RANDOM!

8

Take a fuckin’ Dave babes

No permission needed, credit is appreciated but not necessary either. Feel free to change the background or edit the Daves to better fit your headcanons if you want, since these are panel edits to begin with. 

I hope you all enjoy these different variations of this beautiful boy.

Seperti itu, saya pernah

“Yang kamu lakukan ke saya itu, jahat.”

Mungkin udah pada apal banget ya sama kalimat itu. Yaphh, AADC2. Udah basi sebenernya, tapi jujur saya baru nonton kemarin dan baru tahu kalo ceritanya gitu. Saya bukan tipe yang seneng nonton kalo ngga disuruh, ngga sengaja, atau beneran kurang kerjaan. Tapi kemaren kebetulan lagi maen ke rumah temen dan dia lagi nonton, yaudah terpaksa ikutan. Saya mau ngebahas sesuatu dari film itu, mungkin sebelumnya juga pernah ada yang ngebahas tentang bagaimana Cinta yang meninggalkan Trian hanya demi Rangga yang sejatinya udah ninggalin dia selama 9 tahun. Tapi ditulisan ini saya ngga akan ngebahas sampai kesitu. 

Saya lebih tertarik dengan alasan Rangga meninggalkan Cinta. Yang saya pahami dari alasan Rangga adalah dia yang belum bisa selesai dengan dirinya sendiri. Artian selesai disini bukan berarti harus semua di kehidupannya beres, tapi lebih kepada apa-apa yang perlu dipersiapkan lebih dulu sebelum menjalin hubungan dengan orang lain. Entah itu pendidikan, ataupun pekerjaan, itu pada umumnya. Ketika mencintai seseorang, adalah hal yang lumrah ketika kita ingin membahagiakan seseorang yang kita cintai. Untuk beberapa manusia yang berjenis kelamin laki-laki, mencintai itu erat hubungannya dengan tanggung jawab. Ada beberapa laki-laki yang lebih baik memilih untuk menjauh dari seseorang yang dicintainya, yang pada kalimat-kalimat berikutnya laki-laki seperti ini akan saya sebut “kami”.

Kenapa harus menjauh? Kenapa tidak berjuang bersama? Mungkin, bisa saja. Tapi kami lebih memilih untuk membiarkan seseorang yang dicintai melakukan hal yang lebih baik, setidaknya tidak dengan bersama seseorang yang belum jelas arahnya. Memang akan ada kemungkinan kita bisa sama-sama melaluinya, mungkin semuanya akan jadi lebih baik, tapi mungkin juga kebersamaan akan berakhir dengan perpisahan. Daripada seperti itu, lebih baik kita jalani hidup kita masing-masing (untuk saat ini). Kamu dengan urusanmu, dan aku dengan urusanku, kesibukanku. 

Hal yang seperti ini mudah? Tentu saja tidak, mana ada seseorang yang mencintai tapi mau menjauhkan diri dari yang dicintainya. Tapi apakah mendekat tanpa kepastian itu lebih baik? Lebih karena berpikir bahwa akan membersamai seseorang dalam jangka panjang, bukan yang hanya agar bisa jalan, nonton, cerita atau semacamnya. Jika hanya untuk melakukan hal-hal yang seperti itu, sepertinya tidak perlu banyak berpikir dan khawatir.

Dan akhirnya, inti dari saya menulis ini lebih karena “saya pernah”, berpikir dan melakukan ini. Walaupun pada akhirnya seseorang yang saya kagumi, lebih dulu bertemu dengan yang lebih siap untuk mendampinginya. Tapi setidaknya saya berusaha, dan selama proses itu juga saya mendapatkan banyak pelajaran.  Toh, tak ada yang sia-sia. Pun tak ada yang akan berpisah atau bersama jika Tuhan tidak atau mengizinkan, yang tentu saja disertai dengan usaha yang baik sebelumnya.

First of all I don’t have anyone to proofread, I work alone for my comic (I’m the one who draw and write the dialogues) lol and yup my English is not very good ((I only got Band 3 in MUET ahahahahhaha)) Sorry if MY TERRIBLE ENGLISH MAKES UR EYES IN PAINNNN

At least I tried to make it in English (ㆁᴗㆁ✿)

Love

Well, I don’t know where to start here. But I felt the need to say something about love. More specifically, romantic love

Look, sometimes it’s hard. Whether you’re straight, gay, bi, pan, ace, or something in between, love can be very difficult and complicated at times. Sometimes you’re gonna fight, you’re gonna complain, you’re gonna be upset with something that your s/o has said or done. It’s just what happens.

But you know what, true love is more powerful than anything. If you truly love someone, if they treat you right and respect you, and you know they would never hurt you intentionally, then they should be worth fighting for.

Love doesn’t come around often. And if you truly do care for someone and love them with all you are and they make you happy, then there shouldn’t be any question. When you find someone special, someone to love you and make you laugh and be there for you when it’s been a tough day and to love and accept you for who you are, you keep them close.

And let’s face it, everyone is going to mess up or make a mistake. Love isn’t perfect. You’ll do or say something you may not mean. They might do the same. But it’s worth it in the end, I promise you. There will never be a perfect kind of love. Perfect all of the time is impossible. But when you’re in love and when you find that special someone, there will be perfect moments.

So, just to summarize, hold on to love. Even if you may not have experienced it yet, or may have lost it, please hold on. One day, you will find it, I promise you. And there is no race to find it. It took me almost 21 years to find my first romantic partner. And once you find it, you’ll know. It’s nothing like you’ve ever known before. There will be a happiness and contentment that you may have never felt in your life.

When you find it, hold onto it. It’s worth it.