berkelanjutan

Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh Digagas

Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh Digagas

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh— Belasan anggota legislatif dari DPRA menginisiasi pembentukan Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh, Senin (13/4) di kantor Aceh Climate Change Innisiative (ACCI) – Unsyiah, Darussalam. Pembentukan kelompok peduli pembangunan Aceh ini bersifat inklusif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang lebih luas diluar anggota legislatif. “Skema kerja yang…

View On WordPress

Desa Harapan

Desa sudah menjadi korban justifikasi masyarakat. Tak hanya orang kota yang menganggap tinggal di desa bukanlah sebuah jalan hidup. Bagi warga desa pun, tinggal di tempat yang jauh dari kota adalah suatu kemunduran. Kalau cita-cita untuk hidup di desa pasti sudah jadi harapan banyak orang, suatu saat ketika sudah punya cukup banyak uang, setelah pensiun, dan ingin menikmati suasana yang tenang.

Sebagian warga desa merasa punya kebanggaan jika bisa tinggal di kota, meski tanpa pekerjaan dan ketrampilan yang jelas. Warga desa berbondong-bondong melakukan urbanisasi. Para pemuda diharuskan untuk bisa menuntut ilmu di kota dan bekerja di sana. Tapi sedikit yang memiliki kesadaran untuk kembali dan berkarya di desa memanfaatkan ilmu yang didapatnya di kota.

Desa yang seharusnya menjadi tempat bergantung warga perkotaan justru kekurangan sumberdaya manusia. Desa diandalkan sebagai produsen pangan dan berbagai bentuk kerajinan. Namun praktisinya kebanyakan berusia tua dan minim regenerasi. Lahan pertanian pun jadi korban konversi. Bagi pemuda, bertani tidak keren lagi.

Desa sejatinya daerah kaya potensi, tapi pada kenyataannya susah untuk mandiri. Justru desa bergantung dengan produk yang disediakan kota. Lebih baik membeli daripada memproduksi. Warga memilih mencari pekerjaan bergaji daripada membuka usaha sendiri.

Bahkan komoditas yang sebenarnya bisa dibudidayakan di desa tak banyak dilirik. Desa adalah daerah yang kaya, tapi kemiskinan juga terpusat di sana. Pembangunan pun jarang-jarang menyentuh desa.

Desa mandiri berkelanjutan merupakan solusi bagi pembangunan desa yang berpihak pada warganya. Kemandirian diciptakan dengan mengenali potensi desa, mengembangkan potensi yang menguntungkan berdasarkan kemampuan kolektif, dan mendistribusikan manfaat bagi tiap warga dengan merata.

Pemerataan di sini tidak hanya berlaku untuk warga, tapi juga harus bisa dinikmati oleh lingkungan. Ciri utama dari desa mandiri berkelanjutan adalah dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan yang minimal namun di saat bersamaan mampu memberikan manfaat dan menghidupi sebanyak mungkin warga.

Pembangunan menuju desa mandiri berkelanjutan harus dikawal oleh generasi muda yang merupakan golongan yang akan menikmati hasilnya di masa depan. Generasi muda dan kaum perempuan didorong untuk berperan serta dalam pembangunan dan menjadi pengusung harapan untuk menciptakan kemandirian.


- Pelajar SD Koripan, Poncosari, Srandakan, Bantul

Seperti Petir

Sang hujan menurunkan air berkelanjutan
Dibawahnya tersimpan berjuta kehidupan
Lalu dijatuhkan rintik-rintik yang mengaliri wajah tepat kepada kedua kelopak mataku
Dibawah hujan aku bermimpi
Lalu aku ceritakan keluh kesahku setiap hari
Lewat bahasa yang tidak satupun dari mereka akan mengerti tapi hujan dapat pahami
Lalu datanglah petir bersama hujan
Yang katanya petir adalah sumber ketakutan dan harapan
Aku rasa itu seperti dirimu
Lalu aku sang hujan
Seperti kamu yang aku harapkan untuk terus menjadi teman sepelayaranku
Harapan ketika kita berdua bertemu lalu temukan cerita
Harapan ketika malam menjemput lalu kamu menunggu
Namun kamu juga sebuah ketakutan besar dalam diriku
Yang dalam indahmu aku menjauh
Dalam lakumu aku berusaha tidak tersipu malu
Yang dalam kedua matamu melihatku namun aku coba hindari itu
Sebuah ketakutan jika kamu adalah sebuah cobaan
Bagaimana jika kamu adalah teman sepelayaran yang fana?
Seperti perasaan yang aku miliki untukmu
Masih aku ragukan hadirnya namun besar mengharapmu
Suaramu selalu cepat menghampiri langkahku
Namun pancaran cahaya lambat nampak di dalam hati
Hanya menimbulkan sebuah harapan besar tanpa aku bisa pastikan rasa
Sebuah ketakutan dan harapan yang menjelma dalam sesosok manusia
Kaulah petir yang kita perbincangkan

Selamatkan Sagu, Pangan Lokal yang Mulai Terlupakan

Mungkin ada yg penasaran kalo saya bikin artikel ga kampring kyk gimana ya? Kayak gini nih :D

Pernah dimuat di iaasindonesia.org/2014/08/28/indonesia-selamatkan-sagu-pangan-lokal-yang-mulai-terlupakan/

“Adakah disini mahasiswa dengan jurusan pertanian atau pangan?” ujar Menteri BUMN yang saat itu sedang berbicara di hadapan ribuan mahasiswa dari hampir semua penjuru khatulistiwa dalam suatu acara seminar nasional bertema kepemudaan.

“Saya tantang untuk mencari tahu bagaimana caranya mengubah sagu menjadi berbentuk mirip nasi karena saat ini orang-orang di Papua sudah mulai meninggalkan sagu dan tentunya ini semakin berdampak dengan kedaulatan pangan di negara kita.” ujarnya kembali. Suatu statement yang tentunya seperti memanggil jiwa seluruh mahasiswa terkait pertanian yang ada disana, yang mengingatkan kembali beberapa permasalahan pangan bangsa yaitu urgensi pangan lokal dan kedaulatan pangan.

Simbol kemakmuran suatu negara terletak pada sejauh mana negara itu mampu mencukupi kebutuhan pangan rakyatnya secara layak  dan berkelanjutan. Masalah pangan bukan masalah sekarang saja tapi sudah menjadi masalah sejak dulu dan diprediksi akan menjadi masalah pula pada masa yang akan datang. Pernyataan ini didukung teori dari Dennis Medwos dan Lestern Brown bahwa eksploitasi alam  akan mencapai titik kritis dimana usaha mencapai produktivitas akan mengalami kejenuhan. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah strategis untuk menghadapi krisis pangan ini. Salah satunya adalah pemberdayaan pangan lokal di daerah-daerah.

Pangan lokal adalah makanan atau minuman yang biasa dikonsumsi suatu masyarakat tertentu dengan cita rasa khas yang dapat diterima oleh masyarakat tersebut. Pangan lokal dicirikan dengan penggunaan bahan lokal yang berasal dari masyarakat tersebut. Karakter pangan lokal yang melekat dengan budaya setempat berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai pangan alternatif mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional.

Provinsi Papua memiliki keanekaragaman tanaman sumber pangan lokal yang cukup tinggi. Akan tetapi potensi yang besar tersebut dihadapkan dengan permasalahan mutu, masa simpan,  penampilan dan kebersihan sehingga dukungan ilmu dan teknologi tentunya sangat dibutuhkan. Pengembangan industri pangan dengan memanfaatkan sagu sebagai pangan lokal merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan. Namun sayangnya, saat ini pengembangan pangan lokal lebih dititikberatkan pada pengembangan padi dan persawahan sehingga menyebabkan sagu menjadi tersingkir. Hal ini sudah terbukti bahwa pola konsumsi beras saat ini sudah menerobos perdesaan dan perkotaan. Padahal tanah Papua tidak cocok ditumbuhi padi alhasil masyarakat papua mulai membeli beras-beras dari luar pulau dengan harga yang tergolong mahal. Inilah yang menjadi kekhawatiran besar, terlebih lagi masyarakat papua memiliki pendapatan yang relatif lebih rendah.

Menurut FAO, ketahanan pangan adalah akses setiap individu untuk memperoleh pangan setiap waktu demi keperluan hidup sehat sesuai nilai atau budaya setempat. Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada komoditi, tetapi bergantung dengan selera dan budaya setempat. Mewujudkan ketahanan pangan bukanlah perkara yang mudah. Peran pemerintah memainkan peran penting dalam keberlanjutan sagu ini.

Indonesia sebagai penghasil sagu yang berlimpah seharusnya mensyukuri kekayaan alam ini. Sagu janganlah dianggap sebelah mata.  Tidak hanya sagu yang harus disyukuri namun segala citra yang ada dengan mengembangkan kekayaan-kekayaan yang diwariskan para pendahulu kita. Menjaga keberlanjutan sagu seharusnya dimulai dengan upaya pelestarian yaitu memelihara hutan habitat dari tanaman sagu. Pengelolaan hutan tentunya berkaitan dengan komponen lain yaitu tanah, air dan masyarakat dengan mempertimbangkan masalah lingkungan. Sasaran ini dapat dicapai apabila penataan ekosistem ini berjalan secara keberlanjutan. Pada akhirnya upaya pelestarian sagu ini tetap memperhatikan aspek ekonomi, aspek ekologi dan aspek sosial-budaya demi mewujudkan keberlanjutan sagu di masa mendatang. Selamatkan sagu!

Sumber : Lasamahu, Hellena Griffith. 2013. Sagu dan Keberlanjutan Pangan Lokal.

Data Penulis

Cahyani Pebrianti
Staf Science & Tecnology Departement IAAS LC Unpad
cahaya.febria@gmail.com

.
Guru bukan satu tapi beribu.
Bukan sementara tapi selamanya. 
Bukan dimusuhi tapi disayangi. 
Bukan dilupai tapi diingati. 
Bukan hanya di sini tapi di mana-mana. 
Bukan setakat ini tapi hingga hujung nyawa

Guru sebagai “Murabbi” seakar dengan kata rabb atau tarbiyah.
Yaitu sebagai mendidik, memelihara dan mengajarkan murid-muridnya dengan cara bertahap dan berkelanjutan dari tidak paham sampai paham apa yang diajarkan. Begitulah sabarnya guru saat mendidik dan mengajarkan murid-muridnya

Guru sebagai “Muwa'izah” Seperti dalam surah Asy-Syu'ara: 136
Guru sebagai Muwa'izah yaitu orang yang senantiasa menasehatkan, mengingatkan, dan menjaga anak didiknya dari pengaruh yang berbahaya

Guru sebagai “Mudarris” Seperti dalam surah Al-An'am: 105
Guru sebagai Mudarris yaitu orang yang senantiasa melakukan kegiatan ilmiah seperti membaca, memahami, mempelajari, menulis.
Mulai dari anak didim tidak pandai semua itu, sampai pandai sehingga bisa lebih lagi dari guru. Itulah hebatnya guru

Guru sebagai “Ahl dzikr” Seperti dalam surah An-Nahl ayat 43, yaitu orang yang memiliki pengetahuan, menguasai masalah, atau ahli di bidangnya. Sebagai ahl dzikr, karakter guru hendaklah sebagai orang yang mengingatkan pada murid-muridnya dari perbuatan yang melanggar larangan Allah dan Rasul-Nya. Itulah mulianya guru yang tida henti untuk terus mengajarkan kebaikan kepada anak didiknya

Guru……
Kasihmu tak pernah hilang ditelan waktu
Nasihatmu akan abadi didalam kalbu
Ilmu yng berguna akan slalu kau limpahkan
Tida henti untuk membimbing dan mengajarkan kami
Engkau hanya berharap kami menjadi berguna
Engkau yang trus berdo’a, moga kami meraih cita-cita

Guru…..
Jadikanlah dirimu seorang yang…..
Hadirnya di TUNGGU
Hhilangnya di RINDU
Ilmunya di BURU
Nasihatnya di SERU
Tingkah lakunya di TIRU
Jasanya di KALBU

Guru…….
Tulusnya hatimu,
Sabarnya dirimu,
Mulianya akhlak mu
Yang membuat kami terharu
Semoga ilmu yang diberikan akan bermanfaat untuk kami semua sebagai anak didikmu.

Kolaborasi @duniajilbab bareng arafahmina 😇🙏 #duniajilbab

Ingin lebih dekat dgn dije? Add line: @duniajilbab , jangan lupa pake “@” ya ukhti. ^^ atau klik link di bio dije. 😉 semangat tebar kebaikan! (at tag teman sekolahmu 😇🙏)

10

Reportase #Tatarupa, 4 April 2015

Tatarupa ╳ ADGI SUB ╳ Pemkot Surabaya.

Tata Rupa adalah sebuah kegiatan yang diprakarsai oleh Kreavi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya bersama ADGI Surabaya Chapter. Kegiatan yang diawali pada hari Sabtu 4 April 2015 di Spazio ini merupakan sebuah kolaborasi antara para pelaku UKM bersama dengan pelaku kreatif di Surabaya.

Pada hari itu acara Tata Rupa dihadiri oleh 10 UKM terpilih dengan 5 UKM bergerak di bidang food & beverage dan 5 UKM bergerak dalam bidang handcrafting. 10 UKM ini merupakan UKM terpilih dari sekitar tak kurang dari 2.000 UKM binaan Pemerintah Kota Surabaya. Dari pihak designer, hadir tak kurang dari 10 pelaku desain grafis yang kebanyakan adalah mahasiswa yang telah diseleksi keikutsertaannya oleh Kreavi untuk ikut berkotribusi dalam project ini.

Acara pembukaan Tata Rupa pada hari itu dibuka oleh oleh Mayumi Haryoto selaku CEO Kreavi yang menyampaikan sedikit pesan tentang peran serta pelaku dunia desain grafis terhadap majunya industri kecil yang merupakan sebuah sinergi yang berkelanjutan. Sambutan dilanjutkan oleh Bayu Prasetya selaku ketua terpilih ADGI Surabaya Chapter yang ikut menambahkan sekilas tentang the importance of branding kepada para audiens yang hadir. Terakhir adalah sambutan dari Ibu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang menyempatkan hadir di sela-sela waktu sibuknya untuk memompa semangat para kontributor dalam project Tata Rupa ini. Beliau menyampaikan bahwa 60% pendapatan negara merupakan sumbangsih dari para pelaku UKM dan UKM juga ikut turut andil dalam tingkat bemberdayaan tenaga kerja. Oleh karena itu beliau menambahkan bahwa branding maksimal dari tiap-tiap UKM akan menjadi nilai plus bagi berkembangnya industri yang bersangkutan. Sebagai penutup sambutan, Tri Rismaharini menyatakan bahwa industri kreatif adalah industri yang tidak pernah mati, oleh karena itu berbuatlah kreatif sebanyak-banyaknya.

Sesi selanjutnya adalah talk show oleh dua narasumber terpilih yaitu Bing Fei dari Vaith Design Office dan Bayu Prasetya selaku ketua ADGI Surabaya Chapter. Talk show yang dipandu oleh Timothy Istianto ini cukup mendapatkan perhatian dari audiens yang hadi pada saat itu, tak hanya para pelaku UKM dan designer terpilih, tetapi juga kalangan umum yang ikut hadir mendengarkan talk show yang dibawakan secara apik dan mengalir.

Bing Fei yang telah lebih dari 14 tahun berkecimpung dalam dunia desain grafis bersama Vaith Design Office memberikan sebuah penegasan bahwa desain adalah sebuah investasi, hal yang merupakan sebuah value tersendiri yang tentunya akan menguntungkan bagi para penggunanya. Ia menjelaskan bahwa desain, contohnya desain kemasan produk UKM, adalah merupakan identitas tersendiri yang membedakannya dari kompetitor-kompetitor sejenis. Ia menambahkan bahwa kemasan yang baik adalah kemasan yang bisa mengomunikasikan dengan benar apa yang bisa dikomunikasikan.

Narasumber kedua adalah Bayu Prasetya sebagai ketua ADGI Surabaya Chapter yang juga merupakan founder dari Graphichapter Surabaya. Pada tatarannya, ia banyak membahas tentang nilai sebuah kontrak bagi para designer. Ia mendeskripsikan sebuah kontrak sebagai sebuah artefak perjanjian yang menyepakati hal-hal tertentu mekanisme legal untuk meminimalisir sebuah bentuk salah paham yang mungkin terjadi.

Tata Rupa pada hari tersebut ditutup oleh pengumuman sekaligus perkenalan 10 designer terpilih dan 10 UKM terpilih yang kemudian akan saling berkolaborasi untuk saling meningkatkan nilai jual produk UKM tersebut lewat jalur desain. Pada proses selanjutnya para designer akan dipasangkan dengan UKM dan akan terjadi proses mentoring atau pembinaan lebih lanjut yang akan diakomodir oleh Kreavi, ADGI Surabaya Chapter, dan juga Pemerintah Kota Surabaya. (crc)

“Human rights start with breakfast.”
- Leopold Sedar Senghor
(former president of Senegal)-

AWAAAS ❗❗❗❗
H-1 Hari Bekal Nasional

Ayo! turut serta merayakan hari Bekal, 12 April 2015, dengan mengirimkan foto #IniBekalku di Instagram :)

Caranya?
1. Follow akun Instagram @HMPPIIPB dan Twitter @SuaraPanganKita
2. Abadikan momen #IniBekalku berupa foto atau vidgram mengenai Bekal dan/atau Sarapan Sehat
3. Upload di Instagram dengan mention @HMPPI @HMPPIIPB dan #IniBekalku
4. Nantikan hadiah menariknya bagi dua karya #IniBekalku yang terpilih

Yuk ikut berpartisipasi! Ayo sebarkan semangat kebaikan membuat bekal makanan pada orang di sekitarmu! :D

Twitter: @SuaraPanganKita
IG: @hmppiipb

HMPPI
Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia
Komisariat IPB
‘Peduli, Nyata dan Berkelanjutan’

INTERAKSI SOSIAL

Pasti kalian sering mendengar atau melihat tulisan interaksi, dan tanpa kalian sadari kalian telah melakukannya! Ya, interaksi adalah proses timbal balik antarsesama manusia dimana mereka memakai simbol dan dipahami oleh pihak-pihak yang melakukan interaksi. Nah, secara sosiologis interaksi akan terjadi apabila ada kontak (yaitu pihak-pihak saling bertemu) dan komunikasi. Untuk syarat kontak, kalau diera modern seperti saat ini sudah agak bergeser. Maksudnya, antarmanusia sekarang dapat melakukan interaksi tanpa harus bertemu. Nah, untuk proses interaksi dimana pihak yang berinteraksi saling bertemu langsung dinamakan kontak primer. Kalau tidak langsung, misal melalui BBM, Line, WA, Massanger, SMS, email dll dinamakan kontak sekunder.

Pernahkah kalian berbicara kepada temanmu tanpa ada tujuan? Manusia berinteraksi satu sama lain didorong oleh faktor tertentu. Faktor-faktor pendorong interaksi ini diantaranya:

a.       Imitasi                   : proses meniru idolanya (sebatas penampilan, dan gaya berbicara yg ditiru)

b.      Identifikasi          : proses imitasi yang berkelanjutan, dimana yang ditirunya tidak hanya sebatas meniru penampilan saja, namun juga meniru sifat, karakter, falsafah hidup atau ideologi idolanya. Sehingga identifikasi bisa dikatakan sebagai proses menyamakan diri.

c.       Simpati                 : simpati adalah perasaan ikut sedih, atau gembira. Misalnya ada teman yg terkena musibah maka teman-teman yang lain sebatas ikut prihatin.

d.      Empati                  : merupakan proses simpati yang berkelanjutan. Jadi apabila kita lihat contoh diatas, jika kasusnya seseorang merasa empati maka dia tidak hanya ikut prihatin namun juga memberi bantuan langsung.

e.      Motivasi               : adalah dorongan. Biasanya seseorang yang merasa sedih atau hampir putus asa, jika ada yang memberi motivasi maka dia akan semangat kembali.

f.        Sugesti                 : pengaruh. Seseorang yang tersugesti berada dalam posisi yang tidak netral sehingga dia bisa terpengaruh apa yang telah dikatakan orang lain kepadanya. Misalnya iklan.

Sosiologi selalu berbicara tentang realita. Realita dalam masyarakat tidak selalu manis, dan di dunia ini selalu ada dua sisi yang berbeda. Dalam berinteraksi, terkadang tidak selalu berjalan mulus dan dapat menimbulkan konflik. Maka oleh tokoh sosiologi, interaksi dibedakan menjadi dua bentuk.

a.       asosiatif (berbentuk kerja sama dan saling menguntungkan)

-          koalisi (penggabungan dua kelompok)

-          joint venture (patungan)

-          bergaining (tawar menawar)

-          kooptasi (penerimaan unsur-unsur baru)

-          asimilasi (peleburan dua budaya dimana budaya lama melebur menjadi budaya baru)

-          akulturasi (peleburan dua budaya dimana budaya lama tidak hilang)

b.      disosiatif (merupakan interaksi dengan dampak negatif)

-          kompetisi (persaingan)

-          kontravensi (menghina, memprovokasi, memfitnah dll)

-          konflik (perselisihan dua pihak)

Dua sisi postif dan negatif ini akan selalu terjadi dalam masyarakat. Dan kita sebagai bagian dari masyarakat, tentunya harus lebih bijak dalam menentukan tindakan. Semoga tulisan ini bermanfaat :)

Pernyataan Palsu Saudi Menyatakan Telah Mengakhiri Serangan ke Yaman

Setelah baru saja membunuh sejumlah warga sipil dalam serangan udara di ibukota Yaman Sanaa, Arab Saudi menyatakan kemenangan dalam perang berkelanjutan melawan Houthi, dengan menyatakan bahwa tujuan militer “Operasi Badai” semuanya telah tercapai.

Awalnya, Saudi menyatakan tujuannya adalah untuk menempatkan kembali mantan Presiden Hadi, yang masih tinggal di pengasingan di Riyadh. Dalam tiga minggu serangan, ratusan kaum Muslim telah tewas, sementara sumber-sumber pasokan kemanusiaan sangat sulit didapatkan di mana-mana, dan pasukan Houthi masih berperang di Aden melawan pasukan Hadi, dan al-Qaeda telah merebut wilayah yang cukup luas di timur Yaman. Deklarasi kemenangan dan mengakhiri perang ini bukanlah hal yang sebenarnya karena para pejabat Saudi mengumumkan “Operasi Pembaruan Harapan,” yang akan segera dilaksanakan, dan akan mencakup komponen militer.

Saudi menggambarkannya operasi ini sebagai sebuah operasi anti-teror, meskipun semua indikasi menunjukkan bahwa hal itu akan sepenuhnya difokuskan pada Houthi, dan bukan al-Qaeda.

Saudi telah melakukan serangan untuk membersihkan jalan bagi perundingan antara semua faksi yang berbeda, Saudi tidak menghadapi ancaman dari Yaman, ketika memulai serangan sehingga menunjukkan mereka melakukan tindakan tersebut untuk kepentingan-kepentingan lain, dan bukan alasan sebagaimana yang disampaikan. (khilafah.com, 24/4/2015)





source http://ift.tt/1DikxQ4
0857 7777 5545 Jual Keripik Pare Aneka Rasa

Jual Keripik Pare Aneka Rasa Jual keripik pare aneka rasa | Pernah kah anda merasakan sensai lezat dan gurihnya keripik pare ? Jika belum dalam kesempatan kali ini kami akan membuat Anda semakin penasaran lagi tantang keinginan tahuan tentang bagai mana rasa lezat dan gurihnya keripik pare produksi kami.  Makan wajib hukumnya Anda membaca artikel riview kami tentang jual keripik pare aneka rasa untuk mengobati rasa penasaran Anda tentang lezat dan gurihnya kripik pare produksi kami. Sebelum kami jauh mereview tentang.

jual keripik pare aneka rasa kami akan memberitahukan beberapa kandungan zat dan vitamin dalam buah yang jasa penulis artikel terkenal dangan rasa pahit nya ini. Pada umumnya buah pare memang memiliki rasa pahit yang sangat pekat tapi apakah Anda tau justru rasa pahit dalam buah pare tersebut meiliki kandungan zat yang bernama Phyto Nutrien.  Zat yang satu ini bisa menurunkan kandungan gula dara dalam tubuh manusia jika di kumsumsi dengan rutin dan berkelanjutan. Selain mengandung zat Phyto Nutrien   buah pare juga memiliki kandungan vitamin yang sangat baik dan di butuhkan oleh tubuh manusia. Untuk lebih lanjutnya Anda bisa mengecek artikel tentag manfaat serta kandungan zat dan vitamin buah pare dari Goolge search.

Maka dari itu cemila yang satu ini selain jual keripik pare gurih dan lezat juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh manusia.Merujuk pernyataan di atas tadi keripik pare selain memiliki rasa yang lezat dan gurih Anda juga bisa memanfaatkan sebagai makanan pengganti yang berkemasan dan macam macam makanan ringan yang instant. Tentunya sebagi konsumen yang pintar Anda tau berbagai makanan ringan yang berkemasan memiliki kandungan pengawet makanan serta beberapa penyadap rasa yang memiliki efek buruk bagi kesehatan manusia.

Anda bisa memilih keripik pare sebagai teman Anda bersantai sambil nonton tivi atau sekedar hidangan di ruang tamu yang memiliki selera tinggi dan tentu saja memiliki efek kesehatan bagi manusia.Sampai saat ini terhitung dari usaha kami mempruduksi keripik pare tersebut jujur kami katakan bahwa sudah memiliki peminat serta pelanggan yang cukup banyak. Jadi Anda ketinggalan jika sampai saat ini belum mencicipi sensasi lezat dan gurihnya keripik pare hasil dari produksi kami. Ada beberapa farian rasa yang bisa kami sajikan antara lainya rasa original dengan mempertahankan rasa pahit pare namun tidak terlalu pekat dan rasa keju yang lebih ada rasa manis dan asinnya. Ayoo… tunggu apa lagi segera jadilah orang yang pertama mencicipi lezat dan gurihnya keripik pare pruduksi kami dan mulai ceritakan pada orang orang di sekitar Anda.

Indonesia harus serius dalam menengahi konflik Timur Tengah

Menyelesaikan konflik tanpa henti di Timur Tengah melalui kekerasan akan hanya mengakibatkan pembunuhan warga yang tidak bersalah, dan oleh karena itu Indonesia telah disebut pada serius dalam menengahi itu.

Indonesia diharapkan untuk mengambil inisiatif untuk menengahi konflik berdarah berkelanjutan di Yaman antara pejuang pemberontak Houthi dan Angkatan setia untuk Presiden Amerika Serikat Rabbu Mansour Hadi diakui secara internasional.

“Pemerintah Indonesia harus mampu meyakinkan koalisi pimpinan Arab Saudi-menyatakan bahwa serangan di Yaman hanya akan memperburuk situasi di dunia Islam,” menurut Nahdlatul Ulama pusat Executive Board (Ketua Umum PBNU) Ketua Slamet Effendy Yusuf.

Dalam pernyataan pers di sini pada hari Selasa, Slamet mencatat bahwa Indonesia subjektif tertarik dalam menjaga perdamaian di wilayah Timur Tengah.

Hal ini karena jika serangan Yaman, diprakarsai oleh Arab Saudi tidak ditujukan, agresi takut untuk memperluas dan menyulitkan konflik dalam negara-negara Muslim lainnya.

Menurut Slamet, Muslim telah menderita kerugian besar karena konflik dalam militer, politik, sosial, dan ekonomi.

“Bahkan Indonesia menderita kerugian besar selama proses evakuasi warga negara dari negara-negara yang dilanda konflik seperti Yaman, Irak, Suriah, Libya, dan lain-lain,” katanya.

Kedutaan besar Indonesia telah diberitahu bahwa beberapa 17 warga negaranya terdiri dari staf kedutaan di Sanaa, anggota tim evakuasi dari Jakarta dan warga negara lain Indonesia sejauh ini telah dievakuasi.

Sampai saat ini, pemerintah telah dievakuasi 1,981 warga negara Indonesia dari Yaman. Beberapa anggota tim evakuasi dari Jakarta masih berkemah di Yaman.

Slamet mengatakan bahwa Ketua Umum PBNU juga akan memuji negara-negara Muslim di Asia Tenggara yang bersedia untuk bergabung dalam upaya untuk mendamaikan pihak yang bertikai.

“Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang damai negara-negara Muslim yang dapat melakukan sesuatu untuk negara Islam lainnya dilanda perang,” menyatakan Slamet.

Dia lebih lanjut menunjukkan bahwa Indonesia juga menderita kerugian akibat serangan bom di kedutaan yang di kota modal Yaman, Sanaa, yang melukai beberapa staf dan rusak parah bangunan pada Senin pagi.

Berbicara kepada pers di Jakarta Convention Center di sini pada hari Senin, menteri luar negeri Retno L.P. Marsudi mengatakan Indonesia sangat mengutuk serangan bom.

“Saya berharap untuk mengungkapkan bahwa Indonesia mengutuk serangan bom yang terjadi di Sanaa pada 10.45. waktu setempat,” Menteri mencatat.

Retno menyatakan bahwa serangan bom telah meninggalkan beberapa embassys Indonesia staf terluka dan rusak parah Kedutaan besar bangunan, Selain menghancurkan embassys mobil yang diparkir di tempat.

Informasi awal diterima dari Sanaa menunjukkan bahwa serangan bertujuan amunisi depot terletak di daerah, tapi jalan-jalan di sekitar Kedutaan besar juga rusak dan korban termasuk banyak warga sipil lokal yang tinggal di sekitar daerah.

Menurut Retno, pemerintah Indonesia telah mengulangi bahwa solusi damai melalui diplomasi dan negosiasi adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah.

Pemerintah Indonesia telah mendesak semua pihak untuk segera menghentikan kekerasan.

Indonesia juga menekankan bahwa gencatan senjata dicapai segera sehingga warga sipil, termasuk warga negara Asing, dapat meninggalkan Yaman dan bantuan kemanusiaan dapat mencapai negara.

Pemerintah Indonesia telah meminta bahwa semua pihak yang bertikai menghormati hukum internasional dan aturan, khususnya yang berhubungan dengan perlindungan warga sipil, termasuk resolusi PBB yang relevan.

Indonesia sangat peduli dengan pertempuran di Yaman dan menyatakan bahwa masalah yang harus diselesaikan melalui dialog antar dan resolusi damai.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, dialog dapat meredakan ketegangan di Yaman dan menjaga situasi dari meningkat, karena dapat memajukan rekonsiliasi dan memperkenalkan suara-suara moderat untung terpolarisasi.

Kalla dicatat bahwa proses perdamaian dan dialog penting pendekatan untuk mengatasi konflik di Yaman, dan mendorong para pihak waring setuju tentang cara untuk menyelesaikan masalah yang telah membagi mereka, dan hidup bersama dengan damai.

“Indonesia sangat prihatin dan berharap konflik di Yaman harus dipecahkan melalui dialog dan resolusi damai,” kata Wakil Presiden di kantornya pada hari Rabu.

Dalam upaya untuk membantu mengakhiri konflik di Yaman, Kalla mengatakan pemerintah Indonesia telah menyampaikan usulan pada pembentukan Satuan tugas untuk Duta negara-negara anggota organisasi kerjasama Islam (OKI).

Usulan tersebut disampaikan ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Duta dari negara-negara anggota OKI di perusahaan Kalla di Istana Merdeka pada hari Rabu.

Wakil Presiden Jusuf Kalla http://koran.tempo.co/konten/2015/04/22/371000/KAA-Konflik-Timur-Tengah-dan-Indonesia disertai Duta negara anggota OKI untuk bertemu dengan Presiden Jokowi untuk mendiskusikan situasi dunia Islam global.

Cara agar kita bisa hidup disiplin

Cara agar kita bisa hidup disiplin

Cara agar kita bisa hidup disiplin

Cara agar kita bisa hidup disiplin- Disiplin memiliki arti melatih batin dan watak supaya tindakannya mematuhii tata tertib. Sedangkan disiplin diri memiliki arti melatih diri melaksanakan segala sesuatu dengan tertib dan teratur secara berkelanjutan guna untuk mencapai cita cita dan tujuan yang ingin diperoleh dalam hidup. Disiplin merupakan sebuah kata yang…

View On WordPress

April 19th - 20!

Selamat umurmu yang ke dua puluh tahun, Raden Roro Kencana Amanda Illahi Mudafir.

Tahun ini bukan lagi seberapa banyak yang mengucapkan ulang tahun kepadamu, syukurnya.

Kau sudah lebih dewasa, huh?

Niat yang sangat baik untuk mengakhiri 19 tahunmu bersama orang terkasih (re: wida leri) dan memulai 20 tahunmu bersama mereka kembali.

Walau hingga kau pulang dari mereka, tak seorangpun ingat ulang tahunmu?

Tak apa.

Jauh dilubuk hati kita semua saling mendoakan. Aamiin:)


Tak banyak harapanmu ya?

Sekedar untuk dapat mencoba untuk mempertebal keimananmu perlahan tapi pasti dan berkelanjutan, hal yang selama ini sangat sulit untuk dikerjakan.

Untuk menghindari berbagai cara bunuh diri yang kau rencanakan: potong nadi, tidak makan, minum es teh sebanyaknya.

Mulai bertanya sampai kapan akan begini terus? Patutlah.

Kau harus menjadi manusia, huh? Berhenti menjadi moster aneh, Manda.

Berhenti juga membohongi diri sendiri.

Kembalilah kepada Manda yang satu-satunya.

I have to.



Semoga diumur ini bisa melakukan hal yang dapat membahagiakan orang disekelilingmu, Manda.

Semoga bisa memberikan makna.

Hidupmu bukan lagi mengenai dirimu sendiri, kan?



Bestest,

Manda.

Belajar itu proses berkelanjutan. Kalo kamu hanya mencoba sekali, berarti kamu belum benar-benar ingin belajar. Coba lagi. Dan coba terus, ya. Jangan berhenti. Mereka bilang kamu bisa, kok.
[Brave New Indonesia] “Prabowonomics” Dibenarkan Oleh Pendiri Microsoft Bill Gates

Dua pertanyaan terbesar menyangkut perkembangan ekonomi adalah : Bagaimana negara seperti Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan China (Tiongkok) akhir akhir ini menjadi kisah sukses dalam pembangunan dengan mencapai ekonomi yang pertumbuhannya tinggi dan berkelanjutan? Dan mengapa sangat sedikit negara lain yang berhasil melakukan itu? Jawaban jelas dari 2 pertanyaan itu bisa bermanfaat untuk miliaran orang yang hidup di negara miskin sampai hari ini. Dalam semangat Peringatan Konferensi Asia Afrika di Bandung yang ke 60 tahun, mari kita simak apa yang disampaikan orang terkaya di dunia ini.

Setelah pensiun dari Microsoft pada tahun 2000, Bill Gates mendedikasikan waktunya untuk menjalankan Yayasan Bill dan Melinda Gates. Menggunakan yayasan tersebut, orang kedua terkaya di dunia ini telah berhasil membantu jutaan orang di hampir seluruh benua keluar dari jerat kemiskinan, kekurangan air bersih dan kebodohan.

Bill Gates adalah filantrofis yang gemar membaca dan menulis. Setiap bulan ia menerbitkan rangkuman dari buku yang baru selesai ia baca dan dalami di blog pribadinya: Gates Notes. Hampir seluruh buku yang diulas dalam Gates Notes adalah buku-buku non-fiksi yang berhubungan dengan pembangunan bangsa-bangsa. Yang menarik, pada bulan Desember 2014 lalu Bill Gates menerbitkan ulasan buku karangan ekonom Joe Studwell yang berjudul How Asia Works.

Menurut Bill Gates, buku How Asia Works menjawab “pertanyaan terbesar, pertanyaan bernilai triliunan dolar AS, dalam strategi ekonomi pembangunan”. Menjawab kenapa Jepang, Taiwan, Korea Selatan dan Tiongkok menjadi negara dengan ekonomi yang kuat, dan kenapa ekonomi Indonesia, Thailand dan Filipina biasa-biasa saja. Bill Gates mencatat ada tiga hal yang harus dijalankan oleh pemerintah negara Asia seperti Indonesia agar dapat menjadi negara yang sejahtera.

Pertama, Bill Gates mengatakan perlu adanya kesadaran nasional bahwa pertanian adalah sektor paling menentukan bangkit atau tidaknya perekonomian suatu negara. Ia mencatat bahwa walau mayoritas rakyat Indonesia bekerja di sektor pertanian, keuntungan sektor pertanian hanya dinikmati oleh pemilik tanah dan pemodal besar. Kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani kecil menghasilkan disparitas kekayaan yang mencengangkan antara penggarap tanah dan pemilik tanah, disparitas yang membuat turunnya kuantitas produksi pertanian per hektar.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah harus menerbitkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada petani kecil. Konkritnya, pemerintah harus melakukan reformasi agraria, memastikan petani-petani kecil memiliki tanah (bukan menggarap tanah orang lain atau sekedar menjadi buruh tani) sehingga dapat benar-benar merasakan “the fruits of their labor” atau hasil kerja keras bertani. Saat petani memiliki tanah sendiri, Bill Gates mencatat produksi pertanian per hektar akan meningkat. Hasilnya adalah surplus produksi pertanian. Suplus produksi pertanian yang dijual kepada negara lain akan menambah pundi-pundi keuangan negara.

Kedua, Bill Gates mengatakan penghasilan dari surplus produksi pertanian harus digunakan untuk membangun industri-industri berorientasi ekspor. Dengan demikian mata uang akan menguat karena pasar dunia membeli produk Indonesia, dan orang Indonesia sendiri memiliki pilihan untuk membeli produk-produk karya industri-industri nasional. Ekonomi akan menjadi kuat karena nilai tambah terjadi di dalam negeri.

Selain itu, penting untuk digarisbawahi bahwa Bill Gates setuju dengan argumentasi Joe Studwell bahwa negara-negara sukses tidak menyerahkan ekonomi negaranya kepada “invisible hand” atau pasar bebas. Pemerintah harus campur tangan secara aktif dalam membangun ekonomi yang produktif. Pemerintah harus membangun kekuatan BUMN dan perusahaan-perusahaan nasional dengan kebijakan pro-industri nasional seperti memberikan suntikan modal, memberikan kemudahan akses ke permodalan dan memberikan perlindungan dari gempuran persaingan global.

Ketiga, pemerintah harus secara aktif membina kedua sektor ini (pertanian yang dimotori oleh para petani kecil dan industri berorientasi ekspor yang dimotori oleh BUMN dan perusahaan nasional) dengan bank-bank yang dikendalikan secara ketat. Bill Gates menerbitkan kembali catatan Joe Studwell bahwa negara-negara Asia dengan ekonomi kuat “mengatakan setuju kepada prinsip-prinsip ekonomi liberal, namun pada kenyataannya mengendalikan sektor keuangan dengan sangat ketat”. Pemerintah harus memastikan setiap keputusan besar yang diambil oleh institusi-institusi finansial dalam negeri sejalan kepentingan nasional jangka panjang, bukan kepentingan singkat pemodal besar. Petani kecil, BUMN serta para pengusaha nasional yang menggerakkan industri ekspor haruslah dapat mengakses permodalan dengan mudah.

Walaupun tulisan Bill Gates baru terbit tanggal 8 Desember 2014, banyak diantara kita tentu sudah familiar dengan hal-hal yang disebutkan di atas. Banyak diantara kita tentu sudah mengetahui bahwa pemerintah telah salah urus sektor pertanian. Kita juga mengetahui bahwa jika diurus dengan benar maka sektor pertanian dapat memicu suatu “dorongan besar” perekonomian bangsa Indonesia.

Kita familiar dengan persoalan dan strategi yang diulas oleh Bill Gates baru-baru ini karena gagasan pembangunan bangsa dari orang kedua terkaya di dunia ternyata sama persis dengan gagasan yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sejak tahun 2003 silam.

Tercatat sudah lebih dari 10 tahun Prabowo berkeliling dari kampus ke kampus, dari desa ke desa untuk menjelaskan strategi pembangunan ekonomi “dorongan besar”.

Strategi dorongan besar Prabowo, yang sempat dikenal sebagai “Prabowonomics” adalah strategi pembangunan ekonomi yang memastikan nilai tambah sektor pertanian dari hulu ke hilir dinikmati oleh petani kecil, bukan oleh pemodal besar — dengan cara memberikan suntikan dana langsung ke pedesaan dan memberikan peran kepada BUMDES dan BUMN dalam pengolahan, pengepakan, pendistribusian dan penjualan hasil-hasil pertanian. Jika dijalankan, strategi dorongan besar Prabowo akan mewujudkan kemandirian pangan dan kemandirian energi. Selain itu, strategi dorongan besar Prabowo juga akan mendorong terciptanya industri-industri nasional sehingga rakyat Indonesia dapat dengan bangga membeli produk-produk nasional. Mobil nasional, pesawat nasional, motor nasional, komputer nasional, televisi nasional, bus nasional, dan produk-produk lain yang sangat dibutuhkan oleh 253 juta rakyat Indonesia. Kebutuhan yang saat ini hampir seluruhnya dipenuhi oleh produk impor atau perusahaan asing.

Senada dengan poin ketiga dari catatan Bill Gates, strategi dorongan besar Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya akses ke permodalan oleh petani kecil dan pengusaha nasional. Bahkan, dalam Program Aksi Partai Gerindra, secara hitam di atas putih Prabowo mencanangkan pendirian Bank Tani dan Nelayan. Prabowo juga tercatat sering mengkritik bank-bank nasional yang mempersulit pemberian modal kepada BUMN dan perusahaan nasional, namun memberikan modal kepada perusahaan asing untuk mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia.

Dalam pembicaraan kita mengenai strategi pembangunan ekonomi bangsa Indonesia, kita harus bersyukur “resep” pembangunan Prabowo yang ternyata sekarang telah diakui keunggulannya oleh Bill Gates banyak diserap oleh Pemerintahan Jokowi. Adalah fakta bahwa sekitar 80% “Nawacita” Jokowi yang dirumuskan hanya satu bulan menjelang pendaftaran Calon Presiden tahun lalu, banyak mengambil poin-poin Dorongan Besar Prabowo. Namun seperti ditulis sendiri oleh Bill Gates pada blognya, “the formula is refreshingly clear — even if it’s very difficult to execute”. Walau resepnya sederhana, pelaksanaannya tidak mudah. Dibutuhkan lapisan kepemimpinan nasional yang memahami strategi ini dan berani untuk memutar balik nasib perekonomian bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia sekarang berharap Pemerintahan Jokowi-JK bisa melaksanakan strategi ini — jika tidak, rakyat akan berharap Jokowi-JK legowo dan menyerahkan pucuk kepemimpinan nasional kepada pemimpin yang lebih paham dan lebih berani.