bisa art

instagram

Artist: Bisa Butler

Tentang Masak

Foto diatas adalah salah satu hasil masakan seorang kakak. Ketika ditanya, “ kak, apa sih motivasi kamu untuk masak?”. Beliau menjawab begini :

1. Generasi shalih yang kuat lebih Allah cintai. Untuk membentuk jasad yang kuat, maka butuh asupan yang halalan thayyiban. Kalau masak sendiri kita benar-benar bisa memastikan bahwa semua cikal bakal yang masuk ke perut suami dan anak-anak kita adalah makanan yang halal dan baik. Baik bahannya, benar cara pengolahannya, dan tepat takaran gizinya. Kalau beli di luar meski dengan branded sehat, kita tidak bisa menjamin sesehat apa, sebaik apa, karena kita tidak tahu persis bagaimana permulaannya. Yang imbasnya adalah bagaimana hal itu bisa dipertanggungjawabkan.

2. Mempermudah pertanggungjawaban kita pada Allah. Sebab segala urusan rumah maka akan dimintai pertanggungjawabannya, terutama pada para istri dan ibu karena itu wilayah teritorinya.

3. Ingin membuat bonding yang kuat dengan suami dan anak-anak.
“Aku ingin suami pulang ke rumah karena kangen masakan istri. Aku ingin kelak anak-anak sudah berumah tangga dan hidup mandiri, mereka mau pulang ke rumah karena kangen masakan ibunya.

3. Ingin membantu mengokohkan perekonomian keluarga. Dengan masak sendiri tentu akan jauh lebih hemat.

4. Masak sendiri ingin membina hubungan baik dengan tetangga. Contohnya :
“Bu, saya buatkan anak ibu egg roll karena si X sepertinya suka telor”. beeuuhh berbunga-bungan tuh pasti tetangganya dan bisa lebih hangat hubungannya dengan kita. Karena dari makanan bisa menjadi permulaan terbinanya hubungan yang hangat dan mencairkan kekakuan, apalagi baru pindah.

5. masak untuk hiburan. Dua puluh empat jam menjaga dan membina anak-anak ada kalanya membuat jenuh, dengan masak bisa terhibur. Cooking is art. Apalagi kalo hasil karya kita ini bisa dinikmati orang lain, terlebih keluarga, merasa lebih berarti aja.. :“) Kayak abis direfresh

6. Seneng banget bisa mengundang temen-teman dan tamu-tamu kehormatan (ustadzah, guru, dll) untuk bisa makan siang di rumah dan menjamu mereka. Rasanya tu gimana yaa.. ahh sudahlah.. aku sulit ngungkapinnya.


7. Ada satu yang fundamental kenapa juga aku mesti banget masak buat suami dan anak-anakku, yaitu doa.
Doa-doa saat memasak makanan berharap banget makanan itu menjadi berkah dan menambah keberkahan yang memakannya. Tidak ada keburukan setelahnya dan mengokohkan kesalihannya. Itu yg sulit ditemukan atau tidak ada yg menjamin jika yang masak org lain atau beli

:)