Greatest of Ijen Mountain & Blue Fire, by BertoniSiswanto

How lovely the first time i was in Iceland but after i wake up from sleep and my eyes open it i see Ijen Mountain front of me , and lovely view and milky way … Hope you guys all who been here get lucky like me , Have a nice day guys … If you wanna make a tour with me , you will get lucky like me and have best adventure you ever had God Bless You All

Namanya Gunung Rakutak

Yooooo .. Bisaaa… Yooo

Yasudah’lah

Mungkin itu yang terdengar setiap kali perjalan lintas alam kali ini. Alhamdulilah masih diberi kekuatan dan kenikmatan untuk bisa menikmati segala keindahan dan ciptaan allah di bumi Nya, yang di beri nama Indonesia .

Berangkat dengan kesunguhan hati bersama kakak dan teman2 tercinta #aihLebay hehe.. sebelumnya saya perkenalkan dulu,saya berangkat bersama Ka Agung, Ka audi, Ka Dwina, Ka maul, Areif, dan Abdi, tujuan kami adalah gunung rakutak, yang terletak di Kabupaten bandung, yang katanya ini gunung gemes di bandung, kecil-kecil cabe rawit, inget cabe rawit loh bukan cabe-cabean .. :D #Plak.

Berangkat sehabis sholat jum’at, dan sampai di pos pendakian sekitar pukul 16.30, saat itu hujan menyambut kami layaknya sang kekasih yang sudah lama tak bertemu. Kewajiban seperti biasa, membaca doa, agar perjalan ini dilindungi oleh yang punya gunung allah swt.

Yah, selangkah demi selangkah, sambil menikmati bau tanah khas Indonesia, yang bagi saya begitu luar bisa, sangat merindukan moment seperti ini, kebetulan sudah lama tidak merasakan sensasi seperti ini. Langkah demi langkah kembali di gerakan, sepanjang mata memandang, sawah-sawah yang subur tersenyum kepada kami, di sudut sana, ada anak kecil yang bermain air, di tengah sawah yang belum di tanam. 

Senyum mereka tawa mereka mewakili anak kecil Indonesia yang sesunguhnya, anak kecil yang belum terkontaminasi oleh perkembangan teknologi, anak kecil yang masih tau aku pulang sekolah main, bukan aku pulang sekolah ke mal (; .

Tak terasa, sudah cukup lama kita berjalan, akhirnya matahari pun, pergi untuk sementara, disambut oleh malam yang indah, hujan masih terus menemani kami diperjalanan, seperti engan untuk berpisah, kami putuskan untuk stop dan beristirahat dan melanjutkan perjalanan esok pagi, kami beristirahat di salah satu gubuk warga setempat.

Ganti baju, sholat, bersih-bersih dan ritual makan pun kami lakukan, sambil bercerita, dan berdiskusi, disuksi yang lumayan seru, mulai dari vegetarian, tahuid, sampai poligami #eaaaa #ColekSemuanya :D
next, waktu semakin malam, waktunya untuk istirahat, tapi ini lah kelakuan kami, niatnya mah mau tidur, ujung2nya ngobrol entah kemana, ngobrol waktu kami di SOL, saat masa-masa berorganisasi, ketawa2 . oh ya saya disini jalan bersama dengan komandan SOL loh, #HormatGrak . dari pada di adzanin :D

Pagi hari, packing, dan kembali melanjutkan perjalanan, alhamdulilah cuaca kali ini cerah, secerah wajahnya abdi , (kalo mau wajah cerah, tips nya ada di abdi) ^.^ … nah disini baru di mulai si rakutak menyambut, ternyata emang gemes jalurnya nya. Nanjak ..nanjak..nanjak trus. Sampai kami di puncak 2 sekitar pukul 12.00 klo gak salah. Ketemu dengan pendaki asal Jakarta, berbagi cerita, dikasih peta, dan teh hijau yang nikmat ey .. :D .. nah klo mau nanya pendaki Jakarta lebih jelas, Tanya aja sama ka Audi , #Eaaaa :D 

.

Untuk menuju puncak satu, ada jembatan, namanya jembatan sirotol mustaqim, ini jembatan, kalo dari jauh, kaya pelawangan sembalun rinjani, Cuma lebih kecil, dan dari namanya buat saya pengen sholat taubat, tapi belum sempet. Next kami melewati jembatan tersebut, curam sekali , saya baru pertama kali, lewat jembatan yang curam gini, kalo jatuh, #yasudahlah . Saling bantu, saling mengingatkan, dan pukul 13.00 alhamdulilah sampai juga di puncak 1 . 

Puncak tertingi gunung rakutak, sayang tertutup kabut dan kami putuskan untuk buat tenda di puncak. Tenda pun dibuat, baju sudah di ganti, dan ini yang paling di tunggu, masak, perlu kalian tau tidak ada makan yang tidak enak di gunung, semua nya terasa nikmat apalagi bersama-sama. 


“Aku di sini dan kau di sana

Hanya berjumpa via suara

Namun ku s'lalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana

Kita memandang langit yang sama

Jauh di mata namun dekat di hati”

Malam hari pun datang, kabut pun mulai menghilang ditemani lagu RAN, sambil di peluk dinginya malam puncak gunung rakutak, kami duduk di luar, berbagi cerita , berbagi tawa, berdiskusi. Indah betul malam itu, rasanya ingin berlama2 disana.. 

Sepanjang mata memandang,  kota garut pun terlihat, germelap lampu pedesaan menemani kami, indah butul Indonesia ini ya allah, terima kasih engkau lahirkan kami di Negara ini, kalo kata novel 5cm, “ Tuhanbantu kami menjaga nya” .

 Ka agung dan ka maul chef terbaik kami ini, (harusnya mereka ikut master chef hehe) membuat kentang rebus, niatnya sih kentang goreng, tapi apalah daya, menteganya sisa sedikit :D . malam kembali memeluk kami, lampu-lampu kota masih menyala terang, semakin bersykur kami kapada Nya, ketika kentang itu pun datang,

Istirahat dan tidur.

Lintas alam pun di mulai, #BerangkatBandungPulangGarut, kami laksanakan, dalam perjalan pulang, di balik sana ada sebuah danau, ibarat ranu kumbolo nya rakutak ^.^ . dalam perjalan pulang ini, memang lebih memakan tenaga yang jauh lebih besar, memang jalurnya sudah ada, Cuma jarang yang lewat dan petunjuk pun jarang di temukan, trus kami berjalan, akhirnya sampai lah kami di sebuah sungai, seperti menemukan harta karun ,senangnya bukan main. menurut peta dan pengalaman orang, untuk sampai ke garut, kita menyusuri sungai , tapi ini lawan arus bro , aduh mak jang,, gak selsai2 jauh pisan. Air, basah, berat, lelah, semua campur aduk jadi satu, hanya semangat,kebersaman dan membayangkan bakso yang membuat libido kami terjaga. Kami sempat tersesat, dan akhirnya menemukan kembali jalan yang benar hehe ..

Hampir 3 jam lebih kami berjalan, akhirnya ketemu lah danau, yang kami tunggu, owalah main air, disana, foto-foto, dan saya masak tempe . hehe .. disana ada warga sekitar yang bawa motor trail, kata mereka , kalo mau ke garut deket lagi ko Cuma 30 menit, siapa yang gak seneng bro, sebentar lagi sampai ke peradaban manusia kembali hahahha .

Dan ternyata, 30 menitnya mereka, seperti 30 menitnya di planet venus, 4 jam nya di bumi, belum sama sekali kita ketemu kota #Plak . waktu sudah pukul 17.30 , akhirnya kita sholat, dan lanjut kembali, disini benar-benar kondisi fisik saya udah lelah, rasanya betis ini mau di tambal aja. X_X . sampai pukul 19.00 kami belum juga ketemu desa, rupanya kita tersesat di pertigaan pupuk , logistic pun tinggal sedikit, pukul 20.30 kita putuskan untuk bangun tenda kembali, karna kalo pun dipaksakan gak akan baik jadinya. 

buat apa allah menciptakan kita, dengan segala keterbatasn fisik kita, ada yang mudah lelah, ada yang kuat, kenapa allah tidak menciptakan semua sama, bukan kah mudah bagiNya, bukan kah, dalam perjalan jika ada yang lemah,ada yang lelah akan tertinggal dan yang kuat slalu di depan ? . Kenapa allah mengajarkan kita dengan anomali? .. jawabnya agar kita BELAJAR,BERPIKIR,&MEMAHAMI

Tenda pun berdiri, akhirnya sholat, ganti baju, eh rupanya ka audi dan ka dwina laper, ya sudah berhubung logistic tinggal tempe , saya yang jadi koki, (bumbu rahasia ya haha)  alhamdulilah rasa tempe nya kaya rasa air laut. tapi yah tetep dimakan , wong laper :D

Pagi harii pun datang, rapih2, siang melanjutkan perjalanan untuk yang sudah telat satu hari ini, tapi tidak ada rasa menyesal sedikt pun, pengalaman yang luar biasa . Para petani sudah mulai membawa cangkul nya, siap mencari sesuap nasi untuk anak istrinya, ada yang suami istri yang pergi ke ladang romantis sekali mereka, dan akhrinya sekitar pukul 9.00 kami sampai di pedesaan. Alhamdililah, cari warung beli gorengan makan .. hahahha ..

Yah , mungkin itu lah sekelumit cerita dari saya di 3 malam 4 hari bersama mereka, bersama dingin nya gunung rakutak, 

sepeti kata Paulo Coelho dalam buku the alchemist “ pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang, sejauh apapun kami mu melangkah, kamu akan kembali ketitik awal “

Terimaksih atas segala nikmat yang allah berikan, sampai saat ini kami bisa melanjutkan aktifitas, perjalanan yang luar bisa, #yobisayo #yasudahlah, menjadi kata aneh dan juga suplemen semangat.

Mungkin sekian cerita darri saya semoga bermanfaat, Indonesia itu indah sob, cintailah Indonesia dengan kamu mengenal objeknya. 

Dan ardhiologi saya berkata , “Biarlah Tuhan dan alam yang memutuskan sejauh mana kita boleh melangkah, bukan sejauh mana kita harus dan mampu melangkah, kita hanya bisa harus berikhtiar dan berserah kepadaNya”

Teuku Ardhi Rahmawan

Bandung

instagram

030515 SS6 Jakarta @siwon1987 solo - Lost Star
Your beautiful voice made me fall head over heal with you.. Siwon oppa jjang !! 😍😭😍🙆 #choisiwon #siwon #sushow6 #ss6 #jakarta #indonesia #supershow #ss6jkt