Although negative moods are generally characterized as bad, not all negative moods are necessarily damaging. The Negative State Relief Model states that human beings have an innate drive to reduce negative moods. People can reduce their negative moods by engaging in any mood-elevating behavior (called Mood repair strategies), such as helping behavior, as it is paired with positive value such as smiles and thank you. Thus negative mood increases helpfulness because helping others can reduce one’s own bad feelings.
— 

(Baumann, et.al, 1981)

And, here’s the graph :

image

”..because helping others can reduce one’s own bad feelings.” I hope i could boost my mood by posting this, assuming there is, at least one man helped.

iPhone + lup


Musca domestica adalah makhluk hidup pertama yang saya ulik pada praktikum biologi perilaku. Nyaris 4 minggu yang lalu. 

Jangan heran bila sering menjumpai serangga ini di rumah anda. Dimana lagi mereka harus hidup? Musca domestica  memilki nama umum house fly tentu bukan karena alasan yang tidak jelas kan? Maksud saya adalah, mereka hanya melakukan tugas mereka, terbang (fly) di rumah (house).

Walau kecil dan familiar, jangan remehkan mereka. Musca domestica cukup akrab dikenal sebagai vektor penyakit. Beberapa bakteri patogen yang disebarkan oleh serangga ini antara lain Salmonella typhi, Shigella disentry, Clostridium perfringens, Vibrio cholera (Sharrington, 1994 dalam Setiyoningrum, 2010). Lihat saja nama spesies bakterinya, tipus, disentri, kolera. Tertarik?

Manusia adalah makhluk hidup yang bersifat regulator secara fisiologis dan conformer secara psikologis
— 

Hal ini terpikirkan oleh saya setelah menyeruput cangkir-cangkir ilmu yang disuguhkan Ibu Lulu dalam kuliah biologi perilaku sore ini. Dibandingkan telinga, sepertinya saya merasa lebih sering berhasil menyerap ilmu melewati mulut, dengan memasuki siklus menguap-cuci muka. Menyeruputnya perlahan dan sedikit, hanya mencatat yang saya rasa menarik.

Sore ini, saya mengerti bahwa lingkungan dapat mengontrol perilaku makhluk hidup. Namun makhluk hidup memilki apa yang disebut sebagai toleransi, batas ketahanan terhadap fluktuasi lingkungan external. Berdasarkan toleransi tersebut, makhluk hidup terbagi menjadi conformer, osmoconformer, dan regulator.

Conformer adalah makhluk hidup yang mengikuti situasi lingkungan external. Seperti yang dapat kita amati pada herpetofauna dan makhluk berdarah dingin lainnya.

Osmoconformer hampir sama seperti conformer kecuali bila kita memberi perhatian pada kata osmo yang bersanding sebagai prefix. Para conformer menyesuaikan dirinya dengan osmolaritas lingkungan, contohnya ini

Lalu terakhir, Regulator, adalah mereka yang tidak bergantung pada lingkungan seperti conformer dan osmoconformer. Mereka memiliki fungsi adaptasi yang menjadikan mereka memilki toleransi yang sangat baik terhadap fluktuasi lingkungan. Mereka dapat bertahan hidup dengan baik dalam waktu yang cukup lama dalam berbagai kondisi.

Manusia adalah makhluk hidup yang tergolong sebagai Regulator. Secara fisiologis tentu saja. Namun saya rasa secara psikologis, saya terpikir untuk mengkategorikan manusia sebagai makhluk conformer. Kita mudah sekali terpengaruh kondisi lingkungan, disaat mayoritas manuisa di sekitar lelah, kita pun jadi memiliki suasana hati yang buruk. Sebaliknya, saat suasana sekitar kita meriah, kita menjadi bersemangat. Suasana konser contohnya.

Saya mampu berpikir seperti ini, mungkin disebabkan kondisi lingkungan saya beberapa pekan terakhir. Badai bukan hanya ekspresi untuk kondisi alam di Bandung yang sedang tidak ramah, namun juga literally untuk suasana akademis. Angin UTS dan petir tugas seperti kriptonite bagi para supermen dan superwomen SITH. Memaksa kami untuk menerima fakta bahwa 13 orang tidak masuk hari ini. Penyebabnya bisa banyak hal, mulai dari alasan kesehatan fisik hingga kesehatan mental.

Penting untuk mengingat bahwa : tidak perlu panik! Adanya proses aklimasi dan aklimatisasi merupakan kabar gembira. Jangan menyerah, jangan lari, maju saja, nanti akan terbiasa.

Semangat!

Text
Photo
Quote
Link
Chat
Audio
Video