cary's

Legion Writers probably:

Give David a best friend

Not romantically tho

Let’s go with Aubrey Plaza

Yes she’s amazing

She’s rocking yes

Let the audience love her

They’ll love her because she’s so blunt

“Why are the hot ones so crazy”

Let’s “fake” kill her

“Don’t give a newbie a bazooka and act surprised when she blows shit up”

What is reality really?!

Let’s bring her back only in Davids mind

Let’s make a her villainy

Whoa what?!?

She’s not being cool

Lenny is Benny

Lenny is everything

Is it all a lie??

Aubrey Plaza is killing it

Lenny a parasite

Don’t do it Lenny

Wth is going on??!?!

Not cool Lenny not cool

Lenny please stop

But they’ll still love Lenny’s craziness

Lenny why

Lenny no

Aubrey YES

I’m so confused

I’m am living

But Lenny…

The Monster Arrives

The mailman brought along the next issue of THE FLASH to my door, always a welcome occurrence. This one had an Ernie Chua/Chan cover that was actually pretty good. I’m guessing that Carmine Infantino did the sketch for this one, as it seems like his sort of layout.

The story this issue was fine but pretty forgettable. Before pulling it out again to write about it, I could have told you a little bit about what had gone on, but most of the details had been lost to time. The previous issue had been similarly forgettable, but at least that story had featured Mirror master and Heat Wave, recurring Flash foes. This one had new villains that never made a follow-up appearance.

The issue opens with Flash arriving at a bank hold-up being perpetrated by the Electric Gang, a trio of thieves who are head-to-toe covered in electrical current. After a quick scuffle with the Flash, they escape through the phone system in the manner of the Atom. As Flash helps the patrons to recover, a guard makes mention of his battle with the gang three days previous–a battle that Flash has completely forgotten about. 

Afterward, Barry meets up with Iris to commiserate with her and discovers that she’s gone back to work with Picture News, another development he’s forgotten about. Additionally, he sees Iris sneaking away to a doctor without telling him, causing him to come to the conclusion that iris is pregnant! So distracting is Iris’s behavior that barry misses spotting Sam Scudder, the Mirror Master, making a legal withdrawal from the bank, and he similarly overlooks the Weather Wizard blowing into town.

Meanwhile, iris has been doing some detective work, and she’s worked out that the Electric Gang is actually a trio working for the Ace Cleaning Company. When they’re brought in to clean a place, they coat the environment with a compound that allows them to perform their electrical feats by using the spectators as living batteries. Iris trails them to their next job–missing the arrival of Captain Boomerang in town–and has treated her own shoes with a counter-agent that short-circuits their powers.

Using the last of their powers, the Electric Gang attempts to kill Iris for her interference, but Flash arrives in time to defeat them. Turns out that Iris’ trips to the doctor were for treatments to negate the Gang’s electric field and not because of an impending baby at all–Cary Bates, you big tease! Speaking of teases, the issue closes with the three newly-arrived villains joined by three of their fellows: Heat Wave, Captain Cold and the Trickster. And we learn that they’ve assembled to mourn the death of one of their fellow Rogues. But who? Continued next time!

Then it’s on to Green Lantern, who with his alien pet Itty is continuing to pursue the Ravagers of Olys as they attack yet another planet. This time, they’ve released an agent that increases the size of the insects and shrinking the mammals, causing chaos to the food chain of this world. GL is able to cleanse the world of this agent, restoring the natural order. But the Ravager he captures tells him that even now, his fellows are preparing for their final attack: this one on the Earth itself!

anonymous asked:

I'm rewatching The Good Wife right now and Melissa Benoist is in it (2x09). Her character says to Cary "I have a crush on you" and Cary goes "You're my first cousin" and she replies with "I looked it up. It's not incest."

Acarius Opheli Acosta-Whitmin

SweetBoy with a Sweet Ass

Cari (as he prefers) is a ver very feminine boy whom is currently in his 3rd year of collage placing him at 21 years of age. He is in school for Zoology and Animal care (I suppose a doctor in the furry world) He is a White Tiger Angel class (kitty got wings) and for a job he’s an underwear model. He  doesnt do it often and prefers the regular photoshoots. Hes homoflexible and polyamorous. 

Random Fact: He has a collection of duck themed things scattered across his room

Apa yang menarik darimu mungkin adalah apa-apa yang tidak menarik bagi yang lain, seperti keceriaan, kemandirian, kepedulian, semangatmu, dan hal-hal lain yang mengalahkan kecantikan yang dicari-cari mata laki-laki lain.
—  Kurniawan Gunadi
Bukan Siapa - Siapa

H: Apa yang berubah?
M: Banyak hal. Mungkin kita terlalu terbuai masa lalu, berharap pada manusia padahal bukan siapa – siapa. Dan tidak siap dengan semua ini.
H: Persis yang aku rasakan. Kebahagiaan kita karena memberi bukan karena menerima seharusnya. Mungkin kita terlalu menyukai dunia ini.
M: Itulah alasannya aku menarik diri.
H: Ya. Dan apa yang paling kejam dari semua proses ini? Sendiri dalam keramaian dan tegar dihadapan banyak orang.


D: Hafizh mau ya jadi Imam besok?
H: Punten Teh, berat tanggung jawabnya, selain itu saya ga bagus bacaanya, hafalan pun sudah sedikit ditambah mrutul gak karuan. Kenapa ga cari yang lain aja Teh? Nanti tak bantu cariin yang emang bagus bacaanya.
D: Ga masalah, kamu harus Percaya Diri sekaligus belajar. Diacara itu kamu mengimami shalat maghrib orang orang besar negeri ini.
H: Justru itu teh beratnya, karena saya ini tidak punya apa apa dan bukan siapa siapa.


D: Hafizh, bisa hadir undangan makan siang private dengan XXX? bareng dengan mas dan mbak yang lain kamu paparkan untuk konsep Jakarta Smart City ke mereka dan presentasi ide mu itu. (*yang jelas bukan cagub no. 2 :)*)
H: Wah! Maaf ga bisa hadir, saya pagi ini keluar kota. Mendadak banget undangannya? *dalam hati kenapa perlu anak kaya saya diundang, toh saya bukan siapa – siapa*


Percakapan singkat ketika bertemu kawan lama dan senior di pengajian itu seolah menyadarkan bahwa  fase – fase kembali ke titik nol, menyadari diri bahwa kita bukan siapa - siapa itu merupakan bagian dari kehidupan. Sebuah fase yang menyadarkan untuk menjadi apa adanya, sederhana, tidak berharap banyak pada manusia, namun dituntut untuk melakukan sesuatu dengan penuh makna. Ini seperti busur dan anak panah, anak panah harus ditarik mundur kebelakang sehingga ketika dilepas akan melesat cepat kedepan (berakselerasi) menuju sasaran. Bagai  harimau yang tidak akan mendapat makanan jika hanya berdiam dikandang nyamannya dan tidak menerobos lebatnya hutan rimba .

Saya tidak tau apa semua orang menghadapi fase ini, yang jelas beberapa entrepreneur terkemuka di dunia menghadapi fase ini. Mereka menyebutnya Monk Moment. Yaitu saat ketika mereka telah kehilangan segalanya (menjadi 0). Elon Musk kehilangan $ 180 juta dan terlilit utang pada tahun 2008. Tujuh tahun kemudian,  kekayaanya sebesar $ 13 milyar. Steve Jobs kehilangan seluruh kekayaannya di Apple pada tahun 1994, dan akhirnya mendirikan NeXT dan Pixar. Pada tahun 1995 semuanya berbalik, ia menjual NeXT ke Apple, Pixar ke Disney. Walt Disney menggadaikan seluruh kekayaannya pada tahun 1950 untuk membangun Disneyland, melawan saran semua orang. Dan sekarang kita mengenal Disney Land.

Lebih jauh lagi jika menyimak kisah para Rasul, ada fase – fase ketika mereka bertaruh segala sesuatu yang mereka punya hingga menyebabkan mereka ada di titik 0 hidup dan menjadi bukan siapa - siapa, untuk sesuatu yang tak terlihat. Yaitu tujuan dan visi mereka (dalam hal ini keimanan dan ketakwaan kepada Allah). Bagaimana Nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah meninggalkan isteri dan buah hati tercintanya,Ismail, di tengah padang pasir tandus nan sepi. Bagaimana Nabi Yusuf, lebih memilih dipenjara dan berdiam dalam sepi melepaskan semua gelar dan hidup kebangsawanan  daripada harus menjadi godaan wanita – wanita kalangan kerajaan Mesir. Bagaimana Nabi Musa melarikan diri dari hidup sebagai kalangan kerajaan setelah memukul seorang bangsa Mesir hingga meninggal, Nabi Musa melarikan diri sampai di Madyan dan menikah dengan Puteri Nabi Syuaib, dan bekerja untuk Nabi Syuaib untuk menggembalakan kambing beberapa tahun lamanya. Ada pula Rasulullah dan Isterinya Khadijah yang hidup miskin demi berdakwah agama Islam, setelah sebelumya keduanya adalah saudagar kaya dan bergelimang harta. Namun keadaan itu pun tidak menyurutkan semangat Rasulullah sampai Ia berkata “…Demi Allah, kalau pun matahari diletakkan ditangan kananku dan rembulan ditangan kiriku agar aku menanggalkan perkara ini (berdakwah), maka aku tetap tidak akan meninggalkannya…”.

Kiranya tak pantas dan bagai langit dan bumi, jika membandingkan diri ini dengan mereka. Namun ibrah yang bisa diambil adalah, ada fase hidup dimana manusia akan diuji untuk kehilangan semuanya memulai hidup baru kembali ke titik “nol” menjadi bukan siapa - siapa. Sebagian mampu menjadikan fase hidup ini sebagai turning point untuk menjadi kepompong dan selanjutnya bermetamorfosis menjadi kupu – kupu, dan banyak lagi lainnya yang gagal dalam melalu ujian fase ini dan terus saja menjadi ulat atau malah membusuk karena kegagalan proses metamorfosis.

Pada akhirnya hanya ikhtiar, doa dan tawakkal dalam melewati proses ini. Karena kita hanya singgah dan bukan siapa – siapa, semoga tidak dijadikan orang yang cinta dunia dan takut mati. Dan semoga proses proses hidup yang kita jalani diberih hasil terbaik dan berkah oleh Allah! :)

10

Vacant Cinema: Jane Eyre (2011) dir. Cary Joji Fukunaga

I wish a woman could have action in her life, like a man. It agitates me to pain that the skyline over there is ever our limit. I long sometimes for a power of vision that would overpass it, if I could behold all I imagine. I’ve never seen a city. I’ve never spoken with men. And I fear my whole life will pass.