ADCTD

8

ADCTD in REBEL DAUGHTERS

222 Queen Street

Singapore, 28-30 June 2014.

————————

xungguh xangat menyenangkan sekali! siapa yang menyangka Alsky akan melanglangbuana sampai keluar Indonesia!? ini semua tidak akan terjadi tanpa dukungan dan semangat dari keluarga, terutama ibu. Dan untuk event ini sendiri, saya mengucapkan terimakasih yang sangat besar kepada teh bunga fatia (BF Artwork) yang memberikan kesempatan pada teman lain untuk ikut bersamanya ke luar negri untuk mengikuti event REBEL DAUGHTERS yang merupakan rangkaian acara dari THE SOLIDARITY MOVEMENT. acara tersebut merupakan gagasan dari RSCLS (Singapore) untuk menjalin silaturahmi antar street-artist se-asia tenggara. 

ini adalah salah satu karya yang saya buat selama di Singapore. yang ini letaknya di 222 Queen Street, bersebelahan dengan hotel Victoria.

kesan saya selama mengerjakan gambar ini salah satunya adalah : p a n a s. saya tidak menyangka bahwa Singapur akan sama panas seperti jakarta. saya membawa banyak baju tapi hanya 1 yang tangan pendek, otomatis harus didobel kan bajunya, sehingga saya cepat sekali keringetan. dan dehidrasi. tapi menyenangkan sekali saat mengerjakannya! karya saya bersebelahan dengan Inkten (www.inktensufina.com), whoaaaaw! siapa yang menyangka! dia adalah salah satu panutan saya sebagai women streetartist! dan saya bisa bersebelahan dengan dia? sebuah kebahagiaan tersendiri :D

pada karya saya yang ini, entah tingginya berapa meter, tapi yang jelas ini melebihi kapasitas steger itu sendiri. saya mengerjakannya tanpa tali2 pengaman sehingga butuh keberanian yang cukup besar memanjat pegangan steger dan hanya menumpukan tangan kosong pada tembok. ini adalah satu2nya tempat yang saya pikir paling enjoy waktu menggambarnya karena dicicil 3 hari, tidak seperti di Esplanade yang hanya 6-7 jam saja.

secara keseluruhan, saya sangat menikmati waktu menggambar saya disini bersama teman2 dari belahan negara lain di asia tenggara, cina, dan hongkong. mereka semua sangat menyenangkan dan saya pikir telah menjadi bagian hidup saya. tali pertemanan saya dengan mereka sudah dari hati <3 (saya pikir begitu hehe, atau saya saja?). sungguh amat sangat menyenangkan sekali saat itu. rasanya seperti baru kemarin :’)

…sebuah film dokumenter Tugas Akhir karya Cinema 212 Prodi Televisi & Film ISBI Bandung

Mural Estetika Bandung
Karya : Hapsah Isa Yaniar
Diana Siti Mariyah

Nara sumber :
Rahmat Jabaril
Isa Perkasa
#asepwahyu98
@adctd
Ir. Arif

Senin, 22 juni 2015
16.00 WIB
at Gd. Kesenian Sunan Ambu ISBI/STSI Bandung jl. Buah Batu no 212

Mari merapat…mari berapresiasi..yg ada waktu sambil ngabuburit kayaknya enjoy joy joy…

MAKE ART, NOT WAR!

jl. tamblong, bandung, indonesia

sedikit cerita, gara-gara mural ini gue jadi punya temen2 dari ranah musik jalanan, dan mereka baik! ngga semua bisa dipandang sebelah mata. kenyataannya, mereka juga sama seperti kita, manusia, namun mereka tidak seberuntung kita yang masih bisa internetan sambil minum kopi. mereka harus berjuang dari receh-demi-receh untuk bisa membeli sekedar sebatang rokok dan segelas kopi (yang juga dishare untuk 3-4 orang di satu gelas itu). kalo ngga ada mereka, gue pasti kesepian waktu menggambar gambar itu tengah malem kemaren. 

oh ya! satu lagi, mereka minta foto mereka dicetak katanya kenang2an buat mereka ada siswa SMA yang mau temenan sama pengamen :’)

sedih ya, untuk sekedar pertemanan aja ada kaya semacam “perbedaan kasta” padahal semua manusia itu sama dimata tuhan :’)