Sebulan kemudian, maria mengunjungi kantor jim dan dia bertemu alex. Ternyata alex adalah musuh bebuyutan jim.

Mereka berdua terkejut. Alex ingin menghampiri maria tapi dihalangi jim. Kemudian dia menghina maria dan membuat jim memukulnya.

Ternyata alex adalah first person to take her virginity. Dia meninggalkan maria karena keluarganya bankrut dan disuruh ortunya mendekati Paris. Temannya maria menelpon saat melihat alex ke hotel dengan paris dan akhirnya ia tahu.

Alex tidak membantah karena ia tahu keadaan keluarganya walaupun ia sangat sakit mengkhianati orang yang dia cintai bahkan sudah menjadi yg pertama baginya.

Maria mematung melihat alex. Masih terlihat ia menyukai alex dan betapa berharganya ia untuk maria.

***

Jim membawa maria ke villa karena ia tampak tidak seperti biasanya.

***

Aku tahu kamu masih mencintaiku tapi aku tidak bisa kembali.

Suatu hari Darren harus mensurvey daerah pelosok yg akan menjadi proyek dia selanjutnya. Dia harus menemui kepala desa disana.

"Siapkan diri kamu. Besok kita ke luar kota tiga hari."

"Baik, Pak."

Mereka tiba di bandara tapi transportasi ke daerah itu hanya bisa bus. Sedangkan sekarang penumpang mulai berdesakan. D dan R tidak mendapatkan tempat duduk. Mereka berdiri berpegangan. Tiba2 ada nenek segar bugar dengan minah di mulutnya datang dan mendorong R. R yg terkejut terdorong ke dada D. Lalu nenek itu berbicara agak keras dalam bahasa daerah.

D yg menyadari R takut lgsg mengalungkan satu lengannya ke tubuh R.

Perjalanan memakan waktu 45 menit dan skg mereka memasuki jalan berbatu. Semua penumpang merasa badannya dibanting ke kiri dan ke kanan. Begitu pula dengan D dan R. Sekarang pelukan mereka semakin erat bahkan R juga mengalungkan kedua lengannya ke tubuh D.

D pov

Baru kali inj w naik bus sesak.

---

"Ya Tuhan. Terima kasih atas nikmat ditengah cobaan ini. Payudara R kayakny asli. Kenyalnya kebangetan.

****

Siska teman R yg juga jadi sekretaris di perusahaan lain

"Hubungan bos dan sekretaris itu mah biasa."

"Biasa gimana?"

"Hubungan apaan emang?" Tanya Riko.

"Ya diajak enak-enak gitu lah. Bocah banget sih loe pake nanya."

"Apapun yang diminta bos, lakuin aja. Lagian nanti loe bakalan dapat bayaran yang setimpal. Apa yang terjadi anggap aja urusan kerjaan."

"Eh emang gimana sama bos baru loe itu?"

"Gila dia. Gue sehari bisa dimasukin 3x. Kalau gak ada meeting, kita langsung ke room di ruang kerjanya dia sampe malem."

"Digenjot terus dong elo?" Siska hanya menggerakkan alisnya keatas karena mulutnya sedang menyedot jus buah yg dia pesan.

"Enak ya? Awas bunting loe?"

"Gue udah jaga biar gak bunting. Nanti gue bisa bingung siapa bapaknya."