arah

24082016 - 21:26

Ceritanya adalah tentang waktu yang berjalan begitu cepat dan tak terduga. Sekalipun kita tahu bahwa jarum jam akan selalu bergerak memutar ke arah kanan, pada jarak yang sama. Di kehidupan, waktu menggerakkan kita dengan lompatan-lompatan yang tak terduga, tak pernah sama jaraknya dalam setiap detik.

Perasaan bisa tiba-tiba berubah, keputusan bisa tiba-tiba diambil, kebahagiaan bisa tiba-tiba sirna, dan begitu banyak ketidaktentuan lainnya. Yang tentu hanyalah waktu itu sendiri, tidak dengan dimensi yang lainnya.

Sebulan yang lalu, mungkin hal-hal terbaik terjadi. Mungkin juga terjadi hal sebaliknya di orang lain. Setahun yang lalu ketika dalam masa pencarian, mungkin perasaan itu mengalir ke seseorang, kini muaranya telah berubah dan telah memiliki lautannya. Lautan yang akan terus menjadi tujuan, lautan yang menampung seluruh perasaan yang kadang meluap dan surut itu.

Ada begitu banyak ketidaktentuan yang akan terjadi dengan waktu. Untuk itu, bersiaplah untuk melatih hati dan pikiran kita siap dengan perubahan. Juga membangun kekuatan untuk menjaga iman kita tidak terpengaruh, sekalipun harus menghadapi kematian.

Selamat memperjuangkan hal-hal terbaik, waktu tidak akan pernah berkompromi dengan kemalasan dan ketidakyakinan.

Yogyakarta, 24 Agustus 2016 | ©kurniawangunadi

20.57

Mungkin besok lusa kita akan menemukan hal-hal yang tidak kita suka dari orang-orang disekitar kita, membuat kita enggan untuk sekedar meminum secangkir teh bersama atau menyapanya, membuat kita merasa bahwa diri ini lebih baik dari diri mereka. Lalu kita mengutuk-ngutuk mereka dalam hati.

Padahal apalah hak kita? 

Tau apa yang telah ia lalui saja tidak, membantunya melewati hal-hal tersulit dalam hidupnya saja tidak, mendoakannya saja kita enggan. Apalagi tau tentang bagaimana sulitnya dia merubah dirinya dan memperbaiki dirinya, kita sama sekali tak tau.

Kita tak pernah tau bagaimana ia bersusah payah memperbaiki dirinya setiap hari tapi ia tetap maju walau sedikit, kita tak pernah tau berapa banyak sifat tak baiknya yang telah ia tinggalkan di belakang sana, kita tak pernah tau seberapa berat ia melangkah ke arah yang lebih baik, kan?

Ada banyak orang yang perlu kita doakan, agar Tuhan tetap menempatkannya pada jalan kebaikan tak peduli seberapa banyak halangan yang akan dilewati.

Rasa tersinggung akan perkara kebaikan bisa jadi merupakan suatu celah terbuka nya pintu hidayah,yang Allah kirim sebagai sarana pengingat kita akan kebiasaan jahiliyah.

Sekali lagi,kita diberi pilihan akan rasa tersinggung itu,

Mencoba menelaah nya dengan sedikit refleksi dan muhasabah diri yang mana hasil nya adalah hati kita terketuk untuk segera meninggalkan perkara kebatilan menuju ke arah perbaikan.

Atau menganggap rasa tersinggung itu sebagai angin lalu dan tetap mengikuti hawa nafsu yang mana hasil nya adalah kita tetap terjebak dalam kubangan kemaksiatan.

Kita mungkin masih perlu untuk belajar dari kisah manusia terdahulu.

Belajar dari rasa tersinggung Abu Jahal yang menolak kebaikan dan tetap berpegang pada hawa nafsu nya.Sehingga di ahir hidup ia celaka.

Atau memilih untuk belajar dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu yang rasa tersinggung nya menuju ke arah perbaikan.Sehingga di ahir hidup beliau mendapatkan kemuliaan.

*self reminder,nasehat diri,muhasabah diri.
🎨📝 by @rizky.zetsu
.

#duniajilbab

Made with Instagram
4

Here’s a little progress on my Guild Wars 2 Orrian Armor cosplay!  The paint job is almost complete -  I still need to go in and clean up some of the detailing, add a little more shadowing/contrast, etc.  All of the rigging and fabric portions are finished as well, so I’m getting close.  Time to work on a weapon and add some accessories (I’m thinking a pair of resin-cast transparent wings and maybe a Commander title.  Let me know if you think of any other fun easter eggs to add!).

These are constructed from Worbla, craft foam, and Friendly Plastic, with detailing in puff paint and painted with normal acrylics.

9

Some more Guild Wars 2 Cosplay goodness !!! <3 I loved shooting with Team Paraluna, always been on my wish list to do a guildwars shoot. so we did a mini one at animecon! =D A proper shoot will happen this year!!!! 
for now, hope you like this as much as I do !!! 

PS. last image is like: ”Photographer: just gonna do some tests. Team paraluna: ermm…. lets kill some plants so I can stand. Left or right hand bow. Shiaya: Maybe I should hold my weapon like this, wait my sleeve falls over it…   All: Wait did our picture just get taken!? hahahaha “ 

5

Full shots of my Guild Wars 2 Orrian Armor cosplay, taken at Rattlesnake Lake, WA.  Al did an amazing job with this series (and picked the most PERFECT location - reminds me so much of the Ruins of Orr).

I constructed all of the armor from Worbla, craft foam, and Friendly Plastic, with detailing in puff paint and painted with normal acrylics.

Character: Orrian Armor
Series: Guild Wars 2
Photographer: Shunichi Al Hayashi with Cosplay Photographers

Facebook | DeviantART | Twitter

5

Custom 4” Kidrobot Munny. The buyer requested a Munny wearing Arah dungeon heavy armor with an ascended greatsword from Guild Wars 2. 

____________________

Fiona Ng  is a toy designer and entrepreneur. By day, she is the co-founder of PianoVerse, a place for adult piano lessons in Queens, New York. By night, she is bringing life to little armored toy heroes and heroines.