al latif

I went out like a sleepwalker. Aroused by nightmares. I began searching for my homeland, in all continents, on earth and in heaven. Praying. Reciting every supplication. Carrying shrines. And a generation of orphaned martyrs. And a generation of veteran martyrs. And another awaiting the massacre… oh homeland of the innocent, were you for us a graveyard or a homeland? - Abd Al Latif Ataymish 

Pity the children. 

An Iraqi young boy holds a weapon from the window of a car as people gather to show readiness to join Iraqi security forces in the fight against Jihadist militant who have taken over several northern Iraqi cities in the capital Baghdad.

~ The Elephant Clock", Folio from a Book of the Knowledge of Ingenious Mechanical Devices by al-Jazari.
Calligrapher: Farrukh ibn `Abd al-Latif
Author: Badi’ al-Zaman ibn al-Razzaz al-Jazari (1136–1206)
Object Name: Folio from an illustrated manuscript
Date: dated A.H. 715/A.D. 1315
Geography: Made in Syria
Culture: Islamic
Medium: Ink, opaque watercolor, and gold on paper

Woman Backstage Khadijah

Berdasarkan informasi seorang teman, aku mendengar kabar bahwa ada salah satu Masjid di daerah dekat Taman Pramuka di mana punya jadwal kajian yang cukup bagus. Tepatnya di Jl. Saninten, nama Mesjidnya AL Lathif. Tiap Senin dan Rabu ba’da maghrib ada kajian membahas tema yang berbeda-beda, kemudian Kamis ba’da maghrib ada belajar tahsin, kemudian Sabtu ke Minggu ada Qiyamul lail, dan Minggu ba’da ashar ada belajar bahasa arab.

Mendengar kabar tersebut rasanya hatiku terketuk untuk mencoba ikut di hari senin kemarin tgl 28 Sept, sayangnya aku harus pulang duluan pas abis ikut kajian. Padahal tema nya tentang “Turunnya Nabi Isa”, tapi aku ga fokus euy jadi we ga bisa masuk materinya.

Tadi Rabu ada kajian lagi di mana tema nya adalah “Woman Backstage Khadijah”. Tema nya curiga bakal kece badai nih, akhirnya aku pun membulatkan tekad untuk pergi. Aku sempet nulis, tapi ga komplit pisan terus 1 jam setelah pulang ke rumah ada temen yg share hasil notulensinya :

“Woman Backstage Khadijah”
Penceramah : Ustad Tengku Hanan Attaki
16 Dzulhijjah 1436H | 30 September 2015

Khadijah disebut baiat cinta, karena berhasil membaiatkan cinta rasulullah.
Khadijah merupakan 1 dari 4 perempuan yang sempurna.
Banyak laki2 yang sempurna, tapi tidak ada yang sempurna dari perempuan kecuali 4, yaitu :
1. Asiyah binti muzahim
2. Maryam binti imron
3. Khadijah binti kuwailid
4. Fatimah binti rasulullah

QS Maryam ayat 96 : sesungguhnya orang2 yg beramal saleh, kelak allah yg maha pemurah akan menanamkan dlm hati mereka rasa kasih sayang

Siapa yang ingin menambahkan rasa cinta dari orang yg ingin mencintai kita adalah dengan mencintai pemilik cinta (Allah) dan Khadijah berhasil membaiatkan cinta rasulullah

Cinta rasul kepada khadijah sangat besar melebihi kepada aisyah dan yang lainnya. QS An Nisa membahas tentang adil –> 1) adil nafkah, 2) adil perasaan. Membahas nafkah maka kemungkinan besar adil sudah pasti bisa dilakukan, namun untuk perasaan sepertinya tidak bisa karena perspektif adil perasaan itu berbeda-beda tiap orangnya. Kenapa ya Rasulullah sangat mencintai Khadijah?

Ternyata dibalik itu semua, jawabannya adalah “Wafa” yang artinya Habis-habisan. Habis-habisan di sini dalam melayani Rasulullah dalam keadaan apapun, kapanpun, dan dimanapun. Bahkan ketika Khadijah sakit berat sebelum wafat beliau masih terus melayani Rasulullah menyiapkan makanan, ketika Rasulullah menyuruh Khadijah istirahat beliau menjawab “Istirahatnya nanti saja di akhirat”. Suami mana yang tidak sayang dengan istrinya yang sebegitu hebatnya melayaninya. Wafa itu murni berbaiat akan mencintai seseorang seumur hidup, mau seseorang tersebut banyak kekurangan pokoknya saya cinta mati kepada dia.

Aisyah sempat cemburu kepada Khadijah, kemudian Rasulullah marah. Marahnya Rasulullah kepada Aisyah yang menghina Khadijah adalah sunnah Rasulullah SAW, dan merupakan marah yang baik, di mana marahnya tersebut tidak mencela dan menyakiti.



Cerita mengharukan lainnya adalah terjadi ketika terjadi perang badar yang dimenangkan oleh kaum muslimin, dalam perang itu ada suami zainab (menantu rasulullah) sebagai musuh Rasulullah. Suami Zainab ditangkap dan ditawan, karena zainab amat mencintai suaminya maka zainab menebusnya dengan kalung pemberian Khadijah kepada rasulullah. Ketika rasul melihat kalung itu, rasulullah seketika menangis krn teringat akan khadijah. Lalu rasulullah bertanya pada sahabat2nya : “Relakah kalian jika kalian membebaskan menantuku tanpa menebusnya dgn kalung istriku?” Akhirnya kalung dikembalikan pada zainab dan menantunya dibebaskan.

Suatu hari rasulullah membuat tenda di sekitar makam Khadijah.
Ia berkata “kamu benar ya khadijah”, yaitu teringat saat dulu ketika awal dakwah di mekah rasulullah dicaci maki dan khadijah menjawab “Allah pasti membantumu, dan allah akan selalu bersamamu” dan perkataan khadijah tersebut pada akhirnya terbukti dan dapat dirasakan oleh rasulullah bahwa perkataan khadijah dahulu kala  adalah benar.

Suatu cerita : Rasulullah lelah habis berjihad lalu berkata pada aisyah “ya aisyah kepalaku sakit”, Aisyah menjawab “kepalaku juga sakit”
Sedangkan dengan khadijah pada saat rasulullah ketakutan melihat jibril pertama kali, khadijah langsung memeluk Rasulullah dan menghangatkan. Saat Rasulullah pulang kerumah Khadijah selalu bisa menyelesaikan masalahnya. Begitulah perbedaan sikap Aisyah dengan Khadijah.
Khadijah selalu siap kapan saja saat Rasululullah susah dan senang, begitulah perbedaan di zaman Risyah dengan Khadijah.

Mujahid2 di jalan Allah akan berada di syurga firdaus, para mujahid tidak akan berada disana tanpa adanya peran istri yg mulia seperti khadijah. Khadijah membantu untuk mahar dirinya sendiri, setelah menikah khadijah tidak hanya menjadi istri tapi juga menjadi ibu. Dia memberikan semua yg dia miliki hingga hartanya ia berikan dijalan allah hingga habis.

Wahyu pertama yg datang kepada nabi adalah rasulullah bermimpi melihat sunrise. Sejak saat itu saat nabi keluar selalu dipanggil oleh pohon2, bebatuan, hewan dll sehingga membuat nabi ketakutan.
Lalu khadijah menenangkannya, ya suamiku Muhammad namamu orang terpuji, itu pasti tanda-tanda baik dari allah.

Mu'min sejati diciptakan allah untuk umat, untuk manusia, untuk kaum muslimin.
Tujuan laki2 di dunia :
1. Beribadah kpd allah
2. Menjadi khalifah
Tujuan wanita di dunia :
1. Beribadah kpd allah
2. Menjadi tulang rusuknya adam
3. Memberi kenyamanan utk suaminya

Khadijah amat perhatian pada Rasulullah, sampai suatu ketika Rasulullah bertafakur di gua hiro khadijah menyiapkan segala perbekalan untuk rasulullah. Khadijah selalu mendukung langkah Rasulullah dalam berdakwah tanpa diminta. Betapa lamanya rasulullah bertafakur di Gua hiro, dan Khadijah membekalinya terus tanpa mengeluh, hingga di bulan ramadhan turun ayat pertama surat Al - Alaq kepada nabi muhammad.

Saat pulang, rasulullah ketakutan.
Khadijah berkata “ ya suamiku ada apa?” Rasul berkata “ada makhluk yg besar menghampiriku” yang ternyata itu adalah Jibril.
Lalu khadijah membawa suaminya pada seseorang yang dikenalnya lalu orang itu berkata “suamimu akan menjadi nabi, dukunglah ia”

untuk mengetes apakah Makhluk itu Malaikan atau Jin maka Khadijah melakukan sesuatu.

Pertama, ketika pintu diketuk kemudian Khadijah menyuruh Rasulullah duduk di atas paha kirinya kemudian bertanya “Apakah engkau masih bisa melihat Jibril?” Rasul menjawab “Masih. Kedua, lalu Khadijah menyuruh Rasul pindah duduk di atas paha kananya dan bertanya kembali “Aakah engkau masih bisa melihat Jibril?” lagi Rasul menjawab “Masih. Ketiga, Khadijah menyuruh Rasulullah pindah ke belakang Khadijah dan memeluknya dari belakang dan bertanya kembali “Apakah engkau masih melihat Jibril?” dan Rasulullah pun masih bisa melihat. Kemudian ke empat, Khadijah membuka cadarnya dan kembali bertanya “Apakah engkau masih melihat Jibril?” dan Rasulullah pun menjawab bahwa dia tidak melihat makhluk itu lagi. Kesimpulan Khadijah pun bahwa makhluk tersebut benar Malaikat karena malaikat itu tidak mau melihat aurat dan malaikat menghargai perempuan.

Setelah itu rasulullah mendapat banyak cacian, hinaan.
Khadijah benar2 menafkahkan hartanya sampai habis untuk membantu Rasululullah membuat orang2 pada saat itu untuk masuk islam. Khadijah tanpa mengeluh membantu Rasulullah untuk selalu berdakwah.
Anak Rasulullah bernama Rukoyah dan Umu Kulsum menikah dengan keluarga Abu lahab yg tidak beriman pada Rasululullah.
Hingga akhirnya Abu lahab menyuruh anak2nya menceraikan anak2 Rasulullah. Lalu khadijah menyuruh anak2nya bersabar dan menutupi kisah ini dari Rasulullah demi menjaga supaya Rasulullah tetap fokus pada dakwahnya dan tidak mendengar berita sedih ini. Namun berita itu pun didengar Rasulullah.

Betapa sedihnya Rasululullah krn anak2nya diperlakukan seperti itu oleh keluarga Abu lahab maka ia memohon : “Ya allah utuslah serigalamu” hingga akhirnya keluarga abu lahab meninggal karena terkaman serigala

Ada 1000 kaum muslimin yang dihidupi oleh khadijah dan Abu bakar selama 3 tahun, hingga hartanya benar2 habis.
Sampai akhirnya Khadijah sakit keras, saat sakit pun khadijah tetap membantu rasul, lalu rasululullah menyuruh beristirahat.
Khadijah berkata “ ya rasululullah istirahat kita nanti di akhirat”
Rasulullah pun menitikkan air matanya.

Saat akan meninggal, khadijah teramat sedih karena harus pergi sebelum Rasulullah di ujung perjalanan.
Selang beberapa hari kemudian, Khadijah pun meninggal dunia, dan tahun itu disebut tahun duka cita. Saat itu Rasulullah mempunyai anak yang masih bayi, yaitu bernana fatimah. Lalu datang Saudah  menawarkan diri menjadi istri Rasul krn kasihan melihat bayi fatimah, akhirnya rasulullah pun menikahi Saudah.

Notulensi : Hasil notulensi Teh Hera Rina + notulensi pribadi campuran

Kajiannya selesai dan aku benar-benar salut sama Khadijah. Rasanya huaaaaa menjadi istri seperti Khadijah pasti bukanlah hal yang mudah, penuh perjuangan, dan super duper luar biasa masyaAllah. Oia bukan berarti Aisyah itu lebih baik dari Khadijah ya, tapi masing-masing istri Rasulullah punya kelebihan sendiri :)

Kemudian kajian ditutup dengan doa bersama yang kali ini entah kenapa rasanya hati ini sakit pisan sampe doa pun bisa sesegukan. Duh ampuni dosa hamba ya Allah, ini doa sampe nangis gini kayanya bisa dihitung jari, dan baru kali ini lagi terjadi. Semoga aku bisa terus jadi pemuda hijrah untuk tetap berada di jalan lurus Mu ya Allah.

Oia buat informasi kajian lebih lanjut yuk bisa follow IG @pemudahijrah insyaAllah bermanfaat untuk kita yang mau belajar :)


Bandung, 30 September 2015

Yulia Latifah | Mari belajar menjadi (bakal calon) istri yang “Wafa”


Hhari tadi cukup lucu.
Jadi, ceritanya gw mau ketemuan sama salah satu kru InspiraTV buat ngomongin konsep program kedepannya yang kemarin sempet gw jadi host-nya.
Gw ajak lah doi ke tempat gw belajar kopi (sekalian biar pada nongkrong disana). Eh, ternyata doi minta ijin sekalian mau take scene juga buat program nya disana, gw minta ijin dulu lah karena kebetulan owner nya temen gw.
Temen gw oke-oke aja, sekalian ramein pengunjung sekalian bisa promosiin tempat ngopinya, hehe.

Singkat cerita, ketemulah gw sama kru di tempat ngopi. Dan gw gtau ternyata host buat program yang mereka mau take adalah Kang Ucay. 
Buat yang belum tau, doi adalah mantan vokalis Rocket Rockers.
Dan mendadak katanya gw disuruh jadi talent di program yang mau di take disana buat temen ngobrol Kang Ucay. 
Gw sih oke-oke aja, sampai ternyata gw baru tau yang dibahas sama Kang Ucay nanti adalah tentang pacaran blablabla dan tentang Ta’aruf

And i was like… hahahaha.
Sambil jadi talent doangan dibelakang bar, gw dengerin apa yang doi sampaikan. Sampai di segmen-segmen terakhir intinya adalah tentang Ta’aruf. Doi juga sempat bercerita tentang pengalamannya dulu.
Setelah beres take, gw malah jadi banyak ngobrol sama Kang Ucay.
Fyi, doi ramah banget, bahkan doi sendiri yang ngasih kontaknya, ngajak ke pengajian, fyi juga doi suka dateng ke Masjid Istiqamah atau Al-Latif buat pengajian atau seminar-seminar agama lainnya.

Doi, was one of the famous people in Indonesia, Siapa sih yang gak kenal Rocket Rockers kan, dan doi bisa se-humble itu sama gw yang cuma serbuk marimas dan ngajak main bareng atau dengan baiknya menawarkan diri untuk ngebantuin gw kalau mau Ta’aruf, he, juga dengan ramahnya ngasih petuah-petuah tentang pernikahan, tentang agama, bercerita tentang cerita-cerita doi waktu meninggalkan Band-nya dan lain-lain.

Well, he is a good man. Dan Alhamdulillah gw bisa punya kesempatan untuk bisa ketemu dan ngobrol sama doi, bahkan doi juga bilang, “Pasti Tuhan juga punya maksud kita diketemuin, iya gak?” ..
Eeeee kok gw baper. wkwkwk.

Entah apa nanti hikmahnya gw diberi kesempatan ketemu kru InspiraTV tadi, atau ketemu Kang Ucay, iya, pasti banyak juga yang udah ketemu doi mah ya. haha. Tapi, ya begitu, gw ketemu orang siapapun itu pasti ada hikmahnya. 
Dan selalu ada kesempatan buat hal-hal yang pasti mengejutkan.

Dan kembali gw keingetan kata-kata mama, “Man Jadda Wajada
Pun tadi Kang Ucay juga ngingetin, “Tuhan mah bakal ngasih yang kita butuhkan, pasti, Insya Allah
:)

anonymous asked:

Muhammad is a pedophile why would you worship something made from nothing more then scum from a pigs hoof!

This whole ‘Muhammad (pbuh) is a pedophile ‘ thing is getting old tbh - 
but any ways , I Highly recommend you watch this video
 

https://www.youtube.com/watch?v=sDqnRqTVtCo

and this one , 

 https://www.youtube.com/watch?v=om-a-qoI5qU 

I worship something made from nothing ? my dear friend let me correct you …
Watch this one as well 
https://www.youtube.com/watch?v=POGgOkPX1gM

I worship … 

1 Allah (الله) The Greatest Name
2 Ar-Rahman (الرحمن) The All-Compassionate
3 Ar-Rahim (الرحيم) The All-Merciful
4 Al-Malik (الملك) The Absolute Ruler
5 Al-Quddus (القدوس) The Pure One
6 As-Salam (السلام) The Source of Peace
7 Al-Mu’min (المؤمن) The Inspirer of Faith
8 Al-Muhaymin (المهيمن) The Guardian
9 Al-Aziz (العزيز) The Victorious
10 Al-Jabbar (الجبار) The Compeller
11 Al-Mutakabbir (المتكبر) The Greatest
12 Al-Khaliq (الخالق) The Creator
13 Al-Bari’ (البارئ) The Maker of Order
14 Al-Musawwir (المصور) The Shaper of Beauty
15 Al-Ghaffar (الغفار) The Forgiving
16 Al-Qahhar (القهار) The Subduer
17 Al-Wahhab (الوهاب) The Giver of All
18 Ar-Razzaq (الرزاق) The Sustainer
19 Al-Fattah (الفتاح) The Opener
20 Al-`Alim (العليم) The Knower of All
21 Al-Qabid (القابض) The Constrictor
22 Al-Basit (الباسط) The Reliever
23 Al-Khafid (الخافض) The Abaser
24 Ar-Rafi (الرافع) The Exalter
25 Al-Mu’izz (المعز) The Bestower of Honors
26 Al-Mudhill (المذل) The Humiliator
27 As-Sami (السميع) The Hearer of All
28 Al-Basir (البصير) The Seer of All
29 Al-Hakam (الحكم) The Judge
30 Al-`Adl (العدل) The Just
31 Al-Latif (اللطيف) The Subtle One
32 Al-Khabir (الخبير) The All-Aware
33 Al-Halim (الحليم) The Forbearing
34 Al-Azim (العظيم) The Magnificent
35 Al-Ghafur (الغفور) The Forgiver and Hider of Faults
36 Ash-Shakur (الشكور) The Rewarder of Thankfulness
37 Al-Ali (العلى) The Highest
38 Al-Kabir (الكبير) The Greatest
39 Al-Hafiz (الحفيظ) The Preserver
40 Al-Muqit (المقيت) The Nourisher
41 Al-Hasib (الحسيب) The Accounter
42 Al-Jalil (الجليل) The Mighty
43 Al-Karim (الكريم) The Generous
44 Ar-Raqib (الرقيب) The Watchful One
45 Al-Mujib (المجيب) The Responder to Prayer
46 Al-Wasi (الواسع) The All-Comprehending
47 Al-Hakim (الحكيم) The Perfectly Wise
48 Al-Wadud (الودود) The Loving One
49 Al-Majid (المجيد) The Majestic One
50 Al-Ba’ith (الباعث) The Resurrector
51 Ash-Shahid (الشهيد) The Witness
52 Al-Haqq (الحق) The Truth
53 Al-Wakil (الوكيل) The Trustee
54 Al-Qawiyy (القوى) The Possessor of All Strength
55 Al-Matin (المتين) The Forceful One
56 Al-Waliyy (الولى) The Governor
57 Al-Hamid (الحميد) The Praised One
58 Al-Muhsi (المحصى) The Appraiser
59 Al-Mubdi’ (المبدئ) The Originator
60 Al-Mu’id (المعيد) The Restorer
61 Al-Muhyi (المحيى) The Giver of Life
62 Al-Mumit (المميت) The Taker of Life
63 Al-Hayy (الحي) The Ever Living One
64 Al-Qayyum (القيوم) The Self-Existing One
65 Al-Wajid (الواجد) The Finder
66 Al-Majid (الماجد) The Glorious
67 Al-Wahid (الواحد) The One, the All Inclusive, The Indivisible
68 As-Samad (الصمد) The Satisfier of All Needs
69 Al-Qadir (القادر) The All Powerful
70 Al-Muqtadir (المقتدر) The Creator of All Power
71 Al-Muqaddim (المقدم) The Expediter
72 Al-Mu’akhkhir (المؤخر) The Delayer
73 Al-Awwal (الأول) The First
74 Al-Akhir (الأخر) The Last
75 Az-Zahir (الظاهر) The Manifest One
76 Al-Batin (الباطن) The Hidden One
77 Al-Wali (الوالي) The Protecting Friend
78 Al-Muta’ali (المتعالي) The Supreme One
79 Al-Barr (البر) The Doer of Good
80 At-Tawwab (التواب) The Guide to Repentance
81 Al-Muntaqim (المنتقم) The Avenger
82 Al-’Afuww (العفو) The Forgiver
83 Ar-Ra’uf (الرؤوف) The Clement
84 Malik-al-Mulk (مالك الملك) The Owner of All
85 Dhu-al-Jalal wa-al-Ikram (ذو الجلال و الإكرام) The Lord of Majesty and Bounty
86 Al-Muqsit (المقسط) The Equitable One
87 Al-Jami’ (الجامع) The Gatherer
88 Al-Ghani (الغنى) The Rich One
89 Al-Mughni (المغنى) The Enricher
90 Al-Mani’(المانع) The Preventer of Harm
91 Ad-Darr (الضار) The Creator of The Harmful
92 An-Nafi’ (النافع) The Creator of Good
93 An-Nur (النور) The Light
94 Al-Hadi (الهادي) The Guide
95 Al-Badi (البديع) The Originator
96 Al-Baqi (الباقي) The Everlasting One
97 Al-Warith (الوارث) The Inheritor of All
98 Ar-Rashid (الرشيد) The Righteous Teacher
99 As-Sabur (الصبور) The Patient One


Theres an explanation for each of these beautiful names which belong to our creator but I’m sure it wouldn’t fit … 
In All honesty i hope this changed your mind AND if you have any more questions or want to say anything else , don’t be afraid because ill be more than happy to change your views :) 

Thank you for choosing my blog to say this too .. i hope you benefited from this :))