al ghamdi

Recitations

Shaykh Okasha al Kameny  

Shaykh Ibrahim al-jibreen  *

Shaykh Yunus Aswailis  

Shaykh Mishary al-Afasy  

Shaykh Saad Al Ghamdi

Shaykh Khalid Al mohana

Shaykh Adil Al-Kalbany

Shaykh Ahmed Ajimi

Shaykh Muhammed Jibreel

Shaykh Khalid Almohana  

Shaykh Anas Buraq  

Shaykh Abu Bakr ash-shatri

Shaykh Abdullah al Basfar

Shayk Hazza Al Balushi 2 3 4 5 

Shaykh Mohammad Ismail

Shaykh Mahmoud khalil al-hussary 2 3 4 

Shaykh Muhammad al Ayyub 2 

Shaykh Abdul Basit Abdus Samad  

Shaykh Uthman Mustafa Kamal 

Shaykh Abdirashid Ali Sufi 

Shaykh Salah Bukhatir  

Shaykh Khalid Al Jaleel  

Shaykh Abdullah basfar 

Shaykh Muhammad Siddiq Al Minshawi 

Shaykh Idris Abkar  2 3 

Shaykh Nasser Al Qatami  2 3 

Shaykh Saad Al-Ghamadi 

Shaykh Yasser Mamdouh 

Shaykh Abdulmajid al arkani 

Shaykh Adil Kalbani 

Shaykh Okasha Kameny  

Shaykh Ali Jabir رحمه الله    

Shaykh Ali Jabir 2 

Shaykh Abdulaziz Az-zahrani  2 3 4 

Shaykh Muzzamil Hassballah Terbaru 2 

Shaykh Ahmad Al Nafis 

Shaykh Abdurrahman Ar-Ruhaymi 

Shaykh: Sa'ad al Ghamidi 

Shaykh Salman Al Utaybi 

Shaykh Mansour Al Salimi 

Brother Musa Zamuri 

Brother Asim Banikhaled 



* this link does NOT work on mobile phone, but does work on laptop/computer

anonymous asked:

Salam sister can you recommend your fav Quran reciters pls x

Wa Alaikumussalaam

Saad al-ghamdi
Idris Abkar
Khaled al-Jaleel
Hazza al-balushi
Nasser al-qatami
Mishary al-afasy


قال لي صاحب اراك غريبا

بين هذا الأنام دون خليل

قلت كلا! بل الأنام غريب انا في عالم و هذه سبيلي

هذا هو الغريب

غريب عند العابثين من البشر

ولكنه عند ربه في مقام كريم

My friend said to me, I see you as a stranger

Amongst these people without a close friend

I said nay! But the people are strange, I’m in this world and this is my way

This is the stranger

Strange in the view of those who jest and mock from amongst mankind
But in the Sight of his Lord, he is at a Noble station

— Saad Al-Ghamdi

Adab-Adab dalam Tilawah Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw untuk menjadi petunjuk bagi umatnya. Maka, tak sedikit orang yang memberikan slogan dan semoga dapat diimplimentasikan dalam kehidupannya, yaitu “Al-Qur'an adalah pedoman kami”.

Salah satu bentuk interaksi terhadap Al-Qur'an adalah membaca Al-Qur'an, tilawah Al-Qur'an. Dan Rasulullah saw pun mengatakan bahwa dalam mengkhatamkan Al-Qur'an paling lama adalah satu bulan, dan tidak kurang dari 3 hari. Dan dalam tilawah Al-Qur'an pun ada adab-adab yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh kita, yaitu :

1. طهارة البدن ( Badan yang suci)
Al-Qur'an merupakan firman Allah swt, wahyu yang dimuliakan. Maka, bersihkanlah diri kita dari najis, dsb.

2. الوضوء (Wudhu)
Hendaknya sebelum tilawah Al-Qur'an kita dalam kondisi berwudhu. Dan terdapat dalam hadist yang dibawakan Dr. Yusuf Qardhawi dalam buku "Berinteraksi dengan Al-Qur'an" :
لايمس القرآن إلا طاهر
Al-Qur'an tidak boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang sudah suci. (HR. An-Nasai, Daruquthni, Baihaqi)

3. نظافة المكان (Tempat yang bersih)
Carilah tempat yang tepat untuk membaca Al-Qur'an. Jangan sampai kita membaca Al-Qur'an di tempat-tempat yang tak pantas, seperti kamar mandi.

4. الخشوع (Khusyu)
Menghadirkan hati saat membaca ayat-ayat Allah swt. Jika kita membaca surat dari orang yang kita cintai saja demikian penuh perhatian dan tidak melewatkan satu kata pun, meresapi maknanya, dan jiwa terbawa karenanya, maka Al-Qur'an seharusnya lebih dari itu bagi jiwa kita saat membacanya. Bukankah ini adalah firman Allah SWT, dzat yang telah menciptakan kita? Bukankah ini adalah petunjuk hidup kita?

سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ أَحْسَنُ النَّاسِ صَوْتًا بِالْقُرْآنِ ؟ قَالَ : مَنْ إِذَا سَمِعْتَ قِرَاءَتَهُ رَأَيْتَ أَنَّهُ يَخْشَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ
Nabi SAW ditanya: “Siapa yang paling bagus suaranya dengan Al-Qur'an?” Beliau bersabda: “Orang yang apabila kalian mendengar ia membaca Al-Qur'an, kalian lihat ia takut kepada Allah Azza Wa Jalla" (HR. Thabrani, hadits semakna diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dan Ibnu Abi Syaibah).

Dan diantara indikasi khusyu’ adalah menangis saat membaca Al-Qur'an, terlebih ketika menjumpai ayat-ayat adzab. Karenanya kita tidak saja dianjurkan menangis, bahkan bagi yang tidak mampu menangis supaya berusaha menangis; tangis-tangiskanlah.

اتْلُوُا الْقُرْآنَ وَابْكُوْا، فَإِنْ لَمْ تَبْكُوا فَتَبَاكَوْا
Bacalah Al-Qur'an dan menangislah, jika kalian tidak dapat menangis, maka tangis-tangiskanlah (berusahalah untuk menangis). (HR. Abu Iwanah, Hadits semakna diriwayatkan oleh Hakim dan Ibnu Majah)

5. السكينة و الوقار (Tenang dan Tentram)
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (QS. Az-Zumar : 23)

6. الإستاك قبل البدء (Bersiwak sebelum memulai)

7. التعوذ في البداية (Diawali dengan Ta'awudz)
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. (QS. An-Nahl : 98)

8. البسملة في مطلع كل سورة (Basmalah di setiap awal surat)
Hanya ada satu surat yang dikecualikan yaitu Surat At-Taubah atau Surat Bara'ah. Tidak boleh mendahului dengan basmalah, tetapi cukup dengan ta'awudz.

9. الترتيل (Tartil)
Yaitu membaca Al-Qur'an secara perlahan dan sesuai dengan kaidah tajwid.
Allah SWT berfirman :
وَرَتِّلِ الْقُرْآَنَ تَرْتِيلًا
Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan(QS. Al-Muzammil : 4)

Dan termasuk juga melagukan Al-Qur'an. Jadi tartilnya bukan sekedar membaca sesuai kaidah tajwid, tetapi juga dilagukan dengan indah. Kalau kita mendengar tilawahnya Syaikh Sudais, Syaikh Shuraim, Syaikh Al-Ghamdy, Al-Mathrud, Al-Mishary, dan ulama-ulama lain hati kita mudah tersentuh karena mereka membaca Al-Qur'an tidak hanya tartil tetapi juga memiliki lagu-lagu khas yang dapat menyentuh hati.
زينوا القرآن بأصواتكم
Perindahlah Al-Qur'an dengan suara kalian (HR. Bukhari, Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, Ad-Darimi, Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim)

10. السجود عند آيات السجود ( Sujud bila bertemu Ayat Sajdah)
Ketika kita bersujud tilawah, Syaitan menangis dan menyadari tempat kembalinya di neraka, sekaligus iri karena orang yang bersujud tilawah ini berhak mendapatkan surga.

11. التدبر (Tadabbur)
Yaitu, memikirkan ayat yang dibaca, berusaha secara sistematis untuk memahami Al Qur’an, sehingga dapat melakukan petunjuk Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dan diantara buah dari tadabur adalah bertambahnya keimanan orang yang tilawah Al-Qur'an. Allah SWT berfirman :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (QS. Al-Anfal : 2)

Demikian adab-adab tilawah Al-Qur'an. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan hidayah dan taufiq dari Allah SWT untuk mengamalkan adab-adab ini. Wallaahu a'lam bishshawab.

Semoga sedikitnya terjawab ya ukh @nadaynayla :)

The man at the eye of the storm in Saudi Arabia is Ahmad Aziz Al Ghamdi. He’s a religious scholar, the former head of the religious police in Mecca, a group officially known as the Committee for Promotion of Virtue and Prevention of Vice.

He has the pedigree of an ultra-conservative. Yet, he stunned Saudis with a religious ruling, known as a fatwa, that is very liberal by Saudi standards. He declared that the niqab, the black face veil that is ubiquitous among women in Saudi society, is not obligatory.

A Tweet On Women’s Veils, Followed By Raging Debate In Saudi Arabia

Photo credit: Fayez Nureldine/AFP/Getty Images

Caption: Saudi Arabian women wear their traditional face covering, the niqab, at a coffee and chocolate exhibition in the capital Riyadh on Monday. A prominent religious figure said on Twitter that the face veil is not mandatory, sparking a heated national debate.

Said Al Ghamdi

He is Allah, other than whom there is no deity, the Sovereign, the Pure, the Perfection, the Bestower of Faith, the Overseer, the Exalted in Might, the Compeller, the Superior. Exalted is Allah above whatever they associate with Him.
He is Allah, the Creator, the Inventor, the Fashioner; to Him belong the best names. Whatever is in the heavens and earth is exalting Him. And He is the Exalted in Might, the Wise.
[59:23-24]

youtube

Saad Al-Ghamdi |سعد الغامدي، سورة الحديد روعة جدا جدا جدا