cobas

Sebuah Kejujuran

Hai…

Aku membaca apa yang kau tulis di semua media sosialmu
Aku tahu lagu apa yang kau sukai, lirik-lirik yang coba kau tuliskan supaya ada seseorang yang membacanya
Aku tahu…

Aku pun tahu kutipan-kutipan yang kau catut dari penyair-penyair kesukaanmu
Berikut maksud di dalamnya
Tentu saja aku tahu

Dan..
Aku tentu tahu
Itu semua tentangku
Masih saja tentangku

Mungkin aku bisa saja menghampirimu
Berkata bahwa sebenarnya aku tahu begitu banyak
Bahwa tak ada satu hal tentangmu yang pernah luput dari perhatianku

Dan mungkin aku pun bisa saja mengaku bahwa aku pun merasakan hal yang sama
Berwaktu-waktu lamanya

Maafkan, karena aku menunggu waktu yang tepat
Sehingga bagimu, barangkali aku berjalan terlampau lambat.

Medan, 10 Februari 2016

- Tia Setiawati

Jika langkahmu ragu karena takut, coba lihat lagi jejak langkah yang pernah kau buat. Itu bukanlah sebuah keputusan yang mudah kan? Ada banyak rasa takut yang kau kalahkan, bukan takut yang mengalahkan.
Jika bagimu kerja seperti itu melelahkan dan membuatmu putus asa, coba pikir lagi. Bagaimana seorang bapak bertahan dengan pekerjaannya berpuluh tahun agar anak-anaknya berpendidikan dan tidak kelaparan.
jungewelt.de
Wut in Italien

Vor der Abgeordnetenkammer lieferten sich zur selben Zeit Hunderte Demonstranten Scharmützel mit der Polizei. Mitglieder der Basisgewerkschaft Cobas zündeten Feuerwerkskörper, kippten Müllkästen um und bewarfen die Beamten mit Gegenständen. Die Polizei ging mit Knüppeln gegen die Aktivisten vor. Danach protestierten Hunderte Menschen vor dem Kolosseum. »Hände weg von unserer Zukunft!« lautete der Slogan der Demonstranten.

Terlambat?

Setiap cerita akan menemukan telinga. Sayangnya cerita ini terlambat menemukanmu - Pada malam-malam tertentu kau akan datang ke rumah kami tanpa mengetuk pintu. Seperti biasa, kau akan langsung menuju dapur; mengambil beberapa kaleng bir di kulkas, asbak, dan sebotol air mineral. Kau seperti maling, cara berjalanamu mengendap-endap, walaupun kau sudah tahu jika di rumah ini hanya ada aku.

Tapi kenyataanya tidak begitu. Kau tak akan menemukan aku, Sebab kau datang di waktu yang salah. Kau datang di waktu yang tak tepat. Dan kau seharusnya tak datang. - Kau datang, ketika aku sudah tak punya raga. Rupa-rupanya, seminggu ini kau tak pernah membaca berita di koran atau menonton berita kriminal di televisi.

Aku memandangimu yang menangis, mendapatimu meraung seperti orang gila. Aku masih akan ada di sini, tak pergi kemanapun. Aku akan menunggu, hingga kau lelah memakai ragamu.