Komnas HAM Siap Panggil Kivlan Zen

Komnas HAM Siap Panggil Kivlan Zen

JAKARTA, HARIANACEH.co.id — Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila mengatakan sedang mempersiapkan surat pemanggilan kepada mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen untuk dimintai keterangan ihwal peristiwa penculikan aktivis pada 1997-1998.

[contextly_auto_sidebar id=”12dBW8PsbDr1ZrVyhRIxQsKwvF8IFYqP”]“Suratnya sedang kami persiapkan,” kata Siti Noor Laila seusai menghadiri diskusi bertajuk…

View On WordPress

Indonesia Masuk Dewan HAM PPB Usai Sukses Transisi

Indonesia Masuk Dewan HAM PPB Usai Sukses Transisi

JAKARTA, HARIANACEH.co.id – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Hafidz Abbas menilai terpilihnya kembali Indonesia mewakili Asia Pasifik sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dinilai bisa mengelola demokrasi dengan baik.

[contextly_auto_sidebar id=”UzkLEQd0XcFndm21CYUdyVcHZy3oi5Ye”]Menurut Hafidz, Indonesia dinilai berhasil menjalani transisi pemerintahan…

View On WordPress

Ada 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani selama tahun 2013. Sebanyak 71% kasus yang ditangani oleh lembaga mitra merupakan kekerasan di ranah personal. Korban mencangkup kekerasan terhadap istri, pacar, anak perempuan, dan relasi personal lain. Kekerasan fisik masih menempati urutan tertinggi, kedua kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi. (CATAHU 2013 oleh Komnas Perempuan)

Violence against women is closer than you think!
You can help them with participating in:

CHA CHA RUN or Charity Challenge Run from Krimfest 2014. It’s 5K charity run people!

Kapan? Minggu, 16 November 2014 @ Universitas Indonesia

Daftarkan dirimu bersama keluarga, teman, maupun pacar untuk membantu perempuan korban kekerasan!
Pendaftaran dimulai tanggal 20 Oktober s/d 10 November 2014. Biaya pendaftaran 100K sudah termasuk race pack, sertifikat, dan medali untuk 50 orang pertama mencapai garis finish. Klik http://bit.do/chacharun untuk mengisi form pendaftaran!
Uang yang didapat dari acara ini akan disumbangkan untuk bantuan hukum korban kekerasan terhadap perempuan melalui YLBH APIK.

LET’S RUN AND STOP VIOLENCE AGAINST WOMEN!!

Narahubung: 085230368908 (Cici)
More info: himakrim

Ada 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani selama tahun 2013. Sebanyak 71% kasus yang ditangani oleh lembaga mitra merupakan kekerasan di ranah personal. Korban mencangkup kekerasan terhadap istri, pacar, anak perempuan, dan relasi personal lain. Kekerasan fisik masih menempati urutan tertinggi, kedua kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi. (CATAHU 2013 oleh Komnas Perempuan)

Violence against women is closer than you think!
You can help them with participating in:

CHA CHA RUN or Charity Challenge Run from Krimfest 2014. It’s 5K charity run people!

Kapan? Minggu, 16 November 2014 @ Universitas Indonesia


Daftarkan dirimu bersama keluarga, teman, maupun pacar untuk membantu perempuan korban kekerasan!
Pendaftaran dimulai tanggal 20 Oktober s/d 10 November 2014. Biaya pendaftaran 100K sudah termasuk race pack, sertifikat, dan medali untuk 50 orang pertama mencapai garis finish. Klik http://bit.do/chacharun untuk mengisi form pendaftaran!
Uang yang didapat dari acara ini akan disumbangkan untuk bantuan hukum korban kekerasan terhadap perempuan melalui YLBH APIK.

LET’S RUN AND STOP VIOLENCE AGAINST WOMEN!!

Narahubung: 085230368908 (Cici)
More info: @HIMAKRIM – View on Path.

"Setelah ini"

Ini masih pagi tapi seseorang berbicara tentang harapan, harapannya yang sekarang sudah di depan mata. Waaah selamat :)

Ceritanya membuat aku untuk tetap menguatkan harapan lama dalam semangat baru. Suatu saat nanti aku berharap diberikan waktu untuk bisa melakukan hal yang aku sukai, memilih jalan yang beberapa tahun ini aku coba lupakan, memberitahu semua orang tentang hobiku, dan melangkah jauh sesuai keinginanku. Aku pahami sekali mengapa waktu itu tak ada satu orangpun di rumah yg memberikan dukungan hehe. Karna memang jika pergi saat itu hanyalah ngotot semata, tanpa persiapan juga, cuma emosi sesaat. Tapi kalo yang di tahun kedua ? Aku rasa aku sudah siap. Sudah punya bekal setahun hidup sendiri, sudah tau rasanya jauh dari rumah. Tapi tetap mama masih menggelengkan kepalanya. Apa boleh buat izin itu tak pernah benar2 aku dapatkan.

Mungkin nanti setelah ini, aku akan tetap bertanya apakah boleh setelah ini ? Semester lalu harapan itu membesar kembali setelah ada acara di komnas perlindungan anak. Mama tau betul apa yang ada dipikiranku saat itu. Jauh2 hari dengan sangat hati2 mama mengisyaratkan belum saatnya sekarang nak. Aku hanya bilang, “harus berapa kesempatan lagi yang harus dilewatkan sampai aku dibolehkan ??” Lalu hening tak ada jawaban.

Besoknya aku bergegas menelpon matahari kedua di hidupku. Tapi jawaban papa sama saja. “Selesaikan dulu yang ini, baru ambil yang itu. Jangan ini itu, satu2 tin”. Yaah aku sudah tahu pasti jawabannya akan sama, tapi paling tidak sudah ada kejelasan dari jawaban papa ” selesaikan yang ini “. Aku semangat sekali untuk memintanya lagi setelah ini selesai.

Aku nyaris lupa bagaimana rasanya menjalani hal2 yang benar-benar disukai. Bukan hal yang dibuat menjadi suka, lalu pura-pura suka.

Bersyukur, pasti selalu ada yang bisa disyukuri dari setiap kejadian yang dialami. Aku harap balasan dari rasa syukur ini adalah jawaban iya dari orang di rumah. Dengan begitu berakhir penantian saya, haha udah kayak sinetron.

Ngomong2 soal bersyukur kita harus sadar betul ada banyak hal yang harus disyukuri. Sekalipun hal yang tak diharapkan, nah ini bagian yang sulit. Tapi tetap harus belajar, harus bisaaa. Karna harapan itu harus selalu ada :D

PHH HMI Desak Komnas HAM Ungkap Kasus Pelanggaran HAM 97-98

Tags :

Ratusan orang yang mengatasnamakan Patriot Hijau Hitam HMI Jakarta mendesak Komnas HAM) untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM selama 97-98
Tanggal : October 14, 2014 at 11:03AM
Penulis :
By : Tribunnews.com
Baca selengkapnya di :
Sumber Berita

Anda sedang membaca berita tentang "PHH HMI Desak Komnas HAM Ungkap Kasus Pelanggaran HAM 97-98"

Mungkin karena sudah gerah dengan prilaku kekerasan dan anarkisme yang dianut FPI, pak Sutarman dengan tegas bilang bahwa FPI sebaiknya dibubarkan saja karena sudah meresahkan masyarakat.

Pak Sutarman menegaskan bahwa Polda Metro Jaya sudah mengajukan rekomendasi kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk membubarkan FPI. Pak Kapolri berharap, rekomendasi tersebut dapat dikabulkan sehingga FPI segera dibubarkan.

Keseriusan pak Sutarman untuk membubarkan ormas yang identik dengan kerusuhan ini patut diacungi jempol. Intinya bahwa anggapan sebagian besar masyarakat bahwa Polisi sengaja memelihara FPI, dipatahkan dengan niat dan komitmen pak Kapolri untuk membebaskan Jakarta dari aksi-aksi anarkisme yang tak terpuji.

Memang iya sih, banyak juga aksi amal yang dilakukan FPI, namun jujur saja mayoritas aksi-aksi FPI selama ini selalu melalui jalur kekerasan. Sejak didirikan pada pada 17 Agustus 1998 yang silam, FPI telah melakukan sebegitu banyaknya aksi anarkisme.

Bukan hanya itu saja, FPI bahkan pernah menuntut Sidang Istimewa MPR mencabut Pancasila sebagai asas tunggal, dan menghentikan P4. Kan ngawur ini. FPI pernah menyerang kantor Komnas HAM menuntut pembubaran Komnas HAM. FPI juga menuntut pemberlakuan syariat Islam di seluruh negara Indonesia.

Yang paling memiriskan hati yaitu penyerangan yang dilakukan oleh FPI dengan memukuli secara brutal dan membabi-buta kepada ibu-ibu dan anak-anak yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di sekitar Monas.

Itu baru sebagian kecil aksi kekerasan mereka. Namun yang herannya aku, pemerintah Indonesia seolah-olah tak berkutik menangani FPI. Padahal semua orang juga tahu, memaksakan kehendak melalui kekerasan adalah tindakan premanisme dan melawan hukum, namun sepertinya FPI ini sudah imun dan kebal dengan hukum karena enggak kapok-kapoknya mereka melakukan tindakan anarkisme.

Presiden SBY saja pernah dilawan sama mereka, apalagi kita-kita ini yang rakyat jelata. Dulu aku ingat pak SBY sudah menganjurkan bahwa ormas-orams yang melegalkan cara-cara kekerasan seharusnya dibubarkan saja, namun entah kenapa, masih tetap saja dibiarkan sampai sekarang.

Aku sarankan buat pak Kapolri, kenapa tak pakai saja cara seperti yang dilakukan oleh Amerika kepada Jepang dulu, yaitu untuk menghentikan aksi penjajahan Jepang yang ambisius dan keras kepala ingin menguasai dunia dibawah bendera Nippon, maka dihancurkanlah Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom yang dilepaskan dari ekor pesawat Superfoster.

Mungkin saja Ini bisa dipraktekkan untuk menghentikan aksi FPI dengan meluluhlantakan kepalanya. Ibaratnya kalau kita menangkap ular, bukan pegang ekornya, tetapi kepala ular itu yang dicengkram sehingga ia tak berdaya.

Semoga niat baik pak Kapolri didukung oleh instansi-instansi terkait, khususnya Mendagri itu..

Sumber Bacaan:

Kapolri: FPI Tak Layak untuk Dipertahankan

http://kom.ps/AFnGzr




Sumber : http://ift.tt/1sn5IfK
Text
Photo
Quote
Link
Chat
Audio
Video