ahsans

Sesama Muslim Loh

Terus terang, saya sungguh lelah dengan banyaknya orang share kegiatan yang bertemakan “Persatuan Indonesia dan Toleransi” dengan segala bentuknya itu, namun disertai dengan caption yang memilukan. Aksi lilin, atau yang terbaru damai sesuatu apa gitu di Yogyakarta.

Bukan, bukan kegiatannya yang saya tidak suka, akan tetapi caption dari netizen - netizen yang menyudutkan dan menurut saya sebagiannya semena - mena. Justru yang seperti inilah menurut saya yang meramaikan anggapan bahwa Indonesia seakan sedang di ambang kehancuran kebhinekaan.

Seringnya diawali dengan cerita manis tentang toleransi dan heterogensi di lingkungan mereka. Tapi lalu ujungnya nyinyirin demo 212 dst.

Kenapa sih harus begitu? Seakan-akan yang demo itu biadab dan ingin Indonesia hancur terpecah - belah.

First of all, you salah tempat, bukan itu yang menjadi poin demo. Bukan karena perbedaan agama apalagi ras yang membuat demo itu terjadi. Felix Siaw yang Chinese juga ikutan btw. Jadi ga ada tekanan terhadap ras Chinese.

Second, di sana banyak ulama, profesional, bahkan ada pejabat dan penulis nasional loh. Dan para nyinyir-ers ngoceh seakan peserta demo adalah orang-orang bodoh. Well jika tidak suka, diam atau komentar namun sopan dan ahsan. Please be remember, kita butuh syafaat para ulama di akhirat nanti.

Third, mereka cuma sedang berjuang. Apakah membuat rusuh dan membunuh orang? Kan tidak. Saya pikir bakal nurunin sentimen investor di Indonesia, ternyata bahkan tidak. Memang terjadi macet di beberapa titik saja, namun ini kan proses demokrasi. Lalu kenapa segitunya dipojokkan? Apakah mereka begitu merugikan?

Fourth, ini yang bikin saya nelangsa sampai kadang menangis. Yang nyinyir itu orang-orang muslim loh!!! Kalau kita belum sependapat dengan mereka, kita harus belajar lagi. Jangan-jangan kitalah yang kurang ilmu, jangan-jangan kitalah yang kurang iman, jangan-jangan kitalah yang kurang tabayyun.

Kalaupun kita sudah merasa benar, ya sudah. Sekali lagi sampaikan komentar bahkan yang kontra sekalipun dengan cara yang ahsan, dengan cara yang sesuai dengan pendidikan yang kau enyam.

Jika metode tafsir Quran saja kamu tidak tahu, jangan coba-coba membantah tafsir Quran ulama. Jika fiqih muamalah dan kisah muamalah Rasul dan sahabat dengan non Muslim saja belum kau pelajari, jangan sekali-sekali komentar buruk tentang ajaran muamalah Islam.

Ah, feel free to give me a damn. I don’t care, anyway.

since some people still don’t understand the problem so many of us have with lucasfilms sidelining finn im gonna just go in depth to why it bothers me personally

here’s this character, in a major franchise who lacks the typical stereotypes applied to men like him. a character who looks like me, looks like my siblings, looks like my father, doing amazing things and being the driving force of the Whole Movie

and he’s nowhere to be seen

Finn is a Major Character! if it wasn’t for him the movie wouldn’t have happened at all!

so why the hell is a character whose importance is so necessary to the advancement of the plot being erased from promo material? why is a main character being sidelined? why is a character who is supposed to get more focus in the next movie not even on the goddamned poster or in the damn trailer?

it’s not just about me liking a character, it’s about how lucasfilms has continually placed its characters of color behind its white ones, and some of y'all will jump to defend their actions rather than listen to poc (Especially black people) about our complaints of how they treat finn

Si TAMPAN dan Si GAGAH


Si TAMPAN dan Si GAGAH

Salim A. Fillah

“Surat Yusuf dibuka Allah dengan kalimat, ‘Nahnu Naqushshu 'Alaika Ahsanal Qashash’, Kami ceritakan padamu sebaik-baik kisah”, tutur Brother Nouman Ali Khan di hadapan Syaikh Fahd Salim Al Kandary. “Dan bukankah di dalam Al Quran ada Surat Al Qashash? Maka apakah hubungan di antara keduanya?”
Ya.

Surat Yusuf mengisahkan seorang anak yang dibuang ke dalam sumur. Surat Al Qashash menceritakan seorang bayi yang dilarung ke dalam Sungai Nil.
Surat Yusuf menyebutkan sebab dibuangnya adalah bisik-bisik syaithan kepada sekelompok saudara sang bocah yang diamuk dengki. Surat Al Qashash mempersaksikan bahwa si mungil itu dibuang atas bimbingan wahyu Allah.

Surat Yusuf mengisahkan bahwa para kakak lelaki adalah sebab perpisahan dengan orangtua. Surat Al Qashash menceritakan bahwa kakak perempuan adalah sebab pertemuan kembali sang bayi dengan si ibu yang kan menyusui.
Surat Yusuf fokus menggambarkan sang Ayah; sedihnya, tangisnya, aduannya kepada Allah, bahkan sejak sang bocah mengisahkan mimpi yang dia tahu akan menyebabkan masalah jika didengar anak-anaknya yang lain. Surat Al Qashash konsentrasi melukiskan Sang Ibu; dukanya, galaunya, doanya; sejak dia melahirkan di suasana adanya Raja yang membunuh bayi-bayi, juga karena mimpi.

Di Surat Yusuf kita bertanya, “Di mana ibunya?”, dan di Surat Al Qashash kita bertanya, “Di mana ayahnya?” Seakan keduanya bergabung memberi pelajaran berpasangan pada para ayah dan para ibu.

Dalam Surat Yusuf, perpisahan dengan ayah akan berlangsung bertahun-tahun lamanya. Dalam Surat Al Qashash perpisahan dengan sang ibu hanya akan terjadi beberapa saat saja.

Dalam Surat Yusuf, yang menemukan si bocah di pasar budak adalah seorang Pria Bangsawan, Al 'Aziz. Dalam Surat Al Qashash yang menemukan si bayi adalah Sang Permaisuri, Imra'atu Fir'aun.

Kedua penemu, baik di Surat Yusuf maupun Surat Al Qashash sama-sama berkata, “'Asaa an yanfa'anaa aw nattakhidzahu walada… Boleh jadi dia akan bermanfaat bagi kita, atau kita ambil saja dia sebagai anak.” Yusuf menjadi manfaat dengan dijadikan budak. Musa menjadi Pangeran dengan dijadikan anak.

Kedua anak itu akhirnya tumbuh dewasa, dan keduanya diuji oleh Allah. Yusuf diuji di dalam istana tuannya, dengan ujian nafsu syahwat. Musa diuji di luar istana ayah angkatnya, dengan nafsu amarah.

Yusuf tidak bersalah dalam peristiwa yang menimpanya, sedang Musa dalam Surat Al Qashash bersalah hingga membunuh dalam kejadian yang dialaminya. Keduanya punya saksi. Saksinya Yusuf meringankannya dengan menunjuk baju yang sobek di belakang. Saksinya Musa justru menariknya untuk khilaf nyaris kedua kalinya. Tapi akhirnya Yusuf yang tak bersalah justru masuk penjara, sementara Musa yang bersalah lolos melarikan diri ke Madyan.

Kisah Yusuf bermula di luar Mesir, dan berakhir di Mesir. Kisah Musa bermula di Mesir, dan berakhir di luar Mesir.

Masyaallah. Saya tulis tadabbur menakjubkan ini dalam bahasa bebas dengan penambahan dengan pengurangan, dengan ketakjuban Syaikh Fahd Al Kandary yang telah menghafal Al Quran sejak usia 15 tahun.

Tabaarakarrahman, aktsarallaahu amtsalak ya Ustadz Nouman Ali Khan.

Dari kaitan kisah Si Tampan Yusuf dan Si Gagah Musa, tiadakah kita tergerak untuk kian menyimak kisah dan perumpamaan dari Kitab yang menakjubkan?

Sumber: https://www.instagram.com/p/BTQrO6TlCl9/
Sumber video yang ditonton ustadz Salim A. Fillah: 

Bangladesh in Positive Light

№ 20 | a little piece of history (fondly called by many the Pink Palace, Ahsan Manzil was the official residential palace of the Nawab of Dhaka. This is one of the most significant architectural monuments of Bangladesh which was built between 1859 and 1872. In its glory days Ahsan Manzil hosted many dignitaries from across the world including Lords from the British Empire. Today it is a popular destination for locals as well as visitors to the city. It is a museum worth visiting if you are in town.)

dhaka | january 2017

Copyright © Daraus M. All rights reserved

__________

this post is part of a special series of my original travel photos from Bangladesh. you can view other posts from this series by visiting my blog Wanderlust and use the search function, or just click here.

What do the Languages of India Sound Like?

India has a population of 1.2 billion people (just slightly behind the PRC) and with that comes some 400+ languages and multiple language families in one country. Obviously I’m not going to show every single language found in India. I’m going to focus on the 22 languages as defined in the Eight Schedule to the Indian constitution, so you can get a teeny-tiny sample of some of the languages of the second most populous nation on earth and how they sound.

All videos are from youtube. They should all play fine in the US, cannot guarantee that for anywhere else. However for pretty much all of these (except a few on the bottom) there are like a bajillion things like just type the language name into youtube and you’ll get like a good 50 movies showing up.

Borrowing of English words is very common in India so don’t be surprised if you’re listening to one and suddenly you there’s English for like two words and then back to whatever language it is.

Also there is a chance that some of the videos may not actually contain the language they’re supposed to contain. I do not speak any of these languages and I had to go off of what labels the video had as well as basic google searches if I could. If there is a mistake, I apologize. And if you catch a mistake let me know so I can get it fixed.

What does Hindi sound like?

Cucumber Benefits For Health and Beauty In Hindi - खीरे के लाभ @ jaipurthepinkcity.com

What does Bengali sound like?

Purnodoirgho Prem Kahini 2 | Trailer-2 | Bengali Movie | Shakib Khan | Joya Ahsan | SIS Media

What does Telugu sound like?

(Some English at beginning) PARICHAYAM ||Telugu Short Film By Klapboard Productions|| Harish Nagaraj Film

What does Marathi sound like?

Puranpoli - Emotional Marathi Short Film | Pocket Films

What does Tamil sound like?

Kalyana Parisu | Tamil Serial | Episode 616 | 29/02/2016

What does Urdu sound like?

Sairbeen 29th February 2016.BBC Urdu

What does Gujarati sound like?

Promo : Aa Namo Bahu Nade Che - Popular Gujarati Natak 2016 - Sanjay Goradia

What does Kannada sound like?

FOREIGN RETURNED - Kannada Short Film - Puneeth B.A

What does Malayalam sound like?

“അപ്പൻ ആരാ മോൻ” - Malayalam  2016 Comedy Short Film Appan ara mon

What does Odia sound like?

Dr Maya Gantayat Interview on Cerebral Palsy in Odia language

What does Punjabi sound like?

Ambarsariya Trailer - Diljit Dosanjh, Navneet, Monica, Lauren, Gul Panag | Latest Punjabi Movie 2016

What does Assamese sound like?

Touching Story Of A House Wife | Assamese short film - A New Dawn (Eti Notun Prabhat)

What does Maithili sound like?

गोनू झा के किस्से  (भाग -1) | Maithili TV programme | Maithili Serial | Gonu Jha

What does Santali sound like?

MON JURI TINJ 2014 Santali Movie Trailer

What does Kashmiri sound like?

*Kashmiri Folk Medley - Aabha Hanjura & Sufistication - Kappa TV

What does Nepali sound like?

फेसबुक प्रेम Comedy Guys Episode -3 |Nepali Comedy |Govinda Koirala|Suresh Thapa|Buddhi Tamang

What does Konkani sound like?

WIKITONGUES: Ashwath speaking Konkani

What does Sindhi sound like?

Sindhi language

What does Dogri sound like?

Satsang In J&k Local Dogri Language

What does Manipuri sound like?

Words of Life Manipuri (মৈইতৈইলোন) People/Language Movie Trailer

What does Bodo sound like?

Good News Bodo: Meche People/Language Movie Trailer

What does Sanskrit sound like?

Sushma Swaraj’s Sanskrit Speech in World Sanskrit conference in Bangkok

*Breaks my rule about no songs because I really couldn’t find much that wasn’t music and I figured something is better than nothing.

anonymous asked:

Selam Aleykum! I wanted to know if there is a prayer for taking someone out of you heart that should not have such a big place in there and fill it instead with love for allah? Thank you

Wa Alaykum as-Salaam,

Here are some duas that might help you get close to Allah insha'Allah

Yaa hayyu yaa qayoomu, birahmatika astagheeth. Aslih liy sha-aniy kulluhu wa laa takilniy ilaa nafsiy tarfata aynin.’

(On You Who is Everliving and Sustains and Protects everything, I seek assistance through the means of your mercy, correct for me all my affairs and do not entrust me
to my Nafs (myself) for the moment of a blink of an eye.’)

(Mustadrak al-Haakim vol.1 pg.545; Shu'ubul Iemaan of Imaam Bayhaqi Hadith No.:760,


Ya muqallib al-qulub, thabbit qalbi ‘ala dinik

(O mover (or flip-flopper) of hearts, make my heart firm upon your religion)

- Ya muqallib al-qulub, thabbit qalbi ‘ala’l-haqq

(O mover of hearts, make my heart firm upon the truth)

- Ya muqallib al-qulub, thabbit qalbi ‘ala ta’atik

(O mover of hearts, make my heart firm upon your obedience)

- Ya muqallib al-qulub wa ‘l-ahwalhawwil halina ila ahsan ‘l-hal

(O you, transformer of hearts and spiritual states make our states the loveliest of states)

- Allahumma, ya muqallib al-qulub wa’l-absar, thabbit qalbi ‘ala dinik

(O Allah, O controller of the hearts and eyes, let my heart hold fast onto your religion)

And Allah knows best

Djinn are frequently mentioned in Islamic mythology and theology, and in the Quran are said to be physical beings created from a smokeless and scorching fire. Unlike angels, the djinn have free will, and are capable of being good, evil, or neutral. They are also capable of interacting with the environment around them, and due to the wide range of supernatural abilities they possess, many unexplained experiences have been put down to djinn.

One such encounter is that of an ex-Army man who was working in Karachi, Pakistan, as a security guard. He had been hired by several rich families to guard the street, and one night he witnessed something inexplicable that had all the hallmarks of an encounter with djinn. One of the guard’s employers, a family member from one of the wealthy families, described the aftermath:

Some time past midnight he was sitting in his chair when we were woken up by his screaming, as he jumped over the gates of one house and entered in shock. Mind you that this was a man armed with a repeater (weapon with 12 rounds, automatic pumping action something similar to Arnolds weapon in T2 while riding his bike).

Upon inquiring he kept on repeating the same story for one hour. He said that in an empty area between two houses he first saw a rabbit hopping right opposite to where he was seated. In an instant the rabbit sort of transformed into a cat whilst moving towards him. As this was happening he tried to dispel this event as an illusion, however he was soon terribly shaken as the cat had now started taking the shape of a woman. He clearly described the transformation, and at the point where he saw the half woman entity he said he got so scared that he started screaming, and his legs which were jammed were able to find the strength to jump into action over the 6 foot gate into our neighbor’s house. As far as I remember he left his gun outside and we had to gather it later.

Our neighborhood remained in a state of shock and fear for quite some time after this event. The guard had been with us for nearly a year and after this he was never the same guy again, soon after he swapped his duty roster with another guard.

One of the abilities attributed to djinn is the ability to shapeshift, and many encounters – including several of my own – have involved witnessing an animal shapeshifting in some way.

[Artwork by an unknown artist, titled Imam Ali Conquers Jinn, featured in the book Ahsan-ol-Kobar (1568)]

28 Butir Pengingat tentang “Komitmen terhadap Al Quran”

Dari Ustadz Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc:

1. Sebaik baiknya liqo adalah ketika hadir bertambah keimanan, bertambah rindunya kepada Allah dan bertambah prestasinya.

2. Jangan sampai sekedar hadir liqo menjadi prestasi.

3. Kader dakwah bisa menjadi ruhul jadid bagi dakwah jika Al Quran akrab dengan mereka.

4. Jangan ada dalam pikiran kita bahwa Al Quran adalah penghalang aktifitas kita.

5. Jangan malas menghafal Quran karena usia.

6.Lihat Surah Azzumar 23 tentang manhaj interaksi dengan Al Quran yang benar.

7. Luaskanlah hati kita untuk menerima Al Quran, yaitu senang ketika membacanya , bahkan baru membayangkan membaca Al Quran, ia sudah merasa senang. القرآن مأدوبة اللّٰه "Al Quran adalah hidangan Allah “

8. Tidak akan bisa berinteraksi dengan Al Quran kecuali mereka yang berusaha membersihkan hatinya.

9. Jangan duakan Al Quran, yaitu membaca Al Quran sambil melihat gadget.

10. Berinteraksi dengan Al Quran yang benar adalah meyakininya bahwa membacanya mendatangkan keutamaan.

11. Manusia yang bersama Al Quran hampir hampir menandingi kenabian ,hanya wahyu tidak diturunkan kepada nya ( Alhadist ).

12. Berinteraksi dengan Al Quran adalah terus membacanya setiap hari.

13. Jangan karena sudah membaca Al Quran 10 juz hari itu, lalu tidak membaca di hari yang lain, karena 10 juz itu jatah hari tersebut dan hari yang lain mempunyai jatah juga.

14. Waktu membaca Al Quran itu harus definitif, jika kita menunggu waktu kosong untuk membaca Al Quran ,maka kita tidak akan mendapatkannya.

15. Adukanlah surat surat yang sulit kita hafal, kepada Allah, maka Allah akan
memudahkannya.

16. Al Quran adalah ahsanal hadist ( perkataan terbaik ), hadist nabi saw tingkatannya hanya hasan ,sedangkan perkataan yang lainnya di bawah itu.

17. Kita sering takjub dengan ciptaan-Nya, namun kita jarang takjub dengan perkataanNya.

18. Siapa yang sering berhubungan dengan perkataan yang terbaik, maka ia akan menjadi manusia yang terbaik.

19. Al Quran itu mudah dihafal karena banyak kata yang sama dan diulang. Kalau kita sudah hafal “fa bi ayyi alai rabbikuma tukadziban ” dalam surah ar-rahhman ,maka ayat yang lain di mana redaksinya sama itu sudah hafal secara otomatis. Berinteraksi dengan Al Quran itu harus berulang ulang.

20. Orang yang membaca seratus kali sebuah surah, dan ia belum hafal, maka ia tetap mulia , dibandingkan orang yang hanya membaca tiga kali lalu langsung hafal , karena tujuannya adalah berulang ulang bersama Al Quran bukan hanya sekedar mendemostrasikan kekuatan hafalannya.

21. Siapa yang sudah hafal juz 30 ,maka ia sudah punya hidayah untuk menghafal juz 29 , dan seterusnya.

22. Jangan remehkan ketidakhadiran kita bersama ikhwah.

23. Mungkinkah rizqi kita berkurang ,karir kita menurun ketika bersama Allah dengan berinteraksi melalui firman-Nya ?

24. Tidaklah kita jauh dengan Al Quran kecuali ketika itu kita jauh dengan Allah.

25. Jangan menolak kebaikan untuk mempertahankan kebaikan yang lain.

26. Jangan membenturkan satu amalan dengan amalan yang lain , karena manusia itu mampu melakukan berbagai macam aktivitas dalam satu waktu.

27 .Siapa yang lelah untuk Allah di dunia ini maka Allah akan mencukupkan lelahnya di akhirat.

28. Siapa yang tidak mau lelah di dunia untuk taat kepada Allah ,maka ia akan merasakan lelah di akhirat .

Jadilah Gelas Kosong Ketika Belajar :)

Dalam menuntut ilmu, jadilah seperti gelas kosong yang tidak bocor. Agar hidayah itu dapat tertampung, lalu mengisi, hingga akhirnya bisa diamalkan dengan ahsan. 

Dalam menuntut ilmu, siapkanlah hati yang ikhlas, walaupun kita tidak pernah bisa mendefenisikan bagaimana keiklasan itu. 

Dalam menuntut ilmu, siapkanlah hati yang rela menerima ilmu dan rela menerima hidayah yang datang. 

Semoga kita senantiasa menjadi pribadi pembelajar yang terus menerus haus akan ilmu. Dan, jangan lupa bahwa sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang diamalkan.

Semoga Allah memberikan umur yang lebih panjang untuk bisa terus menimba ilmu-Nya :)


Bandung, 18 Mei 2017

01.07

10

Ali Zafar gathered 40 Pakistani celebrities to come together and pay tribute to the victims of Peshawar through his song Urainge (we will fly)

Urainge us aasman mein;
(We’ll fly in such a sky)
Rahainge aisay jahaan mein;
(live in such a world)
Jahaan dard ka koi maara na ho;
(where no one quivers in pain)
Akaila na ho be-sahaara na ho;
( no one is lonely or left alone)
koi maa say bichara dulaara no ho;
(no mother has to live without her child)
siva ishq kay koi chaara na ho;
(where love is the only choice)