MonochromeTale-6
Aku pernah berkali-kali melabuhkan hatiku, pada seseorang yang kukira dialah satu.
Aku pernah berulang-ulang menjatuhkan hatiku, pada seseorang yang kukira dialah yang terbaik.
Namun ternyata aku salah, berulang-ulang dan berkali-kali, aku hanya melukai hatiku sendiri.
Tapi tak apa, mungkin memang seharusnya demikian.
Agar aku mengerti dan percaya, bahwa yang paling tepat tak pernah datang tergesa-gesa.
Di sini, di tempat inilah aku sekarang. Kembali aku mengasingkan diri setelah luka yang baru saja tertoreh kemarin. Meratapi kepergian yang tak kunjung usai, menangisi kehilangan yang tiada bertepi.
Entah rasa seperti apa lagi yang akan kujumpai esok. Entah getir seperti apa lagi yang akan aku nikmati lusa. Namun yang aku selalu percaya, sebuah rasa tak pernah salah dalam berkunjung.
Aku mungkin hanya perlu melihatnya dari kacamata yang lain saja, seperti melihat air laut yang tak pernah bosan berkunjung, meski pasang dan surut terus datang berganti.
Hujan Mimpi
