kanegawa

instagram

#snow #me #solace #personal #weather #Kanegawa #Japan #winter #nature #field #travel #life #morning #beauty

Yokosuka, Japan (May 20, 2003) — The USS Kitty Hawk (CV 63) hull inspection team, assembled by the ship’s chief engineer, walks toward the screws of the Kitty Hawk. The team inspects the hull to assess how much maintenance may be required. Kitty Hawk is conducting scheduled maintenance at her forward-deployed operating location in Yokosuka, Japan. The carrier recently returned from operations with coalition forces in support of Operation Iraqi Freedom. U.S. Navy photo by Photographer’s Mate 3rd Class William H. Ramsey. (RELEASED)

10

We also visited the fishing village of Shimoda last weekend. This is the historic town where in 1854 Commodore Matthew C Perry (not the guy from Friends) became the first person from the US to establish an international relationship (The Kanegawa Treaty) with Japan. He sailed into this sleepy little town with a total of 9 ships, 3 of the steam ships. I can’t imagine how scary that must have been back then. How did they even communicate? The Ryosen-ji temple pictured is noteworthy as the location of the signing ceremony for the Treaty of Amity and Commerce (also known as the Harris Treaty) between the Tokugawa shogunate of Japan and the United States of America on July 29, 1858.

Yokosuka, Japan (March 17, 2006) - Gunner’s Mate 1st Class Walton Ciferri assigned to USS Kitty Hawk (CV 63) directs a Sailor to fire at a target during a gun qualification at the Commander, Fleet Activities Yokosuka (CFAY) gun range. Kitty Hawk personnel conduct shooting exercises periodically to qualify Sailors in the use of small arms. Currently in port conducting repairs in a restricted availability period, Kitty Hawk demonstrates sea control and power projection as the U.S. Navy’s only permanently forward-deployed aircraft carrier. U.S. Navy photograph by Photographer’s Mate Airman Benjamin Dennis (RELEASED)

8

Yokohama-e :

→↓

1. Utagawa Yoshikazu, Design based on a copperplate etching of the City of Washington, USA.

2. Utagawa Yoshikazu, An American steamship in harbour.

3. Utagawa Yoshikazu, Foreigners sightseeing near Kanegawa.

4. Utagawa Yoshikata, Western hunters riding elephants and their Indian attendants fend off a tiger attack.

5. Utagawa Yoshitora, A foreigners’ party in full swing, with geisha and Chinese attendants.

6. Utagawa Yoshitora, Foreigners engaging in various amusements in Yokohama.

7. Utagawa Hiroshige II, Foreigners visiting Senso-ji during cherry blossom season.

8. Utagawa Yoshikazu, Foreigners having a party at the Gankiro teahouse pleasure-quarters in Miyosaki, Yokohama.

Antara Kansai, Kanto, Bekasi dan Jakarta
  • Aku mau nulis cerita yang tokohnya dari berbagai negara tapi galau mau bikinnya gimana. Makanya aku minta saran kakak-kakak yang ahli kalau urusan tulis menulis kayak Kak Tou sama Kak Dinda yang digosipin baru jadian sama orang-orang satu kosan. Sebenernya aku juga mau minta saran ke Kak Rio berhubung dia anak Komunikasi, tapi sayangnya dia lagi siaran malam di radio kampus.
  • Pembicaraan dilakukan di ruang makan kosan sambil makan semangkuk ramen hangat dan segelas air putih.
  • Aku:Kak, aku boleh minta saran nggak?
  • Kak Dinda:Saran apa, Nik?
  • Aku:Biasa, aku mau nulis cerita. Kalau tokohnya dari berbagai negara katanya harus pakai stereotipe nasional, ya?
  • Kak Dinda:Kalau kamu mau menggambarkan stereotipe, ya nggak masalah. Tapi, ya menurut aku stereotipe itu nggak bisa dipercaya.
  • Kak Tou:Bener itu. Lagian stereotipe itu terlalu menggeneralisir. Padahal kan suatu negara itu luas dan dibagi dalam wilayah yang beda-beda. Setiap wilayah juga punya budaya dan cara hidup sendiri.
  • Kak Dinda:Nah, di situ poinnya! Kalau kamu terlalu menggeneralisir berarti karakterisasi kamu nggak kreatif, dong?
  • Aku:Iya, sih. Eh, Kak Tou...kalau di Jepang juga kayak gitu kan? Setiap wilayahnya kayak punya semacam...adat sendiri?
  • Kak Tou:Iya, lah. Kamu lihat kan bedanya aku sama Chii-chan gimana?
  • Kak Dinda:Chihiro, kan sopan dan kalem banget. Kalau kamu justru lebih cerewet dan nggak punya etika.
  • Kak Tou:Nik, itu yang ngebedain mana orang Kansai dan mana orang Kanto. Ketahuan banget, kok.
  • Kebetulan Chihiro lewat di depan kita buat ngambil sesuatu di kamarnya. Dan suaranya Kak Tou yang ngomongin Kanto-Kansai kedengeran sama dia. Aslinya mereka ngobrol pakai bahasa Jepang, tapi aku terjemahin sebisanya.
  • Chihiro:Apa-apaan ngomongin Kanto-Kansai? Oh, Tou-niichan orang Kansai sih. Jadi nggak punya etika, pakai bawa-bawa daerah lain segala.
  • Kak Tou:Iya, deh situ yang orang Kanto. Udah apa-apa mahal, songong-songong lagi. Kamu bayangin dompet aku langsung terkuras kalau udah nyampe Tokyo.
  • Chihiro:Orang Kansai kan nggak modal, makanya gitu deh kelakuannya. *ngejulurin lidah*
  • Kak Tou:Kurang ajar!
  • Aku:Sudahlah! Chihiro mendingan balik ke kamar, dan kerjain tugas. Oke?
  • Chihiro:Tapi, ini Nik. Ada orang Kansai ngajakin berantem.
  • Kak Dinda:Jangan bahas Kansai-Kanto lagi kenapa? Biarpun Kak Tou orang Kansai dan Chii-chan orang Kanto, kan kalian masih orang Jepang juga. Ya, masih mending bully-bullyan antara dua wilayah. Daripada semua wilayah bully satu kota.
  • Kak Tou:Sumpah, di Indonesia ada yang kayak gitu Din?
  • Kak Dinda:Ada, tuh. Semua kota di Indonesia ngebully Bekasi gara-gara kalau ke sana panas, jauh, macet...kayak neraka deh.
  • Chihiro akhirnya balik ke kamarnya. Nggak tahunya Kak Pupu (nickname Kak Putra), baru keluar dari kamar mandi dan dengar kata Bekasi yang keluar dari mulut Kak Dinda. Sontak dia langsung marah gak jelas.
  • Kak Pupu:Sekali lagi lo ngebully Bekasi! Gue hajar lo semua!
  • Kak Dinda:Tapi Bekasi, kan emang jauh dan kalau mau ke sana harus nabung buat beli bensinnya seminggu. Tergantung harga minyaknya, sih Pu. Kalau udah naik banget, bisa aja setahun nabung bensinnya.
  • Kak Pupu:Mending di Bekasi cuma kayak gitu, lah di Jakarta apa-apa mahal Din!
  • Kak Dinda:Iya mahal, tapi nggak semahal buat beli bensin ke Bekasi. Kamu janjian jam delapan, berangkat jam setengah dua dini hari.
  • Kak Tou:Bekasi itu di mana, sih Din?
  • Aku:Iya, Kakak gak pernah cerita soal Bekasi.
  • Kak Dinda:Kalau ada orang asing kayak kalian nanya, aku tinggal bilang kalau itu di planet lain. Gampang, kan?
  • Kak Pupu:Gini, nih orang Jakarta. Kerjaannya malu-maluin negaranya aja. Udah, ah kita nggak sohib lagi kalau lo bully Bekasi terus!
Cosu anak-anak WIW

((Btw picture are not taken from me or not mine, GUE CUMA MINJEM HAHAHAHA))

Jacquelline Laurent : Bonjour para momod dan momodwati! Ane punya tantangan dari creatornya, yaitu kalian harus cat rambut dan/atau cosplay dengan syarat : 

1. Cosplay yang tidak biasa.
2. Selfie pakai snapchat dengan caption, misalnya : “The next Nicki Minaj” atau gak “Jacquelline Hollande(???)”, misal ya.
3. Kalau bisa tiru salah satu adegan di telenovela atau film. 
4. Cosplay anime? tiru salah satu adegan absurd di anime itu. 
5. Dandan seabsurd mungkin.
6. Cosplay cita-cita? Boleh, mau yang kesampaian atau kagak. 
Selamat berkarya! (?)

Dieter Eisenschmidt : “VORWARTS!”

Ferdiriva Ramadyanto : “Hari Kartini lebih awal” 

Kanegawa Toshiro : “Siapa yang mau gue bunuh selanjutnya tunjuk tangan?”

Nastassiya Lukaschenka : Nata versi Fem!Prussia.

Rania Mikkola : Hai, aku Rayoko, Rania Kyoko. 

Annikki Iisalo : Katanya sifat gue mirip sama Fuura jadi..

Mima Gramsci : Dengan kekuatan bulan aku akan menghukummu!

Tino Mikkola : Gue yang ter-AWESOME!

Miro Chirarc : H.E Miro Chirarc B.Sc

Alexander Sudarman : Haiiii!

Kwon Hyo Ra : Siapa bilang gue terlalu imut? Nih! Gue juga bisa garang!

Valle Linnesson : GUE DOR-DORIN LO SEMUA!!! HUAHAHA!

Sumpah, WIW langsung rame gara-gara beginian, dasar momod kurang kerjaan bin kreatif!

Btw itu si Niklas sama Antti kaga ikutan ya? Padahal rame tuh kalau ada mereka……

MFS-3 Current Status: AMF/Kiryu Squadron and Ultra Garrison vs. Gomora

Here are the current statistics of the battle with the Gomora at Hakone, Kanegawa. There will be a short delay in update broadcasts starting now. Please stand by. Updates will resume shortly.
~ Kiryu Squadron Command

MFS-3 Machine Dragon, “Kiryu”
Currently Engaging: Gomora (2)
Pilot Seat: -vacant-
1st Engineering Seat: -vacant-
2nd Engineering Seat: -vacant-
Additional Crew: -none-
Power Remaining: 68.1%
Thruster Fuel: 90%
RCS Propellant: 96.99%
Damage: 0%
System Load: 37%
Special Conditions: Grapple with Gomora temporarily increases system loading.
Mood: Determined

Keep reading

Jangan maksa kenapa, sih?
  • Tadi Kak Pupu sama Kak Tou lagi ngobrol di kosan sambil tanding bola di PS. Kebetulan obrolan mereka agak gimana gitu, sih...makanya aku share aja.
  • Kak Pupu:Bang Tou, kenapa harus macarin Dinda sih? Kan masih banyak cewek lain. Apalagi cewek Jepang itu bohay-bohay.
  • Kak Tou:Hmm...karena aku suka sama dia. Itu aja. Emangnya kenapa? Kamu juga suka sama Dinda? Cemburu?
  • Kak Pupu:Bukannya gitu, Bang. Dulu sih iya, tapi ngelihat Dinda yang punya cowok ganteng-ganteng jadi gak ada harapan.
  • Kak Tou:Terus kenapa?
  • Kak Pupu:Kayaknya lo gak cocok sama Dinda. Lo lebih cocok sama adik gue.
  • Kak Tou:Apa? Adikmu? Si Prima itu?
  • Kak Pupu:Kalian, kan sama-sama suka yang homo-homo. Jadinya cocok, deh.
  • Kak Tou:Plis, Pu! Aku mau memperbaiki keturunan. Buat apa aku nikah sama dia kalau keturunanku bakalan sama busuknya? Nggak mau, ah.
  • Kak Pupu:Tapi, kan lucu gitu. Babenya suka bikin komik homo, nyaknya suka baca begituan. Kan kalau gitu bakalan jadi keluarga yang minatnya sama.
  • Kak Tou:Ah, diam aja kamu Pu! *lanjutin main game* Kuso! Kan, jadi kalah. Udah, males aku main sama kamu. Mau siap-siap buat kencan dulu...*pergi*
  • Malam ini Kak Tou ngajakin seorang teman ke kosannya. Sama-sama orang Jepang, sih. Katanya teman satu dosen bimbingan skripsi gitu. Dan dia mau ngambil bahan-bahan yang dia perlu di kamarnya Kak Tou. Pas ngenalin diri ke anak-anak satu kosan, dia memperkenalkan diri sebagai Kato Daisuke. Panggilannya Kak Dai, karena Daisuke itu kepanjangan.
  • Singkat cerita, Kak Dai ini diajak ke kamarnya Kak Tou buat ngambil bahan skripsi. Udah gitu hari ini juga hujan, dan Kak Dai mau nginap di kamar Kak Tou. Gobloknya itu pintu tetap dibuka. Makanya Vasilissa yang lagi ngomongin soal acara olimpiade olahraga antar fakultas sama Kak Amanda yang main ke situ juga bisa denger mereka. Aku yang baru balik bisa dengar percakapan mereka juga. Kosan kita kan gak luas-luas amat.
  • Kak Tou:Dai-chan kedinginan, ya? Keluar mau nggak?
  • Kak Dai:*diam dan ngelhatin Kak Tou* Eh?
  • Kak Tou:*ngerangkul pundak temannya* Keluar, yuk.
  • Kak Amanda:Kalian ngapain berduaan di kamar? Jangan-jangan...
  • Kak Tou:Mampus aku kena karma.
Ibu merhatiin saya aja...

Jadi aku habis diajakin sit in sama Kak Dinda di kelas Masyarakat Jepang Kontemporer karena aku lagi gak ada kelas dan gak tahu mau ngapain. Kak Dinda mau belanja mata kuliah di fakultas lain gitu supaya SKS-nya nambah, barengan Kak Tou juga ambilnya karena dia butuh itu mata kuliah untuk kepentingan skripsi.

Pas masuk, ternyata dosennya cakep dan fashionable juga. Namanya Bu Sayaka (gak tahu nama belakangnya siapa, pokoknya Bu Sayaka aja manggilnya). Nah, Bu Sayaka ini lagi jelasin sebuah materi.

Ini Bu Sayaka, cantik kan orangnya? Badannya tinggi lagi kayak model. Apa jangan-jangan dia mantan model? Oke, lanjut aja.

Nah, Bu Sayaka izin sebentar sama mahasiswa mau ke toilet. Dan kalau Kak Dinda bilang, acara ke toilet ini lama banget karena beliau pasti ngebenerin make-up nya di toilet. Anak-anak pada berisik dan rusuh. Kebetulan di bangku tengah Kak Tou sama Kak Dinda duduknya samping-sampingan (maklum baru jadian), tapi sebelahnya Kak Tou ada seorang mahasiswi imut dan lucu yang bernama Miyako Tatsune. Miyako ini tiba-tiba pindah duduk ke bangku belakang samping kanan aku, nggak tahu kenapa.

"Miya, kok kamu pindah ke belakang?" tanya aku.

"Iya, Kak. Enakan di belakang, nggak panas." dia jawab. Aku, sih cuma ngangguk aja. Tapi kayaknya udah kebaca sama Kak Niklas yang duduknya di pojokan dekat jendela kalau sebenarnya Miyako ini bohong.

Bu Sayaka balik lagi setelah 15 menit berlalu. Terus dia nanya ke Kak Tou, “Kanegawa-san, sebelahmu kok hilang?”

Sontak Kak Tou langsung lihat ke sebelahnya dan baru nyadar kalau Miyako yang dari tadi di sebelahnya itu hilang tiba-tiba. 

"Kok, Ibu tanya sama saya? Tanya saja Tatsune-han sendiri. Mana saya tahu kenapa dia pindah ke belakang. Ibu pikir saya bisa baca pikiran dia apa?" dia bilang gitu. Bu Sayaka cuma ngangguk aja dan manggil nama Miyako.

"Tatsune-san?"

Orang yang dipanggil langsung angkat tangan dan jawab, “Iya, Bu.”

"Kenapa kamu pindah ke belakang? Kamu nggak suka sama Kanegawa-san, ya?" Bu Sayaka langsung nembak.

"Duh, bukan gitu Bu…" dia jawab.

"Terus kenapa?"

"Saya nggak tega gangguin orang lagi pacaran, Bu. Apalagi kabarnya mereka juga baru jadian." si Miyako bilang kayak gitu. Ngedenger kata-katanya si Miyako, semua orang langsung ketawa ngakak abis-abisan.

Ending-endingnya, Bu Sayaka malah bahas gaya pacaran remaja Jepang zaman sekarang. 

Kiryu and Ultra Garrison vs. Gomora: Battle Statistics Update

Here are the current statistics of the battle with the Gomora at Hakone, Kanegawa. Please stand by for further updates.
~ Kiryu Squadron Command

MFS-3 Machine Dragon, “Kiryu”
Currently Engaging: Gomora (2)
Pilot Seat: -vacant-
1st Engineering Seat: -vacant-
2nd Engineering Seat: -vacant-
Additional Crew: -none-
Power Remaining: 62.5%
Thruster Fuel: 85%
RCS Propellant: 96.98%
Damage: 1.54%
System Load: 28.41.%
Special Conditions: Damage to cooling system increases System Loading due to overheating.
Mood: Determined

Keep reading