amalan

.

Adapun tanda-tanda kematian bagi Orang Islam mengikut ulamak adalah benar dan sememangnya wujud. Cuma amalan dan ketakwaan sahaja yang akan membezakan kepekaan kita kepada tanda-tanda ini.

.

Firman Allah سبحانه وتعالى:

ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَٱلَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ ٱلَّتِى قَضَىٰ عَلَيْهَا ٱلْمَوْتَ وَيُرْسِلُ ٱلْأُخْرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

“Allah memegang nyawa pada saat kematiannya dan nyawa yang belum mati ketika dia tidur. Dia tahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berfikir.” (Surah az-Zumar, ayat 42)

Repost from @alhikmahjkt

AMALAN YANG SERING TERLUPAKAN👍👍 Waktu antara adzan dan iqomah adalah waktu yang barokah (penuh kebaikan) yang sudah sepantasnya seorang muslim menyibukkan diri untuk banyak berdo’a saat itu.

Kebanyakan manusia malah meninggalkan do’a antara adzan dan iqomah. Mereka menyibukkan diri dengan tilawah Al Qur’an. Tidak ragu lagi bahwa membaca Al Qur’an adalah amalan yang mulia. Akan tetapi tilawah Al Qur’an bisa dilakukan di waktu lain. Menyibukkan diri dengan berdo’a dan berdzikir, itu lebih afdhol (lebih utama). Karena do’a yang dituntunkan pada waktu tertentu tentu lebih utama dari do’a yang dipanjatkan di tempat lain.
😌😌😌😌😌👏👏
#doa #amalan #amal #hadits #sunnah #hijab #jilbab #syarie #alhikmahjkt

Jangan Percuma

oleh: Ahmad Fuady

Saat pertama kali saya ke luar negeri karena mendapat fellowship studi riset, Ayah saya cemas luar biasa. Bukan karena saya tak punya uang, tapi lebih karena Ayah tak pernah melihat saya bicara dengan bahasa Inggris di rumah. Kecemasan itu lantas membuat kesehatannya turun drastis dan saya menemukan satu hal yang baru saya sadari: saya gagal belajar bahasa Inggris.

Nilai bahasa Inggris saya tak pernah kurang dari angka delapan, bahkan nilai ujian akhir SMA saya hampir menyentuh angka sembilan. Tapi, belajar bukan sekadar persoalan angka. Belajar adalah perkara amal –praktik. Peristiwa kecemasan Ayah itu cermin kegagalan pembelajaran saya. Percuma saja belajar dan ujian dengan angka tinggi, tapi tak pernah sedikitpun mempelihatkan jejas pembelajarannya dalam keseharian.

Ayah telah menggedor keresahan saya. Tiba-tiba saya seperti mendapat nasihat yang lebih banyak. Percuma nilaimu bagus, tapi amalmu miskin. Percuma kau mengaji dan paham keutamaan shalat sunnah dan jamaah, tapi langkah kakimu jarang ke masjid. Percuma suaramu bagus melantunkan Al Qur’an, tapi ia tak hadir dalam kesendirianmu. Percuma kau hafal seribu kisah tentang nabi, tapi tak juga bisa singkirkan kebohongan dalam hari-harimu. Percuma kau tahu fadhilah infaq, tapi kantongmu kau kunci dengan kekikiran. Percuma kau hafal ribuan hadits, tapi tontonanmu tak sedikitpun menyisakan ruang bagi Rasul menjadi teladanmu. Percuma kau berdebat tentang apakah bersentuhan dengan lawan jenis membatalkan wudhu-mu, tapi kau tak pernah risih saling bersentuhan ketika tanpa wudhu. Percuma kau menulis jejeran artikel dan kritik ilmiah, tapi kau sendiri tak mampu mengkritik dirimu. Percuma kau melagukan shalawat, rawi dan barzanji, tapi kau tak juga kau bersikapasyidda-u ‘alal kuffar dan ruhamaa-u baynahum. Percuma nilai matematikamu sempurna, tapi kau tak paham bagaimana menggunakan logika. Percuma kau dalami biologi dan kedokteran, tapi tak menambah rasa syukurmu kepada Tuhan. Percuma kau menyebut 10 malaikat di luar kepala, tapi tak pernah merasa hidupmu terawasi. Percuma kau mengangguk-angguk ketika disampaikan kepadamu bahwa pernikahan akan menjagamu dan melancarkan rizkimu, tapi kau lebih suka berlama-lama pacaran. Percuma kau mengerti bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang menghidupkan dan mematikan, yang meluaskan dan menyempitkan rizki, tapi doamu hanya rutinitas dan hafalan, bukan sungguhan. Tapi, shalatmu hanya kelaziman, bukan persembahan. Tapi, dzikirmu hanya berakhir di lisan, bukan penghayatan.

Peristiwa itu begitu membekas, seolah bernasihat dengan jelas: Ayah tak butuh nilai sekolah saya. Ayah hanya butuh saya mengamalkan apa yang saya pahami. Apalagi, Allah.

Rotterdam, Mei 2013

Repost from @alhikmahjkt

KESEMPATAN EMAS UNTUK BERDOA DI HARI JUMAT

👏👏😄

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan tentang hari Jum’at, lantas beliau bersabda, “Di hari Jum’at terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas ia memanjatkan suatu do’a pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

🙏🙏☺️☺️☺️☺️🙏🙏🙏 #amalanjumat #amalan #sunnah #doa #ukhti #alhikmahjkt

10 surah yg dapat menghalang daripada 10 ujian besar Allah

۞ Surah Al-Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah SWT.
۞ Surah Yasin dapat menghi lan gkan rasa dahaga atau kehausan pada hari Kiamat.
۞ Surah Dukhan dapat membantu kita ketika menghadapi ujian Allah SWT pada hari kiamat.
۞ Surah Al-Waqi’ah dapat melindungi kita daripada ditimpa kesusahan atau fakir.
۞ Surah Al-Mulk dapat meringankan azab di dalam kubur.
۞ Surah Al-Kauthar dapat merelaikan segala perbalahan.
۞ Surah Al-Kafirun dapat menghalang kita daripada menjadi kafir ketika menghadapi kematian.
۞ Surah Al-Ikhlas dapat melindungi kita daripada menjadi golongan munafiq.
۞ Surah Al-Falq dapat menghapuskan perasaan hasad dengki.
۞ Surah An-Nas dapat melindungi kita daripada ditimpa penyakit was-was.

Mari kita sama2 amalkan :)

iNI UNTUK DIRI KU!

"tak semua manusia mampu buat solat tahajud walaupun dia terjaga ataupun dia memang tak tidur pun sepanjang malam tu. benarlah, untuk melakukan apa jua amal kita perlukan hidayah. mohonlah"

2

Özgecan Aslan, a 20 year old college student in Turkey; was missing for 2 days in Mersin (a city in Turkey). And today, at 13 February 2015, Özgecan found being burn to dead in Çamalan village.
According to police officers, before burning her, Özgecan was raped and stabbed by the killers. 2 of 3 suspects was arrested; the other suspect is wanted.
Özgecan was studying at Çağ University, Psychology department; she was at 1st grade. Her family gave a petition for their daughter’s missing at 11 February 2015 Wednesday. And today, the heartwrecking news came and her dead body found near a cemetary.
Rest In Peace Özgecan. You will be missed.

Kelebihan Zikir

Semangat kerja Nabi Allah Idris a.s. patut dicontohi. Baginda adalah seorang tukang jahit yang mencari nafkah dengan hasil usaha tangannya sendiri. Pada suatu hari Allah SWT berfirman yang maksudnya: “Wahai Idris, tahukah kamu mengapa Aku mengangkat darjatmu hingga ke tempat yang sangat tinggi? Sebagaimana firman Allah yang bermaksud: “Dan kami mengangkatnya ke kedudukan yang tertinggi.” (Surah Maryam: Ayat 57). Nabi Idris menjawab: “Saya tidak tahu wahai Tuhanku.” Allah berfirman: “Setiap hari amalanmu terangkat ke sisi-Ku seperti setengah amalan penduduk dunia ini kerana kamu banyak berzikir.” Allah berfirman yang maksudnya: “Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang soleh.” (Surah Fatir: Ayat 10)

Demikianlah keutamaan Nabi Idris AS kerana setiap kali baginda menusukkan jarumnya, pasti kalimah zikrullah yang empat diucapkan iaitu: Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillallah, wa Allahu Akbar. Pekerjaan yang dilakukan sambil berzikir sungguh berat timbangannya di sisi Allah dan boleh menyuntikkan semangat untuk berjaya semata-mata kerana keredhaan Allah.

Zikir adalah amalan yang paling mudah dan ringan tetapi amat berat pahalanya. Syaikh al-Islam al-Imam Ibnu Taimiyah dalam kitab agungnya, Majmu’ al-Fatawa menyatakan, amalan yang paling utama selepas amalan yang fardhu adalah zikrullah. Dalam hadis sahih riwayat al-Imam Ahmad dan al-Tirmizi, Rasulullah SAW bersabda: “Mahukah kamu aku tunjukkan amalan yang paling utama dan yang paling bersih di sisi Allah? Lebih baik daripada kamu bertemu dengan musuh-musuhmu lalu kamu memenggal leher mereka dan mereka juga memenggal leher-lehermu? Para sahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda: “Zikrullah.”

Al-Imam Ibnu al-Qayyim menyatakan: “Baginda memberi petunjuk supaya berzikir dalam setiap ucapan, tindakan, tarikan nafas, kala berdiri, duduk dan berbaring, gerak geri baginda adalah zikir kepada Allah.”

Amalan orang lain yang terlihat kecil di mata kita, bisa jadi nilainya lebih besar di mata Allaah dibandingkan semua amalan kita dikumpulkan menjadi satu.
Inspirasi Ahad : Amalan Istimewa

Masih ingat kisah seorang sahabat yang dikabarkan Rasulullah masuk surga karena setiap malam sebelum tidur dia selalu memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah kepadanya?

Masih ingat kisahnya Bilal bin Rabbah , dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari,

“Rasulullah berkata kepada Bilal, “Ceritakanlah kepadaku amal apa yang amat engkau harapkan dalam Islam, sebab aku mendengar suara kedua sandalmu di surga?” Bilal menjawab; “Tidak ada amal ibadah yang paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu baik siang atau malam aku selalu shalat setelahnya sebanyak yang aku suka”

Masih ingat kisah seorang Wanita yang sudah bertahun-tahun dikubur namun jasad dan wajahnya tampak seperti baru dikuburkan. Bahkan dengan senyuman yang sangat berseri di wajahnya. Ketika ditanyakan kepada ibunya, apa yang telah dilakukannya selama hidup di dunia, sehingga mendapatkan kemulian tersebut. Amal istimewa yang selalu dilakukan selama hidupnya adalah tilawah Qur’an setiap habis sholat meskipun hanya sebentar.

Ada juga cerita seorang akhwat, yang terkena bencana Tsunami di Aceh saat sedang mengisi dauroh di sebuah kampus ternama di Aceh. Jasadnya tidak rusak, bahkan pakaiannya masih utuh tanpa ada yang robek. Padahal kebanyakan orang yang meninggal di lokasi yang sama dengannya mengalami luka-luka yang mengerikan. Ibu ini adalah seseorang yang senantiasa menjaga auratnya semenjak berusia baligh sampai dia meninggal dunia.

Masih dari Aceh,saat proses pencarian korban tsunami. Relawan- relawan yang setiap hari tugasnya berhadapan dengan mayat-mayat yang setengah membusuk, hancur dan bau dikarenakan lama terendam di air dan tertimpa reruntuhan bangunan, suatu hari mencium bau yang sangat wangi. Mereka penasaran darimana sumber bau wangi itu diantara bau busuk dari mayat-mayat yang lain.Bau wangi ini terasa sangat istimewa, seakan-akan jadi penghibur bagi mereka yang bertemankan dengan bau-bau yang menusuk hidung. Setelah lama berusaha mencarinya,mereka akhirnya menemukan sumber bau yang istimewa itu,ternyata dari salah seorang korban tsunami.

Tapi mayat ini amat istimewa, selain mengeluarkan bau yang wangi, jasadnya tidak rusak sedikitpun.Bahkan wajahnya dihiasi dengan senyuman kebahagiaan. Karena istimewanya mayat ini,para relawan memutuskan untuk tidak menguburkan jenazahnya di kuburan massal seperti mayat-mayat yang lain. Mereka berusaha mencari identitas korban dengan mengumumkan penemuan jenazah tersebut kepada masyarakat.Ternyata ada anggota keluarga yang mengenali jenazah tersebut dan membawa pulang jenazahnya untuk dikuburkan secara layak. Namun, sebelum anggota keluarga membawa pulang jenazah tersebut, relawan- relawan yang penasaran bertanya, apa yang telah dilakukan oleh jenazah tersebut selama hidup didunia”?. Anggota keluarganya menjelaskan, bahwa jenazah tersebut adalah seorang hafidzah yang istiqomah menjaga hafalannya. Memuraja’ah hafalannya setiap hari.

Belajar dari beberapa cerita diatas,hendaknya kita juga memiliki amalan istimewa yang konsisten kita lakukan setiap harinya. Kemuliaan mereka terlihat dari konsistennya mereka menjaga amalnya. Meskipun terkesan sederhana,tapi tidak banyak orang yang konsisten dan mampu melaksanakannya. Merekalah orang-orang pilihan yang memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan yang lain.

Sesungguhnya surga itu memiliki banyak pintu,dan setiap orang akan memasuki pintu-pintu tersebut sesuai amal terbaiknya atau amal unggulannya selama hidup. Meskipun kita juga memiliki kesempatan memasuki surga melalui semua pintu seperti Abu Bakar As Shiddiq, tapi yang paling penting adalah kita harus mempersiapkan amal terbaik kita dihadapan Allah SWT, untuk selanjutnya kita serahkan kepada Allah untuk menilainya sembari kita memohon kepada Allah agar memasukkan kita kebarisan orang-orang yang mendapatkan kemuliaan JannahNya.

Dalam 24 jam waktu kita, begitu banyak ibadah yang bisa menjadi amalan unggulan kita. Misalnya : Sholat berjamaah tepat pada waktunya,
bersedekah setiap harinya,
berwudhu sebelum tidur/ se…

…puasa senin-kamis,
selalu mengucapkan salam saat bertemu dengan saudara seiman, selalu tersenyum dan berwajah ceria saat bertemu orang lain,
Tilawah Qur’an setiap habis sholat, menghafal Qur’an walau cuman seayat habis sholat
memakai pakaian terbaik saat sholat,
selalu mengucapkan hamdallah ketika mendapatkan nikmat Allah SWT dan sebagainya.

Allah mencintai amal yang kita lakukan secara konsisten (terus menerus) meskipun sedikit. Maka milikilah amalan istimewa yang hanya dirimu dan Allah saja mengetahuinya. Kerjakanlah secara konsisten walaupun amalan tersebut sederhana, tapi yakinlahi tidak semua orang mampu istiqomah mengerjakannya.

Selamat memiliki amalan istimewa! :-)

Sumber : Postingan kawan di grup WhatsApp, Ahad, 15 Februari 2015.

Semoga bermanfaat dan ada hikmahnya. :-)

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا , وَ رِزْقًا طَيَّبًا , وَ عَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Allahumma inni as’aluka ‘Ilman naafi’an, wa rizqan tayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan

O Allah! I ask You for knowledge that is of benefit, a good provision and deeds that will be accepted.

[Ibn Majah and others]

Orang yang memberi makan kepada rohnya ialah orang yang stabil, kerana kebiasaan manusia itu selalu ingat untuk memberi makanan kepada jasadnya, tetapi tidak semua manusia itu ingat untuk memberi makanan kepada rohnya. Maka, terbiarlah rohnya dalam keadaan kesakitan seperti orang yang sakit sedang terlantar di katilnya. Sedangkan golongan yang stabil, rohnya berdiri gagah umpama pahlawan samurai yang menjaga masyarakat.