bbmu

[Video] #TOPstagram ‘학.. This is for you, Wuhan! haha #유라잌얼굴첫공개매력완전없음’ June 28, 2015 at 01:26AM (KST).
학.. This is for you, Wuhan! haha #유라잌얼굴첫공개매력완전없음 by choi_seung_hyun_tttop
Source: http://ift.tt/1do1nD6
(Update from: June 28, 2015 at 01:26AM KST)
For more TOP Instagram updates please visit http://bbmu.net/news-section or http://bbmu.net/bb-instagram
http://ift.tt/1HnTr2P

Khawatir

Beberapa hari yang lalu aku melihat display picture di bbmu. Display picture yang membuatku khawatir dengan keadaanmu.

Tangan mungilmu di infus, walaupun begitu kamu masih sempat memfotonya. Sungguh betapa kuatnya kau.

Melihat itu aku mengkhawatirkanmu. Aku mengirimu sebuah pesan. Kenapa? Ada apa? Kamu sakit apa?, ya , mungkin gak tepat kalau di bipang sebuah pesan, karena aku mengirim beberapa pertanyaan berulang kali.

Iya aku selalu memperhatikanmu, memperdulikanmu. Selalu.

Aku menunggu balasanmu, dan katamu kamu sakit, sakit sesak nafas.

Aku sungguh khawatir.

Dengan balasan itu aku semakin khawatir, bagaimana keadaanmu disana?, kau jauh dari orang tua, siapa yang merawatmu?, sungguh aku khawatir.

Tapi apa daya, aku pun juga jauh darimu, yang bisa aku lakukan hanyalah khawatir, khawatir dan khawatir. Tapi aku juga tak lupa untuk berdoa agar kamu cepat sembuh dan baik-baik saja.

Melihat keadaanmu yang seperti itu, aku juga mengingatkanmu untuk makan, minum obat agar keadaanmu segera membaik, walaupun aku tak tahu entah ada orang lain yang sudah mengingatkanmu atau tidak. Tapi setidaknya kau masih mau membalas pesanku.

Ya walaupun sebenarnya aku tak tahu kenapa aku khawatir akan keadaanmu, selalu memperdulikanmu, (walaupun aku tak pernah tahu apakah kau memperdulikanku atau tidak). Ya, Mungkin saja karena suatu reaksi dari zat-zat yang mempengaruhi perasaan yang disebut… ah sudahlah.

Dan hari ini aku melihat display picture bbmu, sudah berubah, sudah tidak tanganmu yang di infus itu, kini berubah menjadi tangan dengan goresan-entah dengan apa kau membuatnya-membentuk tulisan i love you.

Aku tahu itu bukan untuku, tapi aku cukup senang sudah tak melihat infus itu di tanganmu lagi.

Dan aku tak tahu kenapa aku menulis ini.