Avatar

mayantimay

@mayantimay

| May | INFP | Berusaha menjadi a lifelong learner
Ayo, Pejuang Skripsi

"Pejuang skripsi itu bukan siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling berusaha."

"Tidak ada rahasia berhasil dalam sidang skripsi, berhasil itu karena telah dipersiapkan dengan matang dan berani melangkah maju."

"Skripsi tidak akan selesai kalau kamu hanya memikirkannya. Ayo take action. Jangan menjadi pemalas dan penakut karena ada harapan besar orang tua di pundakmu."

"jangan jadikan skripsi menjadi hantu di akhir semestermu."

"Tidak ada jaminan perjuangan kita akan diterima, tapi percayalah tidak ada hal-hal yang sia."

"Mengeluh karena revisi skripsi hanya membuat pikiran semakin stres, jadikan revisi sebagai penyemangat dari sebuah kesalahan."

"Masih ada waktu kamu lulus tahun ini, kejarlah, raihlah dan wujudkan. Dosen pembimbingmu telah menunggumu."

"Berhenti di tengah jalan adalah kesia-siaan. Ayo mahasiswa, segera tuntaskan kewajiban kalian!"

"Baik atau buruknya dosen pembimbing, bukanlah hal yang perlu dipikirkan, terima saja apa adanya karena setiap manusia itu unik."

"Libatkan Allah dalam setiap langkahmu."

- Anonim -

Kata-kata yang aku cari di gugel pagi ini untuk membuatku semangat dalam revisian. Rasanya hampir menyerah, merasa ini tidak mudah. Tapi semoga kalimat-kalimat di atas bisa menjadi penguat dalam menjalani skripsi ini.
Di ruangan ijo, 11 September 2023

Harus semangat kata babeh Kopse

Sudah memaafkan diri sendiri belum? Maafkan dirimu yang pernah salah langkah, melakukan hal-hal konyol bahkan menerima hal-hal buruk. Hal-hal menyakitkan memang tak enak untuk dijalani, tapi dari situ kamu bertumbuh dan menjadi lebih kuat. Kamu bisa belajar agar kedepannya tak salah langkah lagi. Namanya juga hidup. Tak selalu dipenuhi dengan hal-hal yang kita inginkan dan tak selalu sesuai rencana yang kita buat.

Semangat untuk terus bertumbuh dan belajar dari kesalahan.

Ya Allah, selamtkanlah negeri ini dari orang-orang dzalim. Capek banget hidup di negeri ini yang gak tau apa maunya si pemangku jabatan.

Sedang berada dalam survival mode baik di rumah ataupun di kampus. Bertumbuhlah wahai diri, semoga lebam yang tak terlihat itu akan pulih dan membuatmu menjadi manusia tangguh.

Pernah ngebaca sebuah kalimat yang isinya kurang lebih gini,

"Kalau kamu salah belok, maps nggak akan bilang 'kamu salah jalan', tapi dia bakal nyesuaiin rute dan kasih tau kamu belokan berikutnya yang harus kamu ambil."

It's such a meaningful quote. Aku memahaminya kayak... Hidup itu nggak selalu bilang, “kamu salah, harus balik lagi dari awal”, tapi lebih ke ngasih kita petunjuk dan kesempatan lagi buat ngebenerin arah. Jadi, meskipun kita salah, selalu ada cara buat tetep lanjut, walaupun mungkin jalannya lebih jauh, asal kita mau buat perubahan dan ngikutin petunjuk yang ada.

Kadang mungkin kita suka ngerasa terjebak, merasa nggak di jalan yang seharusnya, atau kalau salah pilih langkah, rasanya kayak nggak bisa balik lagi. Tapi, seperti halnya si maps itu, hidup juga sebenarnya ngasih kesempatan kita buat balik, nyesuaiin rute, dan ngajarin kita cara baru untuk nyampe ke tujuan yang kita mau. Mungkin nggak langsung ketemu, tapi kita akan selalu punya kesempatan buat nemuin jalan yang lebih baik.

Avatar
Reblogged
Semakin banyak membaca, semakin merasa tidak tahu apa-apa. Semakin sering menulis, semakin merasa ada banyak hal yang tidak bisa diungkapkan hanya lewat kata-kata.
Banyak hal memang hanya butuh untuk dipahami, bukan diberi penjelasan. Karena tak semua orang pandai melisankan perasaan.

Contohnya draf skripsiku, semakin sering aku membacanya semakin aku merasa tidak paham ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ. Contoh lainnya, dulu sering banget nulis diary sedangkan sekarang banyak hal sebenarnya ingin aku tumpahkan dalam tulisan, tapi tiap kali mau nulis, bingung mau mulai dari mana. Saking banyaknya hal yang aku pikirkan.

Aku rindu diriku yang senang nulis tanpa rasa khawatir. Aku rindu diriku yang senang membaca ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ

La haula wala quwwata illa billah

Aku memilih diriku sendiri dan begitulah beberapa hubungan berakhir. Aku memilih Tuhanku, dan begitulah beberapa hubungan membaik.

Dalam episode sebelumnya:

Aku memilih semua orang, jadi aku kehilangan diriku sendiri.

— Giza. Mencari ridha manusia itu satu kebodohan otodidak yang kalo dipikir-pikir senggak guna itu untuk kehidupan akhirat

Avatar
Reblogged

Dari 12 bulan hijriyah, ada 4 bulan yang kita di warning betul sama Allah untuk bersungguh-sungguh meninggalkan maksiat. Bulan-bulan itu adalah Dzulqi'dah, Dzulhijjah, Al-Muharram dan Rajab.

"...maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu... " (QS.At Taubah:36).

Menariknya, Allah letakkan warning itu di surat At Taubah. At taubah artinya pengampunan. Dinamakan surat At-Taubah, karena kata At-Taubah (pengampunan) disebut berulang kali di surat ini.

Maka, sejatinya warning yang Allah beri di ayat ke 36 surat At-Taubah ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi justru sebagai bukti betapa sayangnya Allah pada kita, para pendosa yang sedang ditutupi aib-aibnya.

Bahkan, saat seisi dunia menghujat dan melabelimu sebagai ahli maksiat, Allah tetap menunggumu di pintu taubat.

Bahkan, saat seisi dunia tak lagi percaya dan tak lagi sudi memberimu kesempatan kedua, Allah tetap percaya kau layak diberi kesempatan-kesempatan selanjutnya.

Bahkan, saat seisi dunia tahu segala aib-aibmu dan satu persatu mereka menjauh darimu lalu meninggalkanmu, Allah tetap sudi menerimamu dan menyebutmu; "hamba-Ku" 🥺❤

"Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..." (QS.Az-Zumar:53).

Sungguh, tak ada yang menerima kita dengan penerimaan yang lebih indah daripada penerimaan Allah.

Allah tahu, akhir-akhir ini kedua mata itu sering basah karena menyesali langkah-langkahnya yang salah di masa lalu.

Allah melihat, sekecil apapun ikhtiar hamba-Nya untuk bertaubat. Meski tak jarang, dosa yang sama masih saja terulang.

Allah mendengar, berisiknya isi kepala hamba-hamba-Nya, yang mereka sendiri pun bingung dari mana harus mengurainya.

Maka, bulan-bulan haram ini adalah momentum yang tepat untuk kembali mendekat dan bersungguh-sungguh meninggalkan maksiat.

Mendekatlah pada-Nya, sumber di mana ketenangan yang selama ini dicari-cari itu bermuara.

Bersungguh-sungguhlah meninggalkan maksiat, akar dari segala kegelisahan yang selama ini merenggut ketenangan.

Semoga Allah mampukan kita.

Avatar
Reblogged

Hidup yang dirasakan sedang berantakan bukan mengartikan kalau kamu bodoh, tidak beruntung, atau sepertinya masa depan akan suram.

Hanya saja episode nya kali ini kamu sedang harus berada di bawah, sedang harus berusaha kuat, sedang harus memakai mode bertahan di tengah gempuran yang datang. Kamu sedang berada di episode sakit, pusing, penat, linu.

Episode yang menyadarkanmu kalau kamu memang cuma manusia biasa. Tidak berhak berlaku sewenang-wenang di bumi. Tidak berhak berlaku sombong kepada manusia lainnya.

Jadi ketika keadaanmu kelak membaik, kamu akan tetap menghargai orang-orang di sekitarmu, menghargai jeripayah dan upaya-upaya orang lain sekalipun cuman tukang pemungut sampah.

Kamu setidaknya jadi lebih peka dan bisa mengerti bahwa memang setiap orang punya badainya masing-masing.

Avatar
Reblogged
Buramnya masa depan dan ketidaktahuan kita soal hari esok itu harusnya mendatangkan prasangka baik pada-Nya, menghadirkan tawakkal sepenuhnya setelah ikhtiar kita dalam berencana. Dan sedihnya, kita selalu lupa untuk tawakkal dan berprasangka baik untuk masa depan.
Bukannya tidak ada jaminan ya, kalau tempat bekerja kita itu akan menjadi tempat kerja selamanya? Atau soal pasangan yang kita pun tidak tahu kapan usianya, bisa saja ia meninggalkan kita sewaktu-waktu, sebab dia pun juga milik Allah, kan?
Bukan maksudku membuatmu takut atau khawatir, aku hanya ingin berbagi rasa agar kita sama-sama belajar. Bahwa masa depan itu bukan untuk kita pusingkan sehingga menghadirkan prasangka buruk.
Live in the Present, kita menyebutnya dengan itu. Waktu dimana kita berusaha menikmati hari yang sedang kita jalani, ya hari ini. Bukankah Rasul juga menyampaikan, andai kita bangun pagi hari ini dengan badan yang sehat, kita juga punya tempat tidur dan tempat tinggal hari ini, dan ada pula makanan untuk hari ini, maka kita sebenarnya memiliki dunia seutuhnya. Rasul tidak menyampaikan hari besoknya, lusanya, esok lusanya, tapi hari itu saja.
Yaa Rab.. Mudahkan lisanku untuk memuji semua nikmatmu, lapangkan hatiku untuk menerima setiap pemberianmu, dan kuatkan imanku agar syukur dan tawakkalku selalu ada untukmu.
Kuningan, 2 Januari 2024
Menanti Hujan.
@jndmmsyhd

Lagi mumetnya sama skripsiku, postingan ini yang pertama muncul ketika aku buka Tumblr. Semuanya aku pikirkan mulai dari bagaimana kalau skripsiku gak sesuai ekspektasi pembimbing maupun pengujiku? bagaimana caranya nanti aku jawab pertanyaan pengujiku? Bagaimana caranya supaya aku bisa ujian sebelum batas akhir pembayaran? Bagaimana tanggapannya teman-teman ataupun kenalan yang tahu aku belum diwisuda? Semuanya aku pikirkan sampai-sampai aku seperti tidak menikmati hidupku di hari ini. Hingga akhirnya yang aku lakukan hanya overthinking hal-hal di luar kendaliku dan tidak bisa fokus pada apa yang bisa aku lakukan. Dan benar saja saat ini aku lupa untuk bertawakkal dan berprasangka baik. Astaghfirullah, hufft.

Baca tulisan ini membuatku sedikit tenang agar bisa berpikir jernih. Semangat yaa diri, yang perlu kita lakukan adalah ikhtiar, berdoa lalu bertawakkal.

Semangat kerja skripsinya

Avatar
Reblogged

"Jangan mengurungkan niatmu karena takut gagal. Keberanian itu adalah menghadapi ketakutanmu, bahkan ketika itu pahit."

Avatar
Reblogged
143

Lagi suka banget sama quotes: semoga tumbuh bunga di sela-sela retakmu

Jadi, perkenankan aku untuk menambahkannya untukmu...

"Semoga tumbuh bunga di sela-sela retakmu. Semoga setiap retak itu menjadi jalan bagi cahaya, hingga hatimu perlahan pulih tanpa kau sadari.
Sebab Ia selalu punya cara menumbuhkan harapan di tanah yang kau kira tandus"

*Pic from Pinterest

Nanti, kalo kamu sudah sampai di kehidupan yang saat ini selalu ada dalam doamu.

Ingat selalu tangisan diatas sajadah itu ya

Ingat kamu pernah meminta kehidupan itu sama Allah..

Ingat kamu pernah memintanya berkali kali..

Semoga sampai ya.. tetap bertahan

Avatar
Reblogged

Segala yang gagal bukan karena Allah tak sayang, melainkan karena memang kamu belum membutuhkan.

Allah tahu kapan do'a-do'amu harus diberi saat ini juga, diiyakan tapi nanti tunggu sebentar atau diganti dengan yang lebih indah dari yang kamu minta.

Source: langitawaan

Maafkan aku, semesta..

Aku tumbuh dari keluarga yang tidak pernah mengenal kata diskusi.

Aku tumbuh tanpa pertanyaan "are you okai?" but, kamu harus nurut, jangan protes.

Terkadang aku berharap, ditanya dan ingin mengeluarkan isi hati, tapi itu hanyalah ilusi.

Tumbuh dari lingkungan yang penuh cacian, maki, hinaan, bentakan. Aku baik2 saja, sungguh.. Air mata lebih banyak berbicara dari pada sepatah kata, itulah aku.

Terkadang, ketika sudah dewasa pun, aku, takut. Mendengar bentakan, suara keras, walaupun tidak ada kata cacian di dalamnya. Belum sembuh kah, luka, ku?