cucy

* WANITA WAJIB TAU *


TIPS KEREN SEPUTAR DUNIA PERDAPURAN

1. agar telur rebus tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masi panas

2. agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk ato lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng

3. saat mencuci kangkung, arnong/selada air ato genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati .. biasanya yg hobi nongkrong disitu lintah, keong, ulat dan cacing air.. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini

4. agar tahu awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan didalam tupperware tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas insya allah bisa tahan 1minggu

5. untuk mengetahui telur busuk atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air tandanya telur busuk

6. ketika akan mengocok telur untuk berbagai macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang (bukan dingin karena baru keluar dari kulkas, hal ini bisa membuat adonan tidak ngembang)

7. jika menyimpan sayuran di dalam kulkas, jangan pakai keresek tapi gunakan koran dan majalah bekas, sebab ini bisa mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa mengakibatkan sayur cepat busuk

8. untuk menetralisir bau dalam kulkas belah kentang dan letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas

9. agar ikan tidak lengket dipenggorengan, gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, jangan sekali-kali menggoreng ikan diwajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, sebab sudah pasti ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, bisa juga olesi sedikit garam ke wajansebelum dituangi minyak

10. untuk menghilangkan rasa panas ditangan akibat terlalu lama berkontak dengan cabe ato sambel, (kata orang jawa tangan wedhangen) bisa dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3kali, kemudian lap dan masukkan tangan kedalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar,, fiuuhhh dijamin rasa panas ditangan akan hilang

11. agar mata tidak pedih ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, cara ini insya allah ampuh menghindarkan mata agar tidak pedih

12. agar beras tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yg berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang plastiknya.. kutu beras tidak suka aroma kopi jadi insya allah dia tidak akan berani datang ke beras

13. jika peralatan masak kusam akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunir, ato panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan.. ambil sesendok baking soda beri sedikit air gosok-gosok ke panci.. diamkan sebentar, lalu bilas.. jika masih ada noda bisa diulang lagi

14. agar kembang kates, daun kates/pepaya dan pare tidak terlalu pahit ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis .. rebus sebentar di air rebusan
daun jambu biji .. (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendidih, masukkan daun jambu, tunggu 5menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar matikan api.. baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera.. (kalo daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu)

15. agar tempe tidak mudah busuk, jangan simpan didekat garam

16. jika menyimpan daging di freezer, pastikan daging tidak keluar masuk freezer berualangkali karena hal ini bisa membuat bakteri berkembangbiak, jadi potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan perkiraan kebutuhan per tiapkali masak dan simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah sehingga ketika akan mengambil, bisa ambil seperlunya saja..

Semoga bermanfaat


copas dari grup sebelah, 

BE YOUR SELF GAIS!

Hi gais, i bkn nk mengamuk sakan ke ape. To b honest, please b yourself. Jgn nk bajet alim suci segala tu. F u rase u alim suci segala, u takpyh ade tumbr acc la kot.Ape point u ade tumblr ni? Nk cuci mata u kn?nk tgk cipap org tetek org bontot org kn?as a modal melancap shoot dinding sampai leleh leeh! Puihh.sorry. I muak la dgn org yg fake ni!pandai nk komen cipap i burok la cipap itam lah cipap barai lah tetek londeh puting itam mcm keling lah bontot beso bontot londeh..FYI, cipap i cantik lg merah menyala kulit cipap tak gelebeh ketat lagi even i kuat kangkang. Sp yg pernah try i dorg tau who i am. And sometimes i post pic cipap tu mmg nmpk itam sbb lighting. Kadang tu snap pic tgh memantat, mmg la nmpk itamnya tu. Susah kalau org tahu nk mengutuk je. Cmtu nnt uols cr yg putih gebu gebasss je tau bila nk memantat! Hello gais! If i sua dpn muka pun u jilat lah! U Kongkek jgk yg u ckp itam itam tu. Puihhh la. Nk yg suci suci u jgnla view tumblr i. I mmg tak baik suci pn takde. Tp at last im be myself. Dont b pretending like an angle.

Sory,membebel🙄😑
XnadpenatX

Niat, Lagi-Lagi Niat

Jika niatmu menikah agar ada yang nemenin manjat gunung, njebur laut, guling-gulingan di padang ruput, urungkan dulu niatan nikahmu.

Jika niatmu menikah biar ada yang nemenin njenguk bioskop, toko buku, serta nonton konser artis korea dan sesamanya. Urungkan dulu niatmu, terlebih jika calonmu belum mapan, bukan anak orang kaya, atau bukan pula yang bersin saja bisa jadi uang.

Sebagai anak yang tahu diri biasanya kita akan malu dapet sokongan dari orangtua bila telah menikah.

Pernikahan itu tak seharum aroma bunga kasturi bila yang dikejar selalu bahagia dunia, di dalamnya ada kompleksifitas yang nyata.

Bisa jadi saat kita masih sendiri menabung sekian juta perbulan adalah hal yang aman, coba kalau sudah nikah, pasti kepikiran, duh pengen beliin istri mesin cuci ah biar enggak terlalu cape. Duh, pindah kontrakan yang lebih gedean ah biar istri lebih lega. Duh, kalau duitnya buat bangun/nyicil rumah saja gimana ya.
Duh, ini mending ditabung buat kelahiran anak. Duh ini, duh itu.

Duit buat jalan-jalannya dari mana tong kalau udah abis buat nyicil ini itu?

Duh, Mbak, jika bapakmu bukan orang berada, calon mertuamu pun demikian, dan calon suamimu kerja saja masih serabutan, dan kamu kuliah saja belum kelar, atau sama juga masih pengejar kerjaan. Pikir-pikir dulu deh niatan nikah mudanya kalau yang diharapkan dalam pernikahan adalah partner jalan-jalan, partner nonton konser, blusukan dan segala jenisnya.
Karena dalam pernikahan beberapa hal yang sepele saat dilakukan sendiri bisa menjadi begitu mahal.

Jika niatnya cuma buat nyari teman senang-senang, sungguh urungkan dulu niatan nikahnya. Kenapa tidak belajar lebih dalam dulu tentang makna menyempurnakan setengah agama. Bukankah sejatinya pernikahan itu menyempurnakan setengah agama? Bila niatannya memang sudah benar-benar menuju Tuhan, lagi, lagi dan terus, niscaya segala bentuk keadaan dalam rumah tangga bisa dijadikan sumber bahagia.

Tapi jika ekspektasi menikah adalah ada partner senang-senang, niscaya akan ada saat dimana kau menyesali kenapa memilih nikah muda. Lebih baik, selesaikan dulu pemikiran senang-senangnya.

hal yang paling jago saya lakukan sebagai perempuan–setelah menikah dengan mas yunus sejauh ini–adalah ketiduran. ketiduran shubuh-shubuh, ketiduran pagi-pagi, ketiduran siang-siang, ketiduran sehabis magrib, ketiduran setiap kepala saya menyentuh benda yang cukup nyaman. bahkan, saya bisa ketiduran di atas sajadah yang ada busanya.

hal kedua setelahnya adalah menjadi panik saat mas yunus datang dan saya ketiduran. apakah baju saya cukup bagus? apakah rambut saya awut-awutan? apakah rumahnya berantakan? apakah masih ada waktu untuk cuci muka, sikat gigi, nyemprot parfum, pakai gincu? apakah–oh ini yang paling buruk–nasi di magic jar masih cukup untuk makan mas yunus? apakah makanan siap?

seperti malam itu waktu mas yunus terlambat pulang. tiba-tiba saya terbangun karena telepon dari mas yunus jam 9. mas yunus bilang baru akan pulang dan minta tolong saya untuk membukakan pintu. saya berharap mas yunus sudah makan malam, tapi mas yunus bertanya apakah saya masak nasi yang artinya mas yunus belum makan.

kepanikan dimulai dan saya langsung beringsut ke dapur. untungnya, saya selalu menyediakan makanan sehat siap masak setiap siang. bahan masakan ini sudah dicuci, sudah dipotong, sudah dibumbui, atau sudah setengah matang, sudah siap ditumis direbus atau digoreng. bagaimana caranya supaya makanan bisa siap dalam 15 menit, namun tetap segar dan hangat karena baru dimasak.

betapa leganya saya. ketika mas yunus selesai sibinan dan salin, makanan sudah siap. kami makan jam setengah 10 dengan nasi, kering tempe, ayam goreng tepung, dan tumis buncis telur orak-arik yang hangat. dan… betapa bahagianya saya karena sekarang-sekarang mas yunus sering bilang “hmm enaak”. bahkan mas yunus senang menggado lauk-lauk (lagi) setelah makan. rasanya seperti memenangkan medali lari. biasanya saya yang tanya “gimana makanannya?” lalu mas yunus akan bilang “lumayaan”–yang berarti, yah bisa dimakan-lah.

sayangnya, mas yunus masih harus mengerjakan tugas-tugas. sepertinya mas yunus tertidur jam 12 malam di depan laptop. rencana bercerita a-z dan menunjukkan naskah baru saya pun gagal total.

suara-suara dari masjid mulai terdengar, artinya shubuh akan segera datang. saya membangunkan mas yunus yang posisi tidurnya tidak berubah sedikit pun sejak semalam karena kelelahan. mas yunus sejurusan bangun dan menuju kamar mandi, memulai kembali harinya. kali ini akan sangat panjang karena mas yunus akan jaga 2 malam, akan tidak berada di rumah selama 55 jam.

masih sambil mengumpulkan nyawa, tiba-tiba saya kesal karena sedih. kenapa waktu cepat sekali berjalan. kenapa sulit sekali bisa sekadar ngobrol dengan seseorang yang padahal tinggal bersama kita. tiba-tiba malam, tiba-tiba pagi, tiba-tiba mas yunus harus meninggalkan saya sendirian (lagi).

ini adalah kenyataan yang harus diterima oleh semua orang. waktu selalu ada, tapi seringkali bukan punya kita. kita terikat pada sebuah tatanan yang mengharuskan kita menjual waktu untuk bisa bertumbuh dan bermanfaat. dan di baliknya, ada pula kebenaran yang harus diterima oleh semua orang. jumlah waktu yang digunakan seseorang untuk sesuatu belum tentu berbanding lurus dengan rasa cinta yang dimiliki seseorang untuk sesuatu itu.

di dalam hatinya, bagi mas yunus keluarga adalah–bahkan bukan yang penting, melainkan–segalanya.

saya tahu pasti, masakan saya sebenarnya tidak banyak membaik. yang ada, mas yunus-lah yang semakin banyak bersyukur dengan kehadiran saya, dengan upaya-upaya saya. mas yunus bisa saja makan di luar pada jam yang seharusnya. tapi mas yunus tidak melakukannya karena tentu saya menyiapkan makan malam untuknya.
“kica, ini semua ada nilai ibadahnya,” katanya berkali-kali kepada saya.

mas yunus selalu mengingatkan saya untuk bersabar dan bersyukur–dengan meneladankannya. jika lelah, yang dilakukannya adalah tertawa. melihat mas yunus lelah saja sangat lelah, apalagi mas yunus yang menjalaninya.

tapi, bagian terbaiknya, saya selalu suka peluk dan cium mas yunus sebelum memakai helm dan berangkat pergi. juga, peluk dan cium untuk Kakak.

“kica sabar ya. i love you.”

Sebait catatan nasihat

Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

“Cuciannya kelihatan kurang bersih ya”, kata sang istri.

“Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus.”

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

“Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? ”

Sang suami berkata, “Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita.”

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.

Sebuah pepatah kuno mengatakan bahwa “orang benar akan bertunas seperti pohon kurma”.

Pohon kurma lazim dijumpai di kawasan Timur Tengah. Dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus dan kerap dihantam badai gurun yang dahsyat, hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup. Maka, tidak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada pada akar-akarnya. Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu. Mengapa biji itu harus ditutup batu? Ternyata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya.

“Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah.”
Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa?

Sekarang kita tahu mengapa Allah kerap mengizinkan tekanan hidup datang. Bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat. Tidak sekadar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol “batu masalah” yang selama ini menekan. Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat dan tegar menghadapi beratnya kehidupan.

Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.

Sebait catatan nasihat dari (alm) Ustadz Rahmat Abdullah

sumber : mba dhian di fim club 4 penting

Risau akan kejadian yang menimpa Vincentius Billy, saya menemukan tulisan yang layak direnungkan oleh para orang tua:

KAJIAN PARENTING

By : Ibu Elly Risman
(Senior Psikolog dan Konsultan, UI)

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri .

Jangan memainkan semua peran,
ya jadi ibu,
ya jadi koki,
ya jadi tukang cuci.

ya jadi ayah,
ya jadi supir,
ya jadi tukang ledeng,

Anda bukan anggota tim SAR!
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya.
Tidak ada sinyal S.O.S!
Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya.

#Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, “Sini…Ayah bantu!”.

#Tutup botol minum sedikit susah dibuka, “Sini…Mama saja”.

#Tali sepatu sulit diikat, “Sini…Ayah ikatkan”.

#Kecipratan sedikit minyak
“Sudah sini, Mama aja yang masak”.

Kapan anaknya bisa?

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana,
Apa yang terjadi ketika bencana benar2 datang?

Berikan anak2 kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri.

Kemampuan menangani stress,
Menyelesaikan masalah,
dan mencari solusi,
merupakan keterampilan/skill yang wajib dimiliki.

Dan skill ini harus dilatih untuk bisa terampil,
Skill ini tidak akan muncul begitu saja hanya dengan simsalabim!

Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan.

Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi,
tapi juga lulus melewati ujian badai pernikahan dan kehidupannya kelak.

Tampaknya sepele sekarang…
Secara apalah salahnya kita bantu anak?

Tapi jika anda segera bergegas mnyelamatkannya dari segala kesulitan, dia akan menjadi ringkih dan mudah layu.

Sakit sedikit, mengeluh.
Berantem sedikit, minta cerai.
Masalah sedikit, jadi gila.

Jika anda menghabiskan banyak waktu, perhatian, dan uang untuk IQ nya, maka habiskan pula hal yang sama untuk AQ nya.

AQ?
Apa itu?
ADVERSITY QUOTIENT

Menurut Paul G. Stoltz,
AQ adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami.

Bukankah kecerdasan ini lebih penting daripada IQ, untuk menghadapi masalah sehari-hari?

Perasaan mampu melewati ujian itu luar biasa nikmatnya.
Bisa menyelesaikan masalah, mulai dari hal yang sederhana sampai yang sulit, membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar2 tidak sanggup lagi.

So, izinkanlah anak anda melewati kesulitan hidup…

Tidak masalah anak mengalami sedikit luka,
sedikit menangis,
sedikit kecewa,
sedikit telat,
dan sedikit kehujanan.

Tahan lidah, tangan dan hati dari memberikan bantuan.
Ajari mereka menangani frustrasi.

Kalau anda selalu jadi ibu peri atau guardian angel,
Apa yang terjadi jika anda tidak bernafas lagi esok hari?

Bisa2 anak anda ikut mati.

Sulit memang untuk tidak mengintervensi,
Ketika melihat anak sendiri susah, sakit dan sedih.

Apalagi menjadi orangtua, insting pertama adalah melindungi,
Jadi melatih AQ ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua.

Tapi sadarilah,
hidup tidaklah mudah,
masalah akan selalu ada.
Dan mereka harus bisa bertahan.
Melewati hujan, badai, dan kesulitan,
yang kadang tidak bisa dihindari.

Selamat merenung.🌷🌷🌷

3.21 a.m

ketahuilah, ujian yang Allah beri buat kalian ini tanda Allah sayang. Allah nak cuci segala kekotoran yang tertinggal di bumiNya. Tetapkanlah hati. perbanyakkan doa & istighfar. Jangan sesekali terdetik dihati menyalahkan takdir Illahi.

Syukur Ya Allah kerana Engkau beri peluang buat diri ini untuk bersama dengan mereka merasai nikmat ini. cc : @yamuhammad

#thedaiegraphy #prayforummah #prayforpantaitimur #twt_insta #ikutcarakita #abuhanifah #hakhada #dakwahmudah #prayformalaysia

Made with Instagram
IIUM confession. Ambil iktibar :'(

Sorry ganggu smua.. just nk kongsi satu cerita dri IIUM confession..yg kita boleh jadikan pengajaran dri cite ni.. nak baca cite ni. Hati harus sado..
Detik akhir
Hai kawan.
Haha, aku pun tak tau siapa kawan aku. Semua blah dah.
Aku anggap tempat konfesi ni lah sahabat, selain sejadah aku. Tasbih aku. Nak borak dengan orang sebelah dah nazak. Sebelah lagi termenung macam orang gila. Ke, aku yang gila?
Baru tadi aku kasi nurse cuci najis kat tiub ni, tukar tiub baru. Punggung aku dah disfunction. Tak leh berak ikut situ. Makanan yang aku boleh makan cuma bubur, nestum, oat ..
Aku tak tau la sempat ke tidak konfes sampai habis sbb aku ada epilepsi. Ada masa aku akan terjatuh sendiri, menggeletar sampai gigil-gigil mulut keluar buih. Nurse datang inject apebende tah. Pastu kasi aku gigit sudu. Naik berparut lidah sbb gigi ketap kuat masa aku sawan tu. tanpa aku sedar pape. Tak dikawal maunye putus.
Aku tak boleh berjalan.
Tak boleh berdiri.
Haha. Muda lagi dah rasa tua beb, advanced en?
Aku jeles tengok orang lalu lalang spital ni. Sihat walafiat. Bertenaga, tak nampak pun bila dia orang nak mati. Dia punya segar tu macam boleh hidup 100 tahun hahaha.
Eh, aku pernah macam dia orang.
Sihat.
Berisi.
Tapi sekarang tak cam tu dah…
Eh ni aku nk cite jap.
Masa aku sihat dulu en, aku selalu lumba motor dengan member. Masuk border thailand cari minah siam lawa-lawa, projek. Pastu, aku isap ganja. Ecstacy pun boleh tahan la, khayal indah-indah.
Dara pmpuan aku pecahkan banyak. Aku biasa kalau projek skali, skali ah. Kau dah projek ngan aku tak ada ah aku pandang agi. Aku akan cari minah ‘suci’ yang lain, pecah dia punya plak.
Ada yang pregnant, aku buat bodo. Kau nak suruh buaya tanggungjawab kat kau? Mimpi la…
Amacam heaven?
Seronok en life lama aku?
Haha.
Beb, apa yg aku buat dulu bukan syurga, doe. Aku sbnrnya jejakkan kaki dalam 'syurga’ dajjal, macam syurga tapi neraka hakikatnya.
Malam lepas aku pecah dara anak ustaz, ustaz tu warak sgt agaknye, aku mimpi semacam malam uh. Mimpi aku kena rejam dengan batu tengah-tengah hutan. Seluruh makhluk rejam kat aku. Pokok, batu, gua, pastu ada benda ghaib tanam aku hidup-hidup pulak. Lemas tapi tak leh nak jerit. Asal bukak mulut telan pasir asal bukak mulut telan pasir. Tak leh buat apa.
Nafas sekat2 sampai dalam mimpi tu aku menangis. First time aku sebut nama Allah, aku kata, ya Allah ampunkan aku.
Lepas aku cakap cam tu tepi-tepi aku semua berpetir. Kepala aku kena petir skali, aku dah menggeletar tak nampak apa. Kepala sakit, badan dah tertanam dalam tanah. Tiba2 aku rasa punai aku kena patuk.
Kau pernah rasa tak? Seluruh badan kau beku, then ada orang dera tempat sensetip kau? Kau lak tak leh nak lawan. Pernah?
Aku rasa macam dirogol dengan ular. Dia patuk punai aku, sedut, pastu dia belit sampai putus. Air mata aku je bersuara masa tu. Suara aku ditarik. Aku jerit macam mana pun suara tak keluar.
Lepas tu aku dengar ramai-ramai budak nyanyi Asmaul husna. Tapi budak-budaknye takde. Suara je.
Situ aku dah rasa.
Tuhan yang selama ni aku tak nak kenal dan langsung tak kenal, tengah murka kat aku.
.
Aku pernah tembak orang doe.
Belasah sampai mati.
'Kekah’.
Rogol ex aku teruk-teruk sampai dia sakit jiwa sbb dia curang dengan member aku sendiri.
Apa je jenayah aku tak pernah buat? Mak bapak aku pun dah cop aku budak jahanam.
Habis satu rumah bapak aku geledah nak duit. Nak emas. Nak beli ganja.
Tk yah cite ah, tempat aku kat akhirat nanti neraka agaknye.
..
Balik pd mimpi tadi, aku terbangun badan aku berpeluh macam baru lepas mandi. Pmpuan yang tidur dengan aku dah hilang.
Aku keluar dari hotel nak jumpa mak. Aku dah lupa syurga dunia aku. Aku cuma nak tengok mak.
Rumah mak bapak aku gelap, aku syak tgh tido. Aku tekan bell tak bukak2, malam sangat dah. Takkan pukul 4 pagi nak layan kerenah aku en? Logik ah tu.
Aku blah pegi carik masjid.
Carik carik, jumpa.
Masjid tu terang sentiasa.
Lampu kalimantang menyala-nyala, tapi takde orang pulak tahajjud ke, ape ke. Tak pe lah.
Terkenang2 mimpi petunjuk yang aku dapat, menitik air mata aku. Dengan diri aku yang baru lepas projek, aku rasa kotor.
Aku mandi kat toilet masjid.
Mandi sambil menangis
Aku nampak berus, aku sental badan aku sampai luka. Aku ini hina.
Last aku sembahyang masa tu, darjah 3. Masa tu aku anak murid kegemaran ustaz Fahimi. Otak aku cepat, boleh hafal 4 juzuk sepanjang darjah 3. Aku selalu solat berimamkan ustaz fahimi. Aku sayang ustaz tu. Selalu belikan aku coklat, sponsor buku aku, mungkin sbb aku pandai, dan aku baik. Aku suka bagi makan kat kucing-kucing, duit belanja habis bagi makan kucing, kawan-kawan.. aku lapar pun takpe.
Tapi sejak aku pindah sekolah, aku tak nampak ustaz fahimi dah. Aku jadi liar. Sampai jadi macam ni…
Lepas badan dah luka disental2, aku bilas sampai bersih dan ambik wudhu’.
Ya Allah, sekiranya nikmat kesihatan ini yang membuatkan aku alpa, berikanlah aku kesakitan. Agar dosa-dosa yang banyak ini lupus segenap-genapnya, sehingga tiada lagi dosa yang akan menarikku, menahanku dari berjumpa denganMu dalam keadaan Kau redhai.
Aku doa utk mak, bapak.
Sedara mara aku.
Perempuan2 yang aku dah rosakkan.
Doa yang berulang-ulang sampai aku tertidur.
Esoknya aku tersedar, aku dikelilingi ramai orang yang lihat aku tidur, kata mereka, aku tidur lena sampai dikejutkan dengan kuat pun tak sedar.
Aku terkejut.
Aku tak bersedia berjumpa orang baik-baik. Aku malu. Aku takut dikerumuni macam ni.
Jadi aku lari. Lari turun melalui tangga masjid dengan cepat untuk mencapai selipar aku.
Akibat aku terlalu gopoh sampai tak nampak anak tangga, aku pun terjatuh. Kena kepala dulu. Akhirnya semua jadi gelap.
Aku sedar di hospital dalam keadaan kaki yang kebas, aku dah tak boleh berjalan. Aku disahkan sakit kanser akibat toksik, kimia yang terlalu banyak. Usus perut aku rosak.
Dan jadi apa yg aku jadi sekarang.
Nampaknya Allah betul-betul makbulkan doa aku. Ternyata dosa aku tak terkira, sampai mati akan ku sakit begini.
Sakit doe
Perit.
Kadang-kadang sakit dia macam nak ambik pisau, tikam diri sendiri biar aku mati. Aku tak tahan.
Tapi aku sedar aku hamba.
Aku ada iman.
Aku tahu ini akibat dosaku.
Jadi aku tahan,
Relakan, redhakan
Malah aku bersyukur.
Sakit tapi hamba.
Daripada sihat, cuba menjadi tuhan.
..
Kawan, kalau kau fikir, dunia ni syurga. Bertaubat lah.
Sbb, sungguh, dunia ini hanyalah sebuah persinggahan yang membohongi.
Haha.
Wei, doakan mak dgn bapak aku terbukak hati memaafkan anak dia yg tak guna ni. Aku pegi tak lama lagi ni.
Tapi aku tak boleh pegi dengan tenang kalau mak dgn bapak aku tak bersemuka dengan aku dengan senyuman beri ampun.
Kau beruntung, sihat tu Allah bagi lagi. Boleh tahajjud. Aku ni tiap kali sembahyang kena bukak tiub dulu, kena mandi dulu.
Tapi alhamdulillah solat aku cukup 5 waktu sepanjang 4 tahun duk spital ni.
Haha. Selagi nyawa dikandung badan, kau cacat segala anggota pun, kau tetap hidup beb. Tetap hidup untuk menjadi hamba.
Maka kau jangan sia-siakan.
..
K ah.
Jumpa lagi. Kat akhirat kelak.
- Kai

>>* HARGA SEORANG MENANTU *<<

Beberapa waktu lalu saya dan suami mampir ke rumah seorang kawan saya yg baru menikah beberapa bulan.. pas disana juga ada ibu mertua kawan saya ini..
si suami kawan saya ini berkata, “alhamdulillaah saya memiliki seorang istri yg baik, yg membantu saya dalam segala hal..”


tetapi kemudian ibunya yg juga ibu mertua kawan saya menyahut,“ya iyalah buat apa punya istri kalo kamu masih cuci baju sendiri, ngepel, nyapu? itu kan guna kamu punya istri.”


kami semua lantas terdiam dan hanya tersenyum menanggapi ucapan sang ibu.. tampak jelas dari wajah kawan saya terlihat sedih dan wajah suaminya terlihat tidak enak pada kami..

~~~~~~~~~~

Saya waktu itu berkunjung ke rumah salah seorang teman baik saya.. sudah cukup lama dia menikah dan belum diberi momongan.. kedatangan saya kesana ingin menghiburnya agar dia tidak terus dalam kesedihannya..


namun baru saja saya sampai dan duduk di ruang tamu bersama teman saya, sang ibu mertua muncul seraya berkata, “dia ini lho mba sudah saya ijinkan menikah dg anak saya, anak saya itu ganteng, pinter, banyak yg suka sama anak saya, kaya² lagi.. tapi saya ijinkan nikah sama dia ini mba.. lha kok sampai sekarang saya juga belum dikasih cucu..”


saya saja yg bukan menantunya ikut nelongso hati ini.. saya menoleh ke arah teman saya.. kesedihan nampak di raut wajahnya.. dan saya tahu dia tengah menahan air mata sekuat tenaga agar tak mengalir di pipinya..

“Insyaa Allaah ibu nanti akan punya cucu.. hanya saja kan Allaah yg lebih tahu bu.. tiap orang kan ndak sama ya bu Allaah ngasihnya..” kata saya berusaha selembut mungkin..

“Tapi saya dulu cepet kok, nikah langsug hamil. Ndak pakai nunggu lama.” jawab ibu mertua teman saya..

“iya bu yg sabar.. insyaa Allaah teman saya ini akan memberikan cucu buat ibu.. kan teman saya ini orangnya juga baik bu..”

tanpa menjawab si ibu mertua langsung masuk ke ruang tengah dengan wajah jengkel..

~~~~~~~~~~

Harga Seorang Menantu..


dia rela meninggalkan kedua orangtuanya untuk berbakti sepenuhnya pada suaminya..
tak sama pula dengan pembantu..
karena dia melaksanakan tiap pekerjaannya dengan penuh ketulusan tanpa imbalan gaji..
rela bersakit sakit hamil dan melahirkan demi menyenangkan suami dan mertuanya..

Kelak bila Allaah ijinkan kita menjadi seorang mertua.. smg Allaah menjadikan kita mertua yg bijak..

Syukuri menantu kita, karena dia mau menemani anak kita dikala susah dan senang..
bahagiakan menantu kita karena dia rela menjaga dan merawat anak kita ketika sakit..
dukung menantu kita.. rumah tangga anak kita.. agar mereka tidak terlalu berduka ketika buah hati belum hadir menghiasi hari² mereka..
Dan jaga menantu serta anak kita.. agar tiang rumahtangga mereka senantiasa kokoh dan tidak mudah patah karena terjangan badai ujian..

Jangan biarkan syaithon merasuki jiwa jiwa kita sehingga kita sendirilah yg justru menjadi api perpecahan dalam rumah tangga anak² kita..

Baarakallaahufiikum

Catatan :
Baik tidaknya menantu bukan diukur dari dia kaya atau miskin.. sarjana atau bukan.. sudah memberikan cucu atau belum..
namun dari kerelaan hatinya berbakti pada suami dan mertua.. serta tulus merawat mertua di usia senjanya… ^^

Penulis : Ummu Irhabiy**

Untuk kalian yang ingin berhijrah dan baru berhijrah!

PEREMPUAN : Orang kata yang bertutup (menutup aurat) tu lagi bernilai, lagi bermaruah tapi diri saya ini asalnya bukan yang bertutup. Pernah terdedah suatu ketika dahulu…cuma kini Allah Taala bukakan hati ini untuk saya bertutup. Tetap tiada nilaikah saya walaupun dah bertutup sebab dahulunya pernah terdedah?

LELAKI : (Senyum) Umpama gula-gula yang saya buka…terjatuh! Tersalut debu habuk dan kotoran. Saya kutip. Saya cuci. Kemudian saya letakkan gula itu ke dalam bekas yang cantik, lalu saya tutup penutup bekasnya. Tidakkah keadaan gula-gula itu jadi lebih baik dari awalnya tadi?

PEREMPUAN : Allahuakbar. Masih bernilaikah saya dengan usaha saya kini menjaga maruah? Bertutup selepas terdedah?

LELAKI : Yang tertutup selepas terdedah itu lebih baik. Awak tahu kenapa?

PEREMPAUN : Kenapa pula lebih baik sedangkan ia pernah dilihat rupa dalamnya?

LELAKI : Kalau yang pernah terdedah itu diketahui kekotoran, lalu dicuci, dicuci lagi, lagi dan lagi, maka ia akan berulang kali dicuci supaya bersih. Tetapi yang tersedia tertutup itu kadang-kala rasa dirinya dah cukup tertutup dan tidak merasakan dikotori langsung, maka merasakan dirinya cukup hebat dan tidak tersedar akan kekotoran yang tersembunyi.

LELAKI : Tidaklah kafir itu meminta untuk lahir sebagai kafir dan tidak pula muslim itu meminta untuk lahir sebagai muslim. Kehendak Allah Taala jualah segalanya berlaku. DAN setiapnya yang berlaku adalah punyai kebaikan untuk setiapnya.

- Allahuakbar. Betapa manisnya aturan-Mu Ya Allah :’)

Aku Selalu Berada Dipihakmu

Aku berada dipihakmu,
Ketika kamu memutuskan untuk jatuh cinta. Katamu kita lebih baik jadi sepasang kekasih saja.

Aku selalu berada dipihakmu,
Saat orang lain meneriakkan keburukanmu, kelemahanmu sebagai manusia. Aku akan jadi penutup telinga.

Aku selalu berada dipihakmu,
Luka yang dalam dengan darah yang menggenang, kita cuci dengan air mata. Saat seseorang berusaha merubuhkanmu dengan melempari batu, aku adalah tameng raksasa.

Aku selalu berada dipihakmu,
Diwaktu kamu jatuh dan tak bisa berdiri, aku akan menggendongmu, membawamu berlari. Jika hujan datang, terik menyerang, aku adalah atap paling rindang.

Aku selalu berada dipihakmu,
Ketika kamu merasa semua yang aku lakukan kekurangan atau berlebihan. Ketika kamu buat sebuah kesalahan menjadi alasan perpisahan.

Aku selalu berada dipihakmu,
Saat selamat tinggal kamu lambaikan padaku. Melangkah pergi, kamu bilang lebih baik kita hidup sendiri-sendiri.

Aku akan selalu berada dipihakmu,
Saat kamu bilang lemparkan saja kenangan kedalam keranjang, nyalakan api, hanyutkan abunya ke samudra.

Tapi aku akan selalu berada dipihakmu,
Kusimpan semua kenangan yang hampir mati kedalam peti. Siapa tahu suatu saat kamu akan kembali.

Aku masih berada dipihakmu.