shodaqoh

setiap pagi anggota badan masing-masing dari kalian wajib disedekahi. setiap kali tasbih adalah sedekah. setiap kali tahmid adalah sedekah. setiap kali tahlil adalah sedekah. setiap kali takbir adalah sedekah. Amar ma’ruf dan nahir munkar adalah sedekah. semuanya terpenuhi dengan dua rakaat shalat dhuhaa.
—  (HR. Muslim)
Bersedekah

Ketika sebuah iklan di televisi mengatakan, “kalo bisa jadi duit kenapa engga”.

Akan tetapi Islam mengatakan, “kalo bisa bersedekah kenapa engga”.

Q.S. al-Baqoroh : 254

Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

Berhati-hatilah, jangan sampai pola pikir kita terpengaruh menjadi materialistis oleh iklan-iklan semacam itu. :)

banyak yang beralasan ‘aku itu miskin’ untuk bersodaqoh. bukankah cukup dengan menebar senyum dan berbicara dengan baik dalam penyampaiannya, merupakan cara bersodaqoh yang mudah dilakukan tiap orang?
—  Jendela Hati “Berbagi Itu Menguntungkan”
SEDEKAH SELURUH TUBUH

Imam Ja’far Al-Shadiq Radliyallau anhu  berkata, “Sedekah itu wajib dilakukan setiap anggota tubuhmu, untuk setiap helai rambutmu, dan untuk setiap saat dalam hidupmu.

“Sedekahnya mata berarti memandang dengan penuh pertimbangan dan memalingkan penglihatan dari nafsu dan hal-hal serupa itu. “Sedekahnya telinga adalah mendengarkan suara-suara yang baik, seperti ucapan-ucapan bijak, ayat-ayat Al-Quran, dan keutamaan agama yang terkandung dalam ceramah dan khutbah. Sedekahnya telinga juga berarti menghindari dusta, kepalsuan, dan perkataan perkataan sejenis.

“Sedekahnya lidah adalah memberikan nasihat yang baik, membangunkan mereka yang lalai, memuji orang lain, dan mengingatkan mereka.

“Sedekahnya tangan berarti menginfakkan harta kepada orang lain, bermurah hati dengan karunia Tuhan kepadamu, memakai jemarimu untuk menuliskan pengetahuan yang berguna bagi orang lain dalam ketaatan kepada Tuhan, dan juga berarti menahan tanganmu dari berbuat dosa.

“Sedekahnya kaki berarti bergegas mengunjungi orang-orang saleh, menghadiri majlis-majlis ilmu, mendamaikan orang, menyambungkan silaturahmi, melaksanakan jihad, dan melakukan perbuatan perbuatan yang menentramkan hatimu dan memperkuat imanmu….”

Harta kita sebenarnya adalah apa yang kita sedekahkan. 

"Anak keturunan Adam (senantiasa) berkata: Hartaku, hartaku! Apakah engkau wahai anak Adam mendapatkan bagian dari hartamu selain yang engkau makan sehingga engkau habiskan, atau engkau pakai sehingga engkau rusakkan atau yang engkau sedekahkan sehingga engkau sisakan (untuk kehidupan akhirat)"

(HR. Muslim)

Rezeki dan kehilangan benar-benar datang tidak disangka-sangka ya. Baru mendapat dua murid privat baru, tiba-tiba langsung terkena musibah yg langsung memotong setengah gaji ngajar. Means never wait to have much to give and shodaqoh
—  quote of today

@nurulhuda_uns: Mari bantu saudara2 kita yg mjd korban longsor #Banjarnegara I #SiagaBencana.
Bantuan bs disalurkan via @UNSberbagi
Lembaga Amil Zakat Infaq & Shodaqoh
Universitas Sebelas Maret

Kantor:
Komplek Masjid Nurul Huda UNS
Universitas Sebelas Maret
jalan Ir. Sutami 36A Surakarta

telp.sms (0271) 705 1414 - 0857 2500 5065
twitter: @UNSBerbagi
www.lazis.uns.ac.id [[posted at instagram]] (http://ift.tt/1uGhOMtwww.lazis.uns.ac.id [[posted at instagram]] (http://ift.tt/1uGhOMt)

Bismillahirrahmanirrahim..

Naik jabatan, shodaqoh makin banyak atau makin dikit?
Punya gadget canggih, baca Al-qur’an makin semangat atau makin males? 
Dikasih sehat, sholatnya makin khusyu atau makin molor? Doanya? Puasanya? Astaghfirullah..

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya” (QS. An Nahl: 18).

“Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): “Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan” (QS. Al Ahqaf: 20).

Rasulullah bersabda: “Lihatlah orang yang yang ada di bawahmu dan janganlah kamu melihat orang yang ada di atasmu. Hal itu akan lebih baik bagimu agar kamu tidak meremehkan nikmat Alloh yang yang diberikan kepadamu.” (HR. Bukhori Muslim)

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (HR. Bukhari no. 6412).

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” (QS. Al Isro’: 36)

“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

Ya Allah..jangan biarkan kami menjadi hamba-hamba yang kufur nikmat dan menikmati kelalaian-kelalaian kami, dan mampukan kami menjadi hamba-hamba yang taat,takut dan selalu bersyukur kepadaMu, aamiin

#yukpelanpelanbelajar

##

Selamat beraktifitas shalihin & shalihat, semoga Allah ridho 😊💞 – View on Path.