Jek, Grab Car, dan Uber Car

Terima Kasih :)

*Sumber gambar dari Bali Star News

*tulisan ini dipublish juga di www.eckyagassi.com

10

(Sedikit dari) 25th of July, 2016

I always wanted something like this since a long time ago.

Kumpulnya keluarga utama-ku dan keluarga kedua-ku di satu tempat. (Sayang sekali Ms Susi engga sempet hadir)

Meskipun foto-foto diatas terhitung sedikit dan sedikit ‘egois’ pula, aku enggak ada maksud apa-apa. I opened my vscocam and randomly chose some of the pics with better qualities than others.

Malam ini niatku adalah ingin bercerita, dan rasanya kurang lengkap kalau engga ada fotonya.

—Hari itu hari Minggu, tanggal 25 Juli 2016.

Acara ini emang sudah direncanakan dari lama; aku udah berkoar di group —di group Avecgezin inti iya, di group cewek-cewek aja juga iya— sejak kira-kira satu bulan yang lalu, pas masih libur.

Semuanya aku siapin matang-matang: dari hal-hal paling kecil sampe hal-hal besar. Nyari party planner yang ‘enakeun’ itu ga gampang ya ternyata, dan aku jelas-jelas ga pake party planner yang sama seperti tahun lalu, karena yang itu jelas-jelas…

…mengecewakan. (Baca: bikin naik darah)

Namun, alhamdulillah acaranya selesai juga, walau asli, cape banget-banget. Tapi aku ngeliat foto-foto dan video-videonya, lalu capekku tidak terasa apa-apa. Seneng banget akhirnya punya acara berjudul acaraku, dan ngerayainnya sama kalian semua❤️

It was such an unforgettable one.

Apalagi.. pas bagian buka kado.

Setelah pas tanggal 21 Juli aku dapet kado dari sebagian gadis-gadisku, kemaren ternyata yang lain juga bawa kado….

Yang sukses banget bikin aku terharu.

People, ask me the definition of true friends, and my answer will be them.

Pas hari Kamis, 21 Juli…

Icha ngasih aku satu kardus berisi amunisi hidup di asrama: dua lusin mie goreng rendang, rumput laut, milo dan fullo. + surat yang bikin senyum-senyum sendiri tiap dibaca. MAKASI IH TAU AJA AKU LAPERAN WAE. 😌

Raisa ngasih aku tas warna soft-pink dengan motif lucuuuuuuk banget, + surat yang lucu juga, tentu saja. Nisa ngasih aku tas pink juga!!!!!! It’s as cute as the bag Raisa gave me, cuma beda model gitu. (Makasi loh geng tau aja dina belom punya tas pink gitu….) 😂

Terus, Chita ngasih aku lampu belajar yang bentuknya kucing. Katanya, biar Dina rajin belajar. Aminkeun yah lur???????? ☺️

Sabel ngasih aku buku tulis kuning terus bilang, 'Nanti minggu aku kasih kado lagi lho din..’ Eh beneran. WHY U GOTTA BE SO KIND BEL??????? Padahal mah dikasih permen aku juga seneng. ☹️

Aranti ngasih aku bantal bentuk huruf A. Gemes banget. Enak dipeyuk, bisa dibawa ke mobil dan ke kelas… Eh? 😋

Terus, Mella ngasih aku tas warna merah dan Echa ngasih aku tas sekolah warna coklat. Lucunya, dua-duanya mereknya sama. Dua ini sama-sama tas dan sama-sama ngasih surat pake kertas pink; dan isinya juga sama-sama sedih…

(Aku) nangis mulu deh pokoknya hari itu, apalagi pas malem-malem bacain surat-surat dari kalian. Sedih… ☹️

Sambil mikir terus,

……….Ya Allah, I’m lucky I’m lucky I’m lucky.

(Girls, thank you girls for making me feeling so loved) I couldn’t thank much, biar Allah aja yang membalas. 😞❤️

Aku ngiranya udah itu aja, eh taunya pas Minggu… Baiknya kalian ga ilang-ilang.

Dimulai dari usulan anak-anak biar cepet buka kado dari Mz + Pipo + Hikam. (Soalnya emang bikin kepo parah.)

Pertamanya aku kira hewan. Atau tumbuhan. Soalnya dari H-3 acara, Mz udah kode-kode gitu. Katanya 'Gue punya kado lho din,’ dan selalu bilang, 'Nanti dirawat baik-baik ya..’

Kan kayak mau dikasih anak kucing aja gue. Atau tumbuhan.

…..Dasar trio iseng.

EH ISINYA HELM MOTOR. Plus sticker-sticker 'Hbd Andina’ buatan Pipo.

Plus sticker The Archies.

Walaupun ngakak, tapi aku seneng. Seorang Mz, Pipo dan Hikam peduli juga. Makasi garelo😚

Lanjut ke kado lain —

Ale dan Agung ngasih boneka: GEMASH. Kirain Ale pas Sabtu mau jalan-jalan iseng, eh taunya beli kado. Bonekanya lucu, tapi suratnya lebih lucu lagi.

Intro panjang ala-ala anak cowok, lalu ditutup dengan kalimat,

“Happy birthday, our future economist.”

Speechless. Doakan aja ya geng. ☺️

Lalu….. Ada Kintan yang ngasih boneka sapi-babi (aku masih enggak yakin itu apa…) dan Siva yang ngasih buku tulis dengan motif-motif bunga yang aestethic PARAH. Makasi ya geng non asrama-ku!

Terus ESTI yang ngasih bantal leher LAGI. Demen banget emang si ini dari tahun lalu. Bantal leher emang kepake banget, tapi. Makasi gadis Batam-ku, alias, ekhem…. kakak iparku. 😋

(EH????)

Terus Sabel juga ngasih kado tambahan bantal leher, terus duo sholehah Umi & Aufa yang ngasih baju + kalung gemash. Terus boneka-selimut warna pink dari Yumna, yang lucunya engga ada dua. Dan novel puisi-nya juga bagus. Kado dari Lipuy juga bagus, terima kasih gadis-gadisku❤️

Terus novel Matahari & notebook dari my fav couple Ala-Andy, zoya item dan zoya dongker dari pacar sahabatku Raka, lalu Farhan yang ngasih kado 'ini bisa bikin masa depan lo cerah din’ —yaitu lampu belajar juga.

Dhio ngasih kalung + anting padahal jelas-jelas doi tau tindikan aku udah ilang, dasar pikun. (Tapi bagus banget sebel) Terus Apis ngasih box merah ala-ala tempat cincin,

eh isinya tali sepatu.

Makasih ah geng, cinta kalian❤️

Eits tapi belom selesai —ada juga kado dari Bagen yang isinya kaos design & merek dia sendiri, dengan notes,

“Kata anak-anak ukuran baju lo L.

(Sekarang mah udah M tau, gen..)

Belum lagi Nisa yang ngasih birthday sash —ide Echa & Dhira juga. Dhira juga yang ngasih tas item, walaupun telat karena pas hari H enggak bisa dateng.

Belum lagi mawar dari Echa-Raka. Lalu mawar pink satunya lagi, dan sebuket bunga kertas dari Ade —ehe.

Terus,

Senang sekali rasanya liat Dito kenalan sama cowok-cowok angkatanku, atau Adi yang berinteraksi terus sama semua orang.

Atau Ibu yang membagi cerita, dan Bapak —tentu saja, yang ngelawak terus.

Terhitung dari tanggal 20 sampai 25 July, itu semua hari-hari terbaik yang pernah aku punya.

Even without me getting all the pics of it, I’ll always have the picture of those five amazing days in my memory.

Dan tanpa kalian, Avecgezin-ku —dan Bapak Ibu Dito Adi, semuanya engga akan terjadi.

Jadi, satu: terima kasih geng. Sekarang kita harus kurangin seneng-senengnya, hura-huranya, banyakin belajarnya.

Everyone should feel the same way as I do on their birthday. I’m responsible of that since now on.

Dan, dua: terima kasih Bapak Ibu Dito Adi —walaupun kita ldr (HAHAHA) tapi ketahuilah bahwa alasan putri sulungmu, —kakak pertamamu, sedang berjuang keras disini:

Adalah kalian ber-empat.

Agar tahun depan, gantian,

Aku yang membuatmu bahagia.

Dengan sepatah dua kata selamat atas penerimaanku di universitas impianku itu.

Sampai hari itu, biarkan aku berjuang mati-matian dulu. Kalau tiba-tiba aku leyeh-leyeh, ingatkan aku.

Tertanda,
Si Gadis bulan Juli

Sebagian lelaki berkata,“Betapa sulitnya menemukan Wanita Sholehah di zaman sekarang.” Dan sebagian wanita juga berkata,“Betapa susahnya mencari Lelaki Sholeh saat ini.” Mungkin pernyataan diatas ada benarnya juga walaupun tidak mutlak.
akan tetapi yang lebih penting,alangkah baiknya kalau pernyataan tersebut kita tujukan untuk diri sendiri terlebih dahulu sebelum diucapkan kepada orang lain. “Sudah menjadi Lelaki Sholehkah diriku?” Sudah menjadi Wanita Sholehahkah diriku?“ Kadang kita terlalu sibuk untuk menilai orang lain sehingga kita lupa menilai diri sendiri.

Kita terlalu sibuk mencari sosok yang menurut kita Sholeh atau Sholehah.
Kita terlalu sibuk mencari sosok yang baik.
Sementara kita sendiri lupa untuk berusaha menjadi sosok tersebut.

Seharusnya…Muncul satu pertanyaan,"Sudah pantaskah kita berharap untuk bisa mendapatkan sosok yang Sholeh atau Sholehah?” 😢
Jawabannya berpulang pada diri kita masing-masing. 😁

Tak perlu bersusah payah untuk mencari yang Sholeh atau Sholehah.Tapi berusahalah menjadi si Sholeh atau Sholehah terlebih dahulu.

Jangan mencari tapi menjadi.
jangan mencari yang baik,tapi jadilah yang baik.
jangan mencari yang sholeh, tapi jadilah sholehah terlebih dahulu.
jangan mencari yang solehah, tapi jadilah sholeh terlebih dahulu.

Tetapi ingatlah menjadi soleh dan solehah bukan karena hanya ingin mendapati yang soleh atau solehah pula, tapi luruskan niat semata-mata hanya ingin mendapat ridho dari Nya.
InsyaaAllah jalan kedepannya akan di mudahkan oleh Allah.
Aamiin Allahumma Aamiin 😊
.
.
Kontribusi oleh @rinimasyita

Made with Instagram