'The British Lion's Vengeance on the Bengal Tiger' — Punch, Aug. 22, 1857 [x]

(Response cartoon to the Indian Uprising of 1857 during which thousands of soldiers and civilians — both British and Indian — were killed in clashes across the north-west of the subcontinent. Here, the British lion attacks the equally fearsome and strong Bengal tiger, who is posed over the naked corpses of a woman and child.

-For more, see my Victorian History Meme post on “The Indian Uprising (1857)”; and the Victorian Web.)

The Indian Rebellion (The Mutiny of 1857)

The Indian Rebellion happened in the Spring of 1857 and officially ended June of 1858. This revolt within the ranks of the East India Trading Company’s army has many different names because of the impact on different people. This specific rebellion effected people such as the natives of India who practiced  various religions, as well as members of the English charter company and English colonists. The many names this rebellion holds are:

  • The Mutiny/Revolt of 1857
  • The Indian Rebellion 
  • India’s First War of Independence

The words revolt, rebellion, and mutiny are usually interchangeable in the title, but the name of an event in history can only tell you so much.

The revolt started when the East India Trading Company gave an order to its lower military ranks which were formed for the most part with Indian natives who were given the rank of Sepoy. The order was that the Sepoy must bite off a piece of paper off of their cartridges before loading theirs guns. The problem with this order is that there was a rumor spreading through the ranks that the paper on the cartridges were covered in grease made from beef and pork. This was not a problem for the English members of the army, but the Indians who made up the majority of the ranks were Muslim or Hindu. For a Hindu to consume beef or for a Muslim to consume pork was against both  of their respective religions. 

#39 Warna Kematian.

Cuba bayangkan.

Padang hijau luas terbentang saujana mata melihat. Dihiasi pelbagai warna bunga dan tumbuhan lain. harum bunga mengusik manja rongga hidung. Seluruh kulit disapa selesa oleh angin sepoi.

Cuba bayangkan.

Berdiri dihadapan pantai yang biru dan jernih. Ombak kecil melambai gigi pantai. Terasa nyaman dihujung kaki tersimbah dek air laut. Sesekali bauan masin dan segar menyinggah.

Cuba bayangkan.

Berdiri di atas gunung yang kelihatannya dekat dengan langit berwarna jingga. Perlahan-lahan langit itu bertukar gelap sehingga tiada cahaya matahari menerangi. Hanya bintang-bintang kecil memenuhi langit. Sebegitu dekat, berharap komet akan melintasi.

Kini, cuba bayangkan.

Bebola mata yang lesu itu perlahan-lahan tertutup. Dalam gelap, terbayang maut yang mendatang. Seperti apakah maut itu menjelma?
— Sehijau padang yang luas terbentang.
— Sebiru lautan.
— Sejingga langit petang.
— Seharum bunga-bungaan.
— Senyaman angin sepoi menyapa.
Atau
— Secerah langit dihiasi bintang kecil.

Apakah warna kematian yang bakal menjemput?

— Sekian

"The Lion King" masa ni rambut tak gerbang plak sebab peluh membasahi rambut. angin bertiup sepoi bahasa.. ditemani cik keembong. cantik ya bumi ciptaanNya.. #selfie satu terbaik dalam 1000 tekan tangkap. hohoho

#broga #betullakitakebroga #kebrogakekita #adaorangtunakmuntah #adaorangtunakpatahbalik #vsco #vscocam #vscobest #vscogood #vscomalaysia

PLAYLIST #1

Berbicara mengenai playlist apa yg sy punya dan alasan nya kenapa saya menyukai sebuah lagu, baiklah…sekarang saatnya kita bercerita tentang hal-hal yang tidak penting. Hahaha

1. Phillip Phillip-Gone Gone Gone

Suka lagu ini karena ada lyric yg kayak gini “ maybe I am not movin on, I love you long after you gone” lalu ada kata yang kayak gini  “When life leaves you high and dry I’ll be at your door tonight If you need help, if you need help. I’ll shut down the city lights, I’ll lie, cheat, I’ll beg and bribe
To make you well, to make you well.”

WOW…sangat mencerahkan -_- hahhahha.

2. The Age Of Rocket- Elephant and Castle , ini karena gue murni suka nada nya saja…lirik sama sekali tidak penting.ahhhha

3. Two Door Cinema Club-Changing Of The Season, sumpah ni lagu enak banget di di dengar pas naik motor malam-malam, kena angin sepoi-sepoi trus lo melambat di atas fly over, watch the light…hahhha. Selain lagu changin of the season, ada satu lagu lain Two Door Cinema Club yang menurut gue lumayan (ini selera gue yaaa..hahahha) lagu lain itu judulnya : Next Year. Lagunya juga bagus didengar pas di-jalan.ahhahha, tapi lagu ini bagus dilirik juga sih…ada kata-kata yang kayak gini

“maybe someday you`ll be somewhere talking to me “I ll be home for next year darling..i ll be home”

Tapi secara total, musik nya memang asik, paling suka di bagian intro.

4. Lupa ini lagu siapa -_- -If I ever feel better

Karena ada bagian lirik yagn gue suka “I don’t even know what love is”

5. Nohsalleh - Angin Kencang

Gue sebenarnya nggak suka apapun dari lagu ini, gue Cuma ngeliat teman-teman gue repost lagu ini trus gue liat, gue klik tombol play, tiba-tiba gue jadiin judul lagu itu jadi judul cerpen. Cerpen gue kirim ke koran. Seperti kebiasaan sebgian besar koran di Indonesia, pihak redaksi tidak pernah mengabari, menghubungi pihak penulis jika tulisannya dimuat (kecuali koran tertentu), tiba-tiba teman serumah gue yang dulu gue bilang namanya sebut saja “Bunga” (Yang secara ajaib telah bertahan hidup di rumah gue selama setahun lebih, wow congratz Bunga..!), si Bunga bawa koran pas pulang ke rumah. Gue iseng buka koran, gue ngeliat halaman budaya, gue ngeliat nama gue, gue ngeliat cerpoen gue yang judulnya “angin kencang”..nah..demikianlah kronologis peristiwa sehingga gue suka nih lagu.hahaha. personal banget ya,

Bersambung….(ah..kayak sinetron saja -_-)

#Independence Day also marks Change of Government or Power from One to another… Call it tyrants or corrupted politicians…!
In this Midst Don’t Forget those who strived and sacrificed their lives to see the Nation free from the slavery from tyranny from Atrocities.
Be it the first revolt at Chittagong or the Sepoy Mutiny at Delhi or the Kargil or the Mumbai attacks.
We have lost our brave soldiers who fought without any personal desires they fought for the Nation and have been martyred…
We do have a hypocrite politicians who would not remember these soldiers who sacrificed their life defending the Nation.

#Tribute #Remember those who spoke out , fought for justice and equality.
-Sheikh Shariq

Image from ‘[The Comprehensive History of England, civil, military, religious, intellectual, and social, from the earliest period to the suppression of the Sepoy Revolt. … Revised and edited by T. Thomson.]’, 002313755

  • Author: MACFARLANE, Charles and THOMSON (Thomas) Rev
  • Volume: 02
  • Page: 714
  • Year: 1876
  • Place: London
  • Publisher:
View all the images from this book

Following the link above will take you to the British Library’s integrated catalogue. You will be able to download a PDF of the book this image is taken from, as well as view the pages up close with the ‘itemViewer’. Click on the ‘related items’ to search for the electronic version of this work.

I need 30 minutes only

Nina menikmati semilir angin yang membelai kulitnya. Hembusan angin ini mengantarkannya pada kenangan-kenangan yang pernah ia lalui. Duduk.. Tenang.. Dan merasa damai.

     “Ah… Taman ini selalu berhasil menghipnotisku.” ungkap Nina di dalam hati.

     Taman Loga, taman yang begitu dikagumi Nina sejak ia kuliah. Ia kagum karena masih ada taman yang asri dan dipenuhi pohon rindang di tengah kota metropolitan yang penuh dengan polusi. Seakan tempat ini malaikat dari penjahat paru-paru.

     Daun-daun kering pun mulai berguguran terkena hembusan angin yang cukup kuat meniup pohon-pohon rindang itu. Pohon-pohon meliuk mengikuti arah angin pergi. Sama seperti mengikuti kemana arah kenangan itupun pergi. Kenangan yang menggambarkan bahwa Ia hanya ingin duduk berdua dengan lelaki itu di antara daun gugur.

     Waktu itu di dalam lubuk hati kecilnya, Nina hanya meminta sedikit waktu dari lelaki itu, hanya untuk menikmati suasana gugur dan angin sepoi di taman ini. Ia ingin berdua dengannya, namun saat itu yang dilihat hanyalah keresahan sehingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupannya. Pergi mengikuti arah angin membawa, entah kemana asalkan ia tak melihat keresahan di mata lelaki itu.

     Matanya terpejam kembali, sekali lagi ia menikmati semilir angin ini. Rasanya tetap sama, tak pernah berubah, bahkan semakin menghipnotisnya. Sambil terpejam, ia mengingat kata-kata indah dari Tere Liye yang ditemukannya waktu ia memutuskan untuk pergi.

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.” — Tere Liye (Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin)

     Nina membuka mata. Tiga puluh menit telah cukup baginya untuk hadir di taman ini. Ia bangkit dari duduknya dan ia mulai berjalan meninggalkan Taman Loga, sama seperti ia berjalan meninggalkan keresahan yang ada.

Keunikan Danau Toba | Danau Toba tercatat Sebagai danau hasil volcano tektonik terbesar di dunia, dengan panjang danau 87 km dari baratdaya ke tenggara dan lebar 27 km, lokasi ketinggian 904 meter di atas permukaan laut dan kedalaman maksimal 505 meter, danau ini menjadi salah satu aset pariwisata yang penting bagi Indonesia. Keindahan alam Danau Toba telah tersebar ke seluruh penjuru dunia

 Danau toba merupakan danau terbesar di Asia,dan merupakan pemandangan terindah di Sumatera,yang merupakan danau yang mencakup beberapa kabupaten di Sumatera Utara.

 Keindahan danau toba bahkan sudah terkenal sejak dulu,namun disayangkan perkembangan Wisata di Danau toba seperti angin sepoi sepoi yang membuat mata melek,perkembangannya yang masih jauh dari harapan.

 Danau Toba juga memiliki Pulau dengan Nama Pulau samosir, Pulau yang berada tepat ditengah tengah danau ini sangat luas,bayangkan saja Pulau samosir yang berada ditengah-tengah pulau samosir ini mampu dihuni 6 kecamatan yang membuat 1 Kabupaten yakni Kabupaten Samosir.Dengan luas pulau sebesar 630 km2 menjadikan Pulau Samosir.

 Untuk menempuh Pulau ini ada dua jalur yang dapat ditempuh. Pertama, melalui jalur perhubungan air dengan ferry penyebrangan dari Ajibata, Prapat menuju Tomok yang merupakan pusat konsentarsi turis di Pulau Samosir.

 Jalur kedua menuju Pulau Samosir, dapat dicapai dengan jalan darat melalui Kabupaten Karo menuju Kecamatan Pangururan yang menjadi tempat penghubung antara Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera.

  Next kembali ke topick,dibalik ke indahan danau toba tersimapan keunikan tersendiri di Pulau Ini,mau tau apa saja keunikannya,silahkan disimak

Gunung Paling Mematikan Di Dunia

Sumber : http://ift.tt/1uD3iLm

Inilah yang akan Anda lihat jika punya rumah pohon. Sepoi-sepoi teduh ngantuk… Impian masa kecil yang belum terlaksana… 😂🙏 – View on Path.

9

Senin, 18 Agustus 2014. Hari ini konon adalah hari ‘penentuan’. Dua minggu lalu kami bertaruhan. Bila tanggal 18 Agustus, pengerjaan las body selesai, maka mesin V8 350ci akan menggantikan inline-6, mesin aslinya.

Ternyata ‘angin’ berhembus sepoi.. Las dan ketok sana-sini masih berlanjut.. Angin menentukan bahwa mesin inline-6 akan di-rebuilt dan digunakan di truk pantura..

.. yang penting hepi :)

Kunikmati gelapnya malam sendiri
Tanpa bintang yang menemani
Hanya cahaya lampu yang menghiasi
Angin sepoi-sepoi meniupi
Embun pun mulai membasahi

New Post has been published on http://www.fastatour.com/hotel-palm-beach.html

Hotel Palm Beach

Hotel Palm Beach

Hotel Palm Beach berlokasi di Tuban Kuta, hanya 1-2 menit berjalan kaki ke pantai Tuban Kuta atau 5 menit ke airport dengan kendaraan. Dari hotel Palm Beach hanya beberapa menit berjalan ke kaki ke Waterbom, Centro SOGO, restauran, tempat hiburan malam, dan sekitar 15-20 menit berjalan kaki ke pantai Kuta. Saat anda menikmati hidangan international atau bersantai di restaurant hotel Palm Beach, anda akan melihat taman yang indah dengan sepoi angin laut yang sejuk, selain itu anda juga mendapatkan pemandangan kolam renang dengan air yang jernih, serta anda juga dapat melihat matahari terbenam di ufuk laut yang indah. Sehingga hotel Palm Beach adalah pilihan hotel yang tepat untuk liburan anda di Bali. Jika anda mencari voucher hotel di Bali untuk mengisi liburan anda atau perjalanan bisnis anda saat anda berada di Kuta Bali, hotel Palm Beach adalah pilihan hotel yang tepat.

Hotel Palm Beach


Alamat: Jl. Wanasegara, Br. Segara, Kuta, Bali
Rating: 


 

#gallery-2 margin: auto; #gallery-2 .gallery-item float: left; margin-top: 10px; text-align: center; width: 33%; #gallery-2 img border: 2px solid #cfcfcf; #gallery-2 .gallery-caption margin-left: 0; /* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */

Kamar Tidur

Kamar Tidur

Kamar Tidur


AKOMODASI

 

Setiap kamar di hotel Palm Beach dilengkapi fasilitas: balkon dengan view laut atau taman, AC, kamar mandi dengan air panas dan air dingin, TV, telephone, dll.

SERVICES & FACILITIES

Taman dengan pohon palm, kolam renang besar dilengkapi pool bar, Warsiki Cafe, massage (Jepun Bali Spa), meeting room, room services, laundry & dry cleaning, safety deposit box, doctor on call, parkir, dll.

Promo: Kamar Standard Rp 350.000 nett/malam, sudah termasuk sarapan pagi untuk 2 orang dan extrabed Rp 110.000/malam sudah termasuk sarapan pagi.

Season I:   Low Season
Season II:  14 – 25 Agustus 2014,
Season III: 20 Desember 2014 – 5 Januari 2015

Note: Harga sudah termasuk pajak 21% dan breakfast untuk 2 orang per kamar. Harga berlaku untuk WNI dan pemegang KITAS sampai 31 Maret 2015.

Text
Photo
Quote
Link
Chat
Audio
Video