*sbg

anonymous asked:

Assalamu'alaikum kang qur. Pendapat abang bgmn bila pacar kita sering dihubungin mantannya? Sok nanya kabar atau apalah sok care gt kek mau ngajak balikan. Sbg cowoknya, sy kudu piye kang? Hatur nuhun kang

Wa’alaykumussalaam wr wb, atuhlah jang, mendingan fokus nyiapin bekal buat jadi imam dan teladan yang baik daripada mikir gituan. Ini akang lagi tulisin buku buat anjeun, boleh pesen PO atau on the spot di Toko Buku InsyaAllah. Disitu ada pesen-pesen akang buat diri sendiri dan mungkin bisa mangpaat buat anjeun juga. Nanti kalau udah siap rilis, akang kabarin…

One night stand with backpackers.

Aku mmg suka bercuti.Kadang2 klu dh bosan sgt dgn kerja,aku akan ambik cuti tenangkan fikiran dan pergi bercuti d tempat2 yg aku suka.Antara tempat favorite aku ialah langkawi.Stay d pantai chenang mmg heaven bg aku.bkn saja nightlife yg hidup,tp boleh cuci mata tgk mat salleh besidai d bwh terik mentari d waktu siang.
Diringkaskan cerita,satu hr tu aku g holiday sorg2 d pulau langkawi ni.d sebabkan aku dok sorg2,aku just menyewa motel yg murah menghadap pantai tp selesa utk aku stay 2-3mlm…. sedang aku menikmati minum petang d sebuah2 cafe x jauh dr tempat penginapan,aku nmpk seorg ppuan mat salleh yg kelihatan spt backpackers tgh mencari2 meja nk duduk melepaskan lelahnya.aku pun dgn baik hati mempelawa duduk semeja memandangkan cafe tersebut dh penuh dgn pelanggan.
Aku memperkenalkan diri,bersalaman dn dy dgn ramah memperkenalkan dirinya sebagai Joanne.gadis US yg berasal dr Texas.Anne seorg pengembara dn seorg blogger.gadis tinggi lampai ini berusia lewat 20an dn mempunyai susuk tubuh yg sgt menarik.perkenalan ringkas kami bertambah mesra spt dh lama jumpa.senyuman x pernah lekang dr bibir.sbg tanda perkenalan aku belanje dy minum ptg itu.

Sembang punye sembang,jam menunjukkan pukul 7mlm…aku pun mintak diri nk beredar…sblm kami berpisah,aku sempat tanye dy stay d mana mlm nnt.mana la tau bleh kelua dinner bersama.dy cuma tersenyum dh bgtau yg dy blm ada bilik nk stay.dlm kepala aku,ini peluang baik.klu aku offer,agak2 nk tak dy stay dgn aku…hahaha

So,aku pun offer utk share bilik dgn aku dgn dy,memandangkan bilik aku pun bkn la kecik mana.setakat bedua masih selesa lg.dy agak terkejut.terkejut sbb aku terlalu baik utk dy.so dy ckp itupun klu aku x keberatan.then aku pun ajak dy ke motel aku utk berehat.

Setibanya d bilik,dy terus melabuhkan dirinya d atas tilam..kepenatan sgt agaknya..so aku biarkan saja dy berehat..sementara aku salin pakaian nk mandi..

Dlm bilik mandi,aku dh tak tahan..membayangkan susuk tubuhnye yg menghairahkan.sabun jd mangsa..nk mintak main dgn Anne mcm melampau pulak.hahaha gambar Anne yg aku snap masa d cafe td jd mangsa modal aku.

Tiba2,pintu bilik air d buka.Anne gtau aku dy tk tahan nk kencing.aku pulak jd malu sbb tgh berbogel.dy agak terkejut bila nmpk aku tgh mandi dgn batang yg mengeras…anne dgn panties n bra berwarna merah dgn selamba masuk dlm bilik air dn duduk d atas mangkuk tandas tanpa segan silu.

Aku pun puji bentuk badan dy yg mmg sexy tu..dy just kata,aku ni mulut manis..dr td asyik memuji dy je…hahaha so aku mintak simpan satu gambar dy utk kenangan aku.anne cuma senyum.

“why did ur dick so hard?“Anne merenung btg aku yg tgh keras sbb dok membygkan bdn dy

"Nothing,i just imagine…….."terpotong kata2 aku

"Did u imagine this?"Anne melucutkan tali branye hingga menampakkan buahdàdanya.

Aku jd tak keruan.anne merapatkan tubuhnye dgn tubuhku.hangat…dadanya bertemu dadaku.jantungku berdegup laju.tiba2 bibirnya bertemu bibirku.hangat,padat dan kucupan itu bertaut rapat.

Selang beberapa minit selepas itu,anne melutut.btg aku yg mmg dh keras d jilat2 dn d masukkan kedalam mulutnya.rakus dn padat.inilah first time aku berasmara dgn wanita barat.sesungguhnya kucupannya,malah blowjobnye sgt terbaik..dr btg sampai ke telur d isapnya..sampai nk tepancut d isapnya.

Aku dh tak tahan sgt…aku rasakan air mani ni dh nk sampai ke penghujungnya..aku bgnkan Anne dn bwk dy keluar dr bilik air tu dn baringkan anne d atas tilam…aku kangkangkan kaki Anne,dn lidah aku terus menyentuh bibir faraj anne…not bad..not smelly at all..ku jilat biji kelentitnya dn permukaan vaginanya….terjungkit2 bdnnya kesedapan.beberapa kali anne mengerang keras yg aku percayai dy dh mencapai tahap climax.

Beberapa ketika,anne minta aku masukkan btg aku yg x seberapa ni ke dlm lubang pussynye.aku menuruti sj mahunya.aku suakn kepala btg ke permukaan bibir pussynye yg dh basah tu.terus je d tarik pinggangku supaya btgku terus memasuki farajnya.

Kenikmatan itu mmg x dpt d gambarkan..Anne mendesah kenikmatan bila btg ni d sorong dn d tarik..

Pelbagai gaya kami buat,missionary,cowgirl,spoon,doggie dn anne kelihatan menikmati setiap saat itu.beberapa ketika,aku tewas juga..benihku terhambur d dlm kehangatan farajnya.dan kami terdampar keletihan.

Mlm itu,kami mengulangi perbuatan itu beberapa kali hinggakan aku rasa tiada lagi air mani tersisa dlm testisku…hahaha

Bersambung keesokan bile bgn tidur…

semata-wayang  asked:

Halo kak, gmn harinya? smg slalu diberi kesehatan ya. Kak, kalo harus memilih antara melanjutkan mimpi atau menunaikan kewajiban, kakak pilih mana? Gini kak, aku sdg dlm proses meraih beasiswa diluar negeri. Di satu sisi aku ingin terus brjuang, tp di sisi lain aku ingin berhenti krn org tua (terutama mama) yg tdk bisa ditinggal, meskipun aku tau jika aku lolos mrka pasti akan memberi restu. Tp sbg anak tdk tega rasanya membiarkan mereka sendiri dihari senjanya. Aku egois ya kak?

Aamiiin,, kamupun @semata-wayang

Hmmm,,sebenarnya pertanyaan ini susah. Semuanya kembalikan pada niatnya. Ke luar negeri niatnya apa, bener gak, apakah di Indonesia tidak ada yang bagus? Terus berapa lama ke luar negeri? Apakah orang tua perlu dijaga terus? 

Mungkin kalau saya dulu, akan menjawab mending tetap berangkat. Tapi kalau sekarang, kembalikan pada diri kamu deh, ya itu tadi niatnya apa, seberapa urgent nya. Tergantung jurusannya apa. Kadang2 jurusan biasa aja kekeuh minta ke luar negeri juga ada, padahal di Indonesia juga bagus.

Share pengalaman aja. Dulu ketika saya akan berangkat penempatan Indonesia Mengajar, orang tua sebenarnya keberatan, walaupun mengijinkan. Dan hasilnya, saya ga jadi berangkat, karena pas pelatihan saya sakit dan harus penyembuhan plus recovery selama setahun penuh. 

Pengalaman kedua, kemarin ketika saya mengusahakan beasiswa. Tadinya pas tes bahasa inggris, niatnya kalau skor minimalnya tercapai, saya akan ambil universitas luar negeri meskipun ortu tidak memperbolehkan. Ternyata, skor saya HANYA BEBERAPA POIN di bawah skor minimal program luar negeri. Well, buat saya sih itu pertanda bahwa org tua ga ridho. Dan ridhonya Allah ada di ridho orang tua.

Sekali lagi, semua tergantung jawaban dari pertanyaan2 pada diri sendiri. Istikharah say. :D

anonymous asked:

Setahun yang lalu, cerita kami sudah dia tutup. Aku sudah tak menyalahkan alasan dia menutup cerita, yang seyogyanya itu memang karena orang ke3. Aku memilih DEWAsa, dengan nenepiskan semua sesal, sakit dan menjadikannya sbg sahabat(lagi). Kini dia sudah bersama orang yang dia cintai. Namun ada yang membuatku ganjil, setiap aku ingin memulai suatu yang baru dengan orang lain, dia selalu marah seakan tak mengijinkan. Menurutmu ??

Tidak berpendirian.
.
Dua kata itu cukup menjelaskan bagaimana komentarku. Siapa dia, siapa kamu? Hidupmu yaa untuk kamu atur sendiri, dan kamu sudah tidak lagi berhak mempertimbangkan hal yang sudah lewat yang itu cukup membuat kamu terjatuh.

anonymous asked:

Zahra, saya percaya bhw kita hidup dlm nilai-nilai dan prinsip tertentu yg.. kita yakini "benar". Misalnya ttg agama&pilihan sektenya. Nah, dlm kaitannya dgn mendidik anak, apakah apa-apa yang kita yakini "benar" itu (agama&sekte tertentu) sebaiknya diajarkan SEDINI MUNGKIN kpd anak?Sbg contoh orng tua mengirim anak ke boarding school setelah lulus SD. Boarding schoolny udh include pesantren yg muridnya homogen (perempuan/laki2 only).Smntara Gibran blg: curahkn ksh syg tp jgn memaksakn pikiranmu

jangan bilang yang bertanya adalah seseorang yang kecewa dengan jawaban yang diberikan oleh @muhammadakhyar? kalau ternyata iya, haha, ternyata kita sama! saya ingat sekali, saya sempat juga marah-marah melihat jawaban dari dia disini, mengapa saya sempat sebal? karena saya tahu, sebenarnya dia memiliki jawaban, namun merasa tidak ingin mengungkapkannya. 

pada dasarnya, tidak perlu dipikirkan sebagaimana rupa, sudah sewajarnya apabila orang tua mengajarkan anak hal-hal yang mereka yakini. mainstream. pun kalau ingin berbeda, dengan membebaskan anak kita mempelajari dan menemukan ‘ideologinya’ sendiri sebenarnya sah-sah saja. meski tentu yang seperti itu jumlahnya tidak banyak. banyak dari kita menjadikan value agama sebagai salah satu yang utama. kalau begitu, maka dalam Islam diajarkan bahwa orang tua memang perlu mengenalkan Islam sejak kecil. karena Islam sesuai dengan fitrah seluruh manusia (ini berdasarkan apa yang saya percaya). inilah yang saya kira banyak dilaukan orang tua di sekitar kita, kemungkinan juga saya nanti ketika menjadi orang tua. 

namun, saya selalu berpendapat tugas utama orang tua bukan menjadikan anak nya sepakat seluruh hal dengan dirinya, melainkan memberikan banyak kesempatan, fasilitas, stimulasi agar anak dapat hidup mandiri dan dapat menemukan kebenaran-kebenaran yang ia yakini sendiri. kita semua tentu tahu bahwa meyakini secara mandiri dengan ‘dipaksa’ meyakini sesuatu adalah dua hal yang memberikan efek berbeda.

meski begitu, teringat jawaban bang A di akhir, tentu manusiawi jika kita sebagai orang tua merasa sedih apabila anak kita nantinya memilih jalan yang berbeda, yang biasanya tidak sama dengan yang kita inginkan. lebih dari itu kita harus selalu ingat, bahwa anak memiliki jalannya sendiri, mereka berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. 

terkadang, yang saya sadari, kita sebagai orang tua mungkin khilaf berpikir bahwa anak kita harus sama dengan kita. saya menyiapkan diri sendiri seandainya anak saya memiliki pilihan yang berbeda terkait misalnya saja yang paling penting seperti agama, orientasi seksual, minat pada pendidikan, dll. meski begitu, saya harus memastikan anak saya nanti mengambil keputusan dalam hidupnya dengan terlebih dahulu mempelajari secara lebih mendalam, berpikir dengan logika, dan siap untuk bertanggung jawab. tentu saya sebagai orang tua memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan dan memberitahukan konsekuensi atas pilihan-pilihan hidup yang akan diambil.

menenai boarding school selapas SD, saya adalah salah seorang yang mengalaminya. orang tua saya memang berharap saya masuk ke sekolah asrama, namun pada akhirnya saya yang memutuskan secara mandiri apakah saya ingin bersekolah disana atau tidak. dari orang tua saya, saya mengambil hikmah bahwa tugas orang tua adalah memberikan arahan, menyampaikan pilihan, dan pada dasarnya anak lah yang bertanggung jawab atas pilihan hidupnya tersebut.

saya ingat sekali, abiboy saya selalu berkata, bahwa ia tidak ingin memaksakan apapun dalam hidup saya, karena ia tidak ingin suatu saat nanti saya menyalahkan dirinya dan lari dari bertanggung jawab terhadap hidup saya sendiri. pada akhirnya saya memilih kelas akselerasi di SMA, masuk ke Fakultas Psikologi UI, melanjutkan pendidikan ke magister profesi psikologi pendidikan, berkarir sebagai psikolog tidak tetap di beberapa kantor konsultan, dan menikah dengan Muhammad Akhyar adalah pilihan-pilihan yang saya buat dengan sadar, tentu dengan dukungan moriil materiil dari orang tua saya. 

ketika saya menjadi orang tua nanti, tentu saya ingin menjadi seperti mereka dan lebih baik lagi dari mereka. 

well, itulah jawaban saya ketika saya belum menjadi orang tua, bisa jadi berubah ketika nanti saya sudah mendapat amanah sebagai orang tua, dan rasanya tidak apa-apa kan? :)) 

Bismillaah

Suami adalah pakaian bagi istri, dan istri adalah pakaian bagi suaminya.

Perumpamaan yg sempurna dari Allah yg menggambarkan betapa saat dua orang bersatu dlm ikatan pernikahan maka satu sama lain akan saling memberikan pengaruh.

Pakaian fungsinya melindungi, memberi rasa nyaman, menutupi aurat (aib), juga sebagai perhiasan.

Saat suami atau istri memiliki akhlak yg baik, maka pasangannya akan ikut harum meskipun tidak memiliki kebaikan yg sama.
Saat suami atau istri memiliki akhlak yg buruk, maka pasangannya akan ikut tercemar meskipun tidak memiliki keburukan yg sama.

Saat satu pihak tidak menjaga kehormatan dirinya, maka dia telah mencemari kehormatan pasangannya pula.

Saat fungsi sbg pakaian tadi tidak semestinya lagi krn keburukan satu pihak, maka aurat mulai tersingkap, aib-aib mulai Allah tampakkan.

Begitulah di dunia.
Dimana suami istri harusnya bisa berjalan beriringan dalam kebaikan, saling menjaga kehormatan keluarga, saling berlomba-lomba dalam ketaatan kpd Allah.

Tidak ada yg lebih menggerogoti hati dibanding memendam kecewa akan keburukan pasangan.

Di dunia kita mungkin akan saling ‘mencemari’, suami/istri akan ikut merasakan akibat dari perbuatan pasangannya.

Tapi kelak di akherat hisab akan berlaku perseorangan.
Dan Allah Maha Adil.

Semoga ingat lagi bahwa persaingan ke surga itu diperebutkan 1 : 1000 orang.
1 masuk surga, 999 orang terjerumus ke dalam neraka.

Jika merasa orang lain pun melakukan keburukan yg sama dan seolah di dunia itu hal yg baik-baik saja, merasa telah cukup berbuat baik yg sama pula dengan kebanyakan orang, enggan bersusah-susah menahan hawa nafsu dan enggan meninggalkan larangan Allah maka berpikirlah,

Ketaatan apa yg kita miliki sehingga Allah berkenan memilih kita dibanding orang lain untuk mendapatkan surgaNya?

Larangan apa yg telah rela kita tinggalkan demi mendapat keridhoan Allah semata?
Perintah apa yg telah rela kita kerjakan demi mendapat keridhoan Allah semata?

Saat ada keburukan dari satu pihak, untaian nasehat sudah diucapkan, pasangan enggan mendengarkan, bosan diingatkan dalam kebaikan dan masih enggan berubah, maka ingatlah bahwa SELALU ada Allah yg tidak pernah enggan dan tidak akan pernah bosan mendengar permohonan hambaNya.

Bersimpuhlah, bisikan doa-doamu, mohonlah kebaikan bagi pasanganmu yg merupakan pakaianmu.
Mohonlah pada Allah untuk senantiasa menjaga agar aurat kita tidak tersingkap, agar bisa menjadi perhiasan bagi satu sama lain.
Bersabarlah dalam doamu.

Semoga Allah beri hidayah bagi yg sedang lalai dan khilaf, dan Allah perbaiki diri-diri kita semua.

Barakallaahu fiik
Bunda kaska

ujungrasarindu  asked:

Kak, gimana pendapatmu, kalo pacaran dengan laki2 yang sudah punya anak. Dia terpaksa bersikap baik dengan mantannya hanya karna biar gak putus komunikasi dg anaknya.. Mantannya paling enggak trima kalo tau dia dekat dg perempuan lain selain dia.. Kalo dia tau, otomatis hubungan dg anaknya itu terganggu. Sbg wanita, tetap meminta ketegasan, tapi kasian kalo liat dia sedih krn gak bs kontak dengan anaknya.. Dia bs tinggalkan perempuan itu, tp dia gak bisa lepaskan anaknya begitu saja..

Memang enggak ada istilah mantan anak kan, @ujungrasarindu . Maka kekhawatiran pacarmu wajar saja. Nah masalah dengan mantan istrinya, mungkin memang sejak awal ada yang belum selesai di antara mereka. Jadi saranku ya selesaikan dulu itu, baru mulai hubungan dengan yang baru, dalam kasus ini, kamu. Enggak semua cerai adalah tanda selesai. 😊

8

Favorite Albums: Justin Bieber, Journals [Pt. 2]
Sometimes things are going so well and you are just h a p p y, other times things drop down and you are upset or heartbroken. That can change so fast, but it’s a part of life. You just always have to remember that even when things feel like they are at a low point, you will make it back up again. That’s what relationships – and life – are all about.”

nyoviyanti  asked:

Kami bersahabat. Entah sejak kapan kedekatan kami berubah bukan sekedar dekat sbg sahabat lagi. Ada yang lebih. Mungkin sama2 suka. Tapi saat ini, hubungan memburuk. Kami jadi berjauhan. Aku sendiri gatau persis apa sebabnya. Aku gamau jadi kaya gini, mau balik ke semua. Bagaimana?

@nyoviyanti ga semua hal harus berjalan sesuai keinginanmu. kamu hidup di dunia yang banyak manusianya. ga usah takut kehabisan stok kaum adam. k??

Dakwah hanya untuk yang "suci"?

Seorang manusia, takkan pernah lepas dari dosa. Karena kita tdk ma'sum seperti halnya Nabi yg terpelihara dari dosa.


Namun jgn jadikan hal ini sbg legitimasi utk tdk berdakwah. Kitapun shalat tidak menunggu harus jadi shaleh/ah dahulu kan?


Perbaiki shalat, smbil perbaiki diri. Itu yang tepat. Bgtupun dakwah. Jgn nunggu jd “suci” dlu. Krn bila seperti itu takkan prnh ada dakwah.


Ibnu Hazm rahimahullah berkata, “Seandainya orang yang melarang dari dosa harus orang yang tidak terlepas dosa dan yang memerintah kebaikan harus orang yang sudah melakukan kebaikan semua, maka tidak ada lagi yang melarang dari keburukan kecuali Nabi Saw.


Bisa jadi, orang yg paling sering menasehati itu sdg “menebus” dosa2 ia terdahulu, berharap Allah ampuni dan ganti dgn kebaikan.


Dakwah adalah kewajiban setiap individu muslim. Bila kita meyakini hari akhir, maka kitapun seharusnya meyakini, bahwa suatu saat nanti, akan ada pertanyaan perihal dakwah, untuk apa ilmunya ia amalkan selama hidup di dunia.


Semoga kita semua diberikan keiistiqomahan dalam dakwah, saling menasehati karena Allah.


@rukkirackat

H50 McDanno Fic Recs

Pining

Pining!Steve

NEW!

Pining!Danny 

Bismillaah

Hasbunallaah wa ni'mal wakiil

Hmmm….
Jujur dlm bbrp hari ini ga nulis, saya memendam perasaan campur aduk membaca aneka kasus penyimpangan2.

Ga usah disebut dengan bahasa “ilmiah” yg kekinian sekarang, penuh adab tata cara penulisan yg seolah saat baca mengurangi rasa jijik, krn dlm Quran mereka itulah tertulis kaum sodom.

Iya saya seorang ibu.
Rasa khawatir.
Rasa takut.
Rasa geuleuh.
Rasa muak.
Rasa ga habis pikir.
Rasa bingung.
Rasa kasihan.
Rasa kenapa ya.
Rasa campur aduk.

Kita harus ingat smua yg terjadi di dunia ini memang atas KUASA Allah.
Ada yg memang dijadikan sbg UJIAN.
Ada yg memang dijadikan sbg AZAB.
Tapi semua kejadian yg terjadi itu tidak semua atas RIDHA ALLAH.

Na'udzubillaah.

Sekarang apakah si homo liwath dan penyimpangan itu bisa sembuh?
Allah telah berjanji bahwa semua penyakit itu ada obatnya kecuali kematian.
(Maka pertama kita smua harus sadar bahwa ini penyakit—jangan mengingkari. Yang mengingkari bahkan mendukung siap2 mendapat dosa sebanding dengan pelaku)

Hawa nafsu itu memang harus dilawan kan?
Harus diarahkan spy sejalan dengan yg Allah Ridha.
Jika mmg merasa ada penyimpangan, berlawanan dengan apa yg Allah perintahkan, segera balik arah.
Bukan malah mencari zona nyaman dimana manusia2 lain bisa menerima.
Iya kita ini sedang sakit.
Sakit iman.

Itulah kita sekarang.
Baru setelah mewabah kaget.
Ko bisa tiba2 banyak dan seolah biasa?
Kita taubat lah bun sama2.

Mungkin tanpa sadar bbrp taun lalu kita malah tertawa2 merasa terhibur dengan adanya adegan bencong waria dan semacamnya di tivi.
Lawak2 yg kita rasa membantu kita melepaskan penat.
Padahal menyesatkan bukan saja kita tapi justru pelaku di dalamnya.
Mungkin awalnya mrk ga sungguh2 mau menyimpang, tapi begitulah dunia industri, yg hanya memikirkan uang, mengorbankan orang2 yg rela berbuat apa saja demi uang.
Dulu saat menonton kita mgkn belum paham arti selemah2 iman apalagi bab nahi munkar, melawan dengan lisan dan tangan.
Akhirnya apa yg udah biasa di tivi maka itulah yg akan pelan2 menjadi gerakan massal yg dicontoh di masyarakat.
Mungkin ga dlm 1-2 th.
Perlahan tapi pasti.
Sama lah dengan pornografi.
Yg dulu tabu dilihat, krn dibiasakan di tivi, mata kita lama2 biasa dan jadinya mengidolakan orang2, pakaian, benda2, termasuk gaya hidup yg nampak di tivi.

Terus kita harus gimana?
Perbaiki iman diri sendiri, keluarga, dan doa hidayah untuk seluruh umat.

JAGALAH (perintah) ALLAH maka niscaya ALLAH akan menjagamu.

Siapa yg mau kita percaya sekarang?
Menjaga secara zhahir sebisa2.
Tapi kita ga bisa memantau anak kita di luaran sana.
Kejadian2 kejahatan itu hitungan menit saja.
Jika bukan krn Allah yg telah menjaga anak2 kita sejak dulu, entahlah apa saja yg mungkin terjadi.
Krn peluang selalu ada.

Tetep yg harus dipertebal itu iman diri anak2 kita.
Bukan benteng di sekitar anak yg dipertebal.
Kita bisa mengekor mereka kemana saja, menjaga mereka dengan cctv, bekali hp supaya bisa mantau, tapi mau sampe kapan, ada yg terjadinya saat kecil, saat remaja, eh saat udah jadi bapa2 masi bisa terkena juga…
Jadi ini semua tentang iman.

ANAK KITA BISA BERADA DIMANA SAJA TAPI JIKA ALLAH YG MENJAGA MAKA MEREKA AKAN BAIK BAIK SAJA.

Anak kita bisa di dalam rumah seolah aman tapi jika kita ga bekali dengan agama, dengan iman, maka kejadiannya bisa lebih parah justru di dlm rumah sendiri.
Na'udzubillaah.

Ajarkan anak :

-Menjaga Shalat awal waktu.
-Menjaga dzikir pagi petang.

Janji Allah pasti benar.
Allah akan jaga org yg menjaga org yg menjaga shalatnya di awal waktu.
Allah juga akan menjaga org yg mengamalkan zikir pagi petang.
Dari segala kejahatan.

-Rumah kita harus hidup amalan.
Jangan dijadikan sekedar tempat tidur, makan, nonton, internetan dll.
Jadikan rumah kita bersinar dengan hidup amalan agama.
Banyak shalat2 sunat.
Banyak tilawah Quran.
Banyak bicara kebesaran Allah.
Allah Maha Melihat dan mengetahui.

-Jadikan rumah sbg madrasah utama anak2 kita.

-Jadikan diri kita, suami dan anak2 sbg penolong2 agama Allah.
Biasakan amar maruf nahi munkar karena itu WAJIB.

-Sebisa mungkin jangan ada tivi dan batasi serta awasi penggunaan gadget sedini mgkn.

-saat anak keluar rumah ajarkan membaca doa. Yg membaca doa Allah janjikan berada dlm perlindungan dan hidayah.

Masyaallah iya bener banget akan banyak peer.
Saya juga masi sangat banyak kekurangan.

Akan banyak waktu “santai2"yg harus kita korbankan demi investasi jangka panjang ini.
Tapi memang demikianlah.
Dunia ini sekejap saja.
Berhentilah terlalu lama tersita dengan gadget atau internet.
Tersita dengan upload foto.
Tersita dengan mode.
Tersita dengan barang2 terbaru.
Tersita dengan hangout aneka acara.
Tersita dengan pekerjaan atau muamalah.
Barang siapa menanam dia akan menuai.

Bersusah2 (karena Allah) itu menghasilkan kebahagiaan dunia akherat.

Jangan beri ruang toleransi atas dasar HAM untuk sesuatu yg jelas2 melanggar perintah Allah.
Apalagi jika kita songong bilang itu hak mrk, hak apa? Siapa kita merasa lebih berhak menilai sesuatu dengan cara pikir yg sering ngaco ini?
Yang sering campur aduk dengan akal logika perasaan dan ikut arus.

Yg tidak ngaco itu hanya Quran dan Hadits shahih.

Harusnya serem kalo baca ini :

Dari Abu Said r.a berkata, Rasulullah saw bersabda, "janganlah sesorang dari kalian menghinakan dirinya sendiri!”
Para sahabat r.hum bertanya, “wahai Rasulullaah bagaimana seseorang dari kami menghinakan dirinya sendiri?”
Rasulullah saw bersabda,
“Ia melihat suatu perkara (penyelewengan thd agama) Allah yg harusnya ia menegurnya (mencegah dengan ucapan) namun ia tidak menegurnya. Maka pada hari kiamat Allah Azza wa jalla akan bertanya kepadanya,
"Apa yg menghalangimu hingga tidak menegur perkara ini dan itu (kemungkaran) ?”
Ia menjawab, “(saya tidak menegurnya) krn takut kpd manusia (yg mgkn akan menyusahkan aku).”
Maka Allah berfirman,
“AKULAH YANG SEHARUSNYA LEBIH BERHAK KAMU TAKUTI.”
H.r Ibnu majah.

Doa yg cepat dikabulkan Allah salah satunya adalah doa tulus untuk saudara kita tanpa diketahui orang tsb.

Tak ada guna menghujat sana sini jika sekalipun tidak pernah sungguh2 mendoakan hidayah untuk mereka.

Barakallaahu fiik
🎀 bunda kaska

mightequinn  asked:

Are snacks PB&(raspberry)J sandwiches. What goes well with a bunker.

SPEAKING OF RASPBERRY JAM have i ever told you all about the time my roommate bryan almost killed a guy about his Super Special Bryan-Only Jam? it was when we were living in argentina, and bryan was actually not living with me but with this guy named jake and another guy named……..uh, something. i forget his name, but i know that in high school he was in a screamer band. i think they may have had a song on the radio once, or almost had a song on the radio once, but then they all broke up because they went to college.

anyway jake & Screamer Band Guy (SBG) lived with bryan in this little apartment in san telmo, which was the perfect neighborhood for bryan specifically to be living in because of who bryan is as a person (san telmo has world famous flea markets and bryan unironically called himself my mom and cooked me italian food when i was sad).  

the thing about bryan is that he had this raspberry jam that he was obsessed with and that was i guess really hard to get in argentina?  and the boys all shared all their food, but the jam was always off limits unless you asked bryan first.

which is fair, but like, this jam. was so good. and so hard to get. like i feel like bryan may have told me that he had to go to france to get it?? to FRANCE??? like that cannot be right because we were in argentina and france is very far from argentina and i’d probably notice him popping off the continent but this jam was so good and so precious that it WOULD NOT SURPRISE ME TO LEARN that it was, in fact, a france-only jam.

  • having had this jam–the name of which i have tried and tried and tried and cannot remember–i can confirm that it was better than other jams.
  • was it better because it was better, or because it was forbidden?
  • my heart says it was better because it was better but my head is like “girl. could any jam be as good as you are thinking? you are looking at this jam with rose-colored glasses.”
    • (“don’t you mean….JAM-COLORED GLASSES?”)
    • (“no i don’t, get out, you’re fired.”)
  • ANYWAY all i know is that bryan would kill a man for that jam and with good reason, because every bite of it was sweet raspberry gold.

so the second-to-last day that bryan we were all in argentina, bryan went out on the town. i did not do that, because clubs stress me out.

  • i feel like the best way that i can describe how i feel about clubs is this:
  • i’m a very touchy-feely person, to a degree that is probably alarming because if you allow me one time to force you to pet me i will immediately climb into your lap and cling to your sweater like a burr, but put me in a space where people are drinking heavily and everyone wants to touch your body and suddenly my personal space bubble becomes 82 orca whales in a gradually widening spiral.

i stayed home with jake and SBG and we got dinner and listened to the single that SBG may or may not have had on the radio. we drank what was left of their wine, because if we didn’t drink it we’d have to throw it out and i don’t know if you know this but argentina!!! makes really good!!! wine!!!

around 1ish or 2ish or 3ish, when we were all very heavily on the drunk side of our farewell wine party, jake sat up and said suddenly, “i’m gonna eat that jam.”

SBG and i looked at him.

“i dunno, man,” SBG said. “that’s bryan’s special jam.”

“yeah,” said jake. “it’s so good. it’s so good.”

“it is so good,” SBG said, thoughtfully. “it’s the best jam in the world.”

  • this was said very matter-of-factly, in that way of drunk people talking themselves into something.
  • you know what i’m talking about.
  • “you can do it, man.” “i can. i CAN do it. I CAN DO IT!!!”
  • “IT’S THE BEST JAM IN THE WORLD!!!!”

“you shouldn’t eat that jam,” i said, but i was also already thinking of that jam. we didn’t have any bread to put it on. we had potato chips, which is not the same thing.

“no, i shouldn’t,” agreed jake. we all nodded at each other. 

………………………………………………..“but i am though, i’m gonna eat that jam,” jake said, and got up, and went to the fridge, and took a spoon and shoveled a huge glob of it into his mouth.

  • have you seen the beyonce music video where she pours that bottle of $10,000 champagne into a hot tub and you’re like LOGICALLY I KNOW THAT’S PROBABLY NOT ACTUALLY $10,000 CHAMPAGNE BUT LIKE OH MY GOD MY BODY HURTS JUST THINKING ABOUT WHAT’S HAPPENING RIGHT NOW?
  • that’s what this felt like.

“nooooooooooooooooooooooooooooooo,” i said.

“duuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuude,” said SBG.

jake held the spoon out. SBG and i looked at each other.

“are you gonna eat the jam?” i asked. 

“are you gonna eat the jam?” he responded.

we ate the jam.

—-

6am, upon bryan’s return from being out on the town: “WHO THE FUCK ATE ALL MY JAM?”

“jam?” i asked, eyes wide, small dots of sweet red dotting the corners of my mouth. “someone ate your jam??? oh my god, bryan. wow. that’s crazy. i’ve just been sitting here watching law and order for the last 12 hours. i didn’t see anything. are you sure you didn’t eat your jam? you were pretty drunk when you got in last night.”

IBU ADALAH SEKOLAH UTAMA: TERGANTUNG BAGAIMANA KEPALA SEKOLAHNYA??

oleh: Bendri Jaisyurrahman

Untuk kali ini, ijinkan saya bicara kepada ayah dari hati ke hati…
Dalam konteks pengasuhan, sekolah pertama bagi anak adalah Ibu. Ibu adalah sekolah pertama dan terbaik bagi anak, krn secara psikologis: Ibu memberikan rasa nyaman bagi anak agar betah berlama-lama di dekatnya, menjadi tempat utk curhat dan diskusi tentang banyak hal terutama menanamkan nilai-nilai agar anak menjadi tangguh menghadapi tantangan kehidupan.

Sulit bagi Ibu untuk fokus mendidik anak dan membuat mereka nyaman secara psikologis jika ia tidak mendapat dukungan, apalagi jika hanyut dalam perasaannya sendiri dan mudah stress.

Ibu yg stress akan mudah emosi dan kurang sabar menghadapi anak-anak. Inilah gejala awal munculnya ‘mother distrust’ di mana anak jadi tidak betah di rumah dan merasa bhw Ibu adalah sosok yg tidak mengenakkan.

Semua fungsi dan tugas Ibu sbg guru pertama dan utama akan dapat dipenuhi jika peran sbg Kepala Sekolah yg dipikul Ayah berjalan maksimal.

Mother distrust muncul lagi-lagi krn peran ayah sbg. Kepala Sekolah; hilang atau sangat kurang. Ayah lah yg seharusnya berpikir utk membuat anak menjadi betah bersama ibunya, dalam hal ini: apakah kebutuhan psikologis Ibu. Ibu akan bisa memberikan rasa nyaman kepada keluarga jika ruang bathin nya nyaman. Dan…. Ayah-lah yg berkewajiban menyamankan ruang bathin Ibu. Ada ruang dan waktu bagi Ibu utk mencurahkan isi hatinya, misalnya: tidak hanya dibebani oleh pusingnya kenaikan harga-harga di luar.

Menurut penelitian, perempuan (makhluk berkromosom XX) yg jiwanya sehat butuh mengeluarkan 20 ribu kata per hari. Ibu yg jarang diajak ngobrol santai oleh suaminya, maka bahasa tubuh dan nada bicaranya tidak mengenakkan. Menyusui anak akan resah, tak sabar dgn kelakuan anak, bahkan cenderung menjadikan anak sbg sasaran pelimpahan emosi yg tdk semestinya. Jadi, endapan permasalahan dgn sang ayah dimanifestasikan dlm bentuk amarah yg tidak jelas kepada anak-anak.

Terkadang, ada Ibu yg tetap sabar kepada anak-anaknya meskipun Ayah tak memberi ruang bagi jiwanya…, tapi manifestasi ekstrimnya dalam bentuk penyakit fisik yg sulit sembuh

Maka tugas wajib ayah adalah memberikan ruang, waktu, dan suasana setiap hari bagi Ibu utk bicara sbg upaya utk selalu menyehatkan jiwanya, mendengar keluh kesahnya. Rangkul Ibu untuk marah dan menangis kepada Ayah saja agar sehat jiwanya, agar Ibu bisa selalu memberikan bunga cinta utk anak-anaknya.

Ibu yg sehat jiwanya dapat menjalankan tugasnya sebagai sekolah terbaik bagi putra-putrinya. Ia bisa tahan berjam-jam mendengar keluhan anak-anaknya. Ia mudah memaafkan anaknya. Ia menjadi madrasah yg baik utk menanamkan nilai-nilai Robbany…, dan hal ini harus didukung oleh ayah yg memperhatikan bathinnya, di samping kesehatan fisiknya. Ibu harus sehat luar dalam.

Ayah yg hebat, berawal dari suami yg hebat, yg mengerti jiwa dan kebutuhan .. Singkatnya, bahagiakan pasangan kita karena ia adalah madrasah utama bagi anak-anak kita.

Repost dari grup WhatsApp FIM Club 4 Penting++