A Carnival Comes To Town really kinda put me in a funk this week. In my mind I keep playing over the voice mail Carlos left and then (also in my mind) comparing it to his Condos monolog about building a home together. What fucking happened to that Carlos? Meh…

Anyway, here’s a quick drawing based an idea that’s been bouncing around my head. I thought drawing a girls night out to cheer up Cecil would cheer me up. It didn’t. Fucking Carlos. I don’t know ‘bout him anymore.

anonymous said:

Hey man. I don't know if you hear this often. But I find tribetwelve to be a lot better than marble hornets. The shooting and editing is a lot more conventionally appealing, the pace is a bit a faster, and Noah's constant monologing allows the audience to more directly connect with him than the mh cast who remain pretty silent when on their own. If someone is interested in the slenderverse, I always suggest tribetwelve as the best gateway.

That’s the beauty of each series, we all have our own unique strengths and weaknesses, however I don’t like saying that ‘X series is better than Y series’ because it promotes a competition that isn’t there. I think all of our series are gateways, MH has the advantage of mainstream reach whereas the Slenderverse has the advantage of connection to each other via crossovers and eclectic interest via word of mouth. I appreciate that you like my series though! :3

Watch on virtualcrunch.tumblr.com

The Evil Within Tokyo Game Show 2014 trailer

A new trailer for The Evil Within has released and the English version sounds like it could be the sequel to the 2010 A Nightmare on Elm Street, with Jackie Earle Haley doing a nice monolog throughout the…Read More »

original article via virtualcrunch.com

CG: I DON’T ACTUALLY HATE YOU, AND I NEVER DID. I WAS DELUDING MYSELF. 
CG: DEEP DOWN I’M SURE I WAS ALWAYS PRETTY OK WITH YOU. 
EB: thanks karkat! 
CG: IT WASN’T A FUCKING COMPLIMENT.

more dudes + clouds, full-view is rad

Bukan Tak Ingin, Memang Belum Saatnya

Aku tidak sedang mencari, tidak pula sedang menunggu. Bila sekarang aku dipertemukan denganmu, itu di luar dugaanku.

Aku tak bisa menolak takdir, tapi aku bisa membuat keputusan. Bohong jika aku tidak tertarik dengan semua kebaikan yang ada pada dirimu. Aku masih normal untuk jatuh hati pada ciptaan-NYA yang begitu menawan.

Aku belum berniat mencari, tapi bila sekarang kita dipertemukan, mungkin ini sebuah ujian. Aku mulai sadar akan apa yang hendak kutuju. Aku mulai paham atas apa yang ingin kulakukan. Tapi memintamu menunggu, itu di luar kuasaku.

Aku tak suka membuatmu khawatir, sementara aku belum bisa menenangkanmu. Aku tak suka melihatmu dirundung rindu, sementara aku belum bisa membersamaimu.
Bila kau benar cinta, kuharap kau paham dengan keputusanku.

Kumohon jangan katakan padaku bila kau menungguku. Aku takut tak kuat menahan nafsu. Bila kau benar cinta, kumohon hormati pula prinsipku. Bila yang lalu kau khilaf, aku menyadarinya, aku pun sering begitu.

Jika kau tak bisa menghormati pilihanku, maaf bila aku memilih menghindar.

Mungkin kelak aku akan menyesal bila kudapati kau berlabuh dengan yang lain. Itu tak mengapa, aku percaya DIA hanya memilihkan yang tepat. Bila pun aku tak dipertemukan jodohku di dunia, mungkin jodohku ada di surga. Bukan aku tak percaya akan janjimu, tapi aku lebih suka mengejar janji-Nya

Kuharap kau cukup paham untuk tetap melebarkan senyum. Karena yang kita duga, belum tentu yang DIA suka. Mari mengejar janji-Nya saja.

Aku bisa menjanjikan banyak hal, tapi semoga takkan kulakukan. Bila aku mulai melontarkan itu, tolong tegur aku. Kau tak mau bukan hidup bergelimang bualan?

I don’t know why this occurred to me but Rose is the only companion who packed for her adventures. This means that at some point the companions had to go shopping. They had to make the doctor stop and go shopping for pajamas and toothbrushes and hair products and sunscreen. They probably have to go shopping for dinner. Why don’t we talk about the fact that they have to shop like roommates. I bet they fight over vegetables.

Akulah orang itu.
Yang akan ada untuk kau.
Sehingga kau jumpa dengan seseorang yang lebih baik dari aku.
Seseorang yang akan memberi rasa yang lebih dari aku.

Akulah orang itu.
Yang akan selalu ada untuk kau.
Kala lewat malam juga awal pagi.
Yang memastikan hari-hari kau berlalu dengan baik.

Akulah orang itu.
Yang sedar bukan sempurna.
Yang sedar bukan terbaik.
Atau aku bukanlah yang punya segala kelebihan.
Tetapi, aku akan selalu ada untuk kau.
Sehingga kau jumpa dengan seseorang yang boleh kau beri hati lebih dari aku.

Akulah orang itu.
Seorang kekasih yang tak dianggap,
sehingga bila aku tiada pun…tak mengapa.

:’(

Yang Mungkin Tak Pernah Kau Sadari
—  Pada kesendirian yang kau jalani karena Tuhan. Bisa jadi Tuhan telah mengirimkan seseorang yang diam-diam mulai mengamati duniamu, mulai mengenali karaktermu, mulai menyiapkan banyak hal untuk membawamu pulang ke istananya.

Saat kau sudah benar siap, Tuhan baru angkat ia ke permukaan. Dan kau tak pernah sadar, ia sudah sekian lama menginginkanmu dalam diam.
Wenn man sagt, man kommt ins Straucheln, kannste eigentlich nur sagen: Ja, rappel dich auf! Auf die Fresse legen wir uns alle. Das ist eben das Leben.
Das Leben besteht nicht daraus, dass man den Berg nach oben purzelt. Das Leben besteht einfach aus einer ewig währenden Schwerkraft, nicht nur irgendwie gravitätisch hier auf dem Planeten, sondern auch bei der Karriereleiter, beim Familiären, bei allem. Immer wieder muss man sich nach oben kämpfen, immer wieder muss man dann was dafür tun. […]
Und das Leben besteht daraus quasi, dass es einen versucht permanent irgendwie… es sei denn natürlich, man ist Schoßkind des Glücks, das ist den wenigsten gestattet, aber generell ist das Leben so, dass die Richtung eigentlich immer eher nach unten geht als nach oben. Das heißt, man muss sich immer wieder aufraffen, man muss immer wieder struggeln, man darf eigentlich nie aufgeben!
Und das Problem ist: Aufgeben ist natürlich die leichtere Variante, irgendwann zu sagen: Ne, ich hab einfach keine Kraft mehr, ich will nicht mehr, kein Bock mehr, ich kann nicht mehr. Oft sagt man das auch einfach viel zu früh, resigniert dann irgendwie. Man ist erstaunt, über was für Kraftreserven man verfügt, das weiß man oft gar nicht. Bis man sie nicht benutzt, sozusagen.
— 

Gronkh (Minecraft #1215)

True Words.

Membebaskanmu

Aku membebaskanmu bukan karena tak lagi ada rasa, tapi ingin mengabulkan keinginanmu.

Bukankah kau begitu ingin mengejarnya?
Kejarlah, sampai lelah. Aku do’akan yang terbaik untukmu.

Bila kau lelah dan ia tak kunjung menanggapi, atau bahkan ia tak mengharapkanmu.

Datanglah kepadaku.

Akan aku ceritakan tentang orang yang begitu tabah belajar menerima kenyataan. Akan aku ceritakan tentang orang yang berani membebaskan padahal khawatirnya terus menyiksa. Akan aku ceritakan tentang orang yang selalu ingin menyemangatimu setiap kali bertemu. Tapi di dalam hatinya, ada lubang yang terus menganga.

Dia berani membebaskanmu, tapi selalu khawatir hatimu akan terluka.

Text
Photo
Quote
Link
Chat
Audio
Video