ddia

thavidu22  asked:

No entiendo, Abi murio triturada o por una sierra que partio su cabeza en dos? La confusion me da calambre cerebral :,v

vera, en el dia numero 5, abigail sufrio

dia 1: se rompio varios huesos

dia  2- atravesada :D

dia 3- volvió a coserse la cara

dia 4- sierra en la cara 

y dia  5: una trituradora de metal la mato :D

XD

Q : Assalamualaikum. Sebenernya baru beberapa halaman baca catatanbesarku ini (dgn tidak sengaja). Seketika ada reblog-an yan membuat hati langsung “deg”. Tentang hashtag #udahPutusinAja. Hmm.. Saya sama pacar saya udh 5 thn pacaran (dari SMA) skrg menjelang 6 thn. Udh 3 thn terakhir kita ngejalanin hubungan LDR karena dia menempuh pendidikan di kota lain. Meskipun kita ketemu 6 bulan sekali, komunikasi hanya lewat skype & line, apa Allah masih merestui hubungan yang “seperti ini”?

A : Wa’alaykumussalam, terimakasih sudah baca :)

Hm, sejujurnya Allah tidak merestui hubungan berupa pacaran :’)

Karena pacaran itu haram. Kenapa? Coba kita perhatikan, kalo orang yang pacaran pasti kalo udah nikah bilangnya “alhamdulillah sudah halal” atau “kapan kamu berniat menghalalkan aku?”

Berarti sebenarnya sejak awal, orang yang pacaran tau bahwa hubungannya itu haram.. :’)

Apa-apa yang sudah Allah haramkan, tandanya pasti berefek buruk buat kita. Misal, Allah mengharamkan kita makan babi, ternyata setelah diteliti, baru tau bahwa dalam tubuh babi tidak ada satupun yang baik bagi pencernaan ataupun kesehatan kita :D

Misalkan kedua, kenapa kita dilarang pacaran, karena kalau kita pacaran itu kita cenderung sering berharap pada dia, yang saat ini belum pasti, belum ada ikatan yang sah dihadapan Allah. Kenapa belum sah? Kan pacar kita belum ada melakukan ijab kabul dengan penghulu atau wali kita, jadinya hubungan semacam itu belum ada nilainya dan tanggung jawabnya dihadapan Allah.

Yang kasihan adalah perempuan. Perempuan punya kehormatan yang seharusnya diberikan untuk orang yang berani “mengambil” perjanjian yang kuat di hadapan Allah, yaitu perjanjian ketika ijab kabul :D

Dia berjanji pada Allah akan bertanggung jawab atas kesalahan kita, atas nafkah diri kita, dia berjanji akan menjaga kita. Dan kalau dia suatu saat tidak bertanggung jawab, lalai, tidak memberikan hak kita, maka dia termasuk orang yang ingkar dan melanggar janjinya kepada Allah :)

Kehormatan disini bisa artian fisik, bisa juga kehormatan yang berupa sikap kita, perasaaan serta hati kita yang harusnya terjaga untuk orang yang sudah ditetapkan Allah jauh jauh hari untuk kita :)

Lola minta maaf sekali mesti ngomong gitu, lola paham pasti sulit melepaskan orang yang sudah bersama dengan kita sekian lama, dan kita dilemma karenanya. Tapi, kita semua sama sama yakin, segala sesuatu yang dilepaskan untuk Allah, pasti akhirnya baik. Allah Maha Kaya, tidak akan sulit bagi Allah untuk memberikan pengganti pada saatnya atau kembali mempertemukan kamu dengan yang kamu cintai^^

Jangan takut mengambil keputusan, selalu niatkan untuk Allah, maka pertolongan dan kemenangan akan datang dari arah yang tidak disangka sangka :)

Semangat!!! Jangan berpikir sudah telat, lola dulu pun juga gitu. Pernah pacaran, mengaku salah dan tidak mau mengulanginya lagi setelah tau ilmu yang benar :)

*hug from padang*

Wallahua’lam. Mohon maaf kalo salah ya :3