melows

instagram

His melow voice #SEUNGRI #BIGBANG #LEESEUNGHYUN #HAPPYBIRTHDAYSEUNGRI #yg #ygbirthday #YGFAMILY

anonymous asked:

playlist: it's raining and i'm driving but i'm happy

i kind of went with melow like songs because that’s what i like to listen to when it rains :)

her morning elegance - oren lavie

just like a star - who is oliver

in your arms - chef’special

back for good - the concretes

thinking out loud - ed sheeran

fun - troye sivan

send me a made up title for a playlist and i’ll give you five to ten songs i think belong on it

Pertanyaan Sensitif

Pertanyaan sensitif,
Tahukah apa itu?
Ya,mungkin aku anggap pertanyaan yang membuat sensitif orang yang ditanya.
Ada beberapa jenis sepertinya
Tapi yang aku rasa sekarang adalah kalau pertanyaan terkait tugas akhir.
Dulu pas S1,seakan ga selesai-selesai kuliahnya,molor lulusnya,seakan 1 tahun itu (semester 8-9) pertanyaan “kapan skripsinya selesai?” atau “kapan lulus?”
Begitu sensitif.
Eh,selang 2 tahun,tepatnya bulan ini,juga begitu.Kali ini karena S2,seakan pertanyaan sensitif itu “termodifikasi” menjadi “yakin lulus semester ini?” atau “beneran mau lulus sekarang?”
Huh,jawabnya “iya,mau”.
“lni lagi usaha” -> terasa jawabnya pake emosi sedikit.

Ya ya,wajar kan.
Justru mereka yang selalu bertanya hal itu adalah orang-orang di sekitar kita yang sangat perhatian
Seakan jadi alarm kalau kita keluar dari jalur perjuangan
Pertanyaan sensitif tentang tesis ini begitu membuat diri “agak melow” kalau yang bertanya adalah ibuku tercinta
Wow,banget! Terasa efeknya!
Harapan dan doa beliau masuk dalam jiwa
Ya,ada energi tambahan untuk berjuang dan menggapai keinginan untuk lulus semester ini.
Tak hanya itu,pertanyaan jenis lain juga sering kudengar, “ga sayang sama beasiswanya,masih ada jatah 1 semester?” atau “kenapa buru-buru mau lulus sih?”
Aaaargggghhhh!
Cukuplah,namanya juga rencana dan harapan,boleh donk yang terbaik.
Karena ada rencana-rencana ke depan yang ingin lebih dipersiapkan.

Sttt,adalagi pertanyaan paling sensitif
“Trus,kapan nikahnya?”
Hadeeeh…please,doakan yang terbaik.^_^

Cukup sekian
Mungkin tulisan “konyol” ini sudah jadi rahasia umum
Bahwa ada saatnya pertanyaan sepele menurut kita tapi berasa “sensitif” bagi yang ditanya
Atau ada saatnya perhatian kita yang positif jadi malah membuatnya agak tersakiti

Mohon maaf,kalau saya pernah bertanya dengan jenis pertanyaan macam itu.
^_^

Sedang melow malam ini.. Karena kalian.
Aku sama upi pernah berdiskusi panjang mengenai organisasi yang udah aku ikuti selama 3 tahun ini, upi mengecap “ah Genera mah organisasi perasaan” tapi pernahku bahas lagi setelah dia bicara begitu tapi katanya dia lupa pernah bicara seperti itu.

Organisasi perasaan? Organisasi yang aku ikuti ini organisasi yang awal mula ku ikuti bukan karna nama besarnya bahkan saat pertama aku masuk tidak masuk safari kampu perkenalan organisasi kampus lainnya, karna organisasi ini masih merintih dan belum legal di kampus di KMFP ( Keluarga Mahasiswa Fakultas Pertanian ) sampai kami harus mengikuti beberapa prosedur untuk mendapatkan kelegalan sebagai perhimpunan di kampus, yang ku ingat salah satunya untuk memperkenalkan ke pada seluruh warga KMFP, kataku lumayan sulit untuk itu. Saat bertugas untuk mewawancarai salah satu mahasiswa di kampus tak jarang yang heran “hah? Genera apaan” yah wajar karena kami belum “SAH” saat itu.

Hanya lewat blogspot kami mulai merintih untuk bekerja menjadi Persma yang bertujuanemberi Informasi kepada mahasiswa, terutama warga KMFP.

Kami dulu sering menyebut kami ini bertangan “gurita” yah multitasking! Karena satu orang tidak bertugas dalam satu bidang, namun lebih. Anggota saat itu hanya kurang lebih 15 orang

Sampai bisa memulai membuat buletin pertama dengan yang kas yang kami sisihkan dari uang saku pribadi, atau kami yang masih bingung dengan susunan kedudukan dan jobdesk PU, Pimred, Redpel dll, bagaimana kami di organisasi yang belum legal di kampus namun bisa buat acara seminar yang cukup besar dikampus bahkan bukan hanya KMFP namun menarik warga Unpad, tidak ada ruang sekretariat dan memimpikan ruangan, diberi majalah dinding dengan posisi todak strategia yang jarang mahasiswa lewatin, sampai akhirnya mendapat pengakuat lewat Mubes KMFP dan di SAHkan menjadi perhimpunan

runtin membuat buletin perbulan bahkan sudah mulai membuat majalah pertama, punya ruang sekretariat yang kurang lebih berukuran 1x5m, sampai dipercayai menjadi media partner di acara kampus, senang mendengar “kalo masuk tulisan di Genera boleh gak?” “Genera bikin ini dong..!” Atau sambutan pak Agus alumni ‘82 “wah, Genera ada lagi? Senang”, senang sharing apapun dengan pak
Agus, sampai bisa membuat pelatihan Jurnalistik bersama pak Agus dan dapat bingkisan souvenir kompas banyak, menemukan jalan tulisanku di muat Kompas dan tentu mendapat Honor yang allahmdulillah bisa beli sepatu baru, saat bertugas bertemu dengan orang-orang Hebat dan Penting terimakasih Bpak Aher, TB. Silalahi, Aditya Sofyan, Tulus, The Sigit, Dahlan Iskan dan tiket-tiket gratis untuk ngegigs.

Sampai blogspot di ganti dengan web yang mesti bayar, sampai buletin bisa masuk issue dan bisa di akses siapapun, sampai dapat mengundang Teman-teman Persma lain di Jatinangor-Bandung, dari ditegur sampai sekarang jadi menegur, mediapartner yang menumpuk dan menembus sampai Jakarta-Jogjakarta, sampai profile masuk Media Indonesia, memiliki tagline yang karna tidak sengaja aku ucapkan, sekarang anggota kurang lebih 50 orang.

So, balik lagi dengan organisasi perasaan? Di dalam sini aku bekerja dengan teman-temanku satu permainan dan satu kelas untukku itu akan lebij meleburkan perasaan, bukan karna tentang teman-teman namun tentang perasaanku yang telah jatuh disini, karna disinilah aku berlari dari kampus caraku untuk tetap berada di kampus dan menyalurkan apa yang ku mau. Semua adalah tentang perasaan.

Merasakan bagaimana merintih sampai akhirnya bisa melesat, buatku lebih dari menanam tanaman dari benih, berkecambah, tumbuh daun pertama, menambah tinggi, sampai lebay dan tumbuh bunga. semuanya lebih dari itu, percaya!

Inginnya tidak berhenti, ingin meneruskan namun ada tanggungan yang lebih berat didepan sana.

Terimakasih untuk menjadi alasan mengapa aku tetap ada di kampus ini.

Sebenarnya, tidak ingin ada LPJ karna buatku makin berat meninggalkan. Dan yang pasti tugasku banyak selain LPJ hehe.

Gurita-guritaku angkatan 2 sampai 5 terimakasih.

Twelfth Day Of Christmas- Signature Style from Melow Par Melissa Bolduc and Foxy Jeans

Twelfth Day Of Christmas- Signature Style from Melow Par Melissa Bolduc and Foxy Jeans

 

Christmas is just around the corner and I’m counting down the days with my favorite gifts for the creative people in your life. 

Day 12- Signature Style from Foxy Jeans and Melow Par Melissa Bolduc

I LOVE signature pieces of clothing. That one piece of clothing that you can mix and match into your wardrobe that always gets compliments wherever you go. Special pieces that you won’t find in…

View On WordPress

Langit nya gelap tapi indah karena berkelip nya cahaya

Bandung di tengah malam nya menawarkan jutaan keindahan, bukan hanya mata yang menikmati tapi hati juga mampu meresapi seakan ini dan disinilah ingin tinggal lebih lama.

Kali ini bandung ditelanjangi dari sudut pandang yang tidak biasa saya nikmati, rooftop sebuah hotel daerah setiabudi (belle vue graha universal), disini hampir setengah nya bandung terlihat dengan kelap kelip nya lampu warna warni penduduk yang menjaga mereka tidur terlelap. Mereka sangat indah, mereka istimewa dan mereka menyegarkan serasa tak menghiraukan udara nya yang dingin karena saya terbalut jaket yang tebal Hehe..
Teman nya minuman untuk membantu menghangatkan, pilihan nya kalo ga susu kopi atau teh. Dan mari kita pilih teh.

Disini juga dimanjain dengan Lagu2 melow mancanegara yang menurut saya recomended untuk didengar. Hal yang pertama kali aku pikirkan saat meihat ini adalah, aku ingin kamu ada disini aku ingin kamu juga merasakan keindahan ini aku ingin kamu nyaman ada disini.

Aku hanya ingin berbagi

instagram

what is the title of this song? #music #guitar #song #indonesian #female #singer #melow (at 🎵🎶 syalalasyubidupap~)