danur

“DANUR” - SARASVATI

 Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek musikal solonya, Sarasvati. Menuliskan pengalaman pribadinya, kisah-kisah ‘unik’ yang dialaminya ataupun yang dibagi orang lain kepadanya, demikianlah tutur Risa dalam bentuk rangkaian kata-kata.

 Sebuah buku berjudul “Danur” pun dirilis sebagai bentukan karya dari Risa Saraswati. Mengiringi buku tersebut, single dari Sarasvati dengan judul yang sama juga dirilis untuk dibagikan secara cuma-cuma. 

 "Danur" sebagai single terbaru Sarasvati ini merupakan “pemanasan” menuju album terbaru proyek solo Risa, dibagikan secara cuma-cuma. Karya ini didedikasikan untuk siapapun yang merindukan karya terbaru baru dari Sarasvati. Diberi judul yang sama dengan buku perdana yang ditulis oleh Risa Sarasvati yaitu “Danur”, karena tema yang diangkat dalam single “Danur” ini secara lirik mengangkat kisah persahabatan, sama dengan apa yang ditulis Risa Saraswati dalam bukunya.

 

Egi Anggara, gitaris yang berperan sebagai arranger dari lagu-lagu Sarasvati, memberikan warna yang menjadi ciri khas Sarasvati dalam lagu “Danur”. Setia dengan nuansa teatrikal dengan instrumen orkestrasi klasik, seperti violin, piano, dan cello. Single “Danur” menjadi lebih istimewa karena dalam lagu ini Risa Saraswati berbagi porsi menyanyi bersama sahabatnya, yaitu Arina Ephipania (Mocca). “Akhirnya saya bisa bernyanyi berdua dengan Arina dan nyanyiannya dalam lagu ini adalah kenang-kenangan yang Arina berikan untuk saya dan Sarasvati tepat sebelum kepindahannya ke negeri Paman Sam. Sangat istimewa,” menurut Risa tentang keterlibatan Arina di lagu ini.

Mendengarkan single “Danur” sembari membuka lembaran-lembaran halaman buku “Danur”, akan membuat penikmat musik Sarasvati masuk ke dalam dunia yang berbeda, dunia yang Risa ciptakan dalam karyanya dalam bentukan tulisan dan lirik lagu. (Pak Dosen dan Risa)

 

 

BUKAN MANAGEMENT

bukan.management@gmail.com

SARASVATI MANAGEMENT

SYAUQY LUKMAN - 08122025697

EMAIL: risasarasvati@gmail.com

FB: http:/facebook.com/risasarasvati

TWIT: @sarasvatimusic

 

Made with SoundCloud

New Single From Sarasvati

DANUR

Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek musikal solonya, Sarasvati. Menuliskan pengalaman pribadinya, kisah-kisah ‘unik’ yang dialaminya ataupun yang dibagi orang lain kepadanya, demikianlah tutur Risa dalam bentuk rangkaian kata-kata.

Sebuah buku berjudul “Danur” pun dirilis sebagai bentukan karya dari Risa Saraswati. Mengiringi buku tersebut, single dari Sarasvati dengan judul yang sama juga dirilis untuk dibagikan secara cuma-cuma.

“Danur” sebagai single terbaru Sarasvati ini merupakan “pemanasan” menuju album terbaru proyek solo Risa, dibagikan secara cuma-cuma. Karya ini didedikasikan untuk siapapun yang merindukan karya terbaru baru dari Sarasvati. Diberi judul yang sama dengan buku perdana yang ditulis oleh Risa Sarasvati yaitu “Danur”, karena tema yang diangkat dalam single “Danur” ini secara lirik mengangkat kisah persahabatan, sama dengan apa yang ditulis Risa Saraswati dalam bukunya.

Egi Anggara, gitaris yang berperan sebagai arranger dari lagu-lagu Sarasvati, memberikan warna yang menjadi ciri khas Sarasvati dalam lagu “Danur”. Setia dengan nuansa teatrikal dengan instrumen orkestrasi klasik, seperti violin, piano, dan cello. Single “Danur” menjadi lebih istimewa karena dalam lagu ini Risa Saraswati berbagi porsi menyanyi bersama sahabatnya, yaitu Arina Ephipania (Mocca). “Akhirnya saya bisa bernyanyi berdua dengan Arina dan nyanyiannya dalam lagu ini adalah kenang-kenangan yang Arina berikan untuk saya dan Sarasvati tepat sebelum kepindahannya ke negeri Paman Sam. Sangat istimewa,” menurut Risa tentang keterlibatan Arina di lagu ini.

Mendengarkan single “Danur” sembari membuka lembaran-lembaran halaman buku “Danur”, akan membuat penikmat musik Sarasvati masuk ke dalam dunia yang berbeda, dunia yang Risa ciptakan dalam karyanya dalam bentukan tulisan dan lirik lagu.

Made with SoundCloud

Derap langkahku terseok
Amar harap elok
Badik sayati relungku
Pijarmu memaku

Secampin kau terilhami
Asa kerap mati
Tegarlah kau disampingku
Cabir tak berliku

Lunglai kita saling menggenggam, risau hilang meski mencekam
Cadung jiwa terus berlayar, meski kelam selalu berputar

Geletar hati gentar isak tangis pudar
Rinai hujan menebar
Dan intuisi jiwa berakhir nestapa
Kita tetap berdua

Made with SoundCloud
Kisah Dibalik Peluncuran Buku Danur

Apakah kalian familiar dengan seorang wanita bernama Risa Saraswati?yes yes..tidak lain dan tidak bukan dia adalah penyanyi dari sebuah band Sarasvati yang pada tahun 2010 sudah mengeluarkan mini album berjudul Story Of Peter. Tapi kali ini saya tidak menyorot band tersebut, melainkan akan sedikit bercerita tentang Dibalik Peluncuran Buku Danur. Yak, Danur ini adalah judul sebuah buku yang dituliskan oleh Risa Saraswati yang diterbitkan oleh Bukune. Danur sendiri mengandung pengertian air yang muncul dari jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk, ngeri yah..ahaha!!

Dibuku ini mungkin kalian akan menemukan jawaban-jawaban yang selama ini kalian tanya-tanya kan kepada teteh Risa, karena didalam buku ini banyak sekali penjelasan maupun cerita dari Risa Saraswati perihal pertemuan dia dengan makhluk gaib (mungkin biasa kalian sebut Hantu atau Setan). Tapi tenang saya tidak membahas itu sekali lagi, saya hanya akan membahas cerita-cerita Dibalik Peluncuran Buku Danur..hehe!!ok mari kita mulai..

Seingat saya pada waktu itu saya sedang berada di Omuniuum, saya lupa tanggalnya pokoknya beberapa hari menjelang tahun baru lah..hihi!!sedang berbincang-bincang seperti biasa bersama Mas Trie, Teh Boit dan juga Nasrul (maafkan kalo saya lupa yang lain), ditengah perbincangan yang cukup seru datang lah Risa berserta rombongannya, lalu kami pun menyambut mereka dan disela-sela penyambutan itu tiba-tiba Risa berkata “pengen buat launching si buku nih” dan dengan seketika Mas Trie pun membalas “loe rencananya mau dibuatin sama siapa sa?kalo belum ada, gimana kalo gw yang buatin launching buku loe?trus rencananya kapan?”. Tanpa basa basi Risa pun tampak sumringah, lalu meng iya kan pertanyaan sekaligus pernyataan dari Mas Trie..ahaha!Risa juga membalas “tanggal 22 Januari rencananya mas”. Kurang lebih seperti itulah kondisi pada malam itu. Sebenarnya dibalik pertanyaan Mas Trie tersebut, dia sudah memikirkan keinginannya untuk membuat launching buku Risa tersebut..ngeri ye Mas Trie..ahaha!!

Saya pun didaulat oleh Mas Trie untuk menjadi project officer dari acara ini, tapi saya mengerjakan ini tidak seorang diri, senangnya banyak teman yang membantu saya. Acara ini berlangsung di Potluck, yang saya ketahui dari Potluck sendiri adalah mereka memiliki ruang yang terbatas. Maka saya bersama teman-teman dan juga pihak penyelenggara dalam hal ini Omuniuum sangat memutar otak, terlebih lagi saya mendapatkan kabar kalau launching buku Danur ini dipercepat yang tadi tanggal 22 Januari menjadi 13 Januari..gilaaaa!!karena saya menerima kabar ini pada awal Januari. Maka saya dan pihak penyelenggara menjalankan konsep yang dapat dikatakan sangat sederhana.

Dalam penyelenggaraan acara ini pun saya mencari beberapa band untuk mengisi di acara launching ini yang saya rasa cocok, maka didaulat lah Nadafiksi, Chamberlain dan Deugalih. Juga adanya teman-teman dari Risa yang ikut berbicara dalam diskusi buku Danur ini, sebut saja Diantra, sebagai illustrator dari buku Danur dan juga Angkuy yang berkesempatan ditunjuk sebagai moderator. Adapun teman-teman Risa yang lain seperti Tulus, Allison dan Stephen yang turut serta dalam pembacaan narasi dari buku Danur ini.

Untuk pembuatan poster dari acara ini saya dan pihak penyelenggara menggunakan jasa Ferancis mungkin lebih dikenal dengan panggilan akrabnya yaitu Acis. Dan dengan cepat Acis membuat poster ini, karena artwork poster ini pun diambil dari salah satu gambar yang ada di halaman depan dari buku Danur yang merupakan karya dari Diantra.

Dalam acara ini kenapa saya menyebutkan “dibantu oleh teman-teman”, karena saya juga melibatkan Sarasvamily, bila kalian belum tau apa itu Sarasvamily, mari saya jelaskan sedikit. Jadi Sarasvamily ini adalah fanbase dari Sarasvati, mereka bisa dikatakan sangat loyal kepada Sarasvati dan alangkah senangnya menurut saya bila mereka juga dilibatkan dalam acara launching ini.

Seperti itu lah sedikit kisah Dibalik Peluncuran Buku Danur, semoga kalian berkenan dengan apa yang saya tuliskan. Dan terima kasih untuk pihak penyelenggara yaitu Omuniuum yang sudah mempercayakan saya sebagai project officer acara ini, juga kepada teman-teman baik itu pengisi acara, band dan Sarasvamily yang sudah membantu saya. Sangat menyenangkan, semoga saya masih bisa membuat launching-launching buku yang lain.

-Thx-

photo and edited by Nasrul Akbar

Sarasvati, Story of Peter dan Danur

External image

Sarasvati? Ok, mungkin sebagian besar pada kenal kali yah sama artis satu ini. Yeah, siapa yang gak tau dia, artis yang punya nama asli Risa Saraswati ini, yang terkenal lewat lagu kontroversialnya yang punya judul “Story of Peter” dan juga kesenangannya dengan dunia-dunia yang sangat mistis. Ok. Patut diakui, gue suka sama artis yang satu ini. Kenapa? Suka lagunya, suka bangeet, karena pada dasarnya gue suka dengan lagu-lagu yang dia nyanyiin dengan unsur etnik tapi catchy pembawaannya. Apalagi begitu ngeliat perform dia langsung di Kampus Universitas Maranatha, dimana dia hadir dengan aksi panggungnya yang total abis, yang bikin gue makin demen sama cewek yang satu ini.

Ok. Sarasvati, Story of Peter dan Danur. Liat gambar diatas? YEAAAH! Akhirnya kesampaian juga beli buku karangan dia dan juga CDnya. Hahaha, butuh berhari-hari untuk nyari bukunya dan butuh berbulan-bulan buat dapetin CDnya.

Awalnya pas mau nyari CDnya ini ada keinginan besar buat per order ke toko yang biasa jual CDnya ini, tapii begitu tau tempatnya di Bandung, ngapain juga gue PO, mending langsung ke tempatnya, iyakan? Cumaan, dasar pemales jadinya gak kebeli-beli. Dan soal bukunya, gue udah tau kalo mbak yang satu ini mau ngeluarin buku yang judulnya “Danur” dan begitu ke Gramedia, gue liat bukunya masih tersedia banyak disitu. Cuman, karena punya keinginan lain, jadinya gak langsung beli.

Sampai akhirnya, baca-baca twitter dan banyak yang bilang kalo bukunya bagus dan sebagainya. Makin penasaran gue, dan dalam hati merutuk karena gak langsung beli bukunya. Apalagi pas tau  kalo di Gramedia buku ini udah SOLD OUT. Ouuuch, gue langsung panas dingin karena takut. Hahaha, iya lebay lebay.

Pas hari Senin, gue udah niatin buat beli bukunya,  masalah CDnya, ya udahlah karena males ke tempatnya, gue niat PO aja. Daaan, bener aja deh, begitu sampai di Gramedia, bukunya abis dan gak ada. Lemes deh. Kesel aja, niat kesini yang ada malah keabisan bukunya. Dan, akhirnya gue pergi ke Gramedia yang lain, dan taunya beneran, SOLD OUT, dan mas CSnyapun menawarkan buat PO aja, cuman gue males, iya males bangeet.

Dengan hati gak puguh, gue langsung searching toko yang dikenal suka ngejualin barang-barangnya Sarasvati, ok namanya Omuniuum. Daan, begitu liat, mereka udah tutup PO Danur dan asyiknya lagi, dengan harga yang sama bisa dapetin buku plus TTDnya Mbak Risa. SUCK. Gue garuk-garuk kepala, KENAPA GAK DARI KEMAREN-KEMAREN?? Cuman bisa pasrah aja.

Sampai akhirnya, hari Rabu tiba  (hahaha)  dan ceritalah ke temen kalo hari ini rencananya bakalan PO aja bukunya, tanpa nyari-nyari ke toko buku. Tapi, temen ada yang nyeletuk dan bilang kalo bukunya udah ada di Gramedia. Excited abis. Pulang kampus, langsung berencana kesana, tapiii kayaknya gak afdol kalo gak beli CDnya juga, dan langsung punya rencana, Omuniuum, dan Gramedia.

Pulangnya, akhirnya gue kesana sendirian. Mengenai Omuniuum, gue sendiri gak tau persis letaknya, cuman tau di daerah Ciumbuleuit di depan UNPAR. Kesanalah gue, nekat. Iya. Karena gue jarang banget ke daerah itu.  Akhirnya, dengan dua kali naik angkot gue nyampe di Omuniuum dan langsung beli  CDnya, sambil nanya-nanya tentang bukunya Danur, tapi katanya gak restock, kalopun restock juga yaaah nunggu sisa. KELAMAAN.

Dan setelahnya, langsung pergi ke Gramedia, tanpa harus naik ke atas, bukunya udah tersedia di bawah. Senengnya bukan main, dan langsung bayar. Hahaha. Akhirnya oooh akhirnya, begitu pulangpun gue senyum-senyum geje karena udah punya buku dan CDnya. Fiuuuh, perjuangan yang menyenangkan…

Sebuah Kutipan dari Danur.

Danur oleh Risa Saraswati.

Hal.157. “Jika banyak laki-laki di dunia ini mengeluhkan pasangan mereka yang terlalu menuntut, aku beruntung karena kamu selalu membiarkan saya menjadi diri sendiri seburuk apapun itu. Menurutmu itulah yang paling penting dalam sebuah hubungan, menjadi diri sendiri dan mengubahnya bersama-sama jika itu adalah sesuatu yang buruk.”

Hal.162. “Dia selalu berkata bahwa akulah malaikat penolong yang membuatnya menjadi seseorang yang lebih berguna. Dia salah.. aku hanya mendampinginya. Aku berjalan membantunya terus melangkah agar tak lelah menghadapi hidup yang terkadang membuatnya jengah.”

Novel kesekian yang insipratif buat saya khususnya. Recommended buat dibaca terutama dibeli hhhii :“> :’)

External image