mukae

Melihat walimah mereka. Hantaran beribu ribu. Sedang aku? Cuma maskahwin lima puluh. Mereka mkn beradab. Sedang aku? Makan bersila di lantai. Mereka ada photographer& makeup. Sedang aku ? Sekadar bedak sahaja di muka. Mereka ada baju persandingan Sedang majlis aku ? Tiada apa. Majlis mereka besar2. Sedang majlis aku ? Simple gile. Kadang terfikir, jauh sudut hati teringin nak macam tu. buat besar2, meriah2, apa salahnya sekali dalam hidup. Tapi teringat kata2 suami : Pernikahan adalah ibadah. Bukan untuk seronok2 atas dunia. buat apa hantaran mahal2, tapi ilmu agama tak ada. fardhu ain fardu kifayah tah kemana. Tak perlu membazir buat besar2. Tak perlu nak sibuk org mengata. Bila buat besar2 dikata membazir. Bila buat kecil2 dikata kedekut. Jadi buatlah apa yang Allah suka. Hidup bukan untuk buat orang suka. Kerana redha Allah bkn milik manusia. “ Sayang.. jadi isteri yang solehah ya.. Hanya mampu senyum.. :) "Hihi.. Terima kasih abang.. ”
Untukmu Sahabat

Pagi ini ketika membuka handphone, ada sapa indah dari para sahabat. Namun, ada satu yang menggerakkan hatiku untuk sesegera mungkin mengambil pena dan sesegera mungkin memberitahukannya pada dunia.

20 April 2015,

Ketika pagi menyambut. Duniaku seolah berhenti seketika kala menyadari hari ini adalah hari ketika aku dilahirkan. Hari dimana aku menjadi hadiah terindah untuk kedua malaikat yang akan menjagaku di bumi ini. Hari dimana aku ditakdirkan untuk menjadi insan yang berkontribusi terhadap setiap sendi kehidupan di muka bumi ini. Hari dimana aku diberi kesempatan untuk berbagi kasih sayang, berbagi senyum serta bahagia. Hari dimana aku akan memulai perjalanan hidup yang penuh pelajaran baik suka maupun duka. Hari dimana aku seharusnya menyadari bahwa hidup ini hanya sementara dan bahwasanya hidup ini adalah sebaik-baiknya aku menjadi insan yang ingin mencapai surga-Nya.

Untukku, tak perlu ada hadiah berlimpah. Tak perlu ada perayaan mewah dan meriah. Bukankah rasa syukur atas pertambahan umur tak perlu selalu diisi dengan kesenangan duniawi yang bersifat sesaat bahkan dinilai dengan sebuah kemewahan? Apalagi sebenarnya ini bukanlah pertambahan umur, kelihatannya memang begitu, semakin bertambah saja angka pada umurku, namun nyatanya semakin berkurang umur yang kumiliki. Oleh karenanya, sudah seharusnya pada hari ini aku kembali bermuhasabah bahwa mungkin saja hari untukku kembali akan segera tiba. Aku hanya berharap do’a dari mereka yang tulus menyayangiku semoga Engkau jabah dan malaikat meng-aamiin-kannya untuk mereka juga.

Sudah terlampau banyak hari yang aku lalui. Nampaknya sudah banyak waktu yang terlewati lengkap dengan berbagai kejadian yang masih terekam pada memori otakku. Hidup ini memang tak selalu diwarnai kebahagiaan. Pahit, asam, asin maupun manis akan selalu hadir silih berganti. Tapi aku percaya, hidup ini selalu indah jika aku menghadapinya dengan segala pemikiran positif dan tak melulu memandang segala sesuatu dengan cara pandang yang itu-itu saja.

Tak banyak yang aku inginkan untuk hari ini. Aku hanya berharap semoga mereka yang senatiasa berupaya memberiku kebahagiaan, selalu mendapat bahagia dari-Mu. Semoga pada hari dimana umurku berkurang ini, aku dapat menjadi lebih dewasa menghadapi segala kejadian. Maafkan segala kelakuanku Tuhan, yang seringkali merutuki sesuatu hal yang tak sejalan dengan kemauanku. Maafkan aku yang terus menerus meminta namun belum sepenuhnya mampu beribadah dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan. Maafkan aku yang belum pandai bersyukur. Maafkan aku yang masih mengganggap segala kewajiban terkait ibadah, hanya menjadi sebuah kewajiban belaka yang sudah menjadi tradisi kebiaasan tanpa sadar bahwa itu adalah jalan untukku meraih bahagia dunia dan akhirat.

Tuhan, jika aku boleh meminta. Izinkan aku pada hari ini dan selama jantung ini masih berdetak untuk dapat berbagi kebahagiaan kepada orang lain dan memberikan senyum untuk mereka. Walau tak mampu membantu dalam hal materi maupun hal-hal yang mereka butuhkan, setidaknya izinkan aku memberikan senyuman tulus agar mereka senantiasa kuat menjalani setiap detik waktu yang bergulir :)

Tulisan ini ditujukan spesial untuk sahabat mimpi sekaligus adik manis nan kuat yang aku temui pada laman dunia mayaku, sisiaprilla​ yang pada hari ini berumur 17 tahun, selamat membuka lembaran baru, semoga Allah senantiasa memberikanmu kekuatan adik manis :) 

Serta tak lupa untuk seluruh sahabat mimpi yang merayakan ulang tahun dan berharap bahagia pada hari ini. Semoga senantiasa diberi kesehatan, kebahagiaan dan kekuatan untuk menghadapai samudera kehidupan ini. Akan selalu ada hal indah beserta kebahagiaan apabila kita mampu melihat setiap kejadian dari sudut pandang yang berbeda.

Selamat merayakan hari lahir dan selamat merangkai mimpi :)


Salam Hangat,

Hujan Mimpi

gambar diambil dari https://www.pinterest.com/pin/221591244141484351/

binatilyongrhun asked:

Dear Rhun

ikaw yung taong walang ginawa kung hindi inisin ako hanggat hindi kita namumura grabe ngayon pa lang nga gusto na kitang murahin hayz tumawag ako para malaman mo na ako yun pakyu tumawag na ko para di ka na mangulit na di ako nagpaparamdam tas di mo sasagutin, boset ka. pero salamat kasi kahit muka kang unggoy di mo pa rin ako nakakalimutan tsaka pinapansin mo pa rin ako hayz me loves u fafa rhun takbo ha k bye mwa mwa

Nalakainis yung mga taong masyadong nangingialam ng buhay ng may buhay. Eh wala naman silang itinutulong. Lakas makahusga akala mo naman may naibigay. Ang kapal ng muka.

6

Kids on the Slope (坂道のアポロン) character materials by Nobuteru Yuki—character designer for Escaflowne, Paradise Kiss, Toward the TerraRecord of Lodoss War and so much more.