“Senja tadi, ada rindu yang buru-buru turun dari langit bersama hujan. Beberap saat kemudian, hatiku basah tak keruan; kurasa, ada penolakan.”

—Tia Setiawati Priatna

“Senja tak layak dinikmati sendirian saja. Maka jika kau merasa sepi, dengarlah suara semesta yang sebenarnya selalu ada di tempatmu berada.”

—Tia Setiawati Priatna
Stiamo caricando più post...