Ketika seorang manusia jatuh cinta, maka di hatinya akan ditempati oleh orang yang ia cintai. Orang yang dicintai akan memiliki tempat di hati sekaligus tempat untuk menampung semua kenangan-kenangan yang pernah ia lewati bersama cintanya. Saat ia berpindah ‘rumah’, maka tempat di hatinya pun akan diisi oleh penghuni baru, sementara yang lama, perasaannya mati, kenangannya akan hilang, dan rumahnya akan kosong, menyempit sampai habis seiring dengan tinggalnya penghuni baru. Namun tidak setiap perpindahan rumah mengalami fase seperti itu. Ada yang berpindah rumah, tapi kenangannya masih ada di rumah yang lama. Maka di hatinya akan ada dua rumah. Bukan berarti ada dua cinta, hanya saja masih ada satu rumah yang enggan untuk digantikan penghuninya. Bukan berarti gagal move on, namun kadang, ada orang yang kita cintai dan sudah kita patenkan tempatnya di hati kita. Bukan berarti tak setia, namun kadang orang yang kita cintai sudah punya tempatnya masing-masing di hati kita.
Seperti kamu, yang sudah punya tempat sendiri dihatiku.