baru jari

Aku Kepada Kamu

Kata orang, tentu yang mengenalku dengan dalam, aku adalah sosok yang mudah sekali dibaca hatinya lewat ekspresi wajah, tatapan mata, bahkan bahasa tubuh. Jika begitu, bukankah kau sadar pula bahwa aku mencintaimu diam-diam. Diam di sini hanya karena mulutku yang tak kunjung berkata. Padahal mataku telah jujur sejak lama (@dwsrkh)

Lama? Lucu ya, aku seolah-olah sudah lama mengenalmu padahal baru hitungan jari kita bertemu. Setiap kali temu tercipta aku sering tak kuasa menahan rasa sesak yang melanda. Aku berusaha bersikap sewajarnya, walau seringkali aku diam-diam mencuri pandang ke arahmu. Andai kamu tahu, aku amat jatuh hati pada manik matamu. Banyak hal yang bercerita di sana, meski tanpa ucapan yang terdengar dari bibirmu. Dan semuanya lebih dari sekedar kata (@hujanmimpi)

Katakan apa yang kau ingat dariku saat pertama berjumpa, saat kita lebih dekat dari sekedar mencuri pandang demi pandang. Semisal kaupun selalu memperhatikanku dari sudut diammu. Bercanda. Aku hanya berandai (@aksarannyta)

Andai temu tak tercipta mungkin tak akan ada persahabatan yang terjalin di antara kita. Sahabat? Lucu sekali bukan, aku mengakumu sebagai sahabat padahal bagimu entah aku ini apa (@hujanmimpi)

Apa kau tahu bagaimana melambungnya aku ketika kau memang berujar memperhatikan sedetailnya aku? Jangan tanya. Dulu sekali kau bertanya ‘apa kita dekat?’ Aku hanya diam tak tahu menjawab apa. Hari ini kutanyakan padamu dalam diam juga 'apa kita dekat?’ (@dwsrkh)

Dekat yang hanya aku saja merasa, apa masih bisa disebut dekat? Atau kita jauh? Dipisahkan oleh harapanku dan ketidaktahuanmu. Dipisahkan oleh rasaku dan ketidakpekaanmu. Apa benar kita jauh? (@aksarannyta)

Jauh bagiku mungkin berbeda dengan definisi jauh untukmu. Entahlah, hingga saat ini aku masih kerap bertanya apa aku bagimu. Maaf, aku tak bermaksud apa-apa. Aku hanya ingin mengenalmu lebih dari sekedar dekat. Perlukah aku juga mengakui rasa yang sedang mengintip? (@hujanmimpi)

Mengintip hatimu hanya membuka peluang untukku sakit hati. Ah tidak itu hanya prasangka yang kubuat sendiri. Tidak aku tidak perlu tahu hatimu, tidak mau tahu untuk saat ini. Aku terlalu takut kehilanganmu (@dwsrkh)

Kehilanganmu hahahahaha. Sebentar, aku berpikir kembali. Memilikimu saja tidak, namun takut akan kehilangan iya. Aku sekurangajar inilah, nyatanya. Setelah mengagumimu diam-diam kini merasa memiliki. Sedang adaku, tiada bagimu (@aksarannyta)

Bagimu mungkin aku sama saja seperti mereka yang dekat denganmu. Siapapun bisa dengan mudahnya nyaman berada di dekatmu. Aku tidak berlebihan memujimu, tapi memang demikian adanya. Lantas, apa yang harus aku lakukan dengan rasa yang sudah tercipta ini? Katanya cinta patut diperjuangkan, tapi cinta juga tidak selamanya bisa memiliki (@hujanmimpi)

Memiliki dan dimiliki hanya angan barangkali. Tuan, aku bukan satu-satunya bukan? Aku hanya berharap memiliki lebih banyak waktu dibandingkan seluruh yang dekat denganmu, untuk lebih banyak mengenalmu (@dwsrkh)

Mengenal yang tak sekedar nama dan beberapa kisah sebatas permukaan, namun juga memahami seluruhmu. Menjadikanku sebagai tempatmu berbagi. Untuk itu, lihat aku sesekali (@aksarannyta)

Sesekali, bukan hanya sekali. Bisa bedakan Tuan? Kini kita semakin menjauh nampaknya, sedang ada yang membuatmu lebih nyaman untuk berbagi kisah. Maaf, mungkin aku cemburu. Haha, lupakan aku hanya bergurau (@hujanmimpi)

Gurauanmu waktu lalu membuatku diam membisu. Semudah itukah kamu mengucapkan 'aku cinta kamu’ Jangan becanda. Hei Tuan, tak tahukah kamu bahwa satu lengkung senyummu dapat menghangatkan hatiku? Jika sesekali akupun bercerita tentang hariku, maukah kamu mendengarkannya? Kamu tempat lebih dari sekedar nyaman dan berbagi bagiku (@dwsrkh)

Bagiku sebegitulah istimewanya dirimu. Bagimu bagaimana aku? Suatu titik tak terlihat di antara beralinea-alinea kisah yang tengah kau ceritakan? Tak mengapa, kau akan selalu membutuhkanku di akhir cerita. Tanda baca terakhir yang selalu ingin kau temui untuk mengakhiri segala pencarian. Semoga (@aksarannyta)


Diajakin main sama noteu @aksarannyta di tengah kegabutanku dan di tengah kemagerannya teh @dwsrkh. Hasilnya malah milih tema jatuh cinta diam-diam, random sih tapi hasilnya malah nggg…ngebuat mikir. Terima kasih kesayangan-kesayangan, kalian membuat hariku jadi lebih produktif setidaknya. Mwah!

fyi : disudahi karena ternyata panjang banget, haha