berkelanjutan

Desa Harapan

Desa sudah menjadi korban justifikasi masyarakat. Tak hanya orang kota yang menganggap tinggal di desa bukanlah sebuah jalan hidup. Bagi warga desa pun, tinggal di tempat yang jauh dari kota adalah suatu kemunduran. Kalau cita-cita untuk hidup di desa pasti sudah jadi harapan banyak orang, suatu saat ketika sudah punya cukup banyak uang, setelah pensiun, dan ingin menikmati suasana yang tenang.

Sebagian warga desa merasa punya kebanggaan jika bisa tinggal di kota, meski tanpa pekerjaan dan ketrampilan yang jelas. Warga desa berbondong-bondong melakukan urbanisasi. Para pemuda diharuskan untuk bisa menuntut ilmu di kota dan bekerja di sana. Tapi sedikit yang memiliki kesadaran untuk kembali dan berkarya di desa memanfaatkan ilmu yang didapatnya di kota.

Desa yang seharusnya menjadi tempat bergantung warga perkotaan justru kekurangan sumberdaya manusia. Desa diandalkan sebagai produsen pangan dan berbagai bentuk kerajinan. Namun praktisinya kebanyakan berusia tua dan minim regenerasi. Lahan pertanian pun jadi korban konversi. Bagi pemuda, bertani tidak keren lagi.

Desa sejatinya daerah kaya potensi, tapi pada kenyataannya susah untuk mandiri. Justru desa bergantung dengan produk yang disediakan kota. Lebih baik membeli daripada memproduksi. Warga memilih mencari pekerjaan bergaji daripada membuka usaha sendiri.

Bahkan komoditas yang sebenarnya bisa dibudidayakan di desa tak banyak dilirik. Desa adalah daerah yang kaya, tapi kemiskinan juga terpusat di sana. Pembangunan pun jarang-jarang menyentuh desa.

Desa mandiri berkelanjutan merupakan solusi bagi pembangunan desa yang berpihak pada warganya. Kemandirian diciptakan dengan mengenali potensi desa, mengembangkan potensi yang menguntungkan berdasarkan kemampuan kolektif, dan mendistribusikan manfaat bagi tiap warga dengan merata.

Pemerataan di sini tidak hanya berlaku untuk warga, tapi juga harus bisa dinikmati oleh lingkungan. Ciri utama dari desa mandiri berkelanjutan adalah dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan yang minimal namun di saat bersamaan mampu memberikan manfaat dan menghidupi sebanyak mungkin warga.

Pembangunan menuju desa mandiri berkelanjutan harus dikawal oleh generasi muda yang merupakan golongan yang akan menikmati hasilnya di masa depan. Generasi muda dan kaum perempuan didorong untuk berperan serta dalam pembangunan dan menjadi pengusung harapan untuk menciptakan kemandirian.


- Pelajar SD Koripan, Poncosari, Srandakan, Bantul

bebraveyou asked:

Hai jalan saja. Aku pernah membaca sekalimat quote. "FORgive to FORget". Memaafkan untuk melupakan. Aku tau aku belum bisa(ingin) melupakan karena mungkin aku belum memaafkan. Tetapi memaafkan apa? Memaafkan karena aku pernah jatuh dan menyukainya?

bebraveyou

Hai juga kamu.
:D

Rasanya kurang tepat kalau “forgive to forget”.
Lagi pula sekalipun nantinya kamu sudah dapat memaafkan, tidak berarti bahwa kamu akan bisa melupakan. Sangat mungkin tidak.
Jangan bercanda, yang namanya melupakan takkan pernah bisa dilakukan dengan sengaja sebelum ada alat yang sanggup membuat orang amnesia—sebagian atau semuanya. Brangkali bisa juga cuci otak dengan hipnotis secara berkala dan berkelanjutan.

Memaafkan hanya akan membantu hati lebih tenang, memaafkan hanya akan membuat kita lebih berbaik hati menatap masa depan. Dengan pola pandang kita yang lebih baik akan hari depan, dengan fokus kita yang mulai bertumpu pada masa depan, sangat mungkin tanpa sengaja kita menjadi sejenak lupa akan masa lalu. Sejenak saja, karena tetap saja masa lalu bisa datang kapanpun dia mau.

Hanya saja, ketika kita punya pola pandang yang lebih baik akan hari depan, datangnya ingatan tentang masa lalu takkan membuat kita terpuruk dan memilih diam ancur-ancuran.

Terus apa yang perlu dimaafkan? Ya yang merasa perlu kamu maafkan, kalau tidak ada, ya lanjut jalan menuju hari depan.

Memaafkan + menerima saja masih belum cukup kalau pola pandang kita masih bertumpu masa lalu, apalagi cuma memaafkan.

Yang penting dan paling penting kita butuh ketegasan untuk diri sendiri, ketika kita masih mancla-mencle (tidak punya berpendirian, tidak tegas) ngarepin masa lalu terus—sesedikit apapun itu—ya bakal tetap mengganjal buat menumpukan tujuan pada hari depan. Karena dari hal sekecil apapun masa lalu bisa muncul dan menari-nari ke permukaan.

Majalah SWA Edisi 06/2015
Indonesia Best Innovation + Creativity in Business 2015

Inovasi adalah penting – bahkan sangat krusial – bagi keberlanjutan perusahaan. Sejumlah perusahaan global pun menyisihkan pendapatannya untuk membiayai divisi riset dan pengembangan agar bisa melahirkan inovasi di berbagai produk dan layanannya. Apa langkah yang perlu disiapkan? Apa pula tantangannya? Lalu, bagaimana cara mereka mengelola inovasi? Simak juga 25 perusahaan Indonesia paling kreatif-inovatif. Dan, siapa saja yang dinilai terbaik dari ajang Outstanding Corporate Innovator (OCI) Indonesia Award? Semua dikupas habis dan dibahas tuntas hanya di SWA terbaru !

“Melembagakan Inovasi”
Hanya perusahaan yang inovatif dan kreatif yang mampu berjaya mengarungi beragam zaman dan pergolakan bisnis. Agar berkelanjutan, inovasi harus dilembagakan.

Simak Sajian SWA lainnya!

“Pasar B2B Elektronik Menggairahkan”
Rupiah boleh terus melemah, harga barang kebutuhan pokok boleh terus membubung tinggi, tetapi pelaku bisnis elektronik tidak kehabisan akal menggarap pasar. Belakangan mereka ramai-ramai agresif menggarap pasar korporat alias business to business (B2B).

“Metamorfosis Si Anak Usaha”
Dari sekadar memenuhi kebutuhan internal sang induk, kinerja anak usaha ini melejit dengan bisnis besar yang menguntungkan. Apa langkah strategis di baliknya?

“Raja Bisnis Alat Pertahanan”
Kejelian mengendus peluang dan kepiawaian membangun jejaring mengantarkan mantan dosen ini sukses menjadi pengusaha di bidang telekomunikasi, properti, investasi, jaringan nirkabel, sampai manufaktur alat pertahanan. Lockheed Martin, industri pertahanan militer terbesar di AS, pun berhasil digandengnya.

EKONOMI & BISNIS

PEMASARAN

“Buah dari Strategi Blusukan Ala Tri”
Karena Internet tak cuma menjadi kebutuhan mereka yang tinggal di kota besar, operator 3 (Tri) juga blusukan ke kota-kota kecil dan daerah pelosok. Strategi blue ocean menghindari persaingan penuh sesak di kota besar.

INVESTASI

“Ferdy Hasan: Memulihkan Investasi Setelah Rugi Besar”
Presenter kondang, Ferdy Hasan kembali berinvestasi lagi sesudah merugi miliaran rupiah. Untuk menata ulang investasinya, Ferdi mengalihkan portofolionya dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Bagaimana dia menata ulang investasinya?

TEKNOLOGI INFORMASI

“Sistem Standar Demi Menjaga Kualitas Belajar”
Mengelola dan mengurus puluhan ribu mahasiswa yang tersebar di puluhan kampus di berbagai kota di Indonesia, plus sejumlah besar dosen dan karyawan, bukanlah hal mudah. Bagaimana Bina Sarana Informatika bisa melakukannya?

INDONESIA YOUNGSTER INC.

STARTUP

“Rizky Diansyah: Dari Bisnis EO hingga Aneka Jasa”
Profesi dokter sepertinya bukan pilihan Rizky Diansyah dalam meniti kariernya. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti tahun 2000 ini lebih memilih mengembangkan bisnis yang telah dirintisnya sejak masih kuliah.

ENTREPRENEUR
Alamsyah Cheung

SIAPA DIA
Rifki Pratomo

Baca selengkapnya di SWA Edisi Terbaru!
Read more > http://goo.gl/zJqGjl

===========================

SWA Digital Magazine, dapatkan juga Majalah SWA versi Digital di Tablet, iPad dan iPhone Anda melalui
http://swa.co.id/digitalmagazine

SWA Mobile untuk mengakses SWA Online melalui Smartphone dan Tablet:
http://swa.co.id/mobile

Informasi Lengkap:
Berlangganan: http://swa.co.id/subscription/
Iklan: http://swa.co.id/about
Rate Card: http://swa.co.id/ratecard

Website: http://swa.co.id/
Facebook: http://facebook.com/swamagazine/
Twitter: http://twitter.com/swamediainc/

Jika anda membutuhkan pembelian Majalah SWA dalam jumlah besar atau berlangganan kolektif untuk Karyawan dan Mitra berharga anda, segera manfaatkan fasilitas lebih dan discount menarik yang kami sediakan, silahkan menghubungi :
Putri-Sirkulasi
Email: putri.meutia@swamail.com
Tlp. (021) 3523839 Fax: (021) 3457338, 3853759

instagram

So cute documentation as always.

Alhamdulillah penyampaian amanah Beastudi @ilmuberbagi untuk adik penerima beastudi di SMK Sakti Gemolong sudah terlaksana hari ini.
Semoga dapat bermanfaat dan terus berprestasi unt adik2nya.

Btw si adik namanya Haniful sudah kelas IX dan semoga dilancarkan usahanya menghadapi Ujian Nasional. Aamiin.

Terima kasih Mas @azizmursalin dan tim dr perwakilan Ilmu Berbagi Foundation Yogyakarta yang sudah bersedia jauh2 ke Gemolong. Semoga lelahnya menjadi ibadah hari ini.

Semangat Berbagi Berkelanjutan ~~~\0/

#IlmuBerbagi #IlmuBerbagiFoundation #IBF #Scholarship #Charity (at SMK Sakti Gemolong - Sragen)

Kampus Biodiversitas IPB

Program kampus biodiversitas yg dicanangkan IPB tidak akan berjalan lancar jika tidak ada kerjasama antar civitas akademika IPB. Jika pun berhasil, akan sulit menjaga dan merawatnya tanpa kesadaran civitas akademika tentang arti penting program ini. Dibutuhkan gerakan bersama, kesadaran bersama,dan kerjasama seluruh civitas akademika IPB dalam mewujudkannya, yaitu dengan memantapkan pengelolaan biodiversitas kampus, mengembangkan kapasitas kelembagaan, termasuk individu, dalam pengelolaan biodiversitas kampus, serta mengembangkan manfaat berkelanjutan biodiversitas kampus.

Untuk mengubah sesuatu yang besar, mulailah dari hal yang kecil, hal yang ada di dekat kita, serta diri kita sendiri. Kampus biodiversitas bukan hanya sebuah nama, kampus biodiversitas adalah kampus yang mampu membuat, menjaga, dan memperbaiki ekosistem di dalamnya, kampus yang mampu melestarikan flora dan fauna di kawasannya, kampus yang ramah lingkungan, serta kampus yang mampu membawa warganya untuk mencintai lingkungan.

Usaha IPB dalam menjadikan kampus biodiversitas diharapkan membuka jalan menuju kampus yang sehat, unggul, dan sejahtera. Sehat, unggul, dan sejahtera bagi seluruh civitas akademika IPB dan warga sekitarnya.

UI dan UGM terkenal dengan program Green Campus, ITB dengan program eco-building (eco-campus), Trisakti dengan program Green Building, Universitas Negeri Semarang dengan program Kampus Konservasi. Sedangkan IPB kini memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain, yaitu ‘Kampus Biodiversitas’, sebuah kampus yang tentu saja kaya akan keanekaragaman hayati dan merupakan kampus biodiversitas pertama di Indonesia.


_Selamat Hari Hutan dan Air Sedunia_

Bogor, 21 dan 22 Maret 2015

.
Guru bukan satu tapi beribu.
Bukan sementara tapi selamanya. 
Bukan dimusuhi tapi disayangi. 
Bukan dilupai tapi diingati. 
Bukan hanya di sini tapi di mana-mana. 
Bukan setakat ini tapi hingga hujung nyawa

Guru sebagai “Murabbi” seakar dengan kata rabb atau tarbiyah.
Yaitu sebagai mendidik, memelihara dan mengajarkan murid-muridnya dengan cara bertahap dan berkelanjutan dari tidak paham sampai paham apa yang diajarkan. Begitulah sabarnya guru saat mendidik dan mengajarkan murid-muridnya

Guru sebagai “Muwa’izah” Seperti dalam surah Asy-Syu’ara: 136
Guru sebagai Muwa’izah yaitu orang yang senantiasa menasehatkan, mengingatkan, dan menjaga anak didiknya dari pengaruh yang berbahaya

Guru sebagai “Mudarris” Seperti dalam surah Al-An’am: 105
Guru sebagai Mudarris yaitu orang yang senantiasa melakukan kegiatan ilmiah seperti membaca, memahami, mempelajari, menulis.
Mulai dari anak didim tidak pandai semua itu, sampai pandai sehingga bisa lebih lagi dari guru. Itulah hebatnya guru

Guru sebagai “Ahl dzikr” Seperti dalam surah An-Nahl ayat 43, yaitu orang yang memiliki pengetahuan, menguasai masalah, atau ahli di bidangnya. Sebagai ahl dzikr, karakter guru hendaklah sebagai orang yang mengingatkan pada murid-muridnya dari perbuatan yang melanggar larangan Allah dan Rasul-Nya. Itulah mulianya guru yang tida henti untuk terus mengajarkan kebaikan kepada anak didiknya

Guru……
Kasihmu tak pernah hilang ditelan waktu
Nasihatmu akan abadi didalam kalbu
Ilmu yng berguna akan slalu kau limpahkan
Tida henti untuk membimbing dan mengajarkan kami
Engkau hanya berharap kami menjadi berguna
Engkau yang trus berdo’a, moga kami meraih cita-cita

Guru…..
Jadikanlah dirimu seorang yang…..
Hadirnya di TUNGGU
Hhilangnya di RINDU
Ilmunya di BURU
Nasihatnya di SERU
Tingkah lakunya di TIRU
Jasanya di KALBU

Guru…….
Tulusnya hatimu,
Sabarnya dirimu,
Mulianya akhlak mu
Yang membuat kami terharu
Semoga ilmu yang diberikan akan bermanfaat untuk kami semua sebagai anak didikmu.

Kolaborasi @duniajilbab bareng @arafhmina 😇🙏 #duniajilbab

Ingin lebih dekat dgn dije? Add line: @duniajilbab , jangan lupa pake “@” ya ukhti. ^^ atau klik link di bio dije. 😉 semangat tebar kebaikan! (at tag teman sekolahmu 😇🙏)

Inovasi Wardah, Tak Sekadar Label Halal

Posted on March 19, 2015 by Syukron Ali 

Inovasi adalah kunci pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Tak ada inovasi, jangan heran kalau bisnis perusahaan tak akan bertahan lama. Inovasi diperlukan untuk memenangi persaingan bisnis yang semakin ketat belakangan ini. Wardah yang telah berdiri sejak 1985 mengedepkan inovasi sebagai energi pendorong dan penjaga keberlangsungan bisnis kosmetiknya.

Direktur Pemasaran PT Paraghon Technology & Innovation, Salman Subakat

Napas inovasi tercium jelas pada PT Paraghon Technology & Innovation selaku perusahaan yang menjadi bendera Wardah. Paraghon dalam bahasa latin berarti mutiara paling kemilau diantara kemilau mutiara lainnya. Proven, relevan, dan acceptable dengan kondisi masyarakat serta kontinu adalah prinsip-prinsip dasar Wardah dalam berinovasi.

Read more > http://goo.gl/umG1Ea

Semesta ingin berkoar, tentang karang yang mengambang.
Laut ingin berseru, tentang awan yang hilang tenggelam.
Kapal berlayar, berenang menyeberangi pulau - pulau karam.
Angin menyeru, berbisik tentang pilu.
Daun - daun berkelahi sampai lelah serasa akan mati.
Cahaya kelabu membeku.
Salju berguguran dekat jendela.
Menghempas badan, dan terbenam dalam penat berkelanjutan.
Mata melekat pada kelopaknya.
Duri itu tertancap dalam tulang.
Ngilu itu hinggap melekat dalam dekap.
Dan para bayi itu menangis, meraung bersamaan.

*kerancuan dalam kebisingan. Dan bising menggila.

anggy rusidi
12march2015
07:44 p.m

#vscocam #vscoday #vsco #instagram #instapoetry #instavsco #sea #puisi (di di sudut dinding di bawah tv, kertas memburam)

Keberlanjutan dan Berkelanjutan.
—  Serupa tapi tak sama. Satu menanyakan, satunya menyatakan. Serasi ya. Saling melengkapi :).
(’Ditemukan’ saat sedang mengejar deadline Seminar Tugas Akhir. Yeah.)
Ketua DPR ingatkan parlemen dunia wujudkan pembangunan berkelanjutan

Tags :

Ketua DPR RI Setya Novanto mengingatkan semua negara fokus pada pentingnya parlemen dunia dalam memberikan kontribusi pencapaian target pembangunan berkelanjutan atau SDGs Post Development 2015. Hal itu dikatakan Setya …


Tanggal : March 30, 2015 at 11:23AM
Penulis :
By : ANTARA News - Berita Terkini
Baca selengkapnya di :
Sumber Berita

Anda sedang membaca berita tentang "Ketua DPR ingatkan parlemen dunia wujudkan pembangunan berkelanjutan"
Penyerahan Beasiswa Pendidikan Siswa SMK Sultan Agung 1 & 2 Tebuireng

Penyerahan Beasiswa Pendidikan Siswa SMK Sultan Agung 1 & 2 Tebuireng

Beasiswa Pendidikan Siswa SMK Sultan Agung 1 & 2 Tebuireng

Pendidikan yang berkelanjutan melahirkan kemajuan bagi suatu bangsa. Yatim Mandiri menyalurkan donasi program pendidikan kepada anak-anak yatim dhuafa secara berkala setiap 6 bulan sekali melalui Program BOP. Sebanyak 9 siswa/siswi SMK Sultan Agung 2 Tebuireng Jombang dan SMK Sultan Agung 2 Tebuireng Jombangmenerima penyaluran donasi…

View On WordPress

Dan ujian berikutnya, dapet kabar dr rumah, si kecil batuk plus ngos2an lagi. Subhanallah……habis banjir terbitlah penyakit, pas di kantor lg repot2nya.

Ya baiklah…..bismillah, semoga asmanya ga berkelanjutan. Aamiin…..

Semangat semangat semangat…..
Duhai semangat plis plis plis tetap disini, jangan pergi dariku

dari @kartunislam

Follow @kartunislam

Maklum sih kecewa kalau dapet musibah atau kejadian yang ga enak. Tapi kecewanya di awal aja, sebatas reflek. Abis itu buru2 istighfar dan prasangka baik aja sama Allah. Ditambah dengan sabar, insya Allah pahala besar dan diganti dengan kehidupan yang lebih baik. Entah itu dibalas di dunia maupun nanti di akhirat.

Tapi kalau kecewa berkelanjutan, efeknya bisa ke kehidupan. Beneran loh, apalagi sampe berprasangka yang buruk2 ke Allah. Ingat hadits qudsi ini, “Aku (Allah) adalah sesuai dengan prasangka hambaKu.” .

Jadi kalau prasangka kita jelek, ya beneran jadi jelek. Tapi kalau kita terp husnuzhon alias prasangka baik kalau Allah bakal kasih kita rencana yang lebih indah, ya insya Allah nanti hidup kita jadi indah.

Follow @kartunislam

Tag sahabat tercinta yaa 😆 by @teladan.rasul at instagram (http://ift.tt/1G2iKUM)

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/03/28/pembinaan-usia-dini/liga-pertamina-u18-cetak-bibit-muda-sepakbola-berprestasi/

Liga Pertamina U18 Cetak Bibit Muda Sepakbola Berprestasi

JAKARTA,bolanasional.co-PT Pertamina (Persero), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan olah raga khususnya sepak bola. Melalui Pertamina Foundation sebagai perusahaan kebanggaan bangsa, Pertamina membentuk Pertamina Soccer School dimana dalam realisasinya Pertamina menggelar kompetisi Pertamina League U18.

Untuk mengasah kemampuan pemain-pemain muda berbakat di Indonesia, maka sejak tahun 2013 Pertamina menyelenggarakan Pertamina League U16 yang diikuti oleh 14 peserta dari Jabodetabek. Setelah sukses dengan Pertamina League U16, maka kini Pertamina terus berkomitmen dengan menyelenggarakan Pertamina League U18 yang diperuntukkan bagi pemain usia 18 dengan sistem kompetisi penuh.

Pertamina U18 hadir untuk melengkapi kompetisi sepakbola usia dini di Indonesia yang masih minim, sehingga liga ini diharapkan menjadi pipa pembinaan yang berkelanjutan dengan liga usia dini lainnya yang sudah eksis terlebih dahulu. Disamping itu, Pertamina League U18 ini dapat menjadi wadah aplikasi dari proses latihan yang melibatkan pemain, pelatih maupun manajer. Yang lebih penting lagi dari kompetisi liga ini adalah dapat memberikan pengalaman bertanding atau jam terbang bagi para pemain usia dini, sesuai dengan ketentuan Asian Football Confederation (AFC).

VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, “Dengan digelarnya Pertamina League U18 ini diharapkan juga dapat memudahkan bagi para pemangku kepentingan di dunia sepak bola untuk mendapatkan pemain usia muda berbakat. Karena, Liga ini memiliki statistik tentang data keseluruhan pemain. Hal ini didukung juga dengan fakta bahwa Pertamina juga menyelenggarakan Pertamina League U16, sehingga data yang dimiliki cukup berjenjang dan berkesinambungan”.

Pertamina League U18 ini diikuti oleh 12 tim se-Jabodetabek dengan jumlah pertandingan per tim sebanyak 22 kali. Selama 22 pekan, sejak pertandingan pertama digulirkan pada 18 Oktober 2014 hingga pertandingan pekan terakhir pada 28 Maret 2015 mendatang, jumlah total pertandingan mencapai 132 kali. Pada pekan ke-22 atau pekan terakhir di musim ini akan memunculkan juara baru yang diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit baru pemain muda potensial harapan bangsa di masa mendatang.

Pada musim kompetisi 2015/2016 mendatang, jumlah tim peserta ditargetkan mencapai 16 tim, dengan menggunakan lapangan yang berbeda. Sedangkan untuk meningkatkan pemahaman dan capacity building untuk peserta, pelatih dan orang tua, akan diselenggarakan juga workshop tentang seluk-beluk liga dan pentingnya pembinaan usia muda.

Bptu-hpt sembawa
Tags :


Tanggal : March 29, 2015 at 10:56AM
Penulis : Rip sbull
By : Wikipedia - Perubahan terbaru [id]
Baca selengkapnya di :
Sumber Berita

Anda sedang membaca berita tentang "Bptu-hpt sembawa"
New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/03/28/pembinaan-usia-dini/liga-pertamina-u18-cetak-bibit-muda-sepakbola-berprestasi/

Liga Pertamina U18 Cetak Bibit Muda Sepakbola Berprestasi

JAKARTA,bolanasional.co-PT Pertamina (Persero), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan olah raga khususnya sepak bola. Melalui Pertamina Foundation sebagai perusahaan kebanggaan bangsa, Pertamina membentuk Pertamina Soccer School dimana dalam realisasinya Pertamina menggelar kompetisi Pertamina League U18.

Untuk mengasah kemampuan pemain-pemain muda berbakat di Indonesia, maka sejak tahun 2013 Pertamina menyelenggarakan Pertamina League U16 yang diikuti oleh 14 peserta dari Jabodetabek. Setelah sukses dengan Pertamina League U16, maka kini Pertamina terus berkomitmen dengan menyelenggarakan Pertamina League U18 yang diperuntukkan bagi pemain usia 18 dengan sistem kompetisi penuh.

Pertamina U18 hadir untuk melengkapi kompetisi sepakbola usia dini di Indonesia yang masih minim, sehingga liga ini diharapkan menjadi pipa pembinaan yang berkelanjutan dengan liga usia dini lainnya yang sudah eksis terlebih dahulu. Disamping itu, Pertamina League U18 ini dapat menjadi wadah aplikasi dari proses latihan yang melibatkan pemain, pelatih maupun manajer. Yang lebih penting lagi dari kompetisi liga ini adalah dapat memberikan pengalaman bertanding atau jam terbang bagi para pemain usia dini, sesuai dengan ketentuan Asian Football Confederation (AFC).

VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, “Dengan digelarnya Pertamina League U18 ini diharapkan juga dapat memudahkan bagi para pemangku kepentingan di dunia sepak bola untuk mendapatkan pemain usia muda berbakat. Karena, Liga ini memiliki statistik tentang data keseluruhan pemain. Hal ini didukung juga dengan fakta bahwa Pertamina juga menyelenggarakan Pertamina League U16, sehingga data yang dimiliki cukup berjenjang dan berkesinambungan”.

Pertamina League U18 ini diikuti oleh 12 tim se-Jabodetabek dengan jumlah pertandingan per tim sebanyak 22 kali. Selama 22 pekan, sejak pertandingan pertama digulirkan pada 18 Oktober 2014 hingga pertandingan pekan terakhir pada 28 Maret 2015 mendatang, jumlah total pertandingan mencapai 132 kali. Pada pekan ke-22 atau pekan terakhir di musim ini akan memunculkan juara baru yang diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit baru pemain muda potensial harapan bangsa di masa mendatang.

Pada musim kompetisi 2015/2016 mendatang, jumlah tim peserta ditargetkan mencapai 16 tim, dengan menggunakan lapangan yang berbeda. Sedangkan untuk meningkatkan pemahaman dan capacity building untuk peserta, pelatih dan orang tua, akan diselenggarakan juga workshop tentang seluk-beluk liga dan pentingnya pembinaan usia muda.