Avatar

My Pαth to Jαnnαh

@fatimah-az-zahra

🍒And to your Lord αlone turn αll your intentions αnd hopes🍒

IA YANG MENJADI BAGIAN HATI KITA

Kalau seseorang itu menjadi bagian dari hati kita, ianya akan berkesesuaian dengan kita dalam banyak hal.. Keinginan kita, rasa kita, pikiran kita, selera makan kita, warna pakaian kesukaan, semua.. Bahkan terkadang apa yang akan kita ucapkan lebih dahulu ia ungkapkan sehingga membuat kita tertawa.

Seseorang yang menjadi bagian hati kita, ianya selalu berupaya menyesuaikan banyak hal yang dahulu bukan kebiasaannya menjadi jadwal rutinnya. Semuanya..

Kalau seseorang itu sudah menjadi bagian dari hati kita, ianya auto menjadi bagian hidup kita. Perhitungannya menjadi perhitungan kita, pertimbangan kita menjadi pertimbangannya, semuanya..

Seseorang yang menjadi bagian dari hati kita, ianya punya ruang tersendiri di sana. Tak peduli sepenuh apapun isinya ia selalu bisa menempatkan dirinya di sana dengan leluasa.. Seberantakan apapun isi hati kita, ianya selalu hadir merapikannya membuat segala sesuatunya menjadi tertata, semuanya..

Untuk mereka yang menjadi bagian dari hati kita, menjadi bagian dari hidup kita.. Semoga Allah merahmati mereka semua menjaga dengan sebaik-baik penjagaan sejak di dunia sehingga nanti di hari akherat..

Muntilan semilyar kenangan, 15 Juli 2023

"Dunia adalah perhiasan, perhiasan yang menipu. Seseorang seharusnya menjadikan dunia hanya sebagai wasilah untuk jalannya ke akhirat. Sebab seseorang yang menjadikan dunia sebagai tujuannya maka hatinya akan terpaku pada dunia dan tidak mengetahui hakikat dirinya diciptakan."

-Syaikh Dr. Adil bin Ali bin Ahmad Al-furaidan

Di saat kita sedang memikirkan besok pake outfit apa, orang lain sudah memikirkan bagaimana cara memproduksi baju yang bisa menyembuhkan bumi. Ramah lingkungan tentunya. Mulai dari bahan baku benang, pewarna, hingga kancing, dan desain yang akan digunakan. Semua filosofis, bermakna.

Terlalu remeh-temeh hal yang kita pikirkan, sehingga tak sadar kita sudah jauh tinggal di belakang.

Tau kenapa saat kita berada di alam yang mengalir airnya dari kaki gunung kita merasa tenang, tentram? Karena sejatinya manusia memang merindukan kampung halamannya sendiri, yaitu surga. Maka jika kau ingin bercita-cita pergi ke alam yang pemandangannya indah maka jadikan surga target terbesarmu sebagai rumah.

Jadi berusahalah sekuatmu mengumpulkan bekal selagi dikasih Allah kesempatan masih di dunia.
Avatar

Dari kecil belajar membaca, setelah dewasa masih sulit mengeja kemahabesaran-Nya.

Dari kecil belajar angka, setelah dewasa masih sulit menghitung nikmat dan anugerah-Nya.

Hanya karena kamu melepaskan sesuatu, bukan berarti sesuatu itu tidak akan pernah kembali lagi, lihatlah ibu Musa alaihissalam.

Hanya karena kamu terjebak di lautan bukan berarti kamu tidak lagi punya jalan keluar, tengoklah Musa alaihissalam.

Hanya karena kamu berhadapan dengan api yang sangat panas bukan berarti kamu akan terbakar, lihatlah Ibrahim alaihissalam.

Hanya karena kamu dibiarkan kelaparan tanpa makanan dan air bukan berarti hidupmu sudah selesai, teladani Hajar.

Hanya karena kamu berada di dalam kegelapan, bukan berarti kamu jauh dari cahaya, ingatlah Yunus alaihissalam.

Hanya karena kamu tidak mendapatkan apa yang kamu harapkan, bukan berarti doamu tidak terkabul, lihatlah ibu dari Maryam.

“Dan Dia akan memberi dengan cara yang tidak disangka-sangka” (65:3)

JARAK AMAN

Hidup, kata John W. Gardner, ialah seni menggambar tanpa penghapus. Apapun yg kita jalani hari kemarin, tak akan bisa kita hapus, bila kemarin berjalan baik bagimu, ia akan mengesankan, bila sebaliknya, ia hanya akan melahirkan penyesalan. Tersebab demikian, rasanya penting bagi kita menjaga jarak aman, jarak yang melahirkan keseimbangan, berhenti pada titik cukup, tidak berlebihan.

Kata orang jawa, "Kesusu ngoyak opo, kesuwen nunggu opo?" (Terburu-buru, apa yang dikejar? Terlalu lama, nungguin apa?). Karena dasarnya ini adalah hidup kita, maka tidak ada yang paling mengerti apapun soal diri kita melainkan diri kita sendiri. Ada masanya orang lain jadi kaya lebih dulu, ada kalanya kita lulus lebih dulu, ada waktu orang lain bahagia lebih dulu, ada kalanya karir kita melonjak lebih dulu. Hal semacam itu pada akhirnya tidak akan kita risaukan secara berlebihan bila kita tau apa yang kita kejar, apa yang kita tunggu, dan seberapa besar jarak aman kita sehingga tidak membuat hidup kita tidak seimbang.

Kalau sedang berkendara, kita akan paham jarak aman akan membuat kita terhindar dari celaka. Memahami rambu akan menjadikan kita selamat.

Tapi ini bukan hanya soal berkendara.

Awesome!

Avatar
Apa yang kita takutkan dan khawatirkan soal masa depan, serahkan pada-Nya. Perihal keuangan, keluarga, jodoh dan impian-impian kita lainnya. Masa depan adalah mutlak ranahnya Tuhan, jangan pernah kita memasuki dan ikut campur. Lakukan saja kebaikan apa yang sekarang ada di depan kita. Nanti Allah pertemukan kita dengan apa yang menjadi takdir kita.
Tidak semua hal harus kita pikirkan dan khawatirkan, ada beberapa hal yang seharusnya kita lepas dan biarkan saja, sebab itu adalah ranah Tuhan. Sebagian lainnya ada yang harus kita usahakan dengan sebaik-baik usaha dan doa.
Semoga, apa yang hari kita jalani, bisa kita kerjakan dengan sebaik-baiknya. Kebaikan apa yang ada dihadapan kita, bisa kita maksimalkan dengan sebaik-baik usaha.
Allah tidak tidur, Dia juga tidak tuli, Allah mendengar setiap doa yang kita panjatkan dengan detil dan sempurna. Dan ingatlah, Allah itu Maha Mengabulkan apa yang hamba-Nya minta. Pasti. Hanya soal waktu terbaik saja.
@jndmmsyhd
Avatar
Tulisan: Menata Usia
Ada beberapa orang, yang semakin bertambahnya usia maka semakin bertambah banyak pula kegelisahannya. Semisal perihal jodoh yang belum juga datang, atau rezeki yang sepertinya tidak bertambah. Seakan ia sedang berpacu dan dikejar oleh pencapaian dan usianya. Jika ada, coba tata kembali untuk apa hidupnya hari ini?
Tidak semua yang kita khawatirkan harus soal dunia, cobalah sejenak menenangkan diri dan bercermin pada kekhawatiran mengapa amal ibadah dan kebaikan kita tidak bertambah? Soal salat yang sampai hari ini masih tergesa-gesa? Perihal dzikir selepas salat yang tidak lagi kita rutinkan? Atau mungkin semakin jarangnya kita membuka lembaran Al-Quran padahal usia kita semakin menua.
Barangkali, kegelisahan kita itu semu, bias, sedikit yang mengkhawatirkan akhiratnya. Dan barangkali itu adalah aku sendiri, sang penulis nasihat ini.
Mari mulai menata usia, kembali bertanya untuk siapa hidup kita ini? Apa yang sebenarnya sedang kita perjuangkan? Kemana akhir dari perjuangan hidup ini?
Benar, menata usia. Agar tidak mubadzir usia kita, agar lebih terarah waktu yang akan kita gunakan yang ia pun akan terus berputar. Sampai masanya jatah waktu kita habis.
Menata waktu dan usia.
Avatar
Terkadang, ada beberapa orang yang rangkaian mimpinya harus dikubur dan dikesampingkan dulu untuk membantu ibu atau keluarga. Mengkhidmah orang tua semaksimal mungkin meski harus mengubur dulu impiannya. Tidak apa-apa. Nanti Allah ganti semua waktu dan impian itu.
Avatar
Kenang dan ingatlah mereka yang mendampingi di masa-masa sulit. Abadikan selalu mereka yang pernah memberi kebaikan untukmu. Tidak ada yang sempurna dari manusia, ingat baiknya, permudah urusannya. Andai bertengkar, segeralah berdamai. Allah bersama hamba yang arif dan bijaksana.
Kita hanyalah kumpulan hari dan waktu yang terus berjalan, terkadang ada kesalahan yang dibuat, terkadang juga ada kebaikan yang dilakukan.
Perlapang dada untuk menerima setiap ketentuan takdir, dan ingatlah selalu keburukan kita pada orang lain, dan lupakan selalu kebaikan kita pada orang lain.
Sebab hidupmu adalah perjalanan menuju Tuhanmu.
@jndmmsyhd
Avatar

Kau tahu salah satu hal sia-sia yang dilakukan beberapa orang di media sosial?

"Mereka banyak memberi tahu amalan-amalan yang memudahkan segala urusan dunia, tanpa memberi tahu bahwa bertaubat dari kemaksiatan dan istiqomah dalam bertakwa kepada-Nya adalah yang lebih utama—akhirat terselamatkan, dunia pun dimudahkan segala urusan."

Self reminder ✨

Jangan takut besok mau jadi apa , jangan khawatir besok bisa makan apa enggak …

Tapi takutlah jika tiba tiba Allah cabut nyawamu dan kamu tidak membawa bekal kebaikan apapun …

Kadang iblis selalu menang membuat kamu lebih takut kepada urusan dunia dibandingkan takut akan akhirat ..

LUPA

Kok bisa saking sibuknya kita dengan

Kehidupan dunia sampai kita melupakan

Ayat Ayat Al Quran , Lupa Beribadah, atau sampai Lupa kepada Allah?

Padahal yang kasih rejeki kita ALLAH

Yang kasih kesempatan hidup kita ALLAH

Yang kasih kita kelapangan ALLAH

Yang kasih kita kemudahan ALLAH

Yang kasih kita segala macam nikmat ALLAH

Simak ayat Al Quran berikut ini :

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ نَسُوا۟ ٱللَّهَ فَأَنسَىٰهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

Arab-Latin: Wa lā takụnụ kallażīna nasullāha fa ansāhum anfusahum, ulā`ika humul-fāsiqụn

Artinya: Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

( QS al-hasyr 19)

MEMILIKI

Ingatlah bahwa semua hanya titipan, semuanya milik Allah dan harus siap diambil kapanpun

Karena Semakin kita merasa memiliki, semakin banyak luka dan sakit yang muncul di hati.

Semua yang ada di dunia ini adalah titipan Allah kepada kita, bukan untuk kita merasa memiliki secara mutlak.

Seperti yang diriwayatkan oleh Rasulullah, saat kita meninggal dunia, yang akan tetap menemani kita hanyalah amal perbuatan kita.

Oleh karena itu, mari fokus pada amal baik yang kita lakukan, karena itulah yang akan menjadi bekal abadi di akhirat.

Simak Ayat Al Quran Berikut ini

وَلِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ

Arab-Latin: Wa lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa ilallāhi turja'ul-umụr

Artinya: Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

( QS ali-imran 109 )

Terkadang pertanyaan kenapa? Kenapa? Kenapa? Selalu menghantui pikiran kita saat Allah memberikan ujian yg tidak kita inginkan dan sangat menyakitkan.

Tapi sejatinya, saat Allah memberikan ujian kepada seorang hamba, tak perlu lagi ditanya kenapa?

Karena hanya ada tanda titik, bukan tanda koma.

Segera move on, hidupmu masih panjang.

Segera kejar, supaya kamu tidak ketinggalan terlalu lama karena berjalan di tempat.

Pertanyaanmu pasti akan segera terjawab ketika waktunya tiba.

Yg pasti, Allah tidak pernah mendzolimi hambaNya.

Saat kesulitan itu engkau terima dengan lapang dada (ikhlas), akan ada hikmah yg akan engkau tuai di kemudian hari.

Maka bersabarlah dengan sabar yg baik.

Semoga kita selalu dalam penjagaanNya.

Aamiin 🤲

Terkadang,

Menjauh dari seseorang bukan sebab ingin memutus tali silaturahmi

Tapi ingin memutus perselisihan, perdebatan, kesalah-pahaman & rasa tdk nyaman dihati

Jika seseorang sudah menyakiti

dengan sikap & kata2

Jangankan untuk menyapa,

Memandang wajahnya pun malas rasanya

Itu bukan benci,

Tapi hanya menjaga hati & perasaan

Orang yang biasa merendahkan kita,

biarkanlah tidak perlu merasa tersinggung, apalagi merasa sedih

Jika kita dinilai baik yaa bersyukur,

Dinilai tidak baikpun tak mengapa

Semua yang hadir dalam hidup kita

Memiliki peranannya masing2

Ada yang memberikan kebahagian,

ada juga yang memberikan kepedihan

Memaksa diri agar disukai semua orang

Itu sangatlah melelahkan

Maka,

Jadilah diri sendiri walaupun banyak

Yang merendahkan

Jauhi orang yang membuat kita kecewa

Berhenti berusaha menyenangkan orang

Yang tidak pernah menghargai kita

Semakin kita menjauhi mereka

Yang meracuni jiwa,

Akan terasa jauh lebih sehat hidup kita

Bahagia itu kita sendiri yang menciptakan

Selebihnya, Allah SWT yang mengatur✨

ISTIGHFAR

Semua orang pernah berbuat dosa dan kadang kadang dosa masa lalu masih menghantui.

Sesudah istighfar, memohon ampunan kepada Allah selalu berbaik sangka kepada Allah, Yakinlah Allah Maha Pemaaf.

Maka jiwa akan tenang. Hati akan damai dan dadanya akan lapang.

Simak Doa memohon ampunan di ayat Al Qur'an berikut ini

ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Arab-Latin: Allażīna yaqụlụna rabbanā innanā āmannā fagfir lanā żunụbanā wa qinā 'ażāban-nār

Artinya: (Yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"

( QS ali-imran 16)

𝕭𝖎𝖘𝖒𝖎𝖑𝖑𝖆𝖍 ✨

DO'A DI PENGHUJUNG JUM'AT

Pada hari Jum’at terdapat satu waktu mustajab untuk berdo'a. Salah satu pendapat ulama mengatakan waktu tersebut berada di penghujung hari Jum'at, yakni setelah 'Ashar sampai menjelang Maghrib.

Yuk, panjatkan do'a yang sangat lengkap ini di hari Jum'at

اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، وَمَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ مِمَّا سَأَلَكَ بِهِ مُحَمَّدٌ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمْ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِمَّا تَعَوَّذَ بِهِ مُحَمَّدٌ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمْ، وَمَا قَضَيْتَ لِيْ مِنْ قَضَاءٍ فَاجْعَلْ عَاقِبَتَهُ رُشْدًا

Allohumma innii as aluka minal khoiri kullihi, 'aajilihi wa aajilihi, maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam, wa a'uudzu bika minasy syarri kullihi, 'aajilihi wa aajilihi, wa maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam, wa as alukal jannata wa maa qorroba ilaihaa min qoulin au 'amalin, wa a'uudzu bika minannaari wa maa qorroba ilaihaa min qoulin au 'amalin, wa as aluka mimmaa sa-alaka bihi muhammadun ﷺ , wa a'uudzu bika mimmaa ta'awwadza bihi muhammadun ﷺ , wa maa qodhoita lii min qodhoo-in faj'al 'aaqibatahuu rusydaa.

Artinya:

"Ya Allah, aku meminta seluruh kebaikan, baik yang cepat maupun yang lambat, yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui, dan aku berlindung dari seluruh keburukan, yang cepat maupun yang lambat, yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui.

Dan aku meminta surga dan yang mendekatkan kepadanya dari perkataan atau perbuatan, dan aku berlindung dari neraka dan yang mendekatkan kepadanya dari perkataan atau perbuatan.

Dan aku meminta segala sesuatu yang diminta oleh Nabi Muhammad ﷺ dan berlindung dari segala yang diminta perlindungannya oleh Nabi Muhammad ﷺ .

Dan apapun yang Engkau takdirkan untukku, maka jadikanlah kebaikan pada akhirnya."

📚 (HR. Hakim dan dishahihkan oleh Syeikh Albani)

Semoga kita dapat menghafalkan dan membaca do'a ini di manapun kita berada. Aamiiin.

✒️ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله تعالى

“Andai saja engkau mengetahui rencana- rencana indah Allah di balik takdir-takdir Nya, maka engkau tak akan pernah bisa berhenti untuk tersenyum.”

- Jalaluddin Rumi