Sepertiga Al Quran
Dari Abi Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada para sahabatnya, ‘Apakah salah seorang dari kalian mampu untuk membaca sepertiga Al-Qur`an dalam satu malam?’ maka hal ini memberatkan mereka, dan (mereka) bertanya: ‘Siapakah di antara kami yang mampu, wahai Rasulullah?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda: ”Allahul-wahidu shamad adalah sepertiga Al-Qur`an”. [Shahih Bukhari no. 5015]
Jakarta, 9 Oktober 2020
Terus Belajar ...
Sejatinya sepanjang hidup kita kita terus belajar untuk menjadi muslim yang taat.
Jadi inget, dulu waktu pertama kali belajar sholat. Salah satu yang ngebantu aku buat taat sholat adalah my aunty. Jadi waktu mau menjelang masuk SMA disuruh buat rajin sholat, tilawah, dhuha, tahajud, puasa, sedekah, infaq ditulis lewat mutabaah yaumiyah. Nanti dapet hadiah kalau rajin. Semenjak itu, jadi mulai kebiasaan sholat 5 waktu. Dulunya masih bolong-bolong. Padahal dikenalin sholatnya udah dari kecil 😓 (Jangan dicontoh ya. Harusnya umur 7tahun udah wajib untuk sholat full).
Jakarta, 29 September 2020
Rumus membelanjakan ala My Aunty
Jadi aku dapet ilmu udah lama dan aku ingin share aja. Simple aja ilmunya dan ada benernya juga. Kadang, pasti kita ingin membelanjakan uang yang kita punya buat hal-hal yang mewah tapi emang kualitasnya bagus. Contoh misalnya kaya kita perawatan wajah sampai 2juta-an. Yaudah lakuin aja. Lagi perawatan wajahnya halal kan. Tapi yang perlu diingat, kita juga harus mengeluarkan paling tidak sebanyak 500rb buat sedekah, infaq, dll. Jadi apa yang kita keluarkan untuk hal dunia, jangan lupa untuk akhiratnya juga. Mau beli hp sekitar 6jta-an, ya silakan aja. Tapi kita harus berani juga berani mengobarkan uang semisal 3jta untuk berqurban. Karena takutnya kalau harta kita terlalu banyak dibelanjakan untuk dunia, tapi melupakan bekal di akhirat, Allah yang sayang sama kita akan mengambilnya dengan cara lain agar dosa kita terhapus atau agar ingat Allah lagi. Semisal barang rusak atau hilang atau nikmat yang kita punya diambil, dan lain-lainnya semisal pengeluaran yang tak terduga. Kan itu jadi ngebuat kita sedih pastinya. Jadi mendingan sebelum diambil, kita menyerahkan harta kita dengan baik-baik. Pasti kita yang memberikan juga akan lebih senang dan bahagia kan karena kita memberi secara ikhlas. Beli mobil harga milyaran, ya boleh aja. Tapi kita berani juga gak mengeluarkan uang puluhan juta untuk beramal?? Kalau belum bisa, ya lebih baik sederhana dulu. Yuk mumpung hari Jumat yang mau beramal☺️
Wallahu a'lam bish-shawab
Jakarta, 4 September 2020
Semakin hari terus menaik covid-19 😭
Dampak covid-19 bukan hanya segi kesehatan tetapi juga perekonomian. Bukan rahasia umum lagi kalau akhir-akhir ini banyak karyawan yang di phk, diberhentikan atau di pensiunkan dini. Termasuk bapakku juga terkena imbas, dan sekarang beliau kerja disini.. Alhamdulillah masih ada yang mau nerima bapak kerja, padahal udah tua. Jadi tersadar kalau akan jadi tulang punggung keluarga karena anak pertama. Kalau dari anak, yang penting sehat, orangtua. Tapi kalau dari sisi orangtua, selama masih mampu kerja, bakal kerja untuk anak-anaknya. Aw, so sweet 😭 Btw, numpang promosi sekali-kali.
Jakarta, 3 September 2020
Menjadi wanita shalihah sejatinya adalah sebuah proses
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” [HR Muslim]
So, jangan pernah berhenti memulai dan berproses...
Jakarta, 2 September 2020
Diriwayatkan bahwa Asma binti Kharijah Al-Farzari berpesan kepada anak perempuannya disaat pernikahannya, “Sesungguhnya engkau telah keluar dari sarang yang engkau tempati menuju hamparan yang tidak engkau ketahui, juga menuju teman yang engkau belum merasa rukun dengannya. Oleh karena itu jadilah engkau sebagai bumi baginya, maka dia akan menjadi langit untukmu. Jadilah engkau hamparan baginya, niscaya ia akan menjadi tiang untukmu. Jadilah engkau hamba sahaya baginya, maka niscaya ia akan menjadi hamba untukmu. Janganlah engkau meremehkannya, karena niscaya dia akan membencimu dan janganlah menjauh darinya karena dia akan melupakanmu. Jika dia mendekat kepadamu maka dekatkanlah dirimu, dan jika dia menjauhimu maka menjauhlah darinya. Jagalah hidungnya, pendengarannya, dan matanya. Janganlah ia mencium sesuatu darimu kecuali wewangian dan janganlah ia melihatmu kecuali engkau dalam keadaan cantik”.
Ingat, jangan nakal, jaga pergaulannya. Harus tetep ingat sama jalan pulang. Karena banyak yang sayang sama kamu😊
Jakarta, 29 Agustus 2020
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
📑Materi ini sejatinya mengingatkan akan komitmen kita sebagai muslim, sebagai seorang beriman, sebab ketika disebut kalimat amanah, amanah ini akar katanya sama dengan iman dari kata amina. Dimana berharap agar mendapatkan komitmen baru, khususnya bagi yang sudah berumah tangga tentang bagaimana sejatinya mengelola amanah yang diberikan oleh Allah melalui pernikahan.
🌻*Orang beriman karakter dasarnya adalah amanah*. Orang-orang beriman identik dengan amanah yaitu orang-orang yang mendapat kepercayaan orang lain. Dari sisi inilah kenapa Allah SWT menjadikan amanah dimana salah satu turunan sifatnya yaitu setia (al wala) dan menepati janji (al wafa). Ini adalah karakter dasar seorang muslim.
💜Seorang yang tidak amanah dalam menjalankan sesuatu bahkan cenderung berkhianat maka rusaklah iman yang ada didalam dirinya. *Allah ingatkan bahwa jangan sampai orang beriman mengucapkan sesuatu yang tidak bisa dipenuhi*.
🌻Seseorang yang rusak imannya cenderung tidak amanah pada beberapa hal dan menjadi penyebab kehancuran masyarakat. Rusaknya negeri ini karena seseorang tidak amanahnya di bidangnya masing-masing misalnya pemimpin yang tidak amanah, dosen yang tidak amanah, orang tua yang tidak amanah, mahasiswa yang tidak amanah.
🌷Ketika ketidakamanahan ini dilakukan, Rasulullah SAW mengatakan “Fantazhirus sa'ah” artinya tunggu kehancurannya. Negeri ini hancur karena orang-orang menyia-nyiakan amanah. Maka solusi dari ketidakamanahan ini adalah kembali kepada iman.
*Orang-orang beriman akan setia pada perjanjian, meski janjinya tersebut terhadap orang-orang kafir*
🌼Dikisahkan seorang sahabat bernama Huzaifah bin Yaman tidak tahu akan ada perang (perang Badar) antara Rasulullah dan kaum musyirikin. Saat itu ia pulang dari kampungnya, ia bertemu dengan musuh Islam lalu diculik. Ketika ditanya ia mengaku sebagai muslim, kaum kafir mengatakan “Akan kami bebaskan kamu dengan perjanjian jangan menolong Muhammad, kamu tidak boleh ikut dalam pertempuran antara kami dengan dia”. Setelah ia menyetujui perjanjian tersebut ia kemudian dilepaskan. Sekembalinya kepada kaum muslimin ia melihat semua sahabat sedang bersiap untuk berperang sehingga muncul keinginan dirinya untuk ikut serta. Rasulullah bertanya kepada Huzaifah darimana ia sehingga terungkaplah bahwa Huzaifah terikat perjanjian dengan kaum kafir Quraisy untuk tidak pergi bertempur membantu Rasulullah. Setelah mendengar penuturan Huzaifah, Rasulullah mengatakan “Penuhilah janji-janjimu Huzaifah❗”
🌺Rasullullah ingin mengajarkan untuk memenuhi janji meski terhadap kaum kafir asalkan janji tersebut tidak merusak agama. Rasulullah memilih menepati janji itu agar kaum kafir tahu umat islam sangat komitmen janji.
🌼Maka orang kafir yang terikat dalam perjanjian seperti ahlu dzimah, mustakmin (orang kafir notabene non muslim tapi terikat perjanjian bernegara dan tidak memerangi kita) maka haknya harus diberikan, tidak dibunuh dan tidak didzholimi. Inilah salah satu yang harus dipelajari bahwa *hakikat seorang muslim, seorang beriman ialah komitmen terhadap janji*
🌹Amanah ini terkait dengan identitas seorang muslim. Seorang muslim hidupnya tidak berpikir hari ini akan tetapi juga berpikir masa depan. Dimana akan ada suatu hari yaitu hari perhitungan, pada hari tersebut Allah akan bertanya apa yang telah kita kerjakan, apa yang telah kita tunaikan selama kita di dunia.
💚Rasulullah bersabda “Setiap kalian adalah pemimpin dan kelak akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah SWT”.
🌷Tiap-tiap jiwa bertanggung jawab pada apa yang dikerjakannya selama dunia. Inilah salah satu ajaran islam bahwa setiap tingkah laku kita akan ditanya termasuk dalam hal ini adalah pernikahan. Jadi bukan sekedar legalnya syahwat kita namun akan ditanya tentang apa yang telah ditunaikan. *Maka jangan berpikir enak-enaknya saja, tetapi berpikirlah ada amanah besar disitu*
🌼Ada orang yang mengetahui begitu besarnya amanah tersebut sehingga memilih untuk tidak menikah. Disebutkan Ibnu Qoyyim ada ulama membujang. Jadi jomblo boleh selama ia ulama. Sudah jomblo tetapi bukan ulama mau seperti apa hidupnya. Ulama itu bila jomblo ia sibuk dengan kitab, sibuk untuk berdakwah. Ketika Ibnu Taimiyah ditanya kenapa ia masih membujang, beliau menjawab syahwat saya sudah terserap pada kesibukan saya dalam berdakwah.
🌸Maka bila ada anak muda yang tidak sibuk dalam urusan islam, tidak sibuk dalam urusan dakwah, diajak rajin ibadah tidak mau, diajak kajian tidak mau tapi ngebet nikah maka ia hanya membuat syahwatnya liar dan tidak dikendalikan. *Maka menaklukkan syahwat yang liar adalah dengan mengalihkannya kepada amal sholeh*.
🌼Sebagaimana ulama yang membujang ini, ia tahu ia tidak ingin kesibukan ia dalam urusan rumah tangga membuat ia lalai dalam urusan dakwah. Karena ada amanah di rumah tangga yaitu menafkahi istrinya, mengurus anaknya. Karena ia pahami itu dan ia mengukur dirinya sehingga ia memilih membujang selama tidak membuat syahwatnya liar.
🌹Ulama ini tidak dikategorikan fasik atau pembenci sunnah (menikah) tetapi mereka sadar diri bahwa mereka bisa merendam syahwat tanpa pernikahan. Bila di masa sekarang ada orang yang ingin membujang maka ia harus bersungguh-sungguh dan membuktikan itu dengan amal sholeh, dengan karya.
🌼Pelajaran yang dapat diambil kenapa mereka memilih membujang yaitu karena mereka tahu ini adalah amanah yang berat bukan sekedar akad.
✨Pernikahan lebih dari sekedar akad karena Allah menyebut pernikahan dengan kalimat “Miitsaaqon Ghaliizo” Perjanjian yang Kokoh✨
🌺Dalam QS An Nisa :21
“..Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kokoh.”
Istilah perjanjian yang kokoh hanya disampaikan dalam beberapa ayat. Ini menujukkan ada hikmah didalamnya.
🌼Allah menyebut perjanjian yang kokoh terhadap 3 hal :
1. QS Al Ahzab : 7 perjanjian antara Nabi dengan Allah
“Dan (ingatlah) ketika Kami telah mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dari Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh”
2. QS An Nisa : 154 antara Allah dan Bani Israil
“....Dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka :”Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu”, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.”
3. QS An Nisa : 21 perjanjian pernikahan
“..Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kokoh.”
🌸Ada 3 Miitsaqon Gholiiza dalam Al Qur'an:
1. Perjanjian antara Nabi dengan Allah
Adalah contoh perjanjian yang diikuti dan tidak dilanggar karena nabi tidak berkhianat kepada Allah. Salah satu ciri Nabi adalah tidak menerima sedekah. Dikisahkan Husein cucu Nabi yang memakan kurma dari sedekah, oleh Rasulullah diminta untuk dimuntahkan. Rasulullah mengatakan “Keluarga Muhammad haram makan sedekah”
Kalaupun Nabi melakukan kesalahan langsung ditegur oleh Allah SWT. Contohnya Nabi Yunus saat tidak sabar dengan kaumnya saat ia meninggalkan kaumnya, Allah menegurnya karena tugas nabi adalah tidak boleh putus asa pada kaumnya sebab pemberi hidayah bukan nabi. Tugas Nabi adalah untuk berdakwah. Allah menghukum Nabi Yunus dengan dimasukkan ke dalam perut ikan paus dan do’anya yang sangat kita kenal “La illaha illa Anta Subhaanaka inni kuntu minna dzholimin”
🌷Orang yang gampang putus asa, bahkan meninggalkan sesuatu karena putus asa maka kemungkinan besar hukumannya persis Nabi Yunus. Bisa jadi bisnisnya mentok, kariernya terhambat, gampang tinggal pasangan dan cari pasangan yang lain. Tidak boleh kita putus asa dalam urusan dakwah. Belajarlah dari kisah nabi Yunus. Meski ia melakukan hal seperti ini namun ia tidak berkhianat. Semua nabi dalam keadaan komitmen terhadap urusan dakwah. Bila melakukan kesalahan langsung diingatkan oleh Allah.
🌻Seperti kisah Rasulullah yang bermuka masam kepada seorang buta. Rasulullah diingatkan dan segera beliau memperbaiki sikapnya. Semua Nabi maksum (terbebas dari dosa), tidak berkhianat dan membawa umat dalam kebaikan.
2. Perjanjian antara Allah dengan Bani Israil
Adalah contoh perjanjian yang dikhianati. Dalam kitab taurat disampaikan larangan memancing di hari sabtu. Ketika dilarang, *Allah ingin menunjukkan bagaimana otoritasnya sebagai pemilik aturan*. Bila ada yang bertanya kenapa sih Allah larang? Apa salahnya hari sabtu? Ini adalah pelajaran bagi kita, bila belum ketemu hikmah dari larangan tersebut jangan jadi alasan untuk tidak mengikuti larangannya. Misal : kenapa Allah melarang berkhalwat (berduaan dengan lawan jenis), saya kan tidak ada apa-apa dengan dia.
🌹Bila Allah telah melarang jangan mencari-cari dalil pembenaran. Orang Yahudi seperti itu, sebagimana Iblis juga mencari alasan kenapa harus sujud kepada Adam. Ia (Yahudi dan Iblis) sudah merusak konsep ketaatan kepada Allah. Jadi taatlah pada perintah atau larangan Allah.
🌼Ketika sudah dilarang kaum Bani Israil tersebut mengakali dengan memasang jala di hari jum’at malam, dan mengambil ikan di hari ahad pagi. Ia mencari-cari dalil pembenaran. *Jauhilah ilmu “cocoklogi” memaksa-maksakan dalil*.
Yahudi telah berkhianat terhadap miitsaaqon gholiizo.
*Ketika ia sudah berkhianat terhadap perjanjiannya dengan Allah, tidak ada lagi yang ia takut dimuka bumi* . Apapun kejahatan dilakukan Yahudi karena perjanjian yang paling kokoh saja berani dikhianati apalagi perjanjian yang ringan. Maka jangan percaya dengan perjanjian dengan Yahudi. Terbukti beberapa kali perjanjian Israel dengan Palestina yang mereka khianati. Bahkan Nabinya saja berani mereka bunuh seperti Nabi Yahya yang dibunuh karena menolak mengatakan ada dalil bahwa raja boleh menikahi sesama saudara yang bertalian darah.
3. Perjanjian Pernikahan
🌸Perjanjian pernikahan berada ditengah-tengah maksudnya barangsiapa yang komitmen terhadap pernikahannya karena terikat dengan Allah maka ia “laksana nabi” ialah orang-orang berkarakter kenabian, ialah orang-orang yang memegang teguh ikatan seperti Nabi. Dan barangsiapa berkhianat terhadap pernikahan hanya ingin memuaskan syahwatnya, ia menyia-nyiakan istrinya, ia menyia-nyiakan anaknya maka ia laksana Yahudi yang telah melanggar mitsaqan ghaliza. Orang yang sudah berkhianat terhadap perjanjian dengan Allah maka ia mudah berkhianat terhadap yang lainnya.
🌼Jadi apa dasarnya seseorang itu bisa menjalankan pernikahan. Yang membuat ia komitmen terhadap pernikahan ini adalah ia menyadari bahwa *Pernikahan bukan hanya janjinya kepada makhluk tapi janjinya kepada Allah. Dimana kalimat akadnya akan dipertanggungjawabkan dan dihisab oleh Allah*.
🌷Itulah kenapa ulama terdahulu komitmen terhadap hal ini. Cinta boleh turun karena cinta itu tidak stabil. Cinta itu wilayah hati. Hati dalam hal ini Jantung ➡ Qalb ( bolak-balik). Ketika cinta turun ingatlah bahwa seorang muslim terikat pada perjanjian.
*Itulah kenapa menikah bukan sekedar urusan cinta tapi menikah adalah urusan komitmen*
🌻Dikisahkan seorang sahabat dari Abdullah bin Mubarak mantap mengucapkan akad nikah sebelum melihat wajah istrinya, tetapi setelah ia melihat istrinya ia kaget ternyata istrinya buruk rupa. Akan tetapi ia tetap bertahan dalam pernikahan mereka hingga waktu yang lama. Pada suatu hari istrinya sakit dan penasaran kemudian bertanya kepadanya kenapa ia tetap bertahan dalam pernikahan meski ia mungkin kecewa dengan wajah sang istri saat pertama kali bertemu.
🌺Ia menjawab “Ketahuilah istriku saat aku menikahimu aku bukan hanya berjanji dihadapan ayahmu tetapi aku berjanji dihadapan Tuhanku dimana aku akan diminta pertanggungjawaban atas perjanjianku ini. Kalau aku menikah lagi sehabis itu, aku tahu aku boleh, tapi aku takut engkau tersakiti saat itu karena engkau akan minder dengan tubuhmu seperti ini. Kalaupun aku ceraikan maka engkau pasti akan tersakiti. Kalau aku menyakitimu engkau akan merasa menderita hidup didunia ini. Karena itulah bantu aku untuk setia kepada Tuhanku”
🌼 *Dari sini dapat kita simpulkan lelaki yang setia terhadap Allah, terhadap Tuhannya, maka ia akan setia menjaga perasaan pasangannya*
🌺Beberapa kesalahan mendasar akhwat, bila ia sudah berumah tangga suaminya justru tidak boleh semakin sholeh. Misalnya dengan kalimat “kamu harus setia kepadaku”➡itu salah.
🌷Suami harusnya setia kepada Allah. Dia yang akan mengukur diri. Jangan sampai curiga “Nanti kalau semakin sholeh malah poligami”. Masalah ini harus disikapi dengan bijak. Kadang para akhwat berpikir kalimat “Orang yang setia pada Tuhannya akan menjaga perasaan pasangannya” dikhususkan untuk para suami saja.
🌻Padahal kalimat tersebut ditujukan bagi keduanya (ikhwan/akhwat). *Intinya adalah masing-masing mensholehkan diri*.
🌹Seseorang yang ingin menjaga pernikahan maka kuatkan komitmen ia dengan Allah. Ketika cinta sudah mulai menurun, bertahan lebih baik. Mungkin hikmahnya lebih besar.
🍃Sebagaimana pernikahan Asiyah dengan Fir’aun. Asiyah dipuji oleh Allah sebagai salah satu wanita terbaik. Dia tetap mencoba menjaga pernikahannya demi menjaga seorang nabi dari kejahatan Fir’aun.
🌼Ada yang bertanya “Kan laki-laki baik dapat istri baik, laki-laki yang buruk dapat istri yang buruk. Kenapa Asiyah, seorang perempuan baik yang mendapat suami yang buruk?”. Jawabannya ada hikmah dibalik ketetapan Allah tersebut, khusus bagi wanita tangguh yang menjaga kesucian agama seperti Asiyah, yaitu Nabi Musa bisa selamat dari kejahatan Fir’aun.
🌺Maka selalulah berhusnudzhon. Saat menghadapi masalah pernikahan tetaplah bertahan asalkan tidak tercemari artinya kita tetap mampu menjaga kesucian agama.
🌷Komitmen dimulai dari aqidah yang kuat. Awal mula pelanggaran amanah adalah saat tidak kuat hubungan dengan Allah. Maka nasihat untuk para akhwat “Jangan menikah dengan laki-laki yang tidak sholeh”. Kenapa? *Bila ia saja mudah berkhianat dengan Tuhannya, ia akan mudah berkhianat pada manusia*
🌼Dalam Islam standar agama penting karena berhubungan dengan kesadarannya. Bahwa menikah bukan main-main, ia menyadari ketika menikah ada amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bahkan ketika sudah memiliki anak, amanah tersebut menjadi bertambah.
🌹Dikisahkan Abdullah bin Mubarak setiap bertambah anak 1, ia menambah shalat malamnya 2 rakaat.
🎋Pilar menjaga amanah pernikahan yaitu :
1. Tauhid
Saling mendorong untuk setia pada Allah dan mengajak untuk bersama dalam kebaikan. Bila ia sadar terikat perjanjian pada Allah ia akan senantiasa untuk menjaga dirinya saat diluar.
🌹Ada yang mengatakan pernikahan ibarat penjara suci, dimana ada ketaatan dari istri dan fungsi qawwam seorang suami. Kalimat penjara ini jangan dimaknai negatif. Amanah adalah komitmen kita terhadap Allah. Kata kunci pertama kuatkan aqidah.
2. Ilmu
Rasulullah SAW bersabda "Apabila sudah disia-siakan amanah maka tunggu kehancurannya". Maksud dari menyia-nyiakan amanah jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya.
🌺Amanah itu identik dengan keahlian/skill. Penyebab ke-2 rumah tangga rusak bukan karena tidak amanah tapi bisa jadi ia tidak punya ilmunya. Contoh : Wanita sholehah ada sifat cemburunya. Penting mempelajari skill rumah tangga misalnya membangun romantisme, mengatasi anak merajuk, memahami fase anak egois.
🌻Anak umur 3 tahun wajib melalui fase ego-nya. Karena anak yang tidak melalui fase egonya kelak ketika remaja mudah dipengaruhi. Contoh remaja yang dirayu untuk minum alkohol ia akan mudah terpengaruh apabila ketika masa kecilnya tidak diajarkan mempertahankan hak milik.
🌹Dikisahkan ada seorang anak yang dimintai pendapat oleh Rasulullah tentang minumannya untuk diserahkan kepada orang lain. Anak tersebut menjawab “Demi Allah, tidak”. Maka Rasulullah membiarkannya karena Rasulullah tahu tentang fase ego anak tersebut. Untuk itu penting bagi anak diberikan sugesti agar saat besar berani menyatakan pendapatnya.
*Sebagian besar pernikahan rusak karena tidak adanya ilmu*. Bila ada workshop pernikahan yang berhubungan dengan skill maka ikutilah.
🎋Dua pilar mempertahankan rumah tangga yaitu :
1. Aqidah yang kokoh
2. Ilmu/Skill yang harus dikuasai
Wallahu a'laam bishshawab
✨ Notulensi diambil dari kajian Ahad Pagi MasjidUI seri ketahanan keluarga th. 2017
Ilmu yang perlu diketahui buat jomblo sebelum menikah. karena mitsaqan ghaliza bukan main-main dan berat amanahnya 😶 Barakallah kepada pasangan yang sudah sah. 👰🏻🤵🏻🌺
Jakarta, 27 Agustus 2020
WHO WILL BE MOTIVATED TO MEMORIZE SURAH AL BAQARAH AND AL IMRAN NOW?
Abu Umama said he heard Allah’s Messenger (ﷺ ) say:
Recite the Qur’an for on the Day of Resurrection it will come as an intercessor for those who recite it. Recite the two bright ones, Al-Baqarah and surah Al-Imran for on the Day of Resurrection they will come as two clouds or two shades, or two flocks of birds in ranks, pleading for those who recite them. Recite Surah Al-Baqarah for to take recourse to it is a blessing and to give it up is a cause of grief, and the magicians cannot confront it. (Mu’awiya said: It has been conveyed to me thay here Batala means magicians). [Shahih Muslim https://sunnah.com/muslim/6/302]
Cake by bee the cook 🐝🍰
Kids gave their mom a cake where two clouds are shading her when she memorized Surah Al Baqarah as the Prophet’s words on this Surah Al Imran being shades on the day of judgment. (Re: So sweet 🥰)
Bogor, 1 Muharram 1442 H
How do you define Beauty?
Pernah tahu cerita ande-ande lumut ga?
Waktu kecil, aku udah tahu cerita ande-ande lumut karena memang aku suka baca dari kecil. Waktu kecil, aku fikir cerita ini "apaan banget sih, kok ceritanya cuma kaya begini doang -.-" soalnya jalan ceritanya cuma mengisahkan tentang klenting kuning yang mendapatkan pangeran sama yuyu kankang (kepiting raksasa) yang minta imbalan dicium kalau mau nyebrang. Makin-makin waktu kecil berfikir, ini cerita ga jelas banget geh. Tapi ternyata aku missing di satu pesan inti dari cerita ini yang ternyata setelah gede dan ikut-ikutan kajian kemuslimahan baru menyadari. Yaampun ternyata cerita rakyat yang satu ini tuh maknanya dalam banget buat wanita dan bagi aku itu salah satu definisi cantik menurut aku.
Begini kurang lebih cerita singkat ande-ande lumut kalau ada yang lupa atau belum tahu.
Suatu hari di desa x, hiduplah seorang janda, yang terkenal dengan sebutan Mbok Rondo Dadapan. Rondo Dadapan ini mempunyai tiga orang putri. Yang tertua bernama Kleting merah, yang kedua Kleting Hijau, dan yang ketiga Kleting Kuning. Janda ini sangat membenci putri bungsunya (re: klenting kuning, mungkin karena bukan anak kandungnya). Jika kedua putrinya yang lebih tua dimanjakan dengan pakaian indah dan makanan sedap, maka si bungsu dipaksanya untuk berpakaian compang-camping dan diwajibkan pergi ke sungai untuk mencuci pakaian dan perabot dapur. Jika curiannya tidak bersih, maka ia akan dicaci-maki dan didera.
Namun karena dasarnya Kleting Kuning adalah seorang anak yang mempunyai budi yang baik serta watak yang halus, maka ia menerima semua perlakuan itu dengan sabar. Secara fisik, klenting kuning tidaklah begitu cantik dibandingkan dengan kakak-kakaknya yang cantik jelita.
Suatu saat, seorang pangeran, yang bernama Ande-Ande Lumut, sedang mencari calon istri. Mendengar kabar baik itu, Janda Dadapan segera mengirim kedua putrinya yang lebih tua untuk mencalonkan diri mereka menjadi istri sang Pangeran. Namun putrinya yang bungsu, yang ingin juga mencoba peruntungannya, dicegahnya dengan keras. "Ngapain ikutan, kamu kan kurang cantik. Pasti nanti juga kaka-kakakmu yg akan dipilih, udah di rumah aja. Jangan malu-maluin keluarga. Udah sana kamu nyuci aja di rumah". Kata Janda Dadapan kepada Klenting Kuning
Di perjalanan klenting merah dan hijau, tiba di sebuah sungai atau rawa-rawa gitu. Yang intinya ga ada ada jembatan atau perahu yang melintas. Mereka kebingungan. Lalu mereka melihat seekor kepiting raksasa menghampiri mereka.
“Namaku Yuyu Kangkang. Kalian mau kuseberangkan?” Tanya yuyu kangkang
Mereka tentu saja mau.
“Tentu saja kalian harus memberiku imbalan.” Kata yuyu kangkang lebih lanjut
“Kau mau uang? Berapa?” tanya klenting merah.
“Aku tak mau uangmu. Kalian cantik-cantik. Aku mau kalian menciumku.’ Jawab Yuyu kang-kang
Mereka terperanjat mendengar jawaban Yuyu Kangkang. Namun mereka tidak mempunyai pilihan lain. Akhirnya mereka setuju. Kepiting raksasa itu menyeberangkan mereka satu persatu dan mereka pun memberikan ciuman pipi masing-masing sebagai imbalan.
Sesampainya di rumah mbok Randa, mereka minta bertemu dengan Ande-Ande Lumut.
Mbok Randa mengetuk kamar Ande-Ande Lumut, katanya, “Puteraku, lihatlah, gadis-gadis cantik ini ingin melamarmu. Pilihlah satu sebagai isterimu.”
“Ibu,” sahut Ande-Ande Lumut, “Katakan kepada mereka, aku tidak mau mengambil kekasih Yuyu Kangkang sebagai isteriku. Mereka sangat bau amis ibu, aku tidak tahan mencium bau mereka. Bau mereka bahkan sampai kesini” Jawab ande-ande lumut.
Klenting merah dan klenting hijau kaget mendengar jawaban Ande-Ande Lumut. Bagaimana ande tahu yaa bahwa mereka tadi bertemu dengan kepiting raksasa itu? Dengan kecewa mereka pun pulang.
Di rumah, Klething Kuning sudah menyelesaikan semua tugasnya. Ketika kaka-kakanya kembali, Klething Kuning sekali lagi meminta ijin untuk pergi menemui Ande-Ande Lumut. Ibu angkatnya terpaksa mengijinkan, namun ia sengaja mengoleskan kotoran ayam ke punggung Klething Kuning.
Klething Kuning pun berangkat. Tibalah ia di sungai besar. Kepiting raksasa itu mendatanginya untuk menawarkan jasa membawanya ke seberang sungai.
“Gadis cantik, kau mau ke seberang? Mari kuantarkan,” kata Yuyu Kangkang
“Tidak usah, terima kasih” kata Klething Kuning sambil berjalan menjauh.
“Ayolah, kau tak perlu membayar,” Yuyu Kangkang mengejarnya.”Cukup sebuah ciuman... ”
Dan byuurrrr, klenting kuning lebih memilih untuk menyebrang sungai atau rawa-rawa yang ada di depannya tanpa bantuan yuyu kangkang. Coba bayangin deh sungai atau rawa-rawa yang terkotor, airnya bau amis, bau, kotor, banyak lumut dan sampahnya. Nah mungkin gambaran sungai atau rawa-rawanya kaya gitu deh.
Klething Kuning akhirnya tiba di rumah Mbok Randa. Mbok Randa menerimanya sambil mengernyitkan hidung karena baju Klething Kuning kotor warna-warna item atau hijau-hijau lumut, acak-acakan, bau amis, ditambah bau kotoran ayam. Ia pun menyilakan gadis itu masuk lalu ia pergi ke kamar Ande-Ande Lumut.
“Ande anakku, ada seorang gadis yang tidak begitu cantik, tetapi kau tak perlu menemuinya. Bajunya bau sekali, seperti bau kotoran ayam dan bau amis. Biar kusuruh ia pulang saja.” Kata Mbok Randa
“Aku akan menemuinya, Ibu,” kata Ande-Ande Lumut.
“Tetapi... ia...,” sahut Mbok Randa.
“Ia satu-satunya gadis yang menyeberang tanpa bantuan Yuyu Kangkang, ibu. Ialah gadis yang aku tunggu-tunggu selama ini. Ia gadis suci ibu. Ia tidak mau disentuh yuyu kankang” kata Ande-Andre lumut
Mbok Randa pun terdiam. Ia mengikuti Ande-Ande Lumut menemui gadis itu (re : klenting kuning). Akhirnya klenting kuning dan ande-ande lumut menikah.
Udah nangkep belum apa yang mendalam dari inti cerita ini selain kalau klenting kuning orang yang sabar dan baik hati? Yap. Right, That's it. Inti dari cerita ini menjaga diri, menjaga kehormatan, menjaga kesucian. Waktu kecil gak kepikiran sampe sini. Klenting kuning lebih ngebela-belain nyebrang di tempat yang bau dan kotor untuk jaga diri, kehormatan dan kesuciannya. Walau hanya sekedar ciuman di pipi atau di manapun, dengan imbalan apapun, sebagai wanita muslimah harus tahu bahwa true beauty itu yang paling penting taat kepada perintah Allah. Dengan menjauhi larangannya dan mentaati perintah-Nya dong pastinya.
Ternyata cerita rakyat untuk anak bisa jadi sedalam itu ya maknanya kalau kita lihat dari sisi yang berbeda.
