artist: hari

Dunia yang Berbeda

Memberi ruang dan waktu, kadang ada khayalan yang tak bertepi. Sesungguhnya sadari bahwa kau sedang menjalani kenyataan. Ingatlah, sejenak sadarkan diri bahwa perjalanan ini tidak sebentar. 

Hari-hari terakhir ini memberi pelajaran yang sangat berarti. Perbedaan setiap insan memberikan peringatan dan pembelajaran dalam menghargai arti hidup.

Wahai diriku, sadarilah masih banyak hal yang mampu engkau perbuat, raihlah segala cita-cita untuk menjadikan hidup ini lebih berarti.

Biarlah beberapa waktu terkakhir ini memberikan pembelajaran pada diri, bahwa sejatinya perbedaan yang begitu besar kadang terasa sulit untuk diterima.

Akan tetapi, hadapilah ini semua perhatikan dirimu, perbaiki akhlakmu, jadilah insan yang lebih berarti.

Kesalahan ini berawal atas khayalmu sendiri yang begitu tinggi, sehingga berharap begitu besar hingga kau lupa bahwa siapa dirimu sebenarnya.

Allah akan selalu menggengam hatimu, meniupkanmu kekuatan, memberimu ketabahan dan memperlihatkanmu kenikmatan.

Setiap lembar yang ada pada hari-hari lalu itu, biarlah menjadi tinta-tinta yang menjadi warna-warni setiap lembar kehidupanmu,

Ruang yang berbeda, melahirkan dunia yang berbeda, kini telah kau sadari semua. Saatnya melesat, hentikan khayalmu, raihlah kenyataan, kenyataan yang selalu berpihak pada dirimu yang memberimu kekuatan dan energi baru untuk melangkah lebih baik.

Lupakanlah hal-hal lalu itu, jadikanlah penyemangat bahwa kau akan selalu hadir menjadi sosok yang lebih baik.

#untuk sementara ini menjauhlah biarlah takdir dan waktu yang memberi jawaban padamu. 

karena masih ada hal yang harus kau selesaikan dahulu…

Salam. Januari 2015

Renungan di Hari Ulang Tahun ke-24

Alhamdulillah, tak terasa hari ini usiaku bertambah menjadi 24 tahun dan jatah umurku berkurang 24 tahun juga. :-) :’(

Banyak suka dan duka yang terjadi dalam hidupku ini yang datang silih berganti dan atau hadir sekaligus. Banyak orang, keluarga, dan kawan yang juga datang dan pergi atau tetap bersama silih berganti mengisi alur kehidupanku.

Semakin bertambahnya umur semoga semakin sabar dalam menghadapi segala cobaan dan bersyukur dalam menerima segala nikmat dan anugerah dari Allah karena itulah sifat dan sikap yang terbaik dalam mengarungi samudera kehidupan dunia yang sementara ini dengan bahtera diri yang juga banyak membekali diri dengan segala amal untuk persiapan menuju kehidupan akhirat yang abadi nanti.

Semoga Allah memberkahiku dan memberi segala yang terbaik untukku menurut ukuran-Nya dan keputusan-Nya, baik manis dan pahit, suka dan duka karena itu ada banyak hikmahnya dan maknanya.

Perbanyak juga muhasabah dan evaluasi diri dalam merenungi dosa-dosa yang telah dilakukan dan bertobat nasuha serta memperbanyak ibadah dan amal kebaikan juga selama nafas masih berhempus, jantung masih berdetak, dan tanda-tanda kehidupan lainnya sebelum ajal kematian menjemput, lalu berada di alam barzah (kubur) sebagai tempat transit sementara, kemudian dibangkitkan pada kehidupan akhirat nanti dan mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan Allah, lalu akan diberi salah satu ganjaran-Nya, surga atau neraka.

Semoga ini dapat diambil hikmah-hikmahnya.

Terimakasih banyak kepada keluarga, teman-teman, dan orang-orang yang menyampaikan ucapan ulang tahun, doa, dukungan dan harapannya kepada saya yang berulang tahun yang ke-24 pada hari ini, Sabtu, 19 April 2014. Semoga Allah memberi balasan yang terbaik dan memberkahi kepada kalian semua. :-)

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (QS Maryam [19] : 33)

Kamis, 19 April 1990 - Sabtu, 19 April 2014 - .. .. ….(selanjutnya…)

Sumber gambar : Dari sebuah gambar via pencarian “Google”, Sabtu, 19 April 2014.

Menjadi Sadar

Selamat pagi, manusia-manusia pencari berkah. Semoga hari ini bisa kaudapat hikmah.

Jangan sampai hari hanya lewat dan kau tak sadar bahwa ia telah menyapamu.

Hari berjalan bersamamu. Jangan lengah. Menjadi sadarlah.

Vishnou sur le serpent de l'éternité

Provenance : Kalahasti
19e siècle
imprimé, peinture sur tissu, toile de coton
Andra Pradesh


© RMN-Grand Palais (musée Guimet, Paris) / Thierry Ollivier

Section Textile du musée Guimet