Matie

Cintai dan Imani

Submitted by @prahira

Setiap orang memiliki kesenangannya masing-masing. Kesenangan yang berawal dari rasa cinta atau suka, berikut dengan alasan kenapa ia harus mencintainya atau menyukainya.

Seperti yang kita ketahui jika pengertian cinta itu luas. Cinta yang hakiki kepada Tuhan, kepada seseorang atau cinta kepada benda mati. Cinta kepada benda mati mungkin jadi jawaban sederhana ‘Kenapa cinta tak harus berbalas’ Sebab seluas-luasnya pengertian cinta, ia tetap bersifat individual, hanya diri kita sendiri yang tahu dan merasakan sedalam apa rasa cinta kita, sedangkan mereka hanya sampai di titik menerka-nerka dengan melihat apa saja yang telah kita lakukan untuk apa yang kita cintai itu, atau yang biasa disebut pembuktian.

Jadi ketika ada orang yang mengatakan “Aku mencintaimu sepenuh hati” Satu-satunya cara untuk merasa tenang dan bahagia adalah dengan lo percaya tentang apa yang dia katakan, karena yang gue tahu sampai sejauh ini jarak yang paling dalam yang tak bisa dijangkau manusia adalah hati. Dan kepercayaan tetap jadi yang paling mahal dalam diri manusia di mata manusia lainnya.

Semoga kecintaan kita kepada apa yang kita cintai, tak sampai mengubur kecintaan kita kepada pemilik hakiki cinta itu sendiri.


Submit karyamu ke http://lembarkertas.tumblr.com/submit

Kematian itu sendiri sudah menjadi peringatan yg nyata bagi kita.
Husnul khotimah atau su'ul khotimah kah ? *wallahu a'lam
Tapi jangan kemudian setelah kematian kita malah membebani dosa bagi yg mengurus jenazah… maka amanahkan ini kepada mereka
AMALAN-AMALAN YANG DI ANGGAP AKAN BERMANFAAT BAGI YANG MATI, PADAHAL TIDAK BERMANFAAT (SIA-SIA)

1) Membaca Surat Yasin, baik di rumah/kuburan/setelah kematian

2) Meletakkan Mushaf (Al-qur’an) di atas kepala si mayit atau ketika Talqin

3) Menyembelih sembelihan pas pada saat kematian

4) Ramai-ramai berdo’a berjama’ah setelah menshalatkan

5) Talqin kepada yang mati setelah di kuburkan

6) Adzan dan iqomah pada saat penguburan

7) Meletakkan pohon yang basah dg maksud agar di ringankan azabnya

8) Shalat untuk yang mati dan shaum utk yang mati(menghadiahkan shaum dan shalat) untuk yang mati

9) Menyalakan lampu di kuburan

10) Berzikir ketika mengantarkan jenazah, yaitu mengucapkan(لاَ إِلهَ إِلاَّ اللّهُ )

11) Menaburkan kembang/bunga di kuburan

12) Menghadiahkan bacaan Al-qur’an, di mana saja berada. Dari imam Syafi’i: “Kalau membaca Al-qur’an akn bermanfaat bagi yang mati, maka para sahabat akan terlebih dahulu yang membacanya”

13) Berkabung dg melakukan perayaan kematian pada malam ke 1,3,7 dst.

Bahkan kata Imam Syafi’i:
“Melakukan ini akan menimbulkan 2 dosa bagi orang yang berkabung dalam kematian;
– melakukan nia’ah/meratap kematian
– memberikan ta’lid kepada yang tidak mampu (membebankan) keluarga.

Ust. Abu Qotadah.

Reposted by : 👥 Grup wa manhaj salaf
#muhasabahdiri —

🔊 Syafa'at

👤 Ustadz Abdullāh Roy, MA

Syafā'at adalah meminta kebaikan bagi orang lain di dunia maupun di akhirat. Allâh & Rasul-Nya telah mengabarkan kepada kita tentang adanya syafā'at pada hari kiamat.

Diantara bentuknya adalah bahwasanya Allāh mengampuni seorang muslim dengan perantara do'a orang yang telah Allāh izinkan untuk memberikan syafa'at. Syafa'at akhirat ini harus kita imani & kita berusaha untuk meraihnya.

Dan modal utama untuk mendapatkan syafā'at akhirat adalah bertauhid & bersihnya seseorang dari kesyirikan.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda ketika beliau mengabarkan tentang bahwasanya beliau memiliki syafā'at pada hari kiamat, beliau mengatakan:

فَهِيَ نَائِلَةٌ إِنْ شَاءَ الله مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِي لا يُشْرِكُ بِالله شَيْئًا

“Syafa'at itu akan didapatkan insyā’ Allāh oleh setiap orang yang mati dari umatku yang tidak menyekutukan Allāh sedikitpun.” (Hadits Shahih Riwayat Muslim)

Merekalah orang-orang yang Allāh ridhai karena ketauhidan yang mereka miliki.

Allâh berfirman:

…وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰ…

“…Dan mereka (yaitu para nabi para malaikat & juga yang lain) tidak memberikan syafā'at kecuali bagi orang-orang yang Allāh ridhai…”.  (Al-Anbiyaa’ 28)

Syafā'at di akhirat ini berbeda dengan syafā'at di dunia. Karena seseorang pada hari kiamat tidak bisa memberikan syafā'at bagi orang lain kecuali setelah diizinkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā, sampai meskipun dia seorang nabi atau seorang malaikat sekalipun. Sebagaimana firman Allāh Subhānahu wa Ta'ālā :

ﻣَﻦ ﺫَﺍ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻳَﺸْﻔَﻊُ ﻋِﻨﺪَﻩُۥٓ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺈِﺫْﻧِﻪِۦ ٓ

“Tidaklah ada yang memberikan syafa'at di sisi Allāh Ta'ālā kecuali dengan izin-Nya.” (Al-Baqarah 255)

Oleh karena itu permintaan syafā'at hanya ditujukan kepada Allāh, Zat yang memilikinya. Seperti seseorang mengatakan dalam yang do'anya, “Ya Allāh, aku meminta syafa'at Nabi-Mu .”

Ini adalah cara meminta syafā'at yang diperbolehkan.

Bukan dengan meminta langsung kepada Nabi Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallam seperti mengatakan, “Ya Rasūlullāh, berilah aku syafā'atmu.”

Atau dengan cara menyerahkan sebagian ibadah kepada makhluk dengan maksud meraih syafā'atnya. Karena cara seperti ini adalah cara yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin zaman dahulu.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

ﻭَﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻀُﺮُّﻫُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻭَﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻫَٰﺆُﻟَﺎﺀِ ﺷُﻔَﻌَﺎﺅُﻧَﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۚ ﻗُﻞْ ﺃَﺗُﻨَﺒِّﺌُﻮﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑِﻤَﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻟَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ۚ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻪُ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰٰ ﻋَﻤَّﺎ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥ

“Dan mereka menyembah kepada selain Allāh, sesuatu yang tidak memudharati mereka & tidak pula memberikan manfaat & mereka berkata: "Mereka adalah pemberi syafa'at bagi kami disisi Allāh”. Katakanlah: “Apakah kalian akan mengabarkan kepada Allāh sesuatu yang Allāh tidak ketahui di langit maupun di bumi?”. Maha Suci Allāh dan Maha Tinggi dari apa yang mereka sekutukan.“ (Yunus 18)

sampai bertemu kembali pada halaqoh selanjutnya.

وبالله التوفيق والهداية.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Saudaramu, Abdullāh Roy

Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS

___________________________

⬇ Download audio:

https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYWGFhUmJqamZQbFk/view?usp=docslist_api

Bi, jika kepergianku menjadi penanda tak ada yang abadi. Biarlah hatiku kujerat dengan cintaNya yang tidak pernah mati. Untukmu, aku ingin menanti di sana sebagai bidadari…
Wynonna ‘s Necklace

A lot of people are asking about what the key on Wynonna’s necklace unlocks so heres my take


Wynonna lived in Greece for a couple years and this necklace reflects that. 

The word on the key is Αθήνα which translates to Athena. Now I’m sure most of you know Athena is the Greek goddess of wisdom and war. I think this is most likely a key that does not unlock anything literal but has more of personal connection to Wynonna.

The other important part of the necklace is the Mati. The little blue eyes called Mati are symbols in Greek culture meant to ward off “The Evil Eye”, a curse set on someone by giving them a malevolent glare while they are unaware. With the Earp family’s history with curses you can bet Wynonna is taking every precaution against them in the future.

youtube
ESC crack ships

I decided to compile a list of Eurovision crack ships. There may be some I left so please tell me. Thanks to the many europals that helped make this sin-fest. Btw these aren’t actually serious.

Joscari
Lazaregg
Serhey
Fredhat
Starzarev
Josh^2
Boblian
Jamcesca
Napster
Rustin
Montvan
Jutsvan
Lazabob
Donveta
Jurlina
Montvymais
Ponja

Bonus from a CAH game:  Christer x Garbage can