arah

Mungkin aku adalah salahsatu orang diantara banyaknya manusia, yang memilih untuk mematahkan hati sendiri tanpa perlu menunggu untuk kamu patahkan.
.
Mungkin aku adalah salahsatu orang diantara banyaknya manusia, yang menikmati luka dalam garis abu-abu tanpa perlu penjelasan dari siapapun.
.
Kadang aku memilih untuk menahan sakit tersebab gigitan ular yang berbisa. Hingga pada akhirnya membuatku sadar bahwa aku tak boleh binasa karena racun yang sama.
.
Ada sesak dalam dada saat hati dipaksa untuk mencintai kehilangan. Ada berat yang dirasa saat punggung dipaksa berbalik dan memutar arah, karena menetap di tempat yang sama pun tak ada gunanya.
.
Diantara cerahnya langit, lebatnya hujan, dan sejuknya embun pagi hingga sunyinya malam. Ada seseorang yang telah selesai menyeka air matanya. untuk kemudian dia bangkit dengan membawa sepotong lilin kecil ditengah kegelapan yang hampir membutakan mata.
.
Ia sedang mencari secercah cahaya dalam rintih dan perihnya sebuah perjuangan. Ia sedang meluaskan lahan untuk tempat yang kan diisi dengan penuh kesabaran.
.
Teruntuk kamu yang kini tengah disentuh oleh luka karena cinta yang hampir melemahkan jiwa, bangkitlah… Karena perjalanan ini masih panjang, terkecuali jika ajal sudah menjelang.
.
Berdamailah dengan hatimu, karena waktu akan menyembuhkan lukamu. Dan obat yang paling mujarab adalah cinta dari Rabbmu.
.
Maka fokuslah untuk mengejar cinta Allah lebih dahulu, karena disanalah tempat kamu akan menemukan ketenangan dan ketentraman yang dilapisi berjuta keberkahan.
.
La tahzan, Innallaha ma'ana😊
.
Salam, @_itsmeana_

#duniajilbab

Made with Instagram
HiMaHo

Minggu pertama kuliah berlalu secepat banci yang berlari dikejar satpol pp.


Di penghujung minggu pertama semua terasa tenang. Damai sekali. Kuliah terakhir hari ini beres jam setengah tiga. Ga terlalu banyak materi, cuma pendahuluan kuliah plus kultum dari dosen fisika kuantum.

Fisika kuantum ini merupakan salah satu mata kuliah yang sulit sekali lulusnya. Di kuliah ini aink ketemu banyak mahasiswa senior, dari yang cuma beda seangkatan sampai yang sekarang uda terancam dikeluarkan. Pak Zayn, Dosen kuantum emang punya standar tinggi dalam penilaian. Mana susah pula kuliahnya, aink agak-agak ga pede sama mata kuliah satu ini.

Seberesnya kuliah, aink langsung menenangkan diri di bunker. Menikmati suasana menjelang  sore sambil maen catur lawan Wibi. Sesekali kita nengok ke arah jalan depan himpunan. Berharap ada mahasiswi cute yang lewat depan himpunan sambil ber-’huaaa cantiknyaaaa’.

Permainan aink baru mulai seru saat dari depan himpunan aink denger suara cemprengnya Icak. Dia kayaknya nyariin aink sama Wibi. Si Wibi aink yakin dia denger suara Icak yang nanya-nanyain kita ke anak himpunan, tapi dia tetep fokus bertahan. Ga peduli banget sama Icak.

Sampai akhirnya, seorang anak himpunan figuran ngasi tau Icak kalo kita lagi maen catur di bunker seberang himpunan. Rusuh layaknya suporter bola, Icak ngeloncat naek ke atas bunker.

“Gawat gaess!!!”

“kenapa Cak?”, aink sok-sok’an nge-waro meskipun lagi sibuk gerakin mentri yang mau aink pake buat makan kuda nya Wibi.

“si Randi!”

“kenapa Cak?”, sekarang giliran Wibi yang nge-waro setelah nyelamatin posisi raja nya yang tengah terancam punah.

“Si Randi tadi pegangan tangan sama cowok ganteng!!”, Icak masi histeris.

“Ohh,. “ sahut aink sama Wibi hambir berbarengan.

“Trus?”, aink majuin benteng buat ngebatesin pergerakan raja nya Wibi. Bentar lagi game set, pffft.

“si cowok ganteng ini masa megang-megang telapak tangannya Randi, trus dia ngegrepe tangan si Randi sampai ke bahu, hiiiiiiiiiiiiy! Urang baru pertama liat cowok grepe-grepe ke cowok laen”

“trus si Randinya mau aja digrepein. Urang tadinya mau misahin tapi sieun euy, bisi digebug”

“yaudah sih cak, biarin ajj…. anjay! Aing gerak kemana lagi ini? Bob, nyantelah maennya”, Wibi mulai ga terima aink acak-acak garis pertahanannya.

“SKAK!!!!”

“Anyiiiing!”

Permainan berakhir dengan pembantaian secara sepihak oleh aink.

“gaess, si Randi gimana gaess??”

“yauda sih Cak,. We all know that someday he would cross the line”, aink berusaha meyakinkan Icak bahwa pindah ‘jalur’nya Randi bukan sesuatu yang di luar nalar.

“iya cak, aing sekelas ama dia dari tingkat satu, ga pernah aink liat dia deket-deket anak cewek. Padahal kalo dia mau cewek macem apa aja kayaknya dia bisa dapet”,

Masuk akal sih pendapat Wibi. Randi tuh ya, uda ganteng banget, tajir pula, trus ga belagu ato manja selayaknya anak dari finansial berada. Trus suaranya yang sayup-sayup merdu itu loh, uda banyak banget cewek yang kejer pas Randi nyanyi sambil gegitaran depan himpunan. Tapi ya gitu,.

“dia uda aing kenalin sama temen-temen cewek aing, tapi ga keliatan ada interest sama sekali. Tau Maya yang anak kimia? Dia pas tingkat satu pernah nembak Randi, trus ditolak masa!”

Seseleket army emang baru terbentuk beberapa bulan setelah kita berempat resmi masuk himpunan. Di tahun pertama aink sekelas sama Icak, sedangkan Wibi sama Randi. Di tahun pertama, kita belum kena fatwa haram pacaran. Jadi, penolakan terhadap Maya aink pikir itu sangat di luar kewajaran.

“si Maya yang kayak porselen itu? Aink mengkonfirmasi statement Wibi. Aink kenal maya yang dimaksud Wibi. Beuh, porselen banget. Uda gila kali yak si Randi nolak begituan.. ya kalo ga gila sih,. paling kemungkinannya ya,…

“trus kita biarin aja nih?”, Icak yang emang agak-agak polos mungkin masih sulit menerima fakta bahwa temen deketnya mulai pindah ‘jalur’.

“ya aink sih selama si Randi ga grepe-grepe-in aink, it’s okay”

“setuju sama Bobi, selama dia ga make a move sama aing, no problem”

“gitu yak,.. hmmmmm,… nah itu orangnya dateng!”

Tanpa ba bi bu, Randi langsung loncat ke atas bunker.

“wah, lagi pada asik maen catur nih!”, sambil kedua tangannya merangkul pundak aink sama Wibi. Layaknya guru yang sedang mendamaikan dua siswanya yang berkelahi, Randi memandang aink sama Wibi bergantian.

Dalam kondisi normal, aink pasti ga keberatan. Uda setaunan aink temenan sama Randi, he is a good friend. Overly friendly kayak gini tentunya aink ga keberatan,. Tapi kalo misalnya apa yang diucapin Icak itu bener,… kayaknya mending aink agak jaga jarak dulu deh,…….

Wibi pun kayaknya idem,. dengan wajah enggan, Wibi nyoba nurunin tangan Randi yang masih bertengger di bahunya. Parno banget mukanya. Berasa takut digrepe gitu dadanya yang jelas-jelas datar.

“engg,… abis dari mana Ran?”, aink mencoba memecah suasana canggung. Sambil perlahan nurunin tangannya Randi.

“oh, gua abis dari gku barat. Ketemuan sama temen”,

“temennya cowok ato cewek ran?”, Wibi tampaknya berusaha mengkonfirmasi berita dari Icak.

“cowok”, jawab Randi dengan kalem.

Aink sama Wibi ber-oooh ria., .

“Cak, sini dong Cak. Masa jauh-jauhan gitu”

Aink baru ngeh, ternyata si Icak uda mundur jauh dari posisinya semula. Uda mepet ujung bunker malah. Uda takut banget kayaknya.

“ketemu ade tingkat?”, tetap berpikir positif, mungkin Randi ketemu ade tingkat yang dia awasin praktikumnya.

“nope, ketemu senior, kebetulan dia kuliah nya deket gku barat. Jadi pas tadi kelar kuantum gua langsung nyamperin”

Emm, senior? Bukan anak fisika berarti. Jarang banget ada mahasiswa tingkat atas yang kuliah di gku, kecuali mahasiswa yang emang prodinya deket-deket sana.. hemmmmn….

“eh, iya mumpung masih sore. Maen ke rumah gua yuk! Gua ada maenan baru di rumah”

Eeeeeeennnngggggggggggggggggggggggggggggggggggg

Maenan baru ya,…..

Hmmmm,

“urang ada perlu di lab komputasi, skip dulu ya Ran”, Icak sigap bikin escape route.

“aing mau beli kue buat ibu aing. Besok doi ultah” njirr sejak kapan Wibi jadi so sweet gitu ama ibunya.

engg,… think of something,.

“aink ada janji mau bantuin Hana belanja bulanan, sori banget ran. Next time yak”

“ohh”

“oke, beneran next time yak!”, Randi emang agak-agak ga peka. Sulit banget ngertinya kalo dikasi kode halus.

“Okeee!!”

“siap Ran!”

“yoii, next time, mameeen!!”

“hahahahahahahahahahahahaha”, ketawa getir,.

Jangan ampe

***


HiMaHo adalah suatu himpunan tak kasat mata, tidak berlogo ataupun berjahim, namun kita yakini betul keberadaannya. Mereka seperti karbon dioksida dalam campuran berbagai partikel gas yang kita sebut udara, ada tapi tak terlihat. Secara de facto, HiMaHo memang tak pernah ada. Tapi berbekal kesadaraan dan kewaspadaan, semua mafhum, anggota mereka berkeliaran di sekitar kita.

Konon, HiMaHo berawal dari sulitnya menemukan gadis pujaan di areal sekitaran kampus. Mahasiswi teknik jumlahnya tidak cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan duniawi para mahasiswa, sedangkan mahasiswi seni dan sains cenderung lebih sulit untuk digapai. Hal ini membuat persaingan di kancah asmara kampus semakin rumit.

Segelintir mahasiswa mulai patah semangat. Beberapa tokoh berpengaruh diantara mereka kemudian menemukan keindahan dan kasih sayang pada sesamanya.(?)

Mengerikan? Mungkin, bagi yang melihatnya dari luar sistem HIMaHo. Namun, bagi para mahasiswa yang berada di dalamnya, barangkali mereka menemukan kebebasan dan rumah untuk pulang.

Saat pertama kali aink masuk kampus, aink uda diwanti-wanti sama senior. HiMaHo biasanya nyari anggotanya secara close recruitment. Berawal dari kenalan, lanjut ke persahabatan yang lebih dekat baru kemudian dijebloskan ke dalam lingkaran setan.

Konon, mereka mengincar para mahasiswa berparas tampan (yang mana ini aink banget), cool (mulai panik setelah ngaca) dan kesepian,. Ok, buat poin terakhir aink ga termasuk. Apalagi setelah ada Elaine, aink ga punya alesan buat pindah jalur. Tapi si Randi???

***

“hahaha, kok bisa ya?”,

“ya bisa aja kali, dia uda ganteng klimis gitu tapi ga terlihat ada ketertarikan sama lawan jenis. Kemungkinannya kan ya gitu…. GGH (ganteng-ganteng homo)!”

“hahahaha, ya,ya,ya,. Kamu jangan tidur bareng sama Randi kalo gitu, pfft”

“yaa, diusahakanlah. Etapi tadi sore dia ngajakin kita-kita buat maen ke rumahnya. Tapi kitanya uda pada parno semua, hahaha”, teringat kejadian sore di bunker. Aink, Wibi sama Icak langsung ngacir dari bunker.

“eh, iya, aink besok bisa main ke kos ga? Kali aja ada yang perlu dibantu packing”

“ga usah, Bob. Temen-temenku mau pada ke kosan, sekalian mau pada belanja buat bekal ntar disana. Ampe malem deh kayaknya”

“ooh, gitu”

“eh, ntar di tempat field trip bakal ada sinyal ga?”

“ga tau, tapi disana kita tinggal di mesh gitu. Kenapa emang?”

“nope., just asking”

“eh Bob, aku tidur duluan ya. Uda mulai sepet nih mata, hehehe”

“hahaha, oke oke. Selamat istirahat, El”

“iya, bye Bob”

“bye”

..

.

..


***

Kosong

Entah, setiap kali terasa rindu namun berjarak, rasanya kosong. Kadang aink mikir, El gini juga ga yah? Sesibuk-sibuknya aink, biasanya aink nyempetin buat ‘say hi’ or something, tapi kok dia enggak ya?. Satu-satunya momen aink merasa ‘penuh’ sama El ya ketika ketemu. Entah itu di kosannya, ato di taman-taman tematik di sekitaran kota.

This love has taken a toll on me!

Well, it’s okay. Nothing is perfect..

.

..

Eh, ada dua sms masuk.

Kak Bob, tau ga cibadak dimana? Aku mau belanja dekor buat acara musik di himpunan

Selang beberapa menit, pesan kedua masuk

Boleh ga, Manda nelpon kak Bob?

 Amanda. Segera aink mengetik jawaban singkat.

Boleh <emot smiley>

Send.

Selang beberapa menit, terdengar bunyi ringtone aink yang emang agak heboh.

BECAAAAAAAAAK, TIIGULIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING!!!!
BECAK TIGULING! BECAK TIGULING!!!!!
BECAK TIGULING! BECAK TIGULING!!!!!

“halou”

“hai kak Bob! Belum tidur?’ terdengar suara riang-riang gemas dari ujung telpon.

“belum, masi melek jam segini mah”, ngelirik jam weker deket ranjang. Masih setengah sebelas.

“kamu mau berangkat pake apa ke cibadak? Sama siapa berangkatnya?”

“mau pake angkot kak. Sendiri aja”

“kalo sendiri kenapa ga pake ojek?”

“ga ah, tukang ojek suka genit. Hiiiih”

“hahahaha,..”, iyalah mana ada tukang ojek yang ga akan genit kalo penumpangnya macem Amanda.

“emm,.. kalo kak Bob besok free ga?”

“mau dianter?”

“iya kak, boleh ga? Kalo ga ngerepotin, hehe”

“boleh, yuk!”

“Beneran, kak Bob? Asik!,”

“dijemput depan kos aja ya”

“iya kak, makasih ya”

“sip, see you tomorrow then!”

“yes, sampai ketemu besok,.”

“…….”

..

“…..”

.

..

.

“G,. Good night,. Kak, met istirahat kak,. Bob”

“eh i… iyah, kamuh juga. Byee Manda”

“byee, kak Bob,..”

……

There’s something filing up my heart. Perlahan tapi pasti, ‘kosong’ yang tadi aink rasa mendadak terasa penuh. Hangat sekaligus menyejukan… tapi,..

 



Aelaaah, cuma nganter belanja doang ke cibadak!!
i’m not gettin’ so worked up for something silly like this!

Aink bukan evening yesterday boy!!



previously on 1201:
Ch.4 Firework

4

Here’s a little progress on my Guild Wars 2 Orrian Armor cosplay!  The paint job is almost complete -  I still need to go in and clean up some of the detailing, add a little more shadowing/contrast, etc.  All of the rigging and fabric portions are finished as well, so I’m getting close.  Time to work on a weapon and add some accessories (I’m thinking a pair of resin-cast transparent wings and maybe a Commander title.  Let me know if you think of any other fun easter eggs to add!).

These are constructed from Worbla, craft foam, and Friendly Plastic, with detailing in puff paint and painted with normal acrylics.

9

Some more Guild Wars 2 Cosplay goodness !!! <3 I loved shooting with Team Paraluna, always been on my wish list to do a guildwars shoot. so we did a mini one at animecon! =D A proper shoot will happen this year!!!! 
for now, hope you like this as much as I do !!! 

PS. last image is like: ”Photographer: just gonna do some tests. Team paraluna: ermm…. lets kill some plants so I can stand. Left or right hand bow. Shiaya: Maybe I should hold my weapon like this, wait my sleeve falls over it…   All: Wait did our picture just get taken!? hahahaha “ 

5

Full shots of my Guild Wars 2 Orrian Armor cosplay, taken at Rattlesnake Lake, WA.  Al did an amazing job with this series (and picked the most PERFECT location - reminds me so much of the Ruins of Orr).

I constructed all of the armor from Worbla, craft foam, and Friendly Plastic, with detailing in puff paint and painted with normal acrylics.

Character: Orrian Armor
Series: Guild Wars 2
Photographer: Shunichi Al Hayashi with Cosplay Photographers

Facebook | DeviantART | Twitter

5

Custom 4” Kidrobot Munny. The buyer requested a Munny wearing Arah dungeon heavy armor with an ascended greatsword from Guild Wars 2. 

____________________

Fiona Ng  is a toy designer and entrepreneur. By day, she is the co-founder of PianoVerse, a place for adult piano lessons in Queens, New York. By night, she is bringing life to little armored toy heroes and heroines.