sayyidina

Aku tak pernah mengkhawatirkan apakah doaku akan dikabulkan. Sebab setiap kali Allah mengilhamkan hamba-Nya untuk berdoa, maka Dia sedang berkehendak untuk memberi kurnia. Yang aku khawatirkan adalah jika aku tidak berdoa.
—  Sayyidina Umar ibn Al-khattab
PARADIGMA LAFAZ ”SAYYIDINA” DALAM SHALAWAT NABI

Tulisan dibawah ini saya copy dan paste dari website riau.kemenag.go.id yang ditulis oleh H. Zulfadli, Lc. MA

Artikel ini sengaja saya share diblog pribadi saya semata-mata sebagai catatan ketika suatu waktu dibutuhkan mengingat banyaknya saudara kita…

View Post

Bolehkah Menambahkan kata “Sayyidina” dalam Shalat?

Ada sebagian anggapan bahwa menambahkan kata “Sayyidina” dalam shalat tidak diperbolehkan karena hanya boleh diucapkan diluar shalat. Benarkah mengucapkan kata Sayidina dalam shalat(tasyahud awal/akhir) tidak boleh? Yang boleh dan benar diucapkan hanya diluar shalat? Menyertakan kalimat “SAYYIDINA” dalam sighat shalawat atas Nabi ketika shalat tidak membatalkan shalat bahkan sebaliknya mayoritas ulama seperti Ibn Dhahirah, Ibn http://dlvr.it/2x6yx9 http://www.sarkub.com/

Awliya’ullah see what is in your heart

Human nature always wants to go astray; it does not like to sit and keep following the footsteps of Sayyidina Muhammad ﷺ. Those who are not happy with such gatherings, you will find them on the other side. So my master, Sayyidi Shaykh Muhammad Nazim (q), is very happy when he sees such groups around the world remembering Allah (swt) and remembering SayyidinaMuhammad ﷺ. Especially those whom, although they are Muslim, were not raised to be dedicated to Islam and especially those who were not Muslim but who were guided to Islam. And also Mawlana Shaykh is happy with those not raised as real (practicing) Muslims but were only “Muslims” by name, and they accepted to come and attend and worship the best way they can.

Allah (swt) is happy with them and Prophet ﷺ is happy with them and their rewards cannot be described! So no one really knows the hearts, except Allah (swt). And He gave his Prophet, Sayyidina Muhammad ﷺ that knowledge, and Prophet ﷺ gave awliyaullah that knowledge, to see what is going in hearts of people. Everyone knows what is in his heart, i.e., what he is planning, but no one knows it except that person alone and also the teacher (shaykh, murshid); with permission of Prophet ﷺ they are able to read the hearts. We have to know that Allah is seeing us, and Prophet ﷺ is seeing us by Allah’s authority and order, and awliyaullah are seeing us by Prophet’s order. The shaykh can see and hear his mureed; every movement comes to his ears like thunder.

`Ilm al-quloob (knowledge of hearts) is for awliyaullah. That is why munafiqoon (hypocrites) thought what is in their hearts was hidden (as Allah speaks in Holy Qur`an about them). And that is why they say things to please you but their hearts are completely against you. If they did that to Prophet, Sayyidina Muhammad ﷺ, and Allah revealed too many verses against them, what do you think in such environment and time today? Are they going to sit still or go faster in projects, programs and plans?

Munafiqoon are trying to use Allah’s message, and I am speaking about those who are Muslim, (and) in all other religions, as well; they are using Allah’s message to reach their goals which are completely different (from our goals). If you examine teachings of a real wali from the teachings of a “so-called” wali, you will find a great difference between them. One wants to express his knowledge and put words together to make his presentation highly academic, and the other uses a very simple method or very simple words, but they hit the heart like an arrow! That is a wali, and you can notice that by how they speak. The so-called wali or scholar speaks and you can see their arrogance and how they feel about themselves.

Mawlana Shaykh Hisham Kabbani

©Sufilive.com

Cara Membaca Shalawat Yang Benar

Para ulama kita menegaskan bahwa dalam membaca shalawat kepada Raslullah harus dengan bacaan yang benar, agar terhasilkan pahala dan mafaat dari bacaan tersebut. Misalkan, dalam melafazhkan huruf “shad” pada kalimat “Shalli” harus jelas dan benar sesuai makhraj-nya, jangan sampai tertukar dengan huruf “sin”. Karena bila demikian maka maknanya akan berubah total.  Kemudian dalam melafazhkan “Shalli” http://dlvr.it/2Wby8z http://www.sarkub.com/

ilmu adalah sebaik-baik perbendaharaan dan yang paling indah. Ia ringan dibawa, namun besar manfaatnya. Ditengah-tengah orang banyak ianya indah, sedangkan dalam kesendirian ianya menghiburkan (Sayyidina Ali bin Abi Tholib)

Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad… Di setiap detik dan nafas itu wujudnya haq2 Allah dan Rasulullah. hinggakan disetiap sel2 kehidupan itu wujudnya penyaksian kebesaran Allah dan cahaya kekasihNya Rasulullah. didalam sebuah riwayat Rasulullah menyatakan orang yang berselawat adalah kekasih. jadikan dirimu sebagai kekasih duhai sahabat yg d kasihi. malulah pada sel tubuhmu yg trlebih mengenal Rasulullah dari dirimu yg sering melupakannya.Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad

By @pencinta_majlis_rasulullah “Semakin cinta dan rindu seorang manusia itu kpd manusia lain, maka mereka itu akan sering kali menyebut nyebut nama manusia yg dicintai atau dirinduinya.
Demikian juga seperti mereka yg kenal, cinta dan rindu kpd Sayyidina Muhammad ﷺ semakin mereka itu kenal kpd Rasulullah ﷺ maka mereka itu semakin cinta kepada Baginda, bertambah rindu kpd Baginda.

Jika seorang manusia itu sudah jatuh hati ke atas akhlak dan adab seseorang manusia itu, maka mereka akan jatuh cinta ke atas diri manusia tersebut. Demikian juga seperti mereka yg kenal dan tahu akhlaknya Rasulullah ﷺ maka mereka akan jatuh cinta ke atas Baginda ﷺ

Diterangkan oleh Habib Ali Zaenal Abidin mengenai kelebihan dan ganjaran selawat ke atas Rasulullah,1 kali selawat kita kpd Rasulullah ﷺ bersamaan 10 kali ganda ganjaran pahala dr Allah ﷻ ,Jika 10 Kali selawat kita kpd Rasulullah ﷺ bersamaan 100 kali ganjaran pahala dr Allah ﷻ
Jika 100 kali selawat kita kpd Rasulullah ﷺ bersamaan 1000 kali ganjaran pahala dr Allah ﷻ

Nabi bersabda; “Barangsiapa yg berselawat ke atasku sebanyak 100kali(bersamaan 1000kali ganjaran), maka dia akan berada di sebalah bahuku ketika berjalan masuk ke Syurga.” . . Maka rugilah bagi mereka yg hatinya tidak rindu kpd Rasulullahﷺ, tidak cinta kpd Rasulullahﷺ..Maka lebih teruk jika mereka tidak kenal akan Rasulullah ﷺ sedangkan makhluk yg tidak bernyawa pun kenal dan rindu kpd Rasulullah.

Moga moga ditanamkan di dalam hati kita hati yg sering terpaut dgn cinta kpd Rasulullah ﷺ, akhlak kita diacukan dgn akhlaknya Rasulullah ﷺ dan moga moga dgn berkat selawat ke atas Baginda menjadi asbab besar buat kita masuk ke dalam Syurga dgn berjalannya di belakang penghulu bg segala manusia iaitu Rasulullah ﷺ.

Seribu Sholawat keatas Zainil Wujud Rasulullah ﷺ,Temukan kami dengan Rasulullah ﷺ fil Manam wa fil Akhirah.

اللهــــــــــــــم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم” via @PhotoRepost_app

Sis: When I have a daughter, I’m gonna name her Maryam.

Me: When I have a son, I’m naming him Umar.

Sis: Umar is a good name people won’t be able to shortcut it.

Me: And yours will be Uthman since he’s your favorite sahaba.

Sis: Uthman is kinda hard people will call him Osman instead.

Me: Teach the people so they pronounce it right. Yours gonna be ‘Ali.

Little Sis: What…?

Me: You heard me. Then we’ll have like the three sahabas. It’ll be awesome.

Allahmma solli ala Sayyidina muhammad waala aali Sayyidina Muhammad… sahabatku tiap yg kita ingin mnjadi mudah bila d sertai dgn Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad .. mungkin dulu kita pernah mncitakn sesuatu tapi terasa mustahil utk memiliki tpi ahirinya dgn Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad idaman yg d citakn sedar tak sedar sudah d tangan dan d nikmati.. mungkin dulu kita pernh brsedih sahabatku tp kedukaan itu sdh lama berlalu dan d gntikn Allah dgn kebhgiaan hati dgn kerberkahan Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad.. dahulu sahabatku… malam2 kta d hiasi dgn igauan ngeri namun ahirnya berubah menjadi mimpi indah memandang rahsia2 yg menambah iman dan bila kita amati semuanya kerna bibir ini mngahiri dgn Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad… sahabatku pernh juga detik2 yg kta lalui d waktu dulu terasa kekosongan dn ketandusan jiwa hingga kita tercari2 apakah hiburan yg mmbuat kita kembli tersenyum hasilnya semuanya mnghampakn malahan membuat urat2 wajah kita tidak lagi bergerak mngukir senyuman manis yang ada hanya air mata penyesalan.. namun kini semuanya berubah dgn Allahumma solli ala Sayyidina Muhammad waala aali Sayyidina Muhammad hidup berganti dgn senyumn dari hati bersama Allah kerana Allah kepada Allah semata2 Allah… ALLAHUMMA SOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WAALA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD

Duhai Rabbi, dekatkan aku pada-Mu..

Jiwa kita haus akan puja-puji; sebab ia kurang dzikir memuliakan Ilahi. Diri kita suka menepuk dada; sebab ia kurang syukur atas karuniaNya.

Maka kita amat berhajat atas doa yang diwasiatkan Nabi pada Sayyidina Mu’adz:

اللّهمّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِك وَحُسْنِ عِبَادَتِك

Maknanya, “Ya Allah; tolonglah aku untuk senantiasa berdzikir mengingatMu, mensyukuri anugrahMu, dan mengihsankan ibadahku kepadaMu.”

Berkata Ibn Taimiyah tentang “..Wa iyyaKa nasta’in”: Sebaik-baik permintaan bantuan pada Allah ialah mohon pertolongan dalam mengibadahiNya.

Maka terhadap segala panggilan menuju ketaatan & kebahagiaan; “Hayya ‘alas shalaah” & “Hayya ‘alal falaah”; kita menjawab dengan ‘hauqalah’.

"La haula wa la quwwata illa biLlah".

Bahwa; tiada daya tuk menghindar dari keburukan, yang berasal dari dalam diri maupun dari luar kita.

Dan tiada kekuatan untuk menghadirkan kebaikan ke dalam diri dan meraih kebaikan dari manapun juga; kecuali dengan pertolongan Allah.

Maka tiada daya untuk menghindar dari kemaksiatan, dan tiada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan; kecuali dengan karunia pertolongan Allah.

Nabi menuntunkan doa agar tak bergantung pada diri sendiri:

اللهم رحمتك أرجو، فلا تكلني إلى نفسي طرفة عين، وأصلح لي شأني كله لا إله إلا أنت

"Ya Allah; rahmatMu yang kuharap. Jangan serahkan aku pada diriku walau sekejap. Perbaiki untukku semua urusanku. Tiada Ilah selain Engkau."

O:)

Maka duhai Rabbi; dekatkan aku padaMu.. Sungguh tiada rugi, sesal, & kecewa; bagi sesiapa yang memilih dekatnya denganMu..

***
Semoga bermanfaat
Barakallahufiikum

Sungguh terkesan, masy’Allah :’(



Di dalam surah al-Hujurat:

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ
Dan ketahuilah olehmu sesungguhnya di dalam diri kamu ada Rasulullah.

Apakah yang dimaksudkan didalam diri kita ada Rasulullah?

Sayyidina Umar tanya Abdullah ibn Abbas?

Seorang khalifah Amirul Mukminin sanggup menuntut ilmu bertanya kepada seorang kanak-kanak.

Apakah maksudnya Rasulullah ada dalam jasad kita?

Jawab Abdullah bin Abbas, Ada atau tak Muhammad dalam diri ummat Muhammad? Bukan semua ummat Muhammad mempunyai muhammad dalam diri mereka, ianya bergantung kepada kasihnya mereka kepada Muhammad.

Sabda Nabi ﷺ, Sesiapa yang bercampur kasih dengan aku didalam hatinya, maka hati itu takkan disentuh oleh api neraka.

Rasulullah tak layak dikebumikan di perut bumi, sebahagian para Rasul dan nabi ada yang di angkat ke langit, kenapa ianya tak berlaku kepada Rasulullah?

Jasad Nabi di muka bumi se-level dengan tong najis di kota Madinah? Adakah ianya layak?

Imam Darul Hijrah, Imam Malik رحمه الله, selama berada di Madinah tak pernah buang najis kecil mahupun besar dikawasan Tanah Haram Madinah jika mahu melepaskan hajatnya.

Imam Malik tak pernah tunggang binatang tugangan. Katanya, Aku malu untuk pijak bumi Madinah dengan tapak binatang tugangan sedangkan dibawahnya ada jasad Rasulillah.

Tapi kenapa Rasulullah rela jasadnya ada di muka bumi?

Sebabnya, jika tak ada jasad Nabi diatas muka bumi, pastilah kita akan diazab diatas muka bumi.

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka.

~ Dato Syeikh Muhammad Fuad Al Muhammadi

kau bersama kekasihmu.. aku bersama kekasihku..

wahai pujaan jiwa langit dan bumi.. cinta kita berlailatul qadar di setiap malam..

duhai belahan jiwa.. ku bawa cinta kita di setiap pelusuk bumi tanpa tertinggal di sudut mana pun..

ku lihat pandang makhluk.. yg ku nampak hanya namamu.. 

ku lihat harta benda.. yg ku nampak hanya namamu..

bila ku pandang ke langit.. yg ku nampak hanya namamu..

bila ku pandang ke bumi.. yg ku nampak hanya ada namamu..

ku lihat manusia.. yg ku ingat hanya namamu..

ohhh semua yg ku pandang yg ku nampak hanya namamu..

duhai pujaan abadi.. namamu sentiasa terpahat di tengah2 tugu hati sanubariku.. sentiasa membara..berkobar siang dan malam.. 

Allahumma solli ala sayyidina muhammad wa ala aali sayyidina muhammad..

youtube

Wife Of Pharaoh: Asiya (Video)

 Lecturers: Imam Anwar Al-Awlaki, Sheikh Uthman Lateef, Sheikh Shady, Sheikh Omar Suleiman and Bilal Asad. Firoun Saw A Dream, He Was Told That It Means That There Will Be A Man From The Children Of Israel Who Will Take Away Your Kingdom And Will Destroy Your Army And Your People, And Firoun Heard That Interpretation, He Said: Easy; We’ll Take Care Of That, Any Child That Is Born, Kill Him, Allah Says That The Family Firoun Picked Him Up And Then the Wife Of Firoun, Asiya AS, What Did She Say: A Source Of Joy For Me And You, Don’t Kill Him, And Asiya Is The One Who Raised Up Sayyidina Musa, So For Him She Was Like A Second Mother, But Just Imagine How It Must Have Been For Her At This Moment Of Time, A Woman Living With A Man Who Believes Himself To Be God, And She Knows Of Course All Of His Imperfections Because She’s His Wife, She Lived With Firoun, She Knows Who Firoun Is Like The Rest Of The Human Being And He Is Not Capable Of Anything More Than What The Creation Of Allah Is Capable Of, So He’s Living In The Palace Of Firoun, She Is The Queen, She Has Everything A Women Seeking Dunya Can Ask For, She Has Everything That Dunya Can Offer, But The Thing That Was Missing There Was Islam And Imaan, She Believed In Allah SWT And The Message Of Sayyidina Musa, O Firoun I Have Disbelieved In You, I Don’t Care What You’re Gonna Do And I Believe In The Message Of Musa And Harun The Lord Of All The Worlds, Firoun Said Do You Know What I Will Do Too You, He Was Shocked, She Said: I Know And I Don’t Care, Subhanallah, I Don’t Care Do What You Want, Asiya Was An Example Of Bravery And Courage And She Did Not Wield Under The Pressure Of Firoun, She Was Crucified And In Some Reports She Was Stretched Out On The Floor And She Would Be Whipped And She Would BE Tortured And Persecuted, The Angels Shaded Her, The Angels Shaded And She Laughed And Firoun Said To The Guards, Look How Crazy This Women Is, And She Laughed And She Laughed And She Laughed Until Firoun Got Frustrated And He Said: Do You Know What This Women Is Not Coming Back To Her Senses, Go To The Highest Cliff, Tie Her Under There And Push Off A Boulder So That Would Smash Her Body In To Pieces.

Jangan pernah menyerah dan selalu percaya pada ALLAH. Karena ketika semua pondasi dirasa goyah, kita selalu punya tiang kuat bernama.. Keimanan. :)
— 

falasquote

Bismillahirrahmanirrahim.. laahaula walaa quwwata illa billahil’aliyyil adzim.. Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad wa alaa ali sayyidina Muhammad :’)